|
Sekretaris MA:
Penyerapan Anggaran, Teknologi Informasi adalah Jawabannya

Jakarta | pta-jakarta.go.id (3/5)
Ada yang berbeda dalam rapat koordinasi pimpinan pengadilan agama se wilayah PTA Jakarta kali ini. Sekretaris Mahkamah Agung RI, Nurhadi, SH., MH untuk pertama kalinya sejak dilantik, berkenan menghadiri rapat koordinasi yang berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kawasan Puri Indah, Jakarta Barat, Kamis (3/5/2012).
Acara yang dimulai selepas sholat zhuhur dan berakhir sore hari itu dihadiri ketua, pejabat struktural dan fungsional PTA Jakarta. Selain itu seluruh pimpinan Pengadilan Agama se DKI Jakarta yaitu Ketua, Pansek dan pejabat struktural dan fungsional juga turut menghadiri acara tersebut.
Secara panjang lebar Sekretaris MA RI, Nurhadi SH., MH menyampaikan pengarahan, pembinaan serta berbagai informasi terkini di Mahkamah Agung. Salah satu hal khusus yang beliau sampaikan secara mendalam adalah perkembangan hasil evaluasi tim Quality Assurance (TQA) Reformasi Birokrasi terhadap institusi MA dan peradilan dibawahnya yang sudah turun ke 8 wilayah provinsi di Indonesia beberapa waktu lalu.
“Catatan penting kali ini adalah kita menunggu hasil evaluasi TQA RB pusat yang berkisar pada 8 area perubahan,” ujar Nurhadi.
“Sebagai informasi, ada catatan kritis mengenai temuan dari tim RB pusat yaitu mengenai Peta Resiko, Manajemen Resiko serta Area Kritis dimana kita belum punya dan akan secepatnya merumuskan hal ini,” imbuhnya.
Nurhadi menambahkan, Standard Operational Procedure (SOP) harus terus dibenahi sehingga apa yang ada dalam SOP dapat terealisasi. “Saya sampaikan juga kita masih lemah dalam area I yaitu manajemen perubahan,” tandasnya.
Beliau tak lupa menyampaikan harapannya untuk hasil evaluasi uji petik atau TQA Pusat dapat menghasilkan nilai yang diharapkan. “Saat ini BPK mendapat nilai 86, Sekneg 47, Kepolisian 40, BPKP 70, dan Depkeu 100, dan mudah-mudahan bisa dapat nilai 80, itu sudah cukup bagus,” ungkapnya.
Reformasi Birokrasi Wilayah DKI Belum Selesai
Meski telah selesai penilaian tim RB di 8 wilayah Provinsi di Indonesia, untuk DKI ternyata belum sepenuhnya selasai. “Tim RB akan terjun ke Pengadilan di DKI Jakarta pada bulan Mei ini, oleh karena itu DKI terus mempersiapkan diri,” ujar Nurhadi.
Nurhadi pun tak lupa memberi catatan atas kesiapan penilaian RB di PTA DKI Jakarta ini. “Sebenarnya saya sempat tidak menemukan apa catatan kritis untuk RB PTA Jakarta ini, akhirnya saya temukan juga, namun bukan berarti ingin mencari kesalahan,” bebernya.
Nurhadi juga menyampaikan catatannya antara lain area penataan dan penguatan organisasi dimana masih didasarkan pada Keputusan Menteri Agama RI dan seharusnya merujuk kepada Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 1992 tentang Kepanteraan dan Kesekretariatan. Regulasi dan Pola Mutasi tak luput dari pengamatannya. Nurhadi menyebutkan bahwa regulasi dan pola mutasi harus didukung oleh Simpeg secara online sehingga catatan dan rekam jejak dapat segera diketahui.
Penguatan Teknologi Informasi
Hal lain yang mendapat perhatiannya adalah dalam penyerapan anggaran untuk semester pertama yang dinilainya masih berkisar 5 %.
Menurut Nurhadi, MA sangat ketinggalan dibanding Kementerian Pekerjaan Umum yang manajemen penyerapan anggaran berjalan maksimal. Tidak itu saja, sistem pengelolaannya pun dilakukan secara online dan terpadu termasuk lelang secara elektronik, padahal mereka secara kuantitas satker lebih banyak.
“Maka jawaban atas semua itu kita harus memperkuat penggunaan teknologi informasi, karena TI-lah jawabannya,” tandas Nurhadi.
Di bagian lain beliau juga menyampaikan kondisi terkini website seluruh badan peradilan. Untuk PN dari 380 satker, 305 aktif, 44 tidak aktif dan 32 belum aktif. Untuk Militer dari 23 website, 21 aktif, dan 2 tidak aktif. Adapun PA dari 389 satker, 354 aktif, 26 tidak aktif dan 9 belum aktif. Sementara untuk TUN dari 31 satker, 28 aktif, 2 tidak aktif dan 2 belum aktif.
Nurhadi pun menyebutkan bahwa untuk melihat keaktifan atau ketidak aktifan web ini dapat dilakukan secara mudah karena sudah ada sistem yang dibangun di MA. “Saya tinggal melihat menu aktifasi sebuah web saja, makanya diharapkan website tersebut harus diupdate setiap hari bahkan setiap waktu,” ujar Nurhadi.
(mekkadilaga)
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 7583 | 56 | | Ming. 26 | 2 | 0 | | Sab. 25 | 13 | 0 | | Jum. 24 | 12 | 0 | | Kam. 23 | 22 | 0 | | Rab. 22 | 12 | 0 | | Sel. 21 | 29 | 0 |
|
Comments
Disinilah TIM IT setiap PA mesti diisi oleh orang-orang yang faham dibidang IT dan tahu akan tugas dan tanggung jawabnya di tim itu. Semua tugas untuk updating data mesti dibagi habis kepada semua anggota tim, dan setiap hari tim IT membuka web dan melakukan updating data itu. Begitu pula memuat berita dengan tulisan jurnalis, jika terus di latih pasti akan bisa memuat berita setiap hari masuk web selalu aktual. Mari kita bangun terus semangat menghidupkan web jangan tidur.
Kita bisa bandingkan dengan Bank seperti Bank BRI yang unit-unitnya sampai ke tingkat kecamatan semuanya terhubung secara online. Sangat banyak jasa-jasa TI yang dimamfaatkan oleh BRI apakah itu namanya SMS Banking atau Internet Banking, semuanya itu sangat memanjakan nasabahnya.
Kecanggihan TI yang digunakan oleh Bank dapat saya beri contoh sebagai berikut. Kira-kira 3 tahun yang lalu saya mengambil kredit perumahan melalui BTN. Pada waktu wawancara dengan pihak BTN mereka mengetahui lewat komputer mereka di Bank mana saja saya melakukan peminjaman dimana pada waktu itu saya masih ada pinjaman di Bank BRI. Semoga kecanggihan TI yang dimamfaatkan oleh MARI bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh Bank.
Smoga hasil TQA RB sesuai dengan yg kita harapkan semua. Amin..
Oleh karena itu mari kita manfaatkan kemajuan TI ini unt kemajuan satker kita masing-masing dan demi unt peningkatan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Selamat! kepada satker yg sudah aktif dan tingkatkan terus pemanfaatannya. Aktifkan! Bagi satker yg tidak aktif, agar tidak tertinggal dg satker lainnya. Dan hidupkan webnya bagi satker yg belum aktif supaya tidak tertinggal jauh dari teman-temannya. Lihatlah dunia luar melalui web, agar pikiran kita terbuka dan pandangan kita menjadi terang benderang. Selamat unt kita semua warga peradilan!