Minggu, 26 Mei 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Surat Permintaan Berkas Kelengkapan Usul Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (24/5)
SURAT EDARAN : Pendaftaran Calon Peserta Program Beasiswa S3 Sudan Tahun 2013 | (20/5)
SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti PA (Angkatan II) Tahun 2013 | (8/5)
PENGUMUMAN : Ralat Pemanggilan Peserta Bimtek  Administrasi Angkatan III | (7/5)

PENGUMUMAN
: Input data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)
PENGUMUMAN : Klarifikasi Akun Facebook "Purwo Susilo" | (20/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I tahun Anggaran 2013 | (8/4)
PENGUMUMAN : Pelaporan Perkara Mediasi, Sidang Keliling dan Prodeo | (8/4




Tambahkan ke Google Reader
Awas, Tenaga Honorer Jadi Sasaran Penipuan (8/6) PDF Cetak E-mail
Oleh Hermansyah   
Jumat, 08 Juni 2012 09:49

Awas, Tenaga Honorer Jadi Sasaran Penipuan

Seorang tenaga honorer sedang mempelajari dokumen. (Sumber foto: pa-binjai.net.)

Jakarta l Badilag.net

Lembaga peradilan kian sering dijadikan target penipuan. Bila biasanya yang jadi sasaran adalah para hakim, kini tenaga honorer juga jadi incaran.

Baru-baru ini seorang Kasubbag Kepegawaian di sebuah PA melaporkan, dirinya telah dihubungi melalui telepon oleh seseorang yang mengaku sebagai Oki Hariadi, staf Kepegawaian Ditjen Badilag.

“Saya diminta menghubungi Pak Sayadi, SH, MM, Direktur Pengadaan PNS BKN di nomor 021- 85386917,” ungkap Kasubbag Kepegawaian itu di Forum Kepegawaian Pengadilan—salah satu grup di Facebook.

Ketika nomor telpon tadi dihubungi, orang yang disebut-sebut sebagai Direktur Pengadaan PNS BKN itu sedang sibuk menerima tamu. Yang mengangkat telpon adalah seseorang yang mengaku sebagai Bambang,  Staf Direktorat Pengadaan PNS BKN.

“Beliau meminta saya untuk mengirim biodata honorer melalui Fax. Beliau juga mengatakan bahwa satker saya termasuk salah satu satker yang beruntung karena pengangkatan honorernya dilakukan tanpa tes,” ia membeberkan.

Pengakuan serupa juga disampaikan seorang warga PA lainnya. Bedanya, ia berani mendebat si seseorang yang modus operandinya menggunakan gagang telpon itu. “Saya juga ditelpon tapi saya kerjain sampai dia marah,” ujarnya.

Si penelpon itu lantas mengancam akan memutasi pegawai PA ini ke Papua. “Saya bilang, emang bagian kesekretariatan dimutasi oleh Badilag? Eh ternyata dia langsung menutup telponnya. Malu kali ya,” tutur si pegawai.

Ketika dimintai klarifikasi mengenai hal ini, Oki Hariadi dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menelpon pegawai atau tenaga honorer PA berkenaan dengan pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS.

“Nama saya dicatut. Saya tidak kenal dan tidak punya hubungan dengan Direktur Pengadaan PNS BKN,” tandasnya.

Oki menambahkan, Bagian Kepegawaian Ditjen Badilag telah menerima laporan dari wilayah PTA Pontianak, PTA Gorontalo dan PTA Banten mengenai dugaan penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku bernama Oki Hariadi.

“Bahkan si penelpon mengatasnamakan Dirjen Badilag. Yang dibicarakan masalah formasi pegawai,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, masa depan tenaga honorer di MA dan badan peradilan di bawahnya menjadi masalah tersendiri. Berdasarkan data yang dirilis BKN pada 11 Mei lalu, 517 tenaga honorer kategori I dari MA dinyatakan memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi. Dari jumlah itu, 195 di antaranya merupakan tenaga honorer di PA dan tujuh lainnya adalah tenaga honorer di PTA.

