Drs. H. Hidayatullah MS., MH:
“ITTAQULLAH” dan “IT-LAH”

Searah jarum jam paling kiri Bp. Nanang Faiz (ketua PA Gresik), Bp. Rachmadi Suhamka (Pansek PTA Sby), dan Bp. Hidayatullah (Dir.Pratalak)
Gresik | gresik.net
Itulah penggalan kata yang menjadi tema utama Direktur Pratalak dalam rangkaian kegiatan monitoring pemberkasan perkara kasasi dan PK di PA Gresik.
Hari ini tepat pukul 09.30 WIB Bp. Drs. H. Hidayatullah MS., MH. (Direktur Pratalak) didampingi Bp. Rachmadi Suhamka, S.H. (Pansek PTA Surabaya), Hj. Iisnawangsari (Kasubdit Kasasi) dan Drs. Mukhlisin (Kasi Hisab Rukyat) menginjakkan kaki di pelataran PA Gresik.
Ada pemandangan menarik ketika pak Direktur tidak langsung memasuki ruangan yang disiapkan oleh Ketua PA Gresik, tetapi beliau dengan didampingi Pansek PTA Surabaya langsung mengontrol beberapa ruangan lain beserta barang-barang inventaris kantor, tak pelak lagi almari tempat toga hakim juga tak luput dari pantauan beliau, sambil berlalu beliau serius memberikan masukan dan arahan pada para pengguna barang inventaris agar selalu merawat dan menjaga kebersihannya.
Ketika memasuki ruangan hakim beliau berseloroh:“di sini apa masih ada hakim yang memakai peci lethek atau toga kumal?“, tidak ada pak, jawab Pak Affan salah satu hakim PA Gresik dengan spontan. “Baguslah, memang sudah seharusnya kita selalu menjaga performen kita“, ujar Pak Direktur menimpalinya.
Setelah bincang-bincang sebentar diruangan Ketua PA, kegiatan monitoring dilanjutkan dengan eksaminasi berkas perkara kasasi dan PK yang dipandegani Bu Iis, dalam telaahnya bu Iis tidak menemukan kekurangan yang signifikan, ia hanya menganjurkan agar dalam penyampaian berkas kasasi sebaiknya dilampiri bukti pengiriman berkas melalui email dari pada memakai CD karena menurutnya banyak kasus ketika berkas dibuka ternyata CD-nya pecah sehingga memperlambat penanganan berkas tersebut.
Disamping itu dia juga menyayangkan beberapa PA yang tidak mengirimkan bundel berkas aslinya tapi hanya kopiannya, tentu saja ketika bundel berkas tersebut dikembalikan ke PA pengirim akan memakan waktu lebih lama lagi dan yang dirugikan tentu para pencari keadilan.

