Minggu, 19 Mei 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti PA (Angkatan II) Tahun 2013 | (8/5)
PENGUMUMAN : Ralat Pemanggilan Peserta Bimtek  Administrasi Angkatan III | (7/5)

PENGUMUMAN
: Input data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)
PENGUMUMAN : Klarifikasi Akun Facebook "Purwo Susilo" | (20/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I tahun Anggaran 2013 | (8/4)
PENGUMUMAN : Pelaporan Perkara Mediasi, Sidang Keliling dan Prodeo | (8/4)











Tambahkan ke Google Reader
Buku tentang Tokoh-tokoh Peradilan Agama akan Ada Sekuelnya (28/5) PDF Cetak E-mail
Senin, 28 Mei 2012 17:06

Buku tentang Tokoh-tokoh Peradilan Agama akan Ada Sekuelnya


Jakarta l Badilag.net

Penerbitan buku tentang tokoh-tokoh Peradilan Agama akan diikuti dengan penerbitan buku serupa. Sejumlah tokoh yang berjasa buat peradilan agama di Indonesia akan diprofilkan di buku sekuel itu.

Demikian disampaikan Dirjen Badilag Wahyu Widiana, Senin (28/5/2012), menanggapi berbagai komentar di bawah berita di badilag.net berjudul Behind the Scenes Penyusunan Buku Tokoh-tokoh Peradilan Agama.

“Selain 25 tokoh yang akan ditulis dalam buku tentang Tokoh-tokoh Peradilan Agama itu tentu masih ada banyak tokoh lain yang tidak kecil jasanya buat peradilan agama. Nah, tokoh-tokoh itu nanti juga akan kita tulis dan kita bukukan,” tutur Dirjen Badilag.

Ia menjelaskan, dalam rangka peringatan 130 tahun peradilan, yang diprofilkan baru terbatas pada tokoh-tokoh di tingkat pusat yang pernah jadi pucuk pimpinan di peradilan agama, para hakim agung dan tokoh nasional seperti Munawir Sjadzali dan Zein Badjeber.

Pemilihan tokoh-tokoh yang akan ditulis biografinya itu dilakukan oleh satu tim yang dibentuk Dirjen Badilag. Selain para pejabat di Badilag, anggota tim itu juga meliputi Wakil Ketua PTA Jakarta Zaenuddin Fajari dan Kabag Sekretaris Pimpinan MA Hasbi Hasan.

Dirjen Badilag setuju bila tokoh-tokoh lainnya seperti Prof Yahya Harahap dan Hensyah Syahlani dikategorikan sebagai tokoh-tokoh yang berjasa untuk peradilan agama.

“Tidak hanya itu, para pejabat eselon II di Badilag dan sejumlah Ketua PTA juga punya jasa yang besar buat peradilan agama. Hanya, untuk saat ini, profil mereka belum kita tulis,” tandas Dirjen.

Ketika ditanya kapan waktu yang tepat untuk menerbitkan buku sekuel itu, Dirjen mengatakan bahwa Badilag tidak perlu menunggu momen tertentu. “Badilag bisa saja melakukannya dalam waktu-waktu mendatang. Tidak harus ada momen khusus,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, bersama dengan buku tentang sejarah peradilan agama, buku tentang tokoh-tokoh peradilan agama akan diterbitkan dalam rangka peringatan 130 tahun peradilan. Selain dua buku utama itu, Ditjen Badilag juga akan meluncurkan buku-buku lain yang berkaitan dengan peradilan agama.

Buku tentang tokoh-tokoh peradilan agama akan berisi riwayat hidup, pemikiran dan kiprah para tokoh yang dinilai memberikan kontribusi yang besar buat peradilan agama.

Penulisan buku ini diserahkan kepada Hadi Daeng Mapuna, Dosen Jurusan Peradilan Agama di UIN Makassar.

(hermansyah)

TanggalViewsComments
Total501535
Sab. 18140
Jum. 17170
Kam. 16190
Rab. 15100
Sel. 14100
Sen. 13170
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# asep dadang pa depok 2012-05-28 19:07
banyak sekali tokoh/pejuang/yg ikut terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam membidani dan mengembangkan serta mensukseskan Peradilan Agama dari mulai o kecil sampai dengan sukses besar sekarang ini, maka sudah selayak dan sepantasnya jasa2 tokoh/pejuang tsb diperhatikan termasuk para keluarganya yg perlu untuk dibantu selain ditulis dibuku juga diserahkan bantuan2 yg dikoordinir dari para donatur yg masih aktif, meskipun para tokoh/pejuang tsb tdk memintanya, smg jadi bahan renungan.....
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-05-28 20:51
ketika menulis profil para tokoh yang berperan demi kemajuan peradilan agama, juga harus dimuat program2 unggulan apa yang telah disumbangkannya untuk kemajuan peradilan agama serta pokok2 pemikirannya dalam kemajuan hukum Islam di Indonesia, minimal ide2 berliannya dalam memajukan peradilan agama
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-05-28 23:23
semoga semuanya berjalan lancar, dan bisa memberikan pelajaran hidup bagi kita semua, beliau-beliau berjuang demi kemajuan PA tanpa mengahrapkan disebut sebagai tokoh, tapi alangkah bijaknya kita mengenang dan mengenal tokoh-tokoh kita, supaya kita tidak lupa diri. selamat dan sukses buat Pak Dirjen atas ide cemerlangnya.
Reply
 
