PA Bukittinggi Mengikuti Penyusunan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2013

Pembukaan acara Penyusunan Pagu Indikatif 2013
Bukittinggi | PA Bukittinggi
Bukittinggi Rabu (25/6), Riswan SH Panitera sekretaris Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB, Rismal Riandi,SH (Wasek), Gerhana Putra (Kasubag Keuangan/Operator RKA-KL) mengikuti Kegiatan Konsultasi dan Koordinasi Penyusunan Program dan Anggaran Tahun 2013 satuan kerja Daerah Pengadilan Tingkat Banding dan Tingat Pertama sewilayah Sumatera Barat.
Pada kesempatan dan waktu bersamaan Drs. Dudung.SH,MH Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB bersama 17 Ketua Pengadilan Agama se-Sumatera Barat juga mengikuti Agenda Rapat Koordinasi dengan pimpinan Pengadilan Tinggi Agama Padang tanggal 25 sampai dengan 27 Juni 2012, bertempat di The Hiils Bukittinggi & Convetion Jl.Laras Dt. Bagindo Bukittinggi.
Pembukaan dan Penyampaian Materi Kegiatan
Panitera/Sekretaris PT Padang Soehardi,SH selaku ketua panitia melaporkan peserta yang terdiri dari Panitera/Sekretaris, Wakil Sekretaris, Kepala Urusan Perencanaan dan Keuangan/operator RKAKL dari masing-masing satuan kerja sewilayah Satuan kerja Daerah Pengadilan Tingkat Banding dan Tingat Pertama sewilayah Sumatera Barat mengikuti Kegiatan Konsultasi dan Koordinasi Penyusunan Program dan Anggaran Tahun 2013.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama se wilayah Pengadilan Tinggi Agama Padang, kehadiran para ketua ini merupakan langkah maju dan Inovasi yang patut dicontoh serta sangat positif.
Tim Biro Perencanaan dan Organisasi MA RI akan melakukan asistensi terhadap perencanaan program tahun 2013. Sistem anggaran haruslah benar-benar kuat sehingga membantu tim untuk menyampaikan usulan rencana program dan anggaran yang akan memberikan dampak positif seperti apa yang direncanakan dan kita harap.
Adapun narasumber berasal dari Biro Perencanaan, Badilag Mahkamah Agung RI yang berjumlah 7 orang yakni Arief Gunawansyah, SH.MH, H.Sahwan, SH.MH, Suduasih, SH.MH, Titik Suprapti, SH.MM, Syaiful Arief, SH.Msi, Elly Haryani,SH dan Nurhayati, Amd.
Kemudian sambutan dari Tim Mahkamah Agung RI mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari perwujudan Reformasi Birokrasi Mahkamah Agung RI sekaligus menjelaskan hal-hal pokok kenapa Mahkamah Agung melakukan kegiatan semacam ini.
Sementara itu tujuan penyusunan program dan anggaran tahun 2013 ini adalah untuk mewujudkan pelaksanaan reformasi perencanaan dan penganggaran di Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya. Kegiatan akan dilanjutkan dengan pembahasan penyusunan dan anggaran tahun 2013 yang dipandu oleh perwakilan dari Ditjen masing-masing, tetapi tetap dengan menyertakan dari Biro Perencaanaan dan Organisisasi.
Perencanaan yang disusun ini tergantung pada anggaran, penerapan perinsip efesiensi dari segi waktu dan biaya sangat diutamakan, begitu juga penyusunanan anggaran, di era sekarang ini mengandung perinsif usulan satker dari bawah perlu diperhatikan, dan tidak memaksakan kemauan dari atas, hanya saja usulan tersebut tentunya disesuaikan kemampuan anggaran”
Dalam acara yang juga dibuka oleh Wakil Ketua PT Padang H. Nasroel Haroen SH,MH bersama KPTA Padang Drs. H. Moh.Thaher SH,MH.menyampaikan selamat kepada para peserta dan mengharapkan program yang disusun tepat sasaran dan sesuai anggaran yang dialokasikan (skala prioritas), agar dalam acara yang dipandu oleh Tim dari Mahkamah Agung RI ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat menyelesaikan kendala yang dihadapi dalam penyusunan anggaran masing-masing satker.