“Daftar nama tersebut dapat diangkat menjadi CPNS apabila dapat menunjukan dokumen asli dan sah sesuai PP yang berlaku dan belum diusulkan dalam formasi tahun sebelumnya,” tulis Wakil Kepala BKN Eko Sutrisno, dalam pengumuman yang sebenarnya sudah diteken pada tanggal 22 Maret 2012 itu.

Kepala Badan Urusan Administrasi MA Aconur melalui suratnya menegaskan bahwa selama pemrosesan pengangkatan tenaga honorer kategori I menjadi CPNS sampai dengan penyampaian/pengiriman surat keputusannya kepada yang bersangkutan tidak dipungut biaya apapun.

“Pemberkasan akan diberitahukan lebih lanjut,” ujar Kepala BUA.

(hermansyah)

TanggalViewsComments
Total698652
Sab. 2580
Jum. 24150
Kam. 23150
Rab. 22160
Sel. 21270
Sen. 20220
 

Comments 

 
# Tik.PA Klg 2012-06-08 10:26
Memang di era sekarang ini kita mesti selalu hati-hati karena semakin banyak dan canggih modus penipuan, ya bagi teman honor jangan mudah tergoda...."hati-hati"....
Reply
 
 
# Daswir Tanjung PTA Bdg 2012-06-08 10:29
Pernah pada comment yang saya mengulas tentang hati - hati dengan penipuan terutama bagi Pegawai Honor katagori I, sebab orang yang ingin mendapatkan keuntungan miskipin dengan jalan menipu, apa dalam bentuk SMS, atau tawaran langsung dari seseorang, bisa mengatas namakan ada keluarganya atau kenalnya di BKN / MA yang bisa membantu asalkan tahu sama tahu, sekali lagi diingatkan pada saat ini jangan terlalu cepat peercaya dengan orang lain, apakah orang yang kita kenal, apalagi yang tidak kita kenal,sudah banyak korban pada masa lalu terutama pada saat penerimaan CPNS.waspadalah, agar tidak kena tipu.
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-06-08 11:14
WASPADA, WASPADA DAN WASPADALAH !!
Tidak hanya buat Honorer tapi juga buat semua warga Badilag. Semoga Allah SWT melindungi kita dari hal-hal yang tercela termasuk terjauh dari PENIPUAN (baik ditipu orang maupun menipu orang). Amin !
Reply
 
 
# suhartono#pa gresik 2012-06-08 11:21
..saran untuk para penipu sebaiknya jangan mengatasnakan pejabat Badilag pasti kelihatan bohongnya.. :oops: :oops:
Reply
 
 
# Rusdi PTA 2012-06-08 12:48
Waspadalah kepada semua tenaga honor, dengan berbagai cara orang mau menipu, dia sms dulu, atau dia menelpon, disuruhnya kita menelpon ke nomor ini, disuruhnya kita berbicara dengan si fulan, ternyata selidik punya selidik, itu adalah penipu besar.
Reply
 
 
# Rusliansyah - PA Nunukan 2012-06-08 13:01
Pengadilan memang tidak pernah lepas dari praktek penipuan dengan berbagai modus dan cara. Hakim saja sering dicatut namanya oleh para calo perkara. Apalagi pihak berperkara 'diperas' koceknya oleh para penipu, yang kadang berpenampilan resmi.

Apatah lagi para tenaga honor yang memang sangat mengharapkan untuk diangkat sebagai pegawai. Mudah2an para tenaga honor dapat berhati-hati dengan berbagai modus penipuan.
Selamat kepada para pegawai honor yang berhasil masuk kategori I.
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-06-08 13:18
Barangkali sipenipu juga kurang profesional,
Reply
 
 
# kAmaLi @SINGARAJAPA 2012-06-08 13:32
Yang penting dan perlu di INGAT ....... jangan sekali-sekali terpancing dan MENYERAHKAN UANG !!!
Saya dulu pernah HONORER Selama 7 (tujuh)tahun dan alhamdulillaah ikut tes LULUS tanpa SEPESERPUN uang. sekali lagi temen - temen Honor waspadalah.... waspadalah !!!!!

