|
Pencatatan Nikah Dalam Hukum Perkawinan Di Indonesia Oleh Hamid Sarong | (4/7) |
|
|
|
|
Rabu, 04 Juli 2012 10:20 |
|
PENCATATAN NIKAH DALAM HUKUM PERKAWINAN
DI INDONESIA ; SUATU PEMBAHARUAN HUKUM KELUARGA
Hamid Sarong[1]
Abstrak
Dalam sejarah kehidupan umat Islam, lembaga pernikahan menduduki tempat yang penting dalam sosial kemasyarakatan. Hal ini terbukti dalam perjuangan umat Islam di Indonesia selaku menekankan pada hukum perkawinan. Kemenangan yang sangat didambakan adalah keberhasilan memperjuangkan ketertiban di bidang pernikahan. Gagasan ketertiban ini tertuang dalam UU No 22 Tahun 1946 yang kemudian disempurnakan dalam UU No 22/ 1954. Masyarakat muslim Indonesia bermaksud menertibkan hokum pernikahan. Walaupun pada zaman penjajahan terus-menerus diganggu dengan membuat alas an bahwa pencatatan tidak diperintahkan oleh agama. Kesadaran baru umat Islam Indonesia mulai muncul dan mengarah kepada pentaatan kepada Pemerintah. Pencatatan perkawinan adalah perintah Negara/ pemerintah, oleh sebab itu harus dipatuhi.
[1] Prof.Dr.A.Hamid Sarong, S.H.,M.H, Guru Besar IAIN Ar-Raniry Darussalam- Banda Aceh
.
selengkapnya KLIK DISINI
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 1506 | 0 | | Sel. 18 | 1 | 0 | | Sen. 17 | 7 | 0 | | Ming. 16 | 1 | 0 | | Sab. 15 | 2 | 0 | | Jum. 14 | 1 | 0 | | Kam. 13 | 2 | 0 |
|
|
LAST_UPDATED2 |