Perubahan reformasi yang kita lakukan menunjukan betapa pentingnya perencanaan dan penganggaran (planning and budgeting) yang sistematis, akuntabel, efektif dan efisien dengan di dukung oleh database yang valid ditunjang dokumentasi dari pemanfaatan teknologi informasi, selain itu perlu di tunjang oleh perubahan mindset atau pola pikir culture untuk meningkatkan kinerja pengadilan dalam memberikan pelayanan prima kepada para pencari keadilan.
Drs. H. Moh.Thaher SH,MH lebih lanjut menyampaikan kepada khusus peserta dilingkungan Peradilan Agama, bahwa penyusunan dan penganggaran pada Mahkamah Agung mengacu pada 3 (tiga) prinsip, yaitu: anggaran terpadu, kerangka pengeluaran jangka menengah dan anggaran berbasis kinerja.
Penyusunan program harus memperhatikan skala prioritas, mengingat anggaran yang tersedia sangat terbatas, usahakan anggaran tersebut dapat bermanfaat dengan sebaik-baiknya untuk dapat berjalannya roda pengadilan dengan wajar dan sepatutnya. Perencaanaan tersebut sangat penting, karena dengan perencanaan yang baiklah akan lahir kegiatan yang berkualitas, menguraikan konsep manajemen dengan teori POAC, yaitu planning, organizing, actuating dan controlling.
Beliau juga berharap semoga kegiatan ini sebagai langkah awal untuk maju, lebih akuntabel, sistematis untuk mencapai visi dan misi Mahkamah Agung RI. Inti dari Kegiatan ini adalah menganggarkan sesuai kebutuhan prioritas tetapi tetap disesuaikan dengan Pagu Mahkamah Agung RI.
Setiap perencanaan dan penganggaran yang dilakukan oleh satuan kerja pusat dengan daerah haruslah sejalan (inline) dengan tupoksinya untuk mendukung reformasi peradilan seperti yang tertuang dalam blue print atau cetak biru Mahakamah Agung dan mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi.
Untuk itu diperkukan sinergi dan keharmonisan diantara unsur perencana, pelaksana dan pengelola kegiatan dan anggran sehingga indikator kegiatan, output dari kegiatan dapat tercapai. Dengan pemanfaatan anggaran yang terbatas, secara optimal dan dapat dipertanggung jawabkan secara baik tegas Drs. H. Moh.Thaher SH,MH.
Setelah selesai acara pembukaan, lalu dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh Bapak Sahwan, SH. MH oleh anggota tim dari masing-masing utusan Satker, materi yang disampaikan adalah Kebijakan PT/PTA, Kebijakan Pengawasan Anggaran, Sosialisasi RKA-KL Tahun 2013, penjelasan penyusunan dan Acuan Kerangka Kerja dan RAB (Rincian Anggaran Biaya), Penjelasan Revisi, Kebijakan dan Penjelasan Penyusunan Anggaran Tahun 2013. Ini artinya setelah kembali ke masing-masing satker tetap menyiapkan data pendukung, terutama dalam belanja modal, dan sekembali dari kegiatan ini komunikasikan langsung kepada pimpinan” pungkas Sahwan, SH. MH.
Kepala BUA Mahakamah Agung RI dalam surat sambutannya berpesan bahwa dengan keterbatasan anggaran yang ada janganlah jadi penghambat peningkatan kinerja kita dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Mahkamah Agung akan terus berupaya untuk memperjuangkan dan mengupayakan agar anggaran Mahkamah Agung ada kenaikan yang signifikan setiap tahunnya sesuai kebutuhan dan kemampuan Negara.
Kepala BUA Mahakamah Agung RI surat sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar–besarnya kepada Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama Padang beserta jajarannnya serta para pihak – pihak yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan ini sehingga pelaksanaan Kegiatan Konsultasi dan Koordinasi Penyusunan Pagu Indikatif Tahun 2013 ini dapat terlaksana dengan baik (Rismal Riandi,SH).
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 528 | 2 | | Rab. 19 | 1 | 0 | | Sel. 18 | 1 | 0 | | Sen. 17 | 1 | 0 | | Ming. 16 | 2 | 0 | | Jum. 14 | 1 | 0 | | Kam. 13 | 3 | 0 |
|
Comments