 
# uu-pakotatasikmalaya 2012-05-29 05:27
Alhamdulillah,..... setuju Pak Dirjen.
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya / Singaparna 2012-05-29 05:42
Nah betul Pak, kalau bia jumlah tokoh yang berjasa dari 130 ke belakang yakin tiap tahun itu ada, karena itu sangat bagus. Apalagi kalau dibuatkan sejarah Peradilan Agama dan PTA, di Seluruh Indonesia, yang dibukukan oleh Badilag dalam satu buku, waaaaah bagus sekali, sehinga sejarah itu tidak hilang, kedua biar pimpina PA dan PTA di daerah juga bekerja, karena sebagai contoh, dulu PTA bandung mewilayahi PTA jakarta, begitu juga PTA Banjarmasin mewilayahi PTA samarinda dan Palangkaraya, nah sejak kapan itu ? saya tidak tahu.
Reply
 
 
# abdul halim borne 2012-05-29 05:48
ada baiknya kalo badilag juga bikin buku yang sudut pandangnya dari orang luar (outsider), sehingga bisa menjadi semacam refpleksi buat 130 thun PA,kalo orang2 sperti pak bagir manan, jimly asidiqi, reza indragiri amril,Yusril ihza mahendra, haripin a tumpa, tim lindsay, cate sumner,liessa lister, YM Diana bryant,markus zimmer,orang2 dari LIPIA, tokoh2 LSM partner badilag....tulisan dalam bentuk apresiasi, kritikan dan refleksi pasti akan jadi masukan berharga untuk peradilan agama kedepan
salam hangat...
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA. Watansoppeng 2012-05-29 06:35
Setuju pak Dirjen, ada adegium,"bangsa yang baik adalah bangsa yang menghormati dan mengenang pahlawannya", dengan diterbitkannya buku, maka autentifikasi sejarah lebih terjamin. Ada lagi istilah "JASMERAH" = Jangan melupakan sejarah, he he he,, lanjuut
Reply
 
 
# sahbudin.kesi pa.soe 2012-05-29 06:45
kami usulkan juga ada salah satu tokoh yang tulisannya sangat berpengaruh bagi praktek peradilan agama yaitu bapak Mukti Arto agar dimasukan juga sebagai tokoh pembaharu peradilan agama.
Reply
 
 
# A.Topurudin PA Banyumas 2012-05-29 07:02
Betul pak Dirjen, Bapak M.Yahya Harahap dan Bapak Hensyah Syahlani adalah orang yang amat sangat berjasa bagi Peradilan Agama, khususnya dalam pembinaan teknis yudisial dan teknis yustisial, sehingga PA betul-betul menjadi lembaga COURT OF LAW.Apa yang pernah beliau berdua sampaikan selalu menjadi bahan refrensi dan inspirasi bagi kami dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Reply
 
 
# H. Abd. Rasyid A. MH.@ PA Mojokerto 2012-05-29 07:27
Saya sependapat dengan Bp. Dirjen Badilag bahwa para tokoh yang dinilai memberikan kontribusi yang besar buat peradilan agama karena pemikiran dan kiprah dibukan mesti tdk dalam rangka mumentum 130 th Peradilan Agama karena mereka akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk berkiprah jg dalam kemajuan peradilan agama.
Reply
 
 
# Moh. Jatim, PA. Plhri 2012-05-29 07:31
betul penulisan profil para tokoh peradilan agama harus memuat gagasan dan ide dari para tokoh tersebut dalam memajukan Peradilan Agama
Reply
 
 
# Amir Razak 2012-05-29 07:34
Sangat setuju dg progran Bpk Dirjen, sehingga pendatang2 baru di peradilan agama dapat mengetahui betapa berat perjuangan pendahulu2 kita sehingga peradilan agama dapat seperti sekarang ini, BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHORMATI/MENGHARGAI PARA PAHLAWANNYA
Reply
 
 
# Akramuddin, PA Kendari 2012-05-29 07:52
Apresiasi yang tinggi atas terobosan untuk menerbitkan buku tentang sejarah peradilan agama dan buku tentang tokoh-tokoh peradilan agama, sebab orang/lembaga yang baik adalah yang dapat menghargai jasa-jasa para pendahulunya.

