Hakim PA Wonosari Mengikuti Peringatan HUT IKAHI Ke-59 di Yogyakarta

Wonosari | PA Wonosari
Jumat (4/5), kemarin diadakan peretemuan rutin IKAHI Daerah Istimewa Yogyakarta. Tuan rumah pada pertemuan rutin kali ini adalah Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Militer, dan dilaksanakan di Musium Pangeran Diponegoro Yogyakarta. Adapun tema pertemuan ini adalah Peran IKAHI dalam meningkatkan profesionalisme Hakim menuju peradilan yang agung. Pukul 08.30 acara dimulai dengan pembukaan, laporan, menyanyikan mars, hymne serta Tri Prasetya IKAHI.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua IKAHI Daerah, yang dalam hal ini adalah Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta dan pengarahan dari Pembina IKAHI yakni Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta.
Ketua IKAHI Daerah dalam sambutannya, salah satunya menyampaikan pesan dari Ketua IKAHI Pusat yang disampaikan dalam Munas Luar Biasa IKAHI Nasional dalam kaitannya dengan pergerakan Hakim progresif yang mengancam untuk mogok sidang, dihimbau untuk tidak diikuti demi mempertahankan citra hakim di mata masyarakat.
Adapun Penasehat IKAHI Daerah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada IKAHI daerah Istimewa Yogyakarta atas peran aktifnya, yang selalu rutin mengadakan pertemuan IKAHI setiap tiga bulan sekali. Beliau juga menceritakan sekilas tentang awal berdirinya IKAHI hingga pada akhirnya IKAHI menjadi satu-satunya ikatan profesi hakim yang menunjang tugas pokok hakim dalam memutus perkara, dalam hubungannya dengan masyarakat dan Negara untuk dapat berkiprah secara maksimal.
Pertemuan rutin kali ini sedikit berbeda dari biasanya karena selain pertemuan rutin biasa, sekaligus dalam rangka memperingati HUT IKAHI yang ke-59. Oleh karenanya, seusai sambutan dari Bapak Penasehat IKAHI Daerah Isimewa Yogyakarta, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada anggota termuda dan anggota tertua IKAHI Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara dilanjutkan dengan perkenalan dari hakim-hakim yang baru masuk ke IKAHI Daerah Istimewa Yogyakarta dan penyerahan cinderamata bagi hakim yang pindah ke luar Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua Pengadilan Agama Wonosari, Drs. Abdul Ghofur, SH.,MH., serta hakim pada Pengadilan Agama Wonosari, Latifah Setyawati, SH.,MHum., pada pertemuan kali ini juga diminta untuk memberikan perkenalan, beserta hakim-hakim baru lain yang berjumlah kurang lebih 15 orang. Adapun hakim yang pindah berjumlah 3 orang. Selanjutnya ceramah dari psikolog Prof. Drs. Koentjoro MBSc., P.Hd,, dan acara ditutup dengan doa serta ramah tamah.
Hikmah adanya pertemuan rutin IKAHI ini, sebagaimana yang disampaikan Bapak KPTA Yogyakarta selaku Pembina IKAHI Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta adalah agar para hakim lebih berintrospeksi dalam berIKAHI, dalam kerjanya, dalam dedikasinya, dan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tupoksi.
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 363 | 0 | | Rab. 22 | 1 | 0 | | Sel. 21 | 1 | 0 | | Sen. 20 | 4 | 0 | | Sab. 18 | 1 | 0 | | Kam. 16 | 1 | 0 | | Rab. 15 | 1 | 0 |
|