Sabtu, 25 Mei 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Surat Permintaan Berkas Kelengkapan Usul Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (24/5)
SURAT EDARAN : Pendaftaran Calon Peserta Program Beasiswa S3 Sudan Tahun 2013 | (20/5)
SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti PA (Angkatan II) Tahun 2013 | (8/5)
PENGUMUMAN : Ralat Pemanggilan Peserta Bimtek  Administrasi Angkatan III | (7/5)

PENGUMUMAN
: Input data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)
PENGUMUMAN : Klarifikasi Akun Facebook "Purwo Susilo" | (20/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I tahun Anggaran 2013 | (8/4)
PENGUMUMAN : Pelaporan Perkara Mediasi, Sidang Keliling dan Prodeo | (8/4




Tambahkan ke Google Reader
Undangan Mendadak Ke Kejaksaan Negeri Riyadh | (5/6) PDF Cetak E-mail
Oleh Mahrus Abdur Rohim   
Selasa, 05 Juni 2012 15:07

Undangan Ke Kejaksaan Negeri Riyadh

Riyadh | Badilag.net

Semua kunjungan, baik yang bersifat resmi maupun biasa telah diatur oleh pihak Ma’had sesuai dengan jadwal mereka, waktu dan tujuan kunjungan paling lambat sehari sebelum hari H telah diberitahukan kepada seluruh peserta diklat hukum ekonomi syari’ah MA.

Namun lain halnya dengan kunjungan pada Selasa malam 29/5/2012. Bus Ma’had, yang membawa peserta diklat, sudah 20 menit memecah malam dengan menelusuri jalan-jalan Kota Riyadh, peserta diklat belum juga mengetahui kemana sebenarnya tujuan kunjungan itu, misterius, seperti mendapatkan alamat palsu, mereka bertanya-tanya di dalam hati di mana dan ke mana mereka akan dibawa. Pihak Ma’had hanya memberitahu kunjungan malam itu merupakan undangan dari salah seorang Syekh terkenal di Kota Riyadh.

10 menit kemudian laju bus berkurang dan sopir mengambil jalur lambat, sepertinya bus akan belok kanan jika ada pertigaan di depan atau berhenti di depan rumah elit milik seorang Syekh. Tapi dugaan kebanyakan peserta diklat salah, bus ternyata berhenti di depan kantor besar nan megah, Hai‘ah al-Tahqiq wa al-Iddi‘am al-‘Amm (The Bureau of Investivigation and Public Persecution), Kantor Kejaksaan Negeri Riyadh.

Peserta diklat disambut dan dibawa ke tempat pertemuan di lantai atas, ruangan meja bundar. Dengan menghadap ke peserta diklat, di depan duduk Ketua Kejaksaan Negeri Riyadh, DR. Abdul Wahab bin Saud Sudairy, DR. Abdurrahman Bin Salamah al-Muzaiyani, Direktur Ma’had Ali Li Qadha, Universitas Muhammad Ibnu Saud dan Drs. Farid Ismail, SH. MH, Ketua Delegasi Diklat Hukum Ekonomi Syari’ah MA.

Di sela-sela perbincangan ringan antara tuan rumah dengan tamu undangan, beberapa laki-laki muda dengan pakaian khas arabnya menyuguhkan kepada seluruh yang hadir “welcome drink”-nya Arabia berupa minuman dalam gelas kecil, tidak manis dan tidak pahit, rasanya seperti jamu Indonesia. Tidak lama berselang, laki-laki yang sama membawa kayu gaharu yang diasapkan di tempat khusus. Ketika disuguhi, asap tersebut harus dikipaskan ke baju agar tercium wangi.

Kemudian acara dipindahkan ke ruang makan malam, ternyata disinilah acara resminya. Setelah acara dibuka, sambutan dari Ketua Kejaksaan, sepatah dua patah kata dari Pihak Ma’had dan salam perkenalan dan ucapan terima kasih dari Ketua Delegasi Diklat, panitia mempersilahkan hadirin untuk menghadap ke layar putih yang ada di depan ruangan, lalu beberapa lampu pun dimatikan.

Dalam film yang diputar dengan in focus, berdurasi 30 menit, tuan rumah bercerita tentang sejarah lahirnya Kejaksaan Negeri di Arab Saudi, tupoksi, antara lain untuk penyidikan dan penuntutan perkara pidana, dan, sebagai titik tekan dari ekspose tersebut, pemanfaatan IT (Information Technology).