Disamping itu kiranya kini banyak warga peradilan agama yang tidak tahu dan tidak mengenal mereka-mereka yang berjasa dalam perkembangan Peradilan Agama.

Kami sanarankan pula kepada pa Dirjen agar dalam memperingati hari jadi yang ke 130 tersebut mereka-mereka yang berjasa yang masih hidup atau anak keturunan bagi mereka yang telah tiada diundang dalam acara tersebut. Sukses dan sehat selalu buat Pak Dirjen.
Reply
 
 
# Drs. Cece Rukmana Ibrahim, SH. WK. PA. Tigaraksa 2012-05-29 07:52
Barang kali itulah sebagai salah satu penghargaan terhadap para tokoh Peradilan Agama yang telah banyak berjasa memperjuangkan Peradilan Agama hingga seperti sekarang ini, terima kasi bapak Dirjen atas ideanya yang akan menerbitkan buku tentang Tokoh-tokoh Peradilan agama, semoga berjalan lancar.
Reply
 
 
# ahmad adib pa yogya 2012-05-29 07:53
jagan lupa dengan tokoh-tokoh dari kementrian agama dan jalin silaturrahmi dengan mereka.
Reply
 
 
# M.Yusuf wk PA Kendari 2012-05-29 07:57
Usul boleh tapi jangan asal usul.Dream,pray and actioan sudah dilakukan oleh pihak Ditjen Badilag dalam menentukan 25 tokoh yang akan dimuat dalam buku tentang tokoh-tokoh Pengadilan Agama.Gagasan Behind Scenes Penyusunan Buku Tokoh-Tokoh Pengadilan Agama patut diapresiasi dengan harapan bisa selesai tanpa ada halangan yang berarti.Kami tunggu karya yang indah itu...
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-05-29 08:16
Kalau bicara tentang Tokoh yang berjasa memajukan PA memang tidak sedikit dan kalau semuanya mau dibukukan tentu bukan pekerjaan gampang. Para pejuang sejati seluruhnya adalah orang ikhlas, mereka tidak pernah 'minta' dirinya dipublikasikan. Akan tetapi, untuk memetik hikmah di balik ke-tokoh-an mereka di PA, memang alangkah baiknya dipilih di antara mereka. Sukses Pak Daeng yang diberi amanah untuk itu!
Reply
 
 
# baidhowi.HB MS-Aceh 2012-05-29 08:42
saya sangat-sangat setuju dengan ide pak dirjen,sebagai salah satu wujud penghargaan kita pada pelaku-pelaku sejarah, dikemudian hari jejak lngkah mereka akan memberikan inspirasi bagi praktisi hukum di negeri ini mendatang. semoga terwujud.
Reply
 
 
# Hikmah, PTA Palu 2012-05-29 09:59
H.IMAM ANIS,SH, Hakim Agung dimasa TUADA PROF.BUSTANUL ARIFIN,banyak membina PA dan Hakim agung pakar bindalmin.
Reply
 
 
# Mazharuddin_Balige 2012-05-29 11:08
maaf Pak.... sy agak kamsuupay...
SEKUEL itu apa artinya ya...
gara2 istilah itu sy jd gak nyambung ni...
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-05-30 16:08
id.wikipedia.org/wiki/Sekuel
Sekuel adalah sebuah karya dalam sastra, film, atau media lain yang menggambarkan kronologis kejadian orang-orang berikut kerja sebelumnya.
Reply
 
 
# andi muliany hasyim 2012-05-30 21:18
lanjutan = continuation, sequel, extension, continuance, follow-through, mungkin maksudnya berseri
Reply
 
 
# Rusliansyah - PA Nunukan 2012-05-29 12:03
Kalau selain ke-25 tokoh PA tersebut dimasukkan dalam sekuel tersendiri, akan kurang gregetnya. Karena M.Yahya Harahap, H.Hensyah Syahlani, Prof.Abdul Gani, adalah juga tokoh2 yang berperan di pusat, kalau itu alasan Pak Dirjen.
Tapi mungkin tim penyusun dan pemangku kepentingan sudah punya kriteria tersendiri tentang ke-25 tokoh tsb. Mudah2an hasilnya sesuai harapan!
Reply
 
 
# M.Anwarsaleh. PA Atambua 2012-05-29 12:57
Siapa pun yang berjasa dalam perjalanan Peradilan Agama,mulai prakemerdekaan RI sampai saat ini, itu wajib dimasukkan dalam buku sekuel yang segera akan diterbitkan, sebagai penghargaan kepada mereka-mereka, semoga.
Reply
 
 
# rizal razai 2012-05-29 14:09
wah udah gak tahan nih pengen liat itu buku.
:-)
Reply
 
 
# Lazuarman PA Manna 2012-05-29 14:36
Sebaiknya setiap Pengadilan Agama di seluruh Indonesia juga mencoba menyusun sejarah berdirinya Peradilan Agama bersama tokoh-tokohnya.Dari beberapa tempat tugas yang telah saya jalani, mulai dari Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bengkulu, semuanya mempunyai kesan sejarah tersendiri.