Syukron wal'afwu
Reply
 
 
# falentius tarihoran 2012-06-25 07:36
yup saya setuju dengan itu, harus waspada, karena otak manusia sudah tercipta pengetahuan yang baik dan yang buruk, untuk itu ketika otak yg buruk datang menghampiri kita dari lawan, kita gunakan otak yang baik menghadapinya. trims falentius tarihoran PTTUN Medan
Reply
 
 
# falentius tarihoran 2012-06-25 07:40
sabar para tenaga honorer mudah mudahan semua bisa diangkat berharaplah dalam doa agar Pemerintah yang baik biasanya akan memperhatikan nasib rakyatnya.
Raja yang baik akan mengurus kehidupan rakyatnya...
Reply
 
 
# endang m, pta mataram 2012-06-08 13:35
Penipunya kurang memahami situasi, kondisi dan alur pemutasian, masa iya pejabat di kesekretariatan akan dimutasikan oleh Badilag, berarti ia kurang profesional juga dlm melancarkan cara penipuannya....
Reply
 
 
# Muhdi Kholil, Waka PA Kangean 2012-06-08 13:54
Waspadalah dari semua tipudaya orang yang selalu "makar " semoga kita selamt dari tipudayanya, dan berhentilah dari berbuat sedemikian karena Alloh SWT khoirul makiriin .
Reply
 
 
# A.Topurudin, PA Banyumas 2012-06-08 13:57
Check and richeck serta analisis yang cerdas terhadap setiap informasi bisa menjadi tameng dari tindakan penipuan orang-orang iseng tidak bertanggungjawab.
Reply
 
 
# Akramuddin, PA Kendari 2012-06-08 14:02
Intinya kewaspadaan, dan hindari selalu pemikiran untuk mencari jalan pintas. Percayakan saja semuanya ke Web Badilag, kalau ada sesuatu yang akan disampaikan oleh Badilag tentulah akan dimuat di web-nya.
Reply
 
 
# umi-PAJB 2012-06-08 14:10
Waspadalah , waspadalah kejahatan terjadi kadang buka karena kepintara pelaku, namun adanya kesempatan.
Reply
 
 
# Nurmadi Rasyid PA.BKL 2012-06-08 14:12
Waspadaaaa aja kita semua, semoga yang bethil itu dilenyapkan oleh Allah Swt. Amin
Reply
 
 
# Zulkiram,MS.Banda Aceh 2012-06-08 14:19
Assalamu`alaikum. Penipuan di Pengadilan barangx karma. Wassalam
Reply
 
 
# peg.badilag 2012-06-08 14:25
Kami menghimbau kepada seluruh tenaga honorer maupun pegawai sebaiknya berhati-hati, jangan percaya begitu saja mulut manis seseorang untuk diangkat menjadi pegawai jangan sampai terjadi apalagi sampai memberikan imbalan sesuatu apapun juga. kepasda semua PTA/PA yang ada di Indonesia sebaiknya berhati-hati jika aga seseorang mengaku pegawai pusat yang bisa memutasikan/mengangkat pegawai dengan mudah.
Reply
 
 
# Sestri-PA Selatpanjang 2012-06-08 14:45
Iya persis sama sy juga ditelp sama si penipu ini tp dr awal sy ud yakin klu ini penipuan, tidak mungkinkan urusan penting begini lewat telp pasti dong lewat surat resmi, betul kata komentator sebelumnya waspada...waspada...dan waspada... jadi buat tenaga honorer sabar ya jika ada rezeki insya Allah kita diangkat jadi cpns banyaklah berdoa, dan jika ada telp yang mecurigakan jangan segan-segan untuk meminta konfirmasi agar kita tidak menjadi korban penipuan...oh Tuhan kapankah penipuan di negara ini akan berakhir..
Reply
 