Searah jarum jam sebelah kiri Bp. Hidayatullah sedangkan memberikan taushiyah didampingi Bp. A. Nurul Huda (hakim PA Gresik) dan para jamaáh
Setelah kegiatan monitoring rombongan ikut sholat berjamaáh bersama di Musholah PA Gresik, dan Bpk. Direktur berkenan memberikan kultum sebagaimana kegiatan yang biasa dilakukan oleh jajaran PA Gresik.
Mengawali kultumnya beliau berseloroh :“Kata Pak Wahyu (Dirjen Badilag.red) kalau disetiap khutbah Jum’át khotib selalu berpesan “Ittaqullah“ tetapi khusus untuk jajaran PA beliau berpesan “IT-lah“ gerrrr.....para jamaáh pun tertawa mendengarkan wanti-wanti pak Dirjen yang beliau sitir.
Ada 4 poin penting yang disampaikan Pak Direktur dalam taushiyahnya:
Pertama, jagalah kekompakan dan kebersamaan: beliau menekankan seluruh warga PA Gresik harus seia sekata dalam melaksanakan tugas sehari-hari, “jadi pimpinan jangan ja’ím (baca Pojok Dirjen red.)“.
Beliau menambahkan jadi pimpinan harus tipis telinga dan rajin turun ke bawah untuk mengecek langsung pekerjaan anak buahnya bukan sekedar formalitas mendengarkan laporan saja, begitu juga anak buah harus mengetahui posisi dan kedudukannya, anak buah jangan sok pintar apalagi melakukan hal-hal yang diluar kompetensinya sehingga merugikan institusi, “tapi insya-Allah disini tidak ada Pak“, celetuk salah satu jamaáh yang diamini jama’ah yang lain“, Pak direktur pun hanya tersenyum, beliu menasehati “kalau ada pegawai yang pintar atau merasa lebih jago dari pimpinannya jangan gunakan kepintaran anda untuk menggembosi pimpinan saudara atau merusak tatanan institusi saudara, tetapi gunakan kepintaran saudara sebagai bagian thik tank di institusi saudara, sehingga apabila diantara seluruh potensi dapat bersinergi akan menjadikan institusi saudara lebih maju dan lebih baik lagi.
Kedua, jagalah integritas moral, beliau menegaskan: “Kita terlanjur lahir dengan embel-embel agama, mau tidak mau suka tidak suka itu menjadi beban dan tanggung jawab yang harus selalu kita jaga kapanpun dan dimanapun, sebab faktanya setitik noda yang kita lakukan gemuruhnya luar biasa, gaungnya menggema di mana-mana, oleh karena itu seluruh aparat PA harus istiqomah menjaga akhlaqul karimahnya“.
Ketiga, Tingkatkan ilmu pengetahuan, beliau berpesan: “segenap jajaran PA harus giat meningkatkan ilmu pengetahuannya secara mandiri, jangan terlalu berharap pada kegiatan orientasi atau pelatihan yang diselenggarakan oleh BADILAG, karena semua serba terbatas baik waktu maupun anggarannya, oleh karena itu seyogianya peningkatan keilmuan harus dilakukan segenap jajaran PA sesuai kedudukan dan jabatannya kapan saja sebagai wujud tanggung jawab profesi“, dalam kesempatan ini Bapak Direktur juga mengapresiasi terobosan pimpian PA Gresik yang mengadakan kursus Bahasa Inggris bagi karyawan PA yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa asingnya dan kegiatan kultum secara reguler.

Keempat, sebagai entry point kegiatan monitoring Dit. Pratalak di PA Gresik dalam expose-nya tidak ditemukan adanya temuan yang signifikan, kendatipun demikian beliau menyarankan bahwa dalam pengiriman berkas yang akan datang agar diupayakan ketelitian dan kelengkapan dalam pembendelan berkas kasasi atau PK tersebut, jangan lagi ada kesalahan walaupun sekecil apapun. Beliau menasehati :”Kerja kita adalah kerja ibadah segala sesuatunya harus dilaksanakan dengan ikhlas sesuai sesanti yang tertanam dalam hati kita untuk selalu ikhlas beramal”.
Selanjutnya tepat pukul 12.00 WIB kultum berakhir, dan Bapak Direktur beserta rombongan pamit kepada segenap pimpinan dan para karyawan karyawati PA Gresik untuk melanjutkan monitoringnya di PA lain, dan seperti biasanya sebelum meninggalkan kantor PA Gresik, Pak Rachmadi Suhamka (Pansek PTA Sby) yang selalu tampil simpatik dan enerjik ini menghampiri tim IT PA Gresik untuk mensuport dan menggelorakan semangat tim IT PA Gresik untuk terus berinovasi “harus selalu ada yang baru beritanya” dan meng up-date websitenya secara kontinyu agar dapat memberikan pelayanan informasi kepada publik terutama para pencari keadilan secara maksimal dan transparan.
(suhartono: kontributor)
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 214 | 1 | | Jum. 24 | 1 | 0 | | Sel. 21 | 1 | 0 | | Sen. 20 | 2 | 0 | | Kam. 16 | 2 | 0 | | Sel. 14 | 2 | 0 | | Ming. 12 | 1 | 0 |
|
Comments