Data Meja Informasi dari 10 PTA Ditunggu Badilag
Jakarta l Badilag.net
Pendataan meja informasi di lingkungan peradilan agama yang dilakukan Ditjen Badilag berjalan cukup baik. Dari 29 pengadilan tingkat banding di lingkungan peradilan agama, 19 MSA/PTA sudah mengirim data secara lengkap, 8 PTA mengirim sebagian data, dan dua PTA belum mengirim data sama sekali.
“Itu hasil rekap yang kami lakukan per 6 Juni 2012,” kata Kasubdit Tata Kelola sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Hj Umiyati, SH, di ruang kerjanya, kemarin.

Sumber foto: pa-cianjur.go.id
Selain MS Aceh, yang sudah melakukan pendataan secara lengkap adalah PTA Padang, Pekanbaru, Bangka Belitung, Bengkulu, Bandarlampung, Jakarta, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Gorontalo, Palu, Kendari, Makassar, Mataram, Kupang, Ambon, Maluku Utara, dan Jayapura.
PTA-PTA lainnya baru mengirim data sebagian. Rinciannya dapat dilihat di tabel berikut ini:
|
No
|
Nama PTA
|
Sudah kirim data
|
Belum kirim data
|
|
1
|
Bandung
|
14 PA
|
10 PA
|
|
2
|
Jambi
|
5 PA
|
5 PA
|
|
3
|
Palembang
|
3 PA
|
4 PA
|
|
4
|
Palangkaraya
|
5 PA
|
1 PA
|
|
5
|
Manado
|
1 PA
|
5 PA
|
|
6
|
Medan
|
1 PA
|
18 PA
|
|
7
|
Semarang
|
5 PA
|
31 PA
|
|
8
|
Samarinda
|
1 PA
|
9 PA
|
Sementara itu, dua PTA yang sama sekali belum mengirimkan data adalah PTA Banten dan PTA Yogyakarta.
Dari laporan yang masuk ke Subdit Tata Kelola dapat terlihat, sebagian besar PTA sudah melakukan pendataan dengan baik. “PTA-PTA itu merekap kuesioner yang diisi oleh tiap-tiap PA di wilayahnya dengan menggunakan format yang telah kami sediakan,” ungkap Umiyati.
Sebaliknya, ada beberapa PTA yang tidak merekap kuesioer yang diisi oleh tiap-tiap PA di wilayahnya. Kuesioner itu dikirim PA-PA langsung ke Badilag, sehingga data untuk masing-masing PTA jadi terpencar-pencar.
Sekadar mengingatkan, pendataan meja informasi di lingkungan peradilan agama dilakukan berdasarkan surat Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama, tertanggal 25 Mei 2012.
Surat itu dilengkapi dengan dua lampiran. Lampiran pertama berisi kuesioner yang harus diisi oleh pihak PA. Sedangkan lampiran kedua berisi rekap data yang harus diisi oleh MSA/PTA.
Menggunakan kuesioer, Ditjen Badilag ingin mengetahui apakan di tiap-tiap PA sudah ada meja informasi, kapan mulai beroperasi, apakah ada SK pembentukannya, siapa yang menjadi petugas meja informasi, apakah petugas meja informasi sudah pernah mengikuti pelatihan, di mana meja informasi di letakkan, dan fasilitas apa saja yang tersedia di meja informasi.
Berdasarkan surat tersebut, data bisa dikirim melalui surat, faks dan e-mail. Batas waktunya adalah 1 Juni 2012.
Data itu sangat penting
Pendataan meja informasi dilakukan bukan tanpa pertimbangan. Umiyati menegaskan, data itu akan sangat berguna untuk berbagai pelaporan.
“Misalnya untuk keperluan RB (reformasi birokrasi—red),” tuturnya.
Data itu juga sangat penting untuk laporan tahunan. Selain itu, data tersebut juga akan dipakai sebagai bahan baku penyusunan buku “Pelayanan Publik dan Meja Informasi” yang diterbitkan dalam rangka memperingati 130 tahun peradilan agama.
“Karena itu kami betul-betul mengharapkan agar PTA yang belum mengirimkan data supaya segera mengirimkan data, selambat-lambatnya pada hari Jumat besok,” Umiyati menegaskan.
(hermansyah)
Up date: Hingga Jumat (8/6/2012), sejumlah PTA telah mengirim data lengkap, yakni PTA Yogyakarta, PTA Banten, PTA Jambi dan PTA Medan. | Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 23273 | 32 | | Sab. 25 | 1 | 0 | | Jum. 24 | 6 | 0 | | Kam. 23 | 3 | 0 | | Rab. 22 | 11 | 0 | | Sel. 21 | 12 | 0 | | Sen. 20 | 8 | 0 |
|
Comments
Semoga tidak tercecer.
Kalau boleh menyarankan, bacalah berita dari awal hingga akhir. Bukan judul dan tabelnya saja.
Terima kasih.
Kalau boleh menyarankan, bacalah berita dari awal hingga akhir. Bukan judul dan tabelnya saja.
Terima kasih.
moga membawa kebaikan..
dan insya allah akan dilengkapi oleh teman2 kami di bawah didikan PTA seIndonesia..
Data Meja Informasi sewilayah PTA Jambi sudah di kirimkan melalui email ke tatakelolabadilag@gmail.com pada tanggal 01 Juni 2012, kemudian kami kirim kembali tanggal 07 Juni 2012 ke email yang sama..
kami mengharapkan agar email yang kami kirimkan tsb dapat di cek kembali,
demikian, kami ucapkan terima kasih
wassalam