 
# M.Yusuf wk PA Kendari 2012-06-08 15:29
Keinginan yang berlebihan terkadang menjadi target incaran orang2 yang mencari keuntungan secara instan.Capailah target sesuai dengan koridor yang ada,dan jangan lupa selalu berdoa sebab jika Allah menghendaki(memberikan) sesuatu tidak ada tangan2 jahil yang bisa menhalangi.Waspadalah
Reply
 
 
# Oki Hariyadi 2012-06-09 23:49
Assalamualaikum...
Syukur saya ucapkan dan terima kasih atas dimuatnya berita mengenai "Awas, Tenaga Honorer Jadi Sasaran Penipuan". Bahwa selama ini perasaan saya sangat was-was atas maraknya "OKNUM" yang mengatasnamakan diri saya untuk hal pengangkatan tenaga honorer.

Perlu saya info kan bahwa saya juga kebetulan mantan honorer yg sekarang alhamdulillah sdh diangkat jd PNS namun saya perhatikan dari cerita teman2 dari daerah bahwa,katanya (penipu) Pengangkatan tenaga honorer diangkat tidak melalui tes sedangkan yg sy alami melalui testing.

Dan yg lebih penting dan perlu diketahui juga "BAHWA SAYA (OKI HARIYADI) ataupun BAPAK DIRJEN TIDAK PERNAH MEMERINTAHKAN untuk hal tersebut diatas, maka untuk kebenarannya silahkan langsung hubungi BADILAG. Terima kasih. Wassalam.
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA. Watansoppeng 2012-06-10 08:34
Memang di zaman IT ini maling/penipupun canggih, maka kitapun perlu berotak canggih biar tidak mudah dimalingi/dikibulin.
Reply
 
 
# Maharnis pta Jayapura 2012-06-11 06:11
Supaya diusut pegawai yang melakukan penipuan dengan meng atas namakan pejabat tertentu demi untuk meraut keuntungan yang tidak legal itu sampai tuntas, kalau perlu diambil tindakan tegas. untuk menimbulkan epek jerah.
Reply
 
 
# asep dadang pa depok 2012-06-11 08:57
waspadalah dgn segala bentuk penipuan jgn terlalu percaya dgn iming2 yg bernuansa angin surga
Reply
 
 
# Mawardi Lingga PA Sidikalang 2012-06-11 09:15
Di zaman edan sekarang ini kita sering melihat sesuatu yang tidak mungkin dan pantas terjadi ternyata jadi kalau sudah diatur dgn fulus dan beking, akhirnya banyak masyarakat tidak yakin kalau di lingkungan PA masih bersih dari suap menyuap, karenanya ada saja orang yg memanfaatkan kondisi seperti itu, namun demikian sebagai warga PA mestinya harus tetap waspada.
Reply
 
 
# har - jayapura. 2012-06-11 09:21
Sebaiknya, semua waspada sajalah.... karena pemutasian para pejabat juga tidak luput dari incaran mereka, seperti yang terjadi kepada kpa Biak yang dimutasi menjadi kpa sentani, dikerjainya juga, untungnya selamat... waspadalah.
Reply
 
 
# toib pa pwr 2012-06-11 09:26
bagi teman2 honorer jangan terburu buru percaya sama orang yg belum anda kenal, bersabarlah, pada saatnya masa itu akan tiba
Reply
 
 
# wachidy@PA Smg 2012-06-11 09:32
Yang harus kita cermati, biasanya modus operandinya klise dan sama untuk seluruh Indonesia, yaitu MINTA DITELEPON.Kalau kita waspada, mestinya kita kritisi. Logikanya,1) tidak mungkin pejebat pusat yang difasilitasi telepon yang dibiayai negera tidak mau menggunakan telepon kantornya dan minta ditelepon. 2)Tidak mungkin (kadang terjadi mengaku sebagai)Dirjen,Tuada, bahkan KMA menelepon langsung kepada kita, padahal kita tidak ada hubungan spesial dengan beliau. Karena itu waspadalah...waspadalah!!!
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya / Singaparna 2012-06-11 09:35
Benar harus waspada, jangan sampai tertipu insya allah Badilag saat ini sangat bersih, karena itu semoga kedepan bisa dipertahankan, uenaaak tenan, semoga semakiin bersih.
Reply
 
 
# wirman pa bkt 2012-06-11 09:54
kewaspadaan dalam segala hal musti selalu kita tingkatkan baik itu masalah pengangkatan tenaga honorer maupun maslah yang lainnya..untuk itu mari kita selalu berusaha mencari informasi yang betul2 dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya....iming2=hasrat mudah2an kita dapat mengendalikan hal ini....
Reply
 
 
# pandu 2012-06-11 11:14
betul pak saya juga pernah ditelpon, malah diancam mutasi ke papua padahal saya pegawai di papua
Reply
 
 
# Bunda Bitung 2012-06-11 12:00
Di PA.Bitung juga terjadi seperti ini, kejadianx sekitar 3 minggu yang lalu... Alhamdulillah, gak ada pihak yg jadi korban penipuan dgn modus kaya' gini...
:roll: :sigh:
Reply
 
 
# R. A. Said 2012-06-11 13:58
Hal tersebut merupakan suatu indikasi bhw di lingkungan kita masih ada yg jiwanya kotor tidak seperti PAK ALI honorer Badilag yg senantiasa berperilaku jujur. Waspadalah....... waspadalah..... penipuan ada dimana-mana.
Reply
 
 
# Khafidatul Amanah pa Bima 2012-06-11 15:10
sekarang bukan saja hakim2 yg mau ditipu sekarang giliranj honorer , saya sdh dua periode yang menamakan diri sgb sekertaris Mahkamah Agung yg menelpon setelah saya konfirmasi ternyata bukan alhamdulillah sy masih selamat dr penipuan.
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-06-11 17:45
semoga kita semua diselamatkan, apalag8i daftar TPM. sudah diumumkan kita harus lebih hati, terutama bagi KPA-KPA baru harus waspada.
Reply
 
 
# H. Abd. Rasyid A. MH.@ PA Mojokerto 2012-06-12 07:30
Hasil TPM priode I thn 2012 sudah diumumkan dan sudah diketahui pula Ketua2 baru yg akan menduduki tempat baru. Ketua2 baru ini sering kali dijadikan alat untuk dilakukan penipuan. Dg mengatasnamakan ketua baru sang penipu menelpon PA yg akan dituju dg meminta sejumlah uang. Dengan tanpa berpikir panjang dan kerja yg tidak peofesional, bendahara dg perintah Pansek yg tidak cermat dan tidak profesional pula ditrasnferlah jutaan uang karena "Ketua Baru" yg meminta. Baru diketahui kalau tertipu setelah dikonfirmasi kepada Ketua Baru. Semoga kasus seperti ini tidak terulang lagi. Waspadalah...!
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-06-12 08:04
Semoga kita semua selalu terhindar dari tipu daya setan!
Reply
 
 
# Khafidatul Amanah PA Bima 2012-06-12 09:59
mari kita selalu waspada terhadap orang di sekitar kita.
Reply
 
 
# Asir Pasimbong Alo, PA-Mimika 2012-06-13 07:13
Saya menghimbau kepd semua honorer dimanapun dia honor baik di PA maupun di PTA agar selektif dlm menerima informasi via sms dll, krn sdh terlalu banyak modus penjahat yg digunakan untk memeras seseorang/tenaga honorer, ada tips kepada honorer agar terhindar dr penjahat yaitu : "jangan dengar informasi dr siapapun kecuali dari pimpnan anda dimana anda honor"
Reply
 
 
# Nanang W. PA Manokwari 2012-06-13 09:52
sungguh bisa di jadikan pelajarn agar kita terhindar dari penipuan
Reply
 
 
# Abdul Muin MS-Aceh 2012-06-13 12:14
Kalau sudah ada penegasan dari kepegawaian di Badilag,bahwa tenaga honorer yang sudah berjasa akan diangkat sebagai CPNS. tanpa testing, mestinya tidak usah bimbang tinggal tunggu waktu saja. Jangan terpengaruh oleh oknum-oktum yang tidak bertanggung jawab. Banyak berdoalah semoga prosesnya lancar.
Reply
 
 
# Novi Gunawan PA Pontianak 2012-06-13 13:56
Memang jadi pelajaran buat kita semua supaya setiap menerima informasi dalam bentuk apapun mesti kita amati dengan cermat sumber informasi tersebut, salah satu pengalaman juga oleh KPA Kami yang diinformasikan telah meninggal dunia oleh pihak yang entah ingin mencari keuntungan apa
Reply
 
 
# Baedhawi PA Nunukan Kaltim 2012-06-15 06:51
harus lbh hati2 jika menerima informasi yg sifatnya menjanjikan sesuatu, lbh baik mengkonfirmasikan lgsung kepada yg berwenang..mudah2kan penipunya sudah kapok ngerjain org...
Reply
 
 
# ISKANDAR RAJA BADILAG 2012-06-15 08:37
MARI Jadikan sarana komen ini sebagai Sarana penyampian info secara cepat untuk mengetahui orang2 yang cenderung melalukan pelanggaran hukum dan peraturan, dan mohon tidakan yg tegas tanpa pilih kasih siapa saja.
Reply
 
 
# # Khairul Muhadi PA Kisaran 2012-06-18 09:53
Mudah2an pejabat MARI selalu memperhatikan honorer dan bisa mengangkat kami menjadi PNS, Amiin.
Reply
 
 
# # Khairul Muhadi PA Kisaran 2012-06-18 10:10
Mudah2an seluruh Honorer cepat diangkat menjadi PNS, Amiin.
Reply
 
 
# Sigit PA Surakarta 2012-06-19 11:38
Mudah mudahan seluruh tenaga honorer bisa di angkat menjadi CPNS kemudian PNS. Tentunya dengan prosedur yang benar dan transparan. AMin. Dan semoga bapak ibu pimpinan yang senantiasa selalu meperjuangkan tenaga honorer selalu diberi kebaikan, karunia, rejeki dari Allah SWT. AMin
Reply
 
 
# kemayoran 2012-06-19 14:25
yah kita harus menggunakan pikiran secara logis aj hari gini :D
Reply
 
 
# nur 2012-06-20 09:19
Mudah mudahan seluruh tenaga honorer PTA dan PA bisa di angkat menjadi CPNS kemudian PNS. Tentunya dengan prosedur yang benar dan transparan. AMin. :lol: :-)
Reply
 
 
# Suhar - PA.Pas 2012-06-21 10:31
Mudah mudahan cepat terealisai seluruh tenaga honorer bisa di angkat menjadi PNS. Dan semoga bapak/ibu pimpinan yang senantiasa selalu meperjuangkan tenaga honorer selalu diberi kebaikan, karunia, rejeki dari Allah SWT. AMin
Reply
 
 
# Suleman 2012-06-22 00:27
semoga kategori I dan II semuanya dpt diangkat jadi PNS :-?
Reply
 
 
# Isolih PA. Cms 2012-06-25 10:13
Selamat kpd para Honorer yang masuk ketegori I semoga sgr terangkat sebagai PNS, dan semoga pula nantinya menjadi pegawai yang propesional penuh amanah, dan ingat juga sebelum menerima legalisasi sebagai PNS,kata-kata Kepala BUA. MA. RI. Bp. Aconur, dengan pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS. tidak ada pungutan uang sepeserpun, ingat itu., tks
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1570 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS