|
716 Hakim Peradilan Agama Masuk Gerbong Mutasi dan Promosi Tahap I
Jakarta | badilag.net
Para hakim di lingkungan peradilan agama sekarang bisa bernafas lega, penantian mengenai nasib mereka selama ini telah terjawab sudah. Sejumlah 716 hakim di lingkungan peradilan agama masuk dalam daftar mutasi dan promosi tahap pertama.
Pada selasa siang, Ditjen Badan Peradilan Agama melalui situs web www.badilag.net, mengumumkan hasil rapat Tim Promosi dan Mutasi (TPM) Mahkamah Agung.
Pengumuman tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Wahyu Widiana Nomor : 0831/DjA/Kp.04.5/VI/2012, tanggal 4 Juni 2012. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa mutasi dan promosi ini adalah dalam rangka mengisi kekosongan jabatan dan untuk meningkatkan kelancaran tugas.
Mutasi dan atau promosi ini ditujukan untuk hakim dan pimpinan pengadilan tingkat pertama dan hakim tinggi pengadilan tingkat banding di lingkungan peradilan agama yang merupakan hasil rapat TPM Mahkamah Agung yang dilaksanakan tanggal 29 Mei 2012.
Berkas Kelengkapan Segera Dikirimkan
Melalui surat tersebut, Dirjen Badilag meminta kepada hakim yang masuk dalam daftar promosi dan mutasi segera mengirimkan berkas kelengkapan untuk mempercepat proses perhitungan dan pengurusan biaya pindah.
Berkas kelengkapan tersebut meliputi Surat Keterangan untuk mendapatkan tunjangan keluarga (KP4), Fotokopi buku tabungan, dan surat pernyataan kepemilikan nomor rekening.
Untuk itu, Dirjen Badilag memberikan dua alternatif pengiriman berkas kelengkapan yaitu melalui alamat Email
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
atau dikirimkan langsung ke kantor Ditjen Badilag melalui jasa titipan kilat.
Selain itu, ditentukan pula batas waktu pengiriman berkas kelengkapan, maksimal sepuluh hari kerja terhitung sejak tanggal surat Dirjen ditulis. “Selambat-lambatnya hari Jum’at, tanggal 15 Juni 2012 harus sudah kami terima,” tulis surat tersebut.
Segera Koreksi Data Kepegawaian di Simpeg Online
Seperti halnya yang diminta dalam surat Dirjen Badilag, Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Purwosusilo meminta agar mereka yang namanya tercantum dalam daftar promosi dan mutasi segera mengoreksi data kepegawaian masing-masing.
Data yang dimaksud meliputi nama, NIP, jabatan, pangkat dan golongan/ruang terakhir. Data tersebut dapat diperbaiki melalui aplikasi Simpeg Online di alamat : http://simpeg.badilag.net/simkep.
“Kami minta kepada teman-teman di daerah segera mengoreksi data masing masing di Simpeg Online,” ujarnya. Semua data yang kita proses sumbernya dari aplikasi tersebut,” lanjutnya.
Ketika berbincang dengan redaktur badilag.net di kantornya, Senin sore (4/6/2012), Purwosusilo mengatakan bahwa pengumuman mutasi dan promosi ini merupakan tahap I, nantinya akan ada tahap berikutnya.
“Bagi teman-teman hakim yang memenuhi kriteria namun belum terdaftar dalam tahap pertama ini, nanti akan diikutkan pada tahap berikutnya. Insya Allah sebelum lebaran Idul Fitri besok sudah ada pengumuman TPM lagi,” jelasnya.
“Daftarnya sedang kita olah, nanti masih ada sekitar 1100 orang hakim yang akan mendapatkan promosi dan mutasi tahap berikutnya,” lanjutnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Purwosusilo menyatakan untuk promosi dan mutasi tahun ini tidak sesuai dengan rencana. Pada awalnya akan ada sekitar 2200 tenaga teknis di lingkungan peradilan agama baik hakim maupun kepaniteran yang akan mendapatkan mutasi dan promosi.
Namun karena ada penghematan lembaga, anggaran Ditjen Badilag dipotong sebesar Rp. 800 juta yang diambil dari anggaran kegiatan pengembangan tenaga teknis peradilan agama, termasuk di antaranya untuk pembayaran biaya mutasi sebesar Rp. 15,9 Miliar.
Hal tersebut berdampak terhadap hakim yang akan mendapatkan promosi dan mutasi tahun ini yang direncanakan sekitar 2000 orang lebih, berkurang menjadi sekitar 1800 orang.
Segera Laksanakan Tugas Setelah Terima SK
Selain meminta mengoreksi data kepegawaian dan mengirimkan berkas kelengkapan pengurusan biaya pindah, ada satu permintaan lain yang sangat penting yang harus segera dilaksanakan.
Dalam surat tersebut, Dirjen Badilag meminta agar mereka yang mutasi dan atau promosi, segera melaksanakan tugas di tempat atau jabatan yang baru setelah menerima SK. Ketentuan tersebut telah diatur dalam Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 13 Tahun 2009 tanggal 28 September 2009 tentang Promosi dan Mutasi Pegawai.
Mengenai hal itu, Purwosusilo meminta kepada para hakim agar taat terhadap hasil keputusan tersebut dan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Dia mempersilahkan apabila ada diantara mereka yang merasa keberatan untuk melayangkan surat ke Ditjen Badilag.
“Kalau ada yang merasa keberatan dipindah, silahkan ajukan surat ke Badilag untuk kita tinjau ulang SK tersebut,”jelasnya. Setelah promosi dan mutasi tahap pertama ini selesai, akan kita evaluasi perkembangannya,” lanjutnya.
Sampai berita ini diturunkan, Selasa malam (5/6/2012), jumlah pengunjung www.badilag.net yang mengakses pengumuman hasil TPM MA tercatat sebanyak 3.816 pengunjung.
ws
Berita terkait :
Tahun Ini Promosi dan Mutasi Tidak Sesuai Rencana (30/4/2012)
2200 Tenaga Teknis PA akan Mendapat Mutasi Tahun Ini (17/1/2012)
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 14219 | 173 | | Sel. 21 | 11 | 0 | | Sen. 20 | 28 | 0 | | Ming. 19 | 34 | 0 | | Sab. 18 | 9 | 0 | | Jum. 17 | 22 | 0 | | Kam. 16 | 27 | 0 |
|
Comments
kami siap menanti pak...
Saya siap ditempatkan di PA paling ujung di Wil PTA Pontianak pak, semoga bapak merestui
- Kemana jua saya dipindah ?
- Kemana jua saya dimutasi ?
- Diwilayah PTA mana saya dimutasi ?
- Dikota mana saya ditempatkan ?
- Di PA mana kantor saya ?
- Apakah ada rumah dinasnya atau menyewa?
- Di mana juga isteri saya ?
- Di mana jua suami saya ?
- Apakah suami isteri yg Hakim terpisah ?
- Berapa kali pesawat yg akan dtempuh ?
- Berapa jam pejalanan ke tempat tugas
- Apakah di PA tsb perkaranya banyak ?
- Apakah di daerah minoritas muslimnya ?
- Apakah di PA yg basah ?
- Dan banyak pertanyan linnya
Yang nyata jika tercantum nama kita di pengumuman TPM kemaren itu disarankan :
- Terimalah dg hati ikhlas.
- Jelaskan pada keluarga anak isteri
bahwa itu sudah risiko tugas di PA
- Hindari keluh kesah dan menggerutu jika
TPM tidak sesuai dg kehendak hati
- Tunjukkan jiwa dg tegar dan kuat
- Cepat urus dg segera persyaratan uang
pindah untuk dikirim ke Badilag
- Jika menerima SK di tangan maka cium
SK tsb dg niat Bismillah tatap masa
depan utk kemajuan PA tsb
- Cari info ttg PA tsb baik itu para
pegawainya , masyarakatnya dan lainnya
agar kita tidak salah waktu tugas nanti
- Selamat bertugas semoga sukses
AYU TINGTING; Kemana... kemana.. kemana...
Ku akan... dipindah kemana..
Tlah lama gak pindah
Diriku merana
Karna jarang pulang ke jawa
Dimana dimana dimana...
Diriku pindah kemana ...
Semoga di PA
Yang dekat rumah...
Biar semua tidak gelisah...
Anakku bertanya......
Istriku menghibah.....
Akupun jadi tak gairah
Dipopulerkan oleh : AYU TING TING
Usul: untuk hakim-hakim yg telah memenuhi syarat mutasi, mohon diumumkan semuanya, sehingga seorang hakim yg sudah mengetahui masuk daftar mutasi, berarti hakim tsb tinggal tunggu waktu&giliran saja untuk dimutasi.
Yth Pak Direktur Direktorat Pemb.Tekhnis Dirjen Badilag, semoga tahap ke II kamipun termasuk yang dipertimbangkan bisa mutasi ke daerah yang mendekati kota kelahiran/keluarga,sdngkan kami sdh menderita jantung koroner, sdh lebih dr 15 thn tanpa bersama keluarga, sdh dari Ind.Timur dan selain itu kalau mash dibolehkan akan mengusul ke IV.C karena tugas d PA kls.II tentu terhambat Pak, semoga Bapak berkenan, amien wsslm dan tksh
Syukron wal'afwu minnaa
Bayangkan baru beberapa jam dimuat di web BADILAG sudah diakses ribuan pemirsa. Sampai-sampai di PA Watansoppeng susah mengakses/sulit masuk karena traficnya sangat-sangat krodit. Saya sendiri yang rajim membuka web BADILAG menerima informasi pindah justru dari istri saya yang ada di jawa. Malam hari baru bisa membuka web BADILAG, He he he trima-kasih TPM.
Bagi yang suka - karena sesuai keinginan - saya ucapkan Selamat, Alhamdulillah!!!
Bagi yang tidak suka - karena harus jauh dari keluarga, misalnya - saya ucapkan Selamat. Inna Lillah!!!
Sekalipun langit runtuh, gerbong mutasi akan jalan terus. Kita hanya menunggu giliran.
Bagi yang belum terkena mutasi, segera mempersiapkan diri, agar tidak menjadi 'mereka yang kecewa,' seperti tulisan salah seorang komentator. Ambil saja hikmahnya. Insya Allah membawa berkah!
Memang TPM ini akan terus menimbulkan pro-kontra.
USUL : Bagaimana jika yang diangkat jadi KPA adalah dari WKPA di PA tersebut hingga mengurangi anggaran biaya pindah.
TANYA : PA Tanjung Selor, Kaltim, sudah 3 tahun ini ketuanya pindah ke Jawa, kenapa terus dibiarkan kosong.
Selamat kepada teman2 yang sudah dimutasi!
Tapi, terlepas dari itu, kekecewaan mungkin akan merasuki beberapa rekan hakim yang dalam itung-itungan matematisnya sudah cukup umur untuk di-TPM-kan namun ternyata tersalip oleh hakim lain yang menurut itung-itungan umum belum cukup umur untuk di-TPM-kan, tapi ingat rasa kecewa itu adalah hal yang manusiawi. kita tidak pernah tahu apa sebetulnya yang menjadi pertimbangan mutasi dan promosi. karenanya tidak heran kalau akan selalu stigma buruk terhadap seseorang yang menurut pandangan umum belum layak untuk TPM tapi oleh penentu kebijakan malah di-TPM-kan, seperti kasus beberapa hakim yang baru beberapa bulan TPM sudah TPM lagi sementara di tempat lain ada yang sudah bertahun-tahun tidak pindah, atau yang belum 2 tahun jadi waka sudah promosi jadi ketua, sementara di tempat lain ada yang sudah lebih dari 5 tahun tetap mentok menjadi waka.
Jadi, kedepannya kami berharap TPM dilaksanakan se-transparan mungkin, tak perlu diwacanakan jauh-jauh hari kalau kenyataannya memang mundur jauh dari waktu yang direncakan, karena hanya akan menimbulkan kegalauan di antara hakim-hakim yang secara tidak langsung mengganggu pula pada efektifitas kerjanya. semoga lingkungan peradilan kita semakin maju di kemudian hari.
jelek jelek mereka kebanyakan dari hakim tu,ngurusin orang banyak tidak segampang yang anda pikirkan lo,kalau mereka hilaf maafkan mereka saja, kan masih bisa diperbaiki diperbaiki,mereka manusia biasa juga ,berdoalah bisa masuk tpm tahap selanjutnya.
Buat kawan kawan dan adik adik yang sudah mutasi promosi,kenamapun anda ditugaskan laksanakan tugas negara itu dgn,penuh tanggung jawab jagalah moralmu sedbaik mungkin,mengikut sertakan akhlaqul karimah dalam melaksanakan tugas adalah modal yang sangat berharga dalam menata kariermu dimasa depan ,jangan sekali kali menolak tugas dari pimpinan,semoga PELU juga masuk TPM tahap berikutnya untuk hijrah dari manado ,kemanapun saya ditempatkan tidak masalah kedaerah kimplik sekalipun pelu siap sedia yang penting gaji tunjangan pejabat negara segera turun ha ha ha,salam proesi buat semuanya.
APAPUN HASILNYA, SEMOGA ITU YANG TERBAIK...
LANGKAHKAN DGN BISMILLAH, SEMOGA ALLAH SWT. MEMBERIKAN KITA, KEMAMPUAN, KEKUATAN, KESEHATAN, KESUKSESAN DAN SEGALA KEMUDAHAN...
AMIIIN.
Mudah2an Tahap II nanti, angkatan kita (Cakim Jalur Pegawai, angkatan 2006-pelantikan 2009) masuk gerbong semuanya, karena hakim jalur Pegawai (angkatan terakhir) hanya tinggal 225 kursi, n gerbongnya masih ada 1100 kursi.
Mudah2an Pean dan suami, termasuk saya dan semua angkatan kita masuk Gerbong II dan lebih dekat dg keluarga atau langsung pulang ke Gresik. amin.
(masih ingat saya kan?).
Semoga kedepan sistim mutasi lebih terencana agar SDM dan beban kerja berimbang.
inikah cerminan HAKIM INDONESIA sungguh memalukan ditengah tengah yang katanya meningkatkan reformasi birokrasi tapi ketika di reformasi ada yang alasan repot nasi atau repot anak istri dll....
KALAU TIDAK MAU PINDAH y jadi pengusaha.... Protes boleh itu demokratis tp mengeluh ya ciri2 orang yang MANJA.. HAKIM kok MANJA
inikah cerminan MASYARAKAT IINDONESIA? sungguh memalukan ditengah tengah yang katanya meningkatkan tingkat intelektual dll....
KALAU TIDAK NGERTI masalah y jangan komen.... sedikit yang protes dari sekian ribu ya ciri2 orang yang MENGGENERALISASI..
bayangkan dalam satu PA dikuasai oleh pribumi semua mulai wasek, keuangan, kepegawaian dan umum sudah puluhan tahun dan giliran ketua memeriksa keuangan kantor timbul perlawanan dari mereka sehingga ketua pengadilan dan panitera tidak berkutik dibuatnya karena ketua dan panseknya pendatang.
usul saya kalo bisa bidang kesekretariatan juga ada mutasinya biar pribumi tidak bisa berbuat permufakatan jahat biar kedepan segala bidang menjadi baik bukan hanya bidang kepaniteraan tapi pengelolaan keuangan kantor juga baik dan jujur serta tidak ada lagi yang namanya korupsi anggaran negara oleh pengelola anggaran dikantor. mudah-mudahan ada tanggapan.
Tapi saya punya usul disini. Saya melihat TPM kali ini terlalu panjang gerbongnya sehingga sangat rumit untuk menyusun dan mencocokkan dengan data yang ada, Maka karena itu ada kawan-kawan yang menurut dia sudah terjaring tapi tidak masuk dalam daftar TPM gelombang I ini. Dan ada pula yang menurut dia belum patas terjaring sudah terjaring. Bagaimana kalau kedepan TPM tersebut dibagi kepada 4 atau 5 tahap. Sehingga 1 tahapnya itu paling banyak 300 orang. Jadi tidak begitu rumit untuk menyusun sesuai dengan data yang ada.
Kita semestinya meyakini bahwa apapun yang terjadi atas diri manusia, tidak satupun yang luput dari apa yang telah digariskan dan ditetapkan oleh Allah SWT yang kita kenal sebagai qadla` dan qadar.
Secara lahiriah, soal promosi dan mutasi adalah hasil kerja team work gabungan antara ditbinganis dan MARI, namun pada hakikatnya mereka hanyalah sebagai kepanjangan tangan Tuhan. Kalau nama si A ternyata masuk lagi dalam gerbong kereta TPM kali ini sekalipun ia baru saja dimutasi beberapa bulan lalu, berarti dia memang telah digariskan dalam skenario Sang Maha Perencana. Dalam hal ini Badilag hanya bertindak sebagai pelaksana dari qadla` (grand design) Allah.
Sebaliknya bagi si B yang tidak terbawa dan tetap tertinggal di stasiun, sekalipun sudah 16 tahun berada dalam masa penantian, itu karena qadla` dan qadar-Nya belum berlaku atas dia. Maka bersabarlah karena kesempatan itu pasti akan datang. Semuanya telah ditentukan waktunya. Yakinlah bahwa masih banyak kereta yang akan lewat, singgah di stasiun dan mengangkut mereka yang masih belum terbawa. Yang penting tetap berusaha mencari tiket dan bersabar menunggu waktu keberangkatan.
Barangkali ada baiknya kita simak dan telaah statement berikut ini agar menjadi obat bagi yang sedang dilanda rasa kecewa karena baru ketinggalan kereta :
إن الامور كلها بيدالله يقضي فيها ما يشاء ويحكم ما يريد لامؤخِر
لماقدم ولامقدِم لمااخر فأمرالله يجرِى إلى قضائه وقضاؤه يجرى الى قدره ولكل قضاء قدر ولكل قدر أجل ولكل أجل كتاب يمحو الله ما يشاء ويثبت وعنده ام الكتاب.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan sifat bijak-Nya kepada kita sehingga kita dapat menyikapi setiap permasalahan dengan arif dan bijaksana. Amin.
bagaimana pak cara mencari tiket mutasi? bapak pengalaman ya?.
sabar?
apakah seperti itu pemahaman qadha-qadhar?
manusia boleh mencari takdir yang terbaik. afirru min qadr allah ila qdr allah, dalam rangka mencari taqdir yang terbaik.
ini taqdir muallaq yang bisa dicari dan diusahakan. dimana ikhtiar memegang peran signifikan. harus diakui bahwa ada yg mendapat "diistimewakan". wajar bila seseorang mengpersefsikannya negatif.
Kpd Allah swt tidak boleh suu dzan, kepada manusia kadang boleh.
Selamat bertugas
Banyak yang menyambut dengan perasaan sukacita dan bahagia, tidak sedikit pula yang kecewa dan dukalara sebagaimana dapat dibaca dalam berbagai komentar bahkan ada kesan, adanya anggapan sepertinya dunia ini sudah mau kiamat.
Dari berbagai komentar itu juga terdapat berbagai harapan, masukan, usulan dan saran. Berbagai kritikanpun tidak ketinggalan baik dari luar maupun dari orang dalam. Baik yang ditujukan kepada insitusi pengambil kebijakan dalam hal ini Ditjen Badilag dan MARI maupun terhadap komentar yang dianggap tidak sepatutnya.
Kami “Haqqul yaqin” bahwa hasil TPM tersebut tentunya sudah dipertimbangakan oleh tim secara cermat dan matang, namun sebagai karya manusia tentu tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, mungkin karena kurang validnya data atau karena (mungkin) salah ketik atau tidak lengkapnya keterangan PA mana yang dimaksud (seperti nomor urut 523 itu).
Memang benar ada ditemukan Hakim/Pimpinan yang istrinya juga Pegawai PA, yang bersangkutan dipromosikan ke PA lain yang jauh dan makin jauh dari keluarganya, sehingga tentu bisa menimbulkan masalah tersendiri bagi yang bersangkutan maupun keluarganya, ada juga yang keseringan mutasi atau cukup cepat mutasi dan promosi bahkan hanya promosi sekedar pindah ruangan saja.
Kami juga yakin dan turut berharap kiranya berbagai komentar yang ada tentu dapat dijadikan bahan masukan dan pertimbangan bagi bapak-bapak anggota Tim dalam rapat TPM berikutnya. Up date data oleh masing-masing satker tentu juga akan sangat membantu.
Kita semua tentu berharap semoga promosi dan mutasi yang telah diagendakan membawa kemaslahatan, baik bagi institusi Peradilan Agama secara umum, maupun bagi Hakim yang bersangkutan dan keluarganya.
Kepada bapak/ibu dan teman-teman yang saat ini mengalami mutasi dan promosi dan sesuai dengan harapan diucapkan “Selamat bertugas di tempat tugas yang baru semoga berbahagia, sejahtera, dan lebih sukses lagi di masa depan”. Kepada yang sudah ingin mutasi dengan berbagai pertimbagan atau merasa sudah saatnya mutasi dan promosi tapi belum kesampaian, yuk kita bersabar menunggu giliran pada putaran berikutnya, sambil berdo’a semoga mendapatkan tempat terbaik dan sesuai harapan.
Kepada yang mengalami mutasi dan promosi yang tidak sesuai dengan harapan dan kemaslahatan diri maupun keluarga, bapak Direktur Pembinaan Tenaga Teknis membuka peluang untuk mengajukan keberatan, seperti beliau ungkapkan “Kalau ada yang merasa keberatan dipindah, silahkan ajukan surat ke Badilag untuk kita tinjau ulang SK tersebut”.
Namun harus diingat pesan dan permintaan bapak Dirjen Badilag agar mereka yang mutasi dan atau promosi, segera melaksanakan tugas di tempat atau jabatan yang baru setelah menerima SK. (Sesuai ketentuan dalam Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 13 Tahun 2009 tanggal 28 September 2009 tentang Promosi dan Mutasi Pegawai). Begitu juga permintaan pak Purwo (Direktur) yang meminta kepada para hakim agar taat terhadap hasil keputusan tersebut dan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Akhirnya, baik yang sudah mendapatkan tempat tugas baru maupun yang menunggu giliran, semoga mendapatkan tempat tugas yang merupakan “Manzilan Mubaarakan” Mari kita selalu menjaga Martabat Hakim Indonesia, khususnya Martabat Hakim Peradilan Agama. Semoga … . Amin!.
Menurut kami alasan/ pertimbangan Badilag dlm mutasi/promosi antara lain : 1)sdh wktx ato sdh memenuhi syarat mutasi/promosi, 2)utk kepentingan organisasi contoh karena dibutuhka tenaga & pemikirannya oleh Badilag maka perlu mutasi mendekat ibukota, 3)mungkin juga seseorang akan dipromosi sebagai KPA/WKPA atau KPTA/ MKPTA maka perlu dimutasi ke beberapa PA/PTA lbh dahulu agar lbh matang, 4)krn terhalang kenaikn pangkat ditempat lama oleh atasan atau kelas PA, 5)krn ybs akan pensiun perlu mutasi ke daerah atau dekat daerah asalx, 6)mungkin juga krn bermasalah atau kontra produktif ditempat lama, 7) dan lain sebagainya. Buat Badilag teruskan kebijakanx lbh cepat lbh baik.
kepada yg belum terjaring dalam daftar mutasi tahab pertama jauhkanlah Suud Dzan, karena akan beraflikasi buruk terhadap lebaga yg kita cintai ini ,kalau bukan kita yang menjadi nama baik lembaga kita, siapa lg yg diharapkan dan kalau bukan sekarang kapan lagi,
selamat kpd yg telah mendapat mutasi, dan kepada yg belum mendapat giliran mungkin itulah yg terbaik di sisi YMH.
semoga suara hati para koment dijadikan bahan pertimbangan dan masukan.
Syukron wal'afwu