Rabu, 19 Juni 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Pemberkasan Perkara Kasasi/PK wilayah PTA Padang | (18/6)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Hisab Rukyat wilayah PTA Semarang | (18/6)
PENGUMUMAN : Penunjukan Peserta Semiloka Pengintegrasian UU PKDRT & UU Perlindungan Anak | (27/5) 
PENGUMUMAN : Surat Permintaan Berkas Kelengkapan Usul Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (24/5)
SURAT EDARAN : Pendaftaran Calon Peserta Program Beasiswa S3 Sudan Tahun 2013 | (20/5) 
SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5) 
PENGUMUMANInput data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)




Tambahkan ke Google Reader
Ketua MS Aceh Sampaikan Proses Diklat di Riyadh | (28/6) PDF Cetak E-mail
Kamis, 28 Juni 2012 08:18

Ketua MS Aceh Sampaikan Proses Diklat di Riyadh

Banda Aceh | ms-aceh.go.id

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh Dr. H. Idris Mahmudy, SH. MH baru saja pulang dari Riyadh dalam rangka mengikuti diklat ekonomi syariah bersama dengan peserta lainnya yang berjumlah 40 (empat puluh) orang hakim dari seluruh peradilan agama se Indonesia. Kegiatan diklat tersebut berlangsung selama lebih dari 1 (satu) bulan sejak pertengahan bulan lalu sampai dengan pertengahan bulan Juni ini.

Di tengah-tengah kesibukan beliau, H. Idris Mahmudy menyusun berbagai dokumen dan catatan-catatan seputar diklat setelah tiba di tanah air. Catatan tersebut diawali tentang keberangkatan, proses diklat, berbagai kunjungan selama diklat, melaksanakan umroh dan catatan mengenai proses kepulangan ke tanah air. Rupanya Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh yang murah senyum ini sadar betul catatan tersebut sangat berguna bagi diri sendiri dan juga orang lain, yaitu para Hakim Tinggi dan siapa saja yang membutuhkannya.

Pada hari Rabu tanggal 27 Juni 2012, hari yang ditunggu akhirnya datang jua. Dikatakan hari yang ditunggu, oleh karena Hakim Tinggi telah berulangkali menanyakan kepada redaktur IT, kapan waktunya Ketua menyampaikan hasil-hasil diklat ekonomi syariah di negera gurun pasir, Riyadh Arab Saudi. Atas pertanyaan dari rekan sejawat tersebut, redaktur IT hanya bisa menjawab, sabarlah, nanti akan ada waktunya, beliau masih sibuk.

Setelah selesai belajar bahasa Arab bersama Wakil Ketua Drs. H. M. Jamil Ibrahim, SH. MH, lalu muncullah Ketua dari ruangan beliau yang bersebelahan dengan ruang rapat yang dijadikan tempat belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris setiap harinya. “Assalamu alaikum” begitu Ketua menyapa para Hakim Tinggi yang telah menunggunya di ruangan tersebut seraya beliau duduk di kursi yang telah disediakan.

Beliau memulai pembicaraan dengan bahasa Arab yang diselingi dengan bahasa Indonesia maklum beliau baru saja pulang dari diklat dengan bahasa pengantar bahasa Arab tanpa penterjemah, disamping beliau sendiri dapat berbahasa Arab dengan baik.

Dalam penjelasannya, H. Idris Mahmudy menguraikan bahwa sesampainya di Riyadh, langsung mengikuti diklat di Universitas Islam al-Imam Muhammad Ibn Saud, Riyadh – Arab Saudi.

Universitas tersebut adalah universitas ternama di Riyadh dan mahasiswanya datang dari berbagai belahan negara di dunia, baik dari  timur tengah maupun dari negara lainnya dan termasuk dari Indonesia. Pendidikan berlangsung hari Sabtu sampai dengan hari Rabu, sedangkan hari Kamis dan Jum’at adalah hari libur. Tenaga dosen adalah yang telah memiliki pendidikan S.3 dan banyak yang profesor, sedangkan bahasa pengantar adalah bahasa Arab tanpa penterjemah.

Kegiatan diklat berlangsung dari pagi sampai sore dan terkadang sampai malam hari dengan diselingi isoma (istirahat, sholat dan makan, red). Berbagai hal seputar proses peradilan di Arab Saudi disampaikan dalam diklat tersebut dan setentang ekonomi syariah. Ketua menjelaskan, bahwa semua bahan maupun foto-foto diklat telah dikemas dalam CD. “Semua bahan diklat, proses diklat, foto-foto kegiatan dan laporan diklat telah direkam dalam bentuk CD dan akan diperbanyak untuk diberikan kepada semua Hakim Tinggi,” kata Ketua sambil memerintahkan redaktur IT untuk menggadakan dokumen diklat tersebut.

Menanggapi pertanyaan dari Hakim Tinggi, Ketua memberikan penjelasan bahwa untuk dapat ikut menjadi peserta diklat ekonomi syariah di Riyadh harus menguasai bahasa Arab dengan baik terutama bahasa yaumiyah (bahasa sehari-hari red) dan Ketua berharap agar pelajaran bahasa Arab yang telah berlangsung selama ini supaya ditekuni dengan serius agar dapat lulus tes yang dilakukan oleh pihak Universitas itu sendiri. Tanpa terasa jam di dinding telah menunjukkan angka 10 dan Ketuapun mengakhiri penyampaiannya oleh karena akan berangkat ke Jantho untuk meninjau proses pembangunan gedung Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Salah seorang Hakim Tinggi Drs. Nuzirwan, M. HI yang pintar membaca kitab kuning ini, berharap dapat menjadi peserta diklat ekonomi syariah di Riyadh pada masa yang akan datang. “Saya akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk dapat berbahasa Arab, saya ingin sekali menjadi peserta diklat ekonomi syari’ah ini, doakan ya semoga azam saya ini berhasil,” katanya ke redaktur IT sambil meminta agar bahan diklat segera digandakan karena tidak sabar lagi ingin segera membacanya.

(H. Abd. Hamid Pulungan)

 

TanggalViewsComments
Total3544
Rab. 1910
Sel. 1810
Sen. 1710
Sab. 1530
Rab. 1220
Ming. 0910
 

Comments 

 
# RS. MS.Aceh 2012-06-28 09:07
Diharapkan pada tahun berikutnya akan ada peserta dari lingkungan Mahkamah Syar'iyah Aceh mengikuti jejak Bapak Ketua pergi ke Riyadh Arab Saudi.
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Kangean 2012-06-28 11:35
Selamat dan Sukses kepada semua delegasi / peserta DIKLAT Ekonomi Syari'ah setibanya di Tanah air, Ilmu dan Hasil Diklatnya sangat diutuhkan untuk pengembangan Hukum/Ekonomi Islam ( Syari'ah ) di persada Nusantara. Majulah bersama Mujahid Ekonomi Syariah / Islam lainnya, Bangsa dan Umamat Islam menunggu hasil Karya dan Pengabdiannya. Semoga Berkah dan Bermanfaat. Amin.
Reply
 
 
# Munir- MS KSP 2012-06-29 15:11
Selamat dan sukses kepada bapak2 yang telah mendapatkan banyak tambahan pengetahuan dalam diklat tesb, semoga prgram ini akan terus berlanjut.
Reply
 
 
# djazril darwis.pta babel 2012-07-02 12:42
djazril darwis.pta babel.Kiranya rumusan hasil diklat tersebut dapat disebarluaskan untuk seluruh PTA dan PA.Ditunggu........Semoga Pak Nuzirwan dapat giliran berikutnya....
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 2639 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS