Pembinaan Mental PA Sengeti

Sengeti | PA Sengeti
Pengadilan Agama (PA) Sengeti hingga saat ini telah mengadakan kegiatan pembinaan mental (bintal) sebanyak sembilan kali sepanjang tahun 2012. Antusiasme pegawai dalam mengikuti acara bintal ternyata sangat tinggi, terbukti hampir seluruh pegawai selalu mengikuti acara tersebut mulai ketua, hakim, pejabat struktural dan fungsional, staf, hingga tenaga honorer.
Awalnya kegiatan bintal diadakan di ruang sidang, namun hal itu tidak berlangsung lama sebab mushola PA Sengeti telah dapat difungsikan untuk kegiatan ibadah serta kegiatan positif lainnya meskipun pembangunan mushola tersebut belum selesai seratus persen.
Secara umum, kegiatan bintal diadakan pagi hari demi menjaga pelayanan publik tidak terganggu dan waktu yang diperlukan berkisar 30 hingga 45 menit untuk setiap kegiatan.
Selain itu, momen bintal sering digunakan oleh Drs. Azwar, SH., MEI, Ketua PA Sengeti, untuk menyampaikan informasi up to date seputar pengadilan, kebijakan pimpinan yang harus segera dikerjakan, dan terus memberi semangat kepada seluruh pegawai untuk bekerja dengan baik dan ikhlas.
Materi bintal yang disajikan selama ini pun beragam. Ada pemateri yang mengupas seputar persoalan hukum, problem kerja para pegawai, pesan moral dalam sebuah karya yang perlu dicontoh, serta pesan inspiratif sebagai penyemangat dalam melaksanakan pekerjaan dan menjalani kehidupan bermasyarakat.
Untuk bintal kali ini, Selasa (29/05) pemateri, Suryadi, S.Ag., SH, membahas mengenai pengaruh kualitas ibadah terhadap prestasi kerja. Ia menyampaikan bahwa setiap orang pasti menginginkan kesuksesan dalam hidupnya, tidak hanya sukses dalam kehidupan dunia namun juga kehidupan akhirat.
Menurutnya, kualitas ibadah akan berpengaruh terhadap prestasi hidup seseorang, termasuk komunitas sekelilingnya. Ia mencontohkan tentang kehidupan tiga orang pemain sepakbola pada klub Newcastel United yang beragama Islam dan taat dalam beribadah ternyata memberi nilai positif bagi prestasi klubnya sekarang. “Semakin berkualitas ibadah seseorang maka akan berdampak pada kualiatas pribadi seseorang serta memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tandasnya.
Lebih lanjut, Suryadi memaparkan dua hal yang akan diperoleh seseorang yang melaksanakan ibadah secara benar dan berkualitas. Pertama, mendapatkan kesenangan dan kebaikan hakiki dengan mendasarkan kandungan surat An-Nahl ayat 97. Kedua, mendapat jalan keluar atas berbagai masalah yang dihadapi serta rizqi yang tak pernah disangka dengan mendasarkan kandungan surat At-Thalaq ayat 2 dan 3. (alsyah).
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 359 | 2 | | Ming. 19 | 2 | 0 | | Jum. 17 | 1 | 0 | | Kam. 16 | 1 | 0 | | Sel. 14 | 1 | 0 | | Sen. 13 | 1 | 0 | | Rab. 08 | 2 | 0 |
|
Comments