Akhir-akhir ini, dunia peradilan di Arab Saudi sepertinya sedang “gila” IT, dalam film tersebut digambarkan manfaat dan keunggulan IT dalam memudahkan penanganan perkara-perkara yang menjadi kewenangan Kejaksaan Arab Saudi. Pihak kejaksaan menjelaskan begitu mudah dan ringannya beban kerja mereka dengan pemanfaatan IT. Dengan aplikasi dan software yang ada, pekerjaan, laporan kerja dan kegiatan berbagai Satker Kejaksaan di seantero Arab Saudi menjadi cepat, mudah dan akurat. Begitu pula dengan pengarsipan, yang dulunya sangat merepotkan, dimana pegawai harus menulis dan mengetik secara manual, membutuhkan banyak kertas dan tempat untuk menyimpannya, sekarang telah berubah, menjadi sangat mudah dan efisien. Pemaparan keunggulan sistem kerja berbasis IT, yang disuguhkan secara visual tersebut, mendapat perhatian serius dari peserta diklat.

Setelah acara makan malam bersama, Ketua Delegasi Diklat dan Ketua Kejaksaan Negeri Riyadh saling bertukar cendera mata.

(HA. Mukri Agafi, M. Fadhly Ase & M. Fathnan)

 

 

TanggalViewsComments
Total490721
Sab. 2590
Jum. 2450
Kam. 23170
Rab. 22170
Sel. 21170
Sen. 20160
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# ayep sm PA Tasikmalaya/ Singaparna 2012-06-05 19:36
Apa hubungannya ekonomi syari'ah dengan kejaksaan, kan itu pidana, gimana yah ceritanya, tapi semoga ilmunya dapat.
Reply
 
 
# Rusliansyah - PA Nunukan 2012-06-05 19:41
Wah...membaca judul tulisan ngeri juga aku dibuatnya: "Undangan Mendadak Kejaksaan Negeri Riyadh". Untung bukan "Panggilan Mendadak Kejaksaan Negeri Riyadh", seperti panggilan KPK kepada para koruptor di negeri ini. Karena kalau panggilan mendadak...jangan2 peserta diklat ekosyar ini dituduh imigran gelap.
Tapi syukurlah, bukan itu yang terjadi. Sebaliknya malah para peserta disuguhi film berdurasi 30 menit yang tentunya menarik untuk ditonton sembari menikmati welcome drink berupa lezatnya minuman khas Arab sambil mengebas-ngebaskan asap kayu gaharu yang wangi.
Pemanfaatan IT di Arab Saudi, khususnya di dunia peradilan mereka, apakah sudah cukup maju, ataukah baru dalam tahap memulai juga seperti kita. Kalau sudah cukup maju, mungkin ke depan perlu juga dikirim tim IT Siadpa Plus untuk belajar ke sana.
Semoga 'oleh2' yang dibawa pulang nantinya dapat membawa kebaikan dan kemajuan bagi dunia peradilan kita (PA).
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA. Watansoppeng 2012-06-05 20:17
Kalau ada makan-makan segala namanya ya bukan undangan mendadak. Kalau mendadak itu gak ada apa-apanya rek ? Kalo ada makan, kopi, teh lihat film tentu sudah lama persiapannya, hanya saja antum dijemput secara tiba-tiba, he he he
Reply
 
 
# Baedhawi PA Nunukan Kaltim 2012-06-06 08:23
adanya pemutaran film ttg sejarah lahirnya kejaksaan di Riyadh yg mengekspos pentingnya IT yg dpt mempermudah dlm penyidikan & penuntutan perkara pidana di Riyadh. namun pelaksaan IT dalam bidang hukum harus terlebih dahulu didukung aturan2 sbg perangkat dasar dlm pelaksanaannya..pentingnya IT sdh sgt terasa di kalangan PA di seluruh Indonesia baik sbg aparat yg melaksanakan keadilan maupun bagi pencari keadilan..smg IT tuk salanjutnya bs lbh memasyarakat...
Reply
 
 
# tilla_PTA.Mtr 2012-06-06 09:36
Alhamdulillah, pengetahuan yg didapat semakin banyak.. Smoga oleh2 pengetahuan dapat dibagi rata ke kami smua nantinya..
Reply
 