Mulai dari kantor Pengadilan Agama yang pertama berdirinya dengan jalan mengontrak berpindah-pindah sampai telah mempunyai gedung yang megah seperti saat sekarang ini. Semuanya tidak terlepas dari peranan para tokoh pendahulu kita.Jasanya luar biasa. Mumpung sebagian pelaku sejarah tersebut masih ada yang masih hidup meskipun sebagian mereka sudah sangat tua, mari kita kunjungi(untuk bersilaturrahim) dan kita gali sejarah langsung dari mereka. "Bangsa yang baik adalah Bangsa yang mau belajar dari sejarah dan menghargai jasa para pahlawannya".Semoga..
Reply
 
 
# Abdul Rahman Salam, MH/PA Banggai Kepulauan 2012-05-29 21:22
Siapa pun tokoh-tokoh PA yg terpilih karena berjaza dlm perkembangan PA semoga menjadi AMAL JARIYAH............. :zzz
Reply
 
 
# kang ujang ti kawali 2012-05-29 23:56
makin banyak tokoh yang berjasa terhadap peradilan agama ditulis profilnya akan semakain luas khazanah keilmuan.
Reply
 
 
# Suhadak PA Mataram 2012-05-30 10:46
Ke 25 tokoh Pejuang PA yg sedang digarap ini, diusulkan agar bentuk berjuangnya apa? agar jelas. Contoh: Tuk Pak Dirjen, membuat PA mendunia, baik dibidang Transparansi melalui TI, peningkatan SDM, maupun pembenahan PA dg langkahnya turun ke Daerah dll. Memang masih banyak tokoh pejuang PA, saya usul bukan karena menjadi Pimpinan MA atau di Badilag, yg terpenting bentuk perjuangannya apa. Insyaallah TIM sudah punya kriteria sendiri. Kalau menuruti coment ya tdk bisa di tampung.
Reply
 
 
# H. Lukmanto - PA. Lubuklinggau 2012-05-30 11:05
Saya sangat setuju dan menyambut baik gagasan pak Dirjen untuk membukukan tokoh2 yg telah berjasa memajukan Peradilan Agamn di Indonesia dari masa ke masa. Akan tetapi kalau seorang Tokoh Pembaharuan Pertadilan Agama di Indonesia yg bernama WAHYU WIDIANA tidak dimasukkan sebagai salah seorang tokoh dilingkungan Peradilan Agama, maka buku tersebut akan saya protes dan kritik. :-? :roll: :eek:
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-05-30 16:23
Senada dan seirama dengan komentar Pak H.Lukmanto di atas, saya juga mengusulkan Pak Wahyu Widiana sebagai : "Tokoh Reformasi PA : Dari Serambi Mesjid Menuju Serambi Dunia dengan Pemanfaatan TI"

Alangkah bagusnya ditulis tersendiri, sehingga akan lebih tampak Kiprah dan Sepak Terjang 'Wahyu Widiana" sebagai seorang Dirjen yang Berjuang Malang Melintang di dua Zaman (Sejak zaman PA sebagai Direktorat Binbapera Ditjen Bimas Islam dan Urusan Haji Departemen Agama dan di Zaman PA one roof System di MA.RI menjadi Direktorat Jenderal Badilag MA.RI)

Semoga hal ini TERWUJUD. AMIN !! :-)
Reply
 
 
# no name 2012-05-31 09:27
:-)
Reply
 
 
# H.A.Musa Hsb,MH.PA Sidikalang 2012-05-31 14:45
Alhamdulillah dalam bentuk Apresisi kepada para tokoh PA Sungguh sangat berharga betul penulisan profil para tokoh peradilan agama itu dan kalau perlu harus memuat gagasan dan ide dari para tokoh tersebut dalam menghantarkan dan memajukan Peradilan Agama sampai seperti sekarrang ini
Reply
 
 
# iyam cakim pa cianur 2012-05-31 15:00
sangat bagus membukukan para tokoh yang berperan memajukan peradilan agama dan tak lupa juga kepada para honorer yang telah menyongsong kemajuan tersebut dan semoga dengan terbitnya buka tersebut bisa menjadi pelajaran dari pengalaman bagi kita yang belum dan atau tidak mengalami.
Reply
 
 
# Trubus W, pta. Mtrm 2012-06-04 08:03
Sangat setuju rencana Pak Dirjen Badilag MARI (Wahyu Widiyana) untk menerbitkan Buku tentang Tokoh-tokoh Peradilan Agama, karena paling tidak sebagai ujud apresiasim penghargaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa mereka.....
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 803 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS