PA Tanah Grogot Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Foto kiri : Drs. Bustanuddin Jamal, M.Hum Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot saat memberikan sambutan dan foto kanan : Drs. H. Abdussyakur Rauf, MM Ketua MUI Kabupaten Paser
Tanah Gorgot | PA Tanah Grogot
Judul tulisan diatas merupakan inti rangkuman ceramah Drs. H. Abdussyakur Rauf, MM (Ketua MUI Kabupaten Paser) dalam peringatan Isra’ Mi’Raj yang diadakan oleh keluarga besar Pengadilan Agama Tanah Grogot, Jum’at, 15 Juni 2012.
Acara dihadiri oleh para tamu undangan yang terdiri dari Mantan Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot periode 1995 – 2000 Drs. H. Syamsuni Eddy, Yuli Effendi, SH., M.Hum Ketua Pengadilan Negeri Tanah Grogot beserta Hakim Pengadilan Negeri Tanah Grogot, Ketua Dharmayukti Karini Kabupaten Paser beserta anggota, serta tamu undangan lain yang berasal dari keluarga besar Pengadilan Agama Tanah Grogot.
Acara Isra’ Mi’raj ini dipandu oleh Rusdatina, S.Ag sebagai protocol dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Drs. H. Asyakir, MH (Wakil Panitera Pengadilan Agama Tanah Grogot), kemudian sambutan dari Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot Drs. Bustanuddin Jamal, M.Hum., dalam sambutannya beliau mengajak kepada seluruh hadirin untuk kembali memahami filosofi sholat, karena inti dari peristiwa isra’ mi’raj adalah ajaran sholat yang didalamnya mengandung ajaran disiplin, profesionalisme dan etos kerja.
Oleh karena itu untuk mendukung program reformasi birokrasi dilingkungan Mahkamah Agung ini, semangat disiplin, profesionalisme dan etos kerja yang diajarkan dalam sholat sudah seharusnya untuk direfleksikan dan diaktualisasikan dalam aktifitas kerja kita sehari-hari.
Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa dalam minggu ini keluarga besar Pengadilan Agama Tanah Grogot sedang ditimpa dua musibah yaitu meninggalnya ibunda dari bapak Amin Bahroni, S.HI (Hakim Pengadilan Agama Tanah Grogot) dan ananda dari bapak Kamsin, SH, MH. (Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot), oleh karena itu beliau mengajak kepada seluruh hadirin untuk mendo’akan almarhumah agar diterima segala amal kebaikannya serta diampuni segala dosa dan kesalahannya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan atas musibah ini.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan inti peringatan isra’ dan mi’raj Rasulullah SAW dimulai, dalam ceramahnya Drs. H. Abdussyakur Rauf, MM mengajak hadirin sekalian untuk mengambil sisi-sisi kecil dari lautan mutiara hikmah yang terkandung dalam peristiwa isra’ mi’raj, lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa isra’ mi’raj merupakan mu’jizat kedua Nabi Muhammad SAW setelah Al-Qur’anul karim yang dijamin akan senantiasa aktual sampai akhir zaman, dan pesatnya perkembangan teknologi yang ada ini tidak pernah bisa menyamai prestasi sebagaimana yang dicapai dalam peristiwa isra’ mi’raj dalam segi keilmuan.
Tema peringatan Isra’Mi’raj kali ini melalui peringatan Isra’Mi’raj kita tingkatkan profesionalisme dan etos kerja pada dasarnya profesionalisme dan etos kerja ini dilembagakan dalam bentuk shalat. Kewajiban shalat diterima rasulullah melalui peristiwa isra’ mi’raj yang seluruh rangkaian peristiwanya tidak rasional, peristiwa ini hanya bisa diterima bagi orang-orang yang “Ulul Albab” yaitu orang-orang yang bisa menumbuh kembangkan dua potensi yaitu potensi fikir (thinking faculty) dan potensi dzikir (feeling faculty) dan kedua hal ini harus balance karena dalam agama ada ajaran yang dinamakan dogma yang harus diyakini kebenarannya oleh ummatnya.
Orang-orang yang bisa menumbuh kembangkan dua potensi fikir dan zikir secara balance inilah yang bisa menumbuhkan sikap profesionalisme, dan dua potensi ini terdapat dalam sebuah ibadah yang dilembagakan dalam bentuk shalat.
Karena shalat itu sendiri tidak hanya mengajarkan hubungan hamba dengan sang khlaik namun dibalik itu shlat juga banyak mengandung ajaran-ajaran kemanusiaan atau hablumminannas yang diantara fungsinya adalah mencegah perbuatan keji dan munkar (tanha ‘anil fakhsaa’ wal munkar) oleh karena itu sebagai ummat rasulullah, kita harus menjaga dan menjalankan ajaran-ajaran beliau, terutama shalat ini dengan sebaik-baiknya agar kita senantiasa mendapatkan hidayah dan pertolongan dari Allah SWT. Diakhir ceramahnya kemudian acara ini ditutup dengan do’a bersama dan dilanjutkan dengan makan bersama.
Drs. H. Syamsuni Eddy Mantan Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot periode 1995 - 2000 (memakai baju putih, foto kiri), Yuli Effendi, SH.,M.Hum Ketua Pengadilan Negeri Tanah Grogot (memakai batik, foto kiri)
Peringatan Isra’Mi’raj kali ini berbeda dari sebelumnya, pasalnya sehari sebelumnya, Kamis, 14 Juni 2012 ibu-ibu Dharmayukti Karini Pengadilan Agama Tanah Grogot mengadakan latihan sekaligus praktek membuat kue “Bingka Berandam” khas daerah Kandangan Kalimantan Selatan. Kegiatan membuat kue ini dipandu oleh Rabiatul Adawiah, S.Ag (Hakim Pengadilan Agama Tanah Grogot). ( By. R@f@ )
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 494 | 0 | | Sel. 21 | 1 | 0 | | Sen. 20 | 2 | 0 | | Ming. 19 | 2 | 0 | | Jum. 17 | 1 | 0 | | Kam. 16 | 2 | 0 | | Sel. 14 | 1 | 0 |
|