 
# kang ZAENI, indramayu 2012-06-06 12:40
pa subhab kalo diklat jangan ngantuk, jangan lupa oleh2nya, ojo lali absen temen2 kuningan.
Reply
 
 
# R. A. Said 2012-06-06 14:33
Semoga ilmu yang anda peroleh sangat bermamfaat bagi negara, bangsa dan lebih khusus Peradilan agama.
Reply
 
 
# rahmat ambon 2012-06-06 19:59
menghadiri undangan dgn jamuan ringan /istimewa termasuk nonton bareng tidak masalah sepanjang masih ada relevansinya dgn pendalaman ilmu ekosyar, memang benar para peserta diharapkan pulang ke Indonesia dgn bekal pengetahuan setidak-tidaknya mengenai variabel lembaga keuangan (syariah) di Arab Saudi,bentuk-bentuk sengketanya dan cara-cara penyelesaiannya menurut sistem hukum yg berlaku di Arab Saudi,trims
Reply
 
 
# Abdul Rahman Salam, MH/PA Banggai Kepulauan 2012-06-06 21:29
Bisa ditransfer itu ITnya Riyadh, biar ada perbandingan biar kedepan Badilag/PA semakin lebih baik lagi..... :zzz
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-06-07 05:09
Luar biasa kejaksaan di Riyadh ya..
Reply
 
 
# vani pa cianjur 2012-06-07 07:51
walaupun tidak ada kaitannya dengan ekonomi syariah tapi sangat bagus berarti mereka mau saling berbagi dan menjadi pengetahuan yang mungkin bisa diterapkan di negeri ini... Selamat dan sukses
Reply
 
 
# kAmaLi @SINGARAJAPA 2012-06-07 08:43
Hanya bisa berucap... Smoga seluruh peserta Diklat dapat mengikuti seluruh agenda kegiatan dengan sempurna, sehingga diharapkan setelah pulang ke Indonesia ilmu yang diperoleh selama kegiatan berguna bagi peradilan di Indonesia MINIMAL BAGI PERADILAN AGAMA.
dan semoga selalu dalam LindunganNya. Amiin


Syukron wal'afwu minnaa.
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-06-07 10:28
Semoga petuah-petuah dari Pak Jaksa Arab Saudi nilainya bisa diterapkan di Indonesia!
Reply
 
 
# endang m, pta mataram 2012-06-08 06:58
Mudah2an sistem IT di Arab Saudi akan bisa diterapkan di peradilan agama di Indonesia dlm mengelola dan mengolah administrasi perkara dan administrasi persidangannya....
Reply
 
 
# asep dadang pa depok 2012-06-11 08:52
smg dpt diambil manfaatnya terutama dgn IT yg perlu dicontoh oleh satker masing2
Reply
 
 
# Khafidatul Amanah pa Bima 2012-06-11 15:24
semoga program ini berlanjut dan semua hakim2 dapat penghaegaan utk studi banding di Riyad
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-06-11 18:16
Pihak kejaksaan menjelaskan begitu mudah dan ringannya beban kerja mereka dengan pemanfaatan IT. semoga dengan tulisan ini, menjadikan penyemangat untuk kita semua agar mau peduli terhadap IT.
Reply
 
 
# djazril darwis.pta babel 2012-06-13 07:59
djazril darwis.pta babel.Cukup padat jadwal kegiatan dan lengkap pengalaman para peserta diklat. Semoga tetap dalam kondisi prima dan kembali ke tanah air dengan segudang ilmu/pengalaman yang diharapkan untuk kemajuan Peradilan Agama.
Reply
 
 
# M. Ridwan PTA Banten 2012-06-13 10:57
lumayan bagi peserta diklat ekonomi syariah angktan ini dibawa berkujung kemana-mana termasuk kejaksaan arab saudi, semoga berguna bagi peserta sebagai perbandingan terutama bagi peserta yang berasal dari aceh sebab MS ada menangani masalah pidana khusus (jinayah).
Reply
 
 
# Narniati Abdullah 2012-06-19 15:17
semoga bermanfaat dan mendapat ridha dari Allah SWT. Amin.
Reply
 
 
# Narniati Abdullah 2012-06-19 15:18
semoga bermanfaat dan mendapat ridha dari Allah SWT. Amin
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1008 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS