Jumat, 24 Mei 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Surat Permintaan Berkas Kelengkapan Usul Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (24/5)
SURAT EDARAN : Pendaftaran Calon Peserta Program Beasiswa S3 Sudan Tahun 2013 | (20/5)
SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti PA (Angkatan II) Tahun 2013 | (8/5)
PENGUMUMAN : Ralat Pemanggilan Peserta Bimtek  Administrasi Angkatan III | (7/5)

PENGUMUMAN
: Input data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)
PENGUMUMAN : Klarifikasi Akun Facebook "Purwo Susilo" | (20/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I tahun Anggaran 2013 | (8/4)
PENGUMUMAN : Pelaporan Perkara Mediasi, Sidang Keliling dan Prodeo | (8/4




Tambahkan ke Google Reader
World Bank Kupas Kisah Sukses SIADPA | (28/6) PDF Cetak E-mail
Oleh endah purnamasarii   
Kamis, 28 Juni 2012 10:04

World Bank Kupas Kisah Sukses SIADPA

Jakarta | Badilag.net

World Bank menunjukkan keseriusannya dalam menggarap buku tentang aplikasi SIADPA (Sistem Informasi Administrasi Perkara Pengadilan Agama). Selain melakukan pengamatan dan survey, Rabu (27/6/2012) World bank juga mengadakan Focus Group Discussin (FGD).

Acara yang berlangsung selama sehari penuh ini diikuti oleh para peserta yang merupakan para pelaku sejarah. Mereka tahu betul bagaimana perjalanan aplikasi SIADPA diimplementasikan di Pengadilan Agama dari awal hingga saat ini.

 


Empat orang diantara peserta yang berjumlah 22 orang pada kegiatan ini merupakan pegawai dan tenaga honorer Pengadilan Agama Kabupaten Malang, tempat aplikasi SIADPA pertama kali diimplementasikan. Turut hadir para tokoh yang menjadi bagian kesuksesan aplikasi SIADPA, diantaranya Dirjen Badilag, H. Wahyu Widiana dan H. Hariri Yahya Siroj (Hakim Ad Hoc Tipikor di Pengadilan Negeri Serang, mantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Mahkamah Agung RI).

 

Berdasarkan pengamatan dan beberapa kali survey yang dilaksanakan oleh World Bank sendiri, dalam tataran implementasi dan pemanfaatan information technology system (sistem informasi teknologi) di peradilan agama dinilai lebih baik dibandingkan dengan instansi lain. “Peradilan agama melangkah lebih jauh ke depan dari instansi lain”, ungkap Amin Sunaryadi.

Amin Sunaryandi adalah Senior Operations Officer World Bank yang tengah meneliti tentang Information and Communication Technologies (ICT) yang lebih kita kenal dengan IT. Menurutnya, “Hal ini menjadi sangat spesial karena orang-orang yang notabene bukan berbasis IT bisa menjadikan teknologi terkini sebagai bagian dari budaya kerjanya. Dengan kondisi  keterbatasan tersebut Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama bisa, kenapa instansi yang lain tidak?”.

“Kegiatan ini untuk mendokumentasikan kesuksesan Ditjen Badilag dalam mengotimalkan penggunaan IT dalam menunjang pekerjaannya, dengan sekelumit tantangan dan kerja keras yang telah dilakukan para pelaku sejarah ini selama perjalanannya, jatuh bangunnya aplikasi SIADPA pada tahap sosialisasi dan implementasi. Tentu, kisah sukses ini patut menjadi bahan evaluasi dan teladan bagi instansi lain yang juga mempunyai lingkup kerja sebagai pemberi pelayanan kepada masyarakat, agar instansi-instansi tersebut bisa belajar dari IT system-nya Ditjen Badilag yang dinahkodai oleh Pak Wahyu Widiana,” tambah Amin.

Pihak World Bank berencana akan menfasilitasi tersedianya lesson learning dari pengalaman yang telah diraup oleh Peradilan Agama sebagai salah satu instansi yang sangat berhasil melakukan reformasi birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung RI dengan pendekatan IT. “Prestasi-prestasi semacam ini perlu di ekspose ke instansi lain bahkan ke dunia internasional, salah satunya dengan cara menerbitkan buku (baik buku dalam bentuk fisik maupun buku elektronik (e-book, red.) kemudian dipublikasi, diekspose dan diperkenalkan” jelas Amin yang juga mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada acara tersebut, juga dilakukan simulasi dan kajian kritis terhadap aplikasi SIADPA kaitannya sebagai alat bantu yang menunjang kelancaran dan efisiensi pekerjaan di peradilan agama. Presentasi tentang aplikasi SIADPA yang disampaikan oleh Tim Nasional SIADPA, mencakup seluruh fitur maupun keunggulan aplikasi SIADPA dan portal infoperkara (infoperkara.badilag.net) sebagai media keterbukaan informasi perkara bagi publik sekaligus portal pelaporan perkara tingkat pertama dan tingkat banding peradilan agama.

Disela-sela acara, Dirjen Badilag MA RI Wahyu Widiana mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas apresiasi dan support yang luar biasa dari pihak World Bank, “Kita selama ini hanya berfikir bagaimana aplikasi ini dapat menjadi fasilitas pendukung bagi para tenaga teknis di pengadilan agama dapat bekerja lebih cepat, efisien dan akurat, sehingga berimplikasi positif terhadap kualitas serta kuantitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan”. Lanjutnya, “Harapan utama dari optimalisasi penggunaan aplikasi ini tidak lain adalah untuk percepatan dan akurasi pelayanan juga, kalau toh kemudian mendapat perhatian dan dukungan dari World Bank serta lembaga-lembaga pemerhati peradilan agama di Indonesia maupun asing, itu adalah “bonus” yang diberikan Allah SWT atas apa yang telah kita dilakukan bersama”. (Adil/Ahsan)

TanggalViewsComments
Total2773149
Jum. 2450
Kam. 23140
Rab. 22250
Sel. 21150
Sen. 20120
Ming. 19260
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Kang Gir, TS 2012-06-28 10:24
Long live SIADPA...!!
Reply
 
 
# Ilman Hasjim, PA Andoolo 2012-06-28 10:35
Rasanya kita warga peradilan agama patut berbangga dan memberi ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibah langsung maupun tidak langsung dalam mengembangkan aplikasi SIADPA. Berita ini menjadi gambaran, jika peradilan agama sudah menjadi konsumsi dunia yang menarik untuk disimak dan ditelaah. Semoga prestasi ini terus di jaga dan dipertahankan dimasa2 yang akan datang. Pak Adil, salam...smoga sukses slalu... :-)
Reply
 
 
# M.Chanif, PTA Makassar. 2012-06-28 10:41
Subhanalloh, saya sangat bangga dan merasa tersanjung, dengan telah dinyatakannya berdasarkan hasil suvey World Bank dalam masalah IT terutama menu andalan BADILAG adalah SIADPA yang telah nyata berhasil membantu kinerja Peradilan Agama sehingga dalam tataran REFORMASI BIROKRASI, mendapatkan penilaian yang lebih, dibanding instansi lain, waalaupun kita tidak boleh menepuk dada, tapi hasil telah kita raih harus kita syukuri, agar nikmat yang lain yang berupa kesuxesan yang lebih tinggi lagi bisa kita raih.( tentunya dengan usaha yang lebih giat lagi, dengan semangat yang tinggai, disertai dengan pengorbanan yang diperlukan, baik finansial atau pemikiran/ ide) Setuju ? :lol:
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Mhs S3 UIN Suka Ygy 2012-06-28 10:47
Selamat dan Sukses untuk para Pendekar dan Laskar SIADPA,atas Karya, Jerih Payah dan Perjuangannya. Banyaknya apresiasi yang tinggi dari Lembaga Donor dan LSM tingkat Internasional menunjukkan bahwa Pembaharuan Peradilan Agama dengan dukungan media Teknologi Informasi dan Gerbong SIADPA nya, mampu meraih prestasi di bidang Law and Court Reform tingkat regiaonal bahkan Global. Sungguh Laur biasa " ingatase " Lembaga Peradilan yang dulu dianggap " Tradisional ", Semu " dan di Nahkodai oleh orang orang " Santri " yang jauh dari hiruk pikuk Teknologi Informasi, kini berjalan dengan " Gagah " penuh hingar bingar dan Hirrah Tegnologi Informasi dalam setiap derap langkah adminisrasi,aplikasi , dan minutasinya. semua serba paperless , HEBAAAT !, Alhamdulillah berkat perjuangan dan pengabdian tiada henti dari Yml Bpk WW Dirjen Badilag, semua berubah serba " Canggih dan Modern ",terima kasih pak WW, semoga semuanya membawa berkah dan manfaat bagi pengembangan Peradilan Agama yang kita cintai. Amin
Reply
 
 
# Hendra - PA Ciamis 2012-06-28 10:49
SIADPA is the best...
Bravo buat BADILAG dan Peradilan Agama
Reply
 
 
# bs. PA.Maninjau 2012-06-28 10:49
Alhamdulillah usaha dan kerja keras warga Peradilan Agama yang dinahkodai oleh Bapak Wahyu Widiana dengan aplikasi SIADPA. dihargai dengan baik oleh World Bank
Reply
 
 
# Muhdi Kholi Kangean 2012-06-28 10:58
Terima Kasih Pendekar dan Laskar SIADPA di Seluruh Tanah Air, dengan karya dan perjuanganmu Peradilan Agama kini menjadi Modern,Responsif dan Progresif terhadap perubahan dan perkembangan zaman, termasuk dalam penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dalam aplikasi administrasi manajemen perkara dan umum,Semoga apresiasi yang tinggi dari Lembaga Pemerintah dan LSM Donor bisa memacu semangat berubah ke arah pelayanan publik dan berkinerja yang lebih baik,sehingga Peradilam Agama kedepan sebagai Best of the best Court nya di tingkat nasional maupun Global, semoga terwujud. Amin
Reply
 
 
# tofik pa jakut 2012-06-28 11:05
luar biasa.....sebuah kata yang patut kita hadiahkan untuk segenap perintis awal aplikasi SIADPA. Smoga semangat untuk mengimplementasikan SIADPA dan teknologi informasi dalam segenap aspek kerja terus berkelanjutan dan lebih baik. Keterbatasan yang kondisi ada-sebagaimana diungkap dalam artikel ini-, hendaknya justru menjadi pemicu semangat dan kreatifitas dalam pengaplikasian SIADPA di lingkungan kerja kita. SALUT....!
Reply
 
 
# A.Topurudin, PA Banyumas 2012-06-28 11:10
"Harapan utama dari optimalisasi penggunaan SIADPA adalah untuk percepatan dan akurasi pelayanan, kalau toh kemudian mendapat perhatian dan dukungan dari World Bank serta lembaga-lembaga pemerhati peradilan agama di Indonesia maupun asing, itu adalah “bonus” yang diberikan Allah SWT atas apa yang telah kita dilakukan bersama” Betul pak Dirjen, dengan berbekal nurani, merentang visi dan mewujudkan dalam aplikasi, insya Allah apa yang kita lakukan akan berbuah manis, bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat.Insya Allah kami warga Peradilan Agama senantiasa mendukung.
Reply
 
 
# Ghozi-PA. Ka. Tungkal 2012-06-28 11:21
Menurut Amin Sunaryandi Senior di World Bank “Hal ini menjadi sangat spesial karena orang-orang yang notabene bukan berbasis IT bisa menjadikan teknologi terkini sebagai bagian dari budaya kerjanya. Dengan kondisi keterbatasan tersebut Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama bisa, kenapa instansi yang lain tidak?”.
Benar sekali pak, meskipun bukan Instansi khusus IT, tapi peradilan Agama merupakan instanti yang selalu "haus" akan perkembangan IT dengan berinovasi dan berkreasi demi menunjang tupoksi.. semoga dicontoh dengan instansi lain..
Sukses Badilag.
Reply
 
 
# M.Yusuf wk PA Kendari 2012-06-28 12:24
Setuju sekali dengan apa yang disampaikan pak Dirjen bahwa aplikasi SIADPA ini dimaksudkan sebagai fasilitas para tenaga teknis di PA dalam rangka efesiensi,percepatan dan akurasi dalam bekerja.Dan kalaupun ada yang muncul berupa apresiasi dan penghargaan dari pihak luar berarti itu adalah bonus dari Allah Swt.
Reply
 
 
# H. Abd. Rasyid A. MH.@ PA Mojokerto 2012-06-28 12:40
Apresiasi World Bank terhadap aplikasi SIADPA(Sistem Informasi Administrasi Perkara Pengadilan Agama)dalambentuk menyusunan buku dan berencana untuk menfasilitasi lesson learning dan sejumlah kegiatan lainnya patut diacungin jempol. Semoga atensi World Bank tsb. akan mempercepat kemajuan dan kembangkitan Peradilan Agama dalam menggunakan IT. Semoga sukses.
Reply
 
 
# parna 2012-06-28 13:17
Selamat kepada penemu SIADPA, semoga mendapat penghargaan dan apalagi kalau di perjuangkan haki Ciptanya.
Reply
 
 
# mwiaty@msaceh 2012-06-28 13:53
SIADPA yg tentunya SIADPTA juga di awal dulu nawaitunya adalah supaya para tenaga teknis PA/PTA dapat bekerja lebih cepat, efisien, dan akurat untuk melayani masyarakat pencari keadilan yg kemudian mendapat perhatian dan dukungan dari World Bank, kita warga Peradilan Agama mengucapkan ALhamdulillah tetapi yg kita sayangkan hilangnya Bismillahirrahmanir dalam PMH, PHS dan Berita Acara Sidang diganti dg catatan sidang. Semoga ini bisa tetap seperti dulu,PMH, PHS ada Bismillah dan Berita Acara Persiudangan. Syukrn
Reply
 
 
# asep dadang pa depok 2012-06-28 14:05
sangat menggembirakan adanya apresiasi dari word bank terhadap aplikasi SIADPA, smg keberhasilan tsb dapat dipertahankan lebih2 dpt ditingkatkan
Reply
 
 
# Chrisnayeti, Badilag 2012-06-28 14:24
Kalau fihak World Bank yang notabene adalah instansi luar badilag tapi memberi apresiasi atas SIADPA mengapa kita warga Peradilan Agama masih belum semua gunakan SIADPA secara 100% bahkan masih ada yang coba-coba pakai nama lain. Seharusnya kita bangga dan gunakan SIADPA agar penghargaan itu benar-benar buat kita semua.....
Reply
 
 
# Suhadak PA Mataram 2012-06-28 14:25
Kami Warga Pengadilan Agama mengucapkan terima kasih kepada pihak World Bank atas aresiasi dan support yang luar biasa serta perhatian yang positif pada Peradilan Agama. Kemajuan ini adalah keberhasilan Dirjen Badilag MARI dalam membina dan memberi support warga PA, terutama juga TIM IT Badilag.
Reply
 
 
# a.sayuti PA Pk.Baru 2012-06-28 14:41
Selamat para pejuang siadpa, siapa menanam benih ia akan menuai hasil. Semoga kesuksesan terus dapat dipertahankan.
Reply
 
 
# Mawardi Lingga PA Sidikalang 2012-06-28 14:59
Sukses buat penemu dan para laskar SIADPA terutama buat pak Wahyu Widiana (Dirjen Badilag) yg demikian gigihnya mensosialisasikan program aplikasi SIADPA ke seluruh PTA/PA seluruh Indonesia, dimana ada kemauan disitu ada jalan yang dibarengi dengan "Pemberian Reward & Punnishement" kepada seluruh jajaran PA.
Reply
 
 
# Hatta Chano_ Kota Lumpur 2012-06-28 15:10
Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang Kemudian. Terima kasih banyak buat pencetus SIADPA, semoga niat dan semangat baik kalian dibalas ALLAH dg SURGA kelak. AMIN
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-06-28 17:11
Semoga kedepan sistem teknologi SIADPA sama dengan sistem IT yang ada di Bank...
Reply
 
 
# Nina PA. Marisa 2012-06-28 17:43
:-)congratulations and good luck always...amin...
Reply
 
 
# Hendra-PA CIAMIS 2012-06-28 22:18
SIADPA telah menjadi suatu 'Candu' yang baik di lingkungan Peradilan Agama, jika bekerja tanpa SIADPA rasanya hampa.

Bravo BADILAG dan Peradilan Agama di Seluruh Indoensia
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-06-29 00:51
Selamat dan sukses buat Laskar SIADPA yang telah berjuang secara maksimal dan optimal sehingga terciptalah SIADPA Plus yang telah mendapatkan apresiasi dari World Bank.
Terima kasih buat Pak Dirjen yang tiada henti 'mengkampanyekan pentingnya kita Akrab dengan TI termasuk SIADPA. Semoga apresiasi itu tidak membuat kita terlena , tapi sebagai Tantangan untuk lebih baik dan semangat terus dalam mengimplementasikan SIADPA . Amin !!!!!
Reply
 
 
# saifuddin PA Jayapura 2012-06-29 05:07
Semoga kesuksesan ini dapat menjadi modal dalam meraih kesuksesan-kesuksesan berikutnya dala melayani para pencari keadilan. Sukses IT sukses Badilag.
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MSy.Aceh 2012-06-29 07:32
Itulah hebatnya Badilagnet dapat dilihat oleh semua orang diseluruh dinia, terutama World Bank kagum dengan SIADPA, mudah-mudahan IT Badilag tambah maju.
Reply
 
 
# ahid Lampung 2012-06-29 07:46
Tidak alasan lagi bagi hakim-hakim untuk alergi terhadap aplikasi SIADPA, sehingga totalitas integrasi antara hukum acara kaitan dengan berita acara dan putusan dapat dikompromikan melalui SIADPA. ada istilah tak kenal maka tak sayang, maka kenalilah SIADPA dari kulit sampai isinya. Sukses semua bagi kita terhadap penghargaan ini.
Reply
 
 
# Cholidul Azhar PTA Makassar 2012-06-29 08:03
Berbicara tentang asal usul SIADPA seyogyanya mengingat jasa almarhum Yoga Hari Satriyo, mantan Pansek PA Kab. Malang tahun 1997. Beliaulah salah satu aktor yang berperan besar dalam menentukan penciptaan SIADPA pertama kali. Waktu itu jumlah hakim PA Kab Malang hanya 5 orang (salah satunya saya) termasuk ketua, dan harus menangani 400-500 pkr setiap bulannya, sehingga terpikir gagasan bagaimana bisa menyelesaikan administrasi perkara tepat waktu, utamanya dalam melayani para pihak berperkara dalam membuat surat gugatan.Dan SIADPA sebagai alternatifnya. Allahummaghfirlahu warhjamu wa'afihi wa'fu'anhu.
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya / Singaparna 2012-06-29 08:20
Selamat penemu SIADPA, semoga mendapat perhatian khusus dan semoga hak ciptanya bisa didaftarkan.
Reply
 
 
# Abdul Malik - PA.SoE 2012-06-29 08:23
Dengan pujian dan support dari pihak luar semoga tidak menjadikan jajaran Peradilan Agama merasa puas, apalagi terlena, sehingga berhenti berenovasi.
Reply
 
 
# Nurmadi Rasyid PA.BKL 2012-06-29 09:37
semoga sukses terus team SIADPA BADILAG.NET
Reply
 
 
# Syamsulbahri PA Mks 2012-06-29 09:56
Terima kasih kpd World Bank, ini demi kemajuan IT pada Peradilan Agama, dan bagi provokator IT pada PA agar tetap mempertahakan kemajuan IT dalam hal ini SIADPA agar dapat menyeluruh ke seluruh Indonesia, juga hal yg penting adalah memperhatikan intensif para pelaksana/provokator IT / SIADPA sebab demi mempertahakan kemajuan tersebut, selamat sukses...
Reply
 
 
# Hadijah Hasanuddin 2012-06-29 10:02
Empat orang diantara peserta yang berjumlah 22 orang pada kegiatan ini merupakan pegawai dan tenaga honorer Pengadilan Agama Kabupaten Malang, tempat aplikasi SIADPA pertama kali diimplementasikan. (Ini membuat kami sebagai Warga Pengadilan Agama Kabupaten Malang... bangga senang dan bahagia... SUKSES SIADPA....)
Reply
 
 
# Hadijah Hasanuddin 2012-06-29 10:11
Empat orang diantara peserta yang berjumlah 22 orange pada kegiatan ini merupakan pegawai dan tenaga honorer Pengadilan Agama Kabupaten Malang, tempat aplikasi SIADPA pertama kali diimplementasikan. (Kalimat ini membuat kami warga Pengadilan Agama Kabupaten Malang senang... kami bangga jadi Warga PA KAB MALANG....
Reply
 
 
# sarko-PA Merauke 2012-06-29 12:22
Maju trus Badilag.....pantang mundur..kami yang ada dibawahnya Insya Alloh akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti
Reply
 
 
# Abu Amar, PTA Kendari 2012-06-29 13:16
Pada awal penggunaan program komputer yang kami lakukan bersama teman-teman PA Kab Malang (Kepanjen) pada tahun 1998 yang dinamakan SIADPA 1, tidak terbayang dalam benak kami, bahwa program SIADPA tersebut pelan tapi pasti terus bergerak maju hingga kini menjadi SIADPA Plus, di bawah bimbingan Papak Dirjen Badilag. Mulanya kami hanya berpikir bagaimana dapat melayani para pencari keadilan dengan cepat namun tetap dalam kerangkan Pola Bindalmin, mengingat jumlah perkara di PA Kab Malang pada saat itu yang rata-rata perbulan antara 400 s/d 500 perkara. Kalau kemudian berkembang pesat seperti yang kita lihat sekarang, tidak dapat dilepaskan dari kerja keras semua teman-teman para penerus sehingga patut kita acungkan jempol kepada mereka. Terima kasih kami sampaikan kepada pihak World Bank yang bermaksud akan menularkan semangat kerja keras semua teman-teman ini bagi kepentingan Reformasi Birokrasi di Indonesia. Hal ini justru akan semakin memacu semgat kita untuk bekerja lebih giat lagi di masa depan. Semoga Allah swt meridhai kita semua. Aamiin YRA.
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA. Watansoppeng 2012-07-02 09:03
Benar komentar Pak Abu Amar WAKA PTA KENDARI, sehingga tidak asalah kalau PA Malang (Kepanjen) sebagai cikal bakal SIADPA yang kemudian dangan tangan dan pikirang yang trampil Bapak DIRJEN BADILAG dikembangkan sehingga sekarang berkembang pesat membantu memenej Peradilan Agama dalam skala global.Saya tahun 2000 juga menjadi hakim disana. Mudah-mudahan ini semua menjadi "sunnah hasanah" yang menurut janji Rasulullah para pendahulunya juga mendapatkan pahala dari pelanjut tanpa megurangi pahala pelanjutnya. Amiin.
Reply
 
 
# Nyong Amboina 2012-07-01 21:35
Kita melihat sebuah kenyataan lagi bahwa vactor keterdesakan oleh keadaanlah yang membuat PA Malang begitu birahi menjamah kecanggihan IT dalam upaya meringankan beban kerjanya. Sekarang diperlukan suatu stimulasi bagaimana memadukan vactor keterdesakan oleh beban kerja (yang tidak semua satker memilikinya) dengan vactor model kerja modern (yang didesak oleh waktu kekinian) sehingga semua satker menganggap IT itu penting dan dibutuhkan.
Reply
 
 
# H. Barmula PTA Ambon 2012-07-02 06:02
Alhamdulillah dengan program SIADPA masalah perkara dpt berjalan bagus dan masyarakat dpt mengetahui secara jelas trima kasih jg kpd world bank
Reply
 
 
# Nurul Hakim - PTA Bandung 2012-07-02 08:12
Pihak lain menilai tentang Keseriusan Peradilan Agama terhadap Pemanfaatan IT, seperti ini >>> “Hal ini menjadi sangat spesial karena orang-orang yang notabene bukan berbasis IT bisa menjadikan teknologi terkini sebagai bagian dari budaya kerjanya ---- kenapa kita sendiri tidak bangga? --- Ayo segera manfaatkan IT dalam menunjang pelaksanaan TUPOKSI Kita
Reply
 
 
# Muhamad Imran.PA.Bkt 2012-07-02 09:01
Selaku aparat jajaran peradilan agama kita bersyukur dan bangga dengan hasil kemajuan yang kita peroleh sampai saat ini, bukti demi bukti terus muncul menunjukan bahwa usaha keras dan sungguh-sungguh peradilan agama untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat selama ini tidak sia-sia, tetapi sebaliknya perjuangan dan hasilnya itu mendapat apresiasi dan penilaian yang sangat tinggi oleh badan dunia seperti World Bank. Maju terus bersama Siadpa.... dengan semangat hari esok harus lebih baik dari hari ini. Insyaallah.
Reply
 
 
# Zulkifli S/Kabanjahe 2012-07-02 09:11
Alhamdulillah, tambah bangga rasanya menjadi warga Peradilan Agama, terimakasih ya Allah, terimakasih kepada bapak/ibu yang telah mengharumkan nama Peradilan Agama. Mudah-mudahan amal shaleh bapak/ibu mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda, baik di sini maupun di sana, amiin!
Reply
 
 
# s.yanto.tn.PTA-Kendari 2012-07-02 13:40
Selamat dan sukses kami ucapkan pada Dirjen Badilag, terutama P. Wahyu Widiana sebagai komando SIADPA yg telah berhasil dg baik dan mendapat apresiasi dari Wolrd Bank. Kami bangga mempunyai pak Wahyu yg selalu berinovasi tiada henti. Dan kami bangga dan salut yg setinggi-tinggi mempunyai P. Abu Amar yg sekarang sebagai bp Wakil Ketua PTA Kendari, mudah-mudahan nantinya bisa menjadi Ketua PTA Kendari. Ternyata dahulu menjadi pelaku sejarah suksesnya IT/SIADPA. Mudah-mudahan PTA Kendari dan seluruh jajarannya akan lebih sukses dibawah kepemimpinan beliau. Amien !
Reply
 
 
# riswan pa maninjau 2012-07-02 22:59
kerja keras membawa hasil yg pantas kita sukuri bersama warga peradilan agama
Reply
 
 
# H. Barmula PTA Ambon 2012-07-03 06:36
Kami bangga sebagai Warga Peradilan Agama dengan suatu kemajuan yang cukup dasyat program SIADPA apalagi sdh bertambah menjadi SIADPA Plus hidup Pak Dirjen Badilag.
Reply
 
 
# samsul bahri 2012-07-03 09:42
alhamudlillah juga atas atensi world bank. tapi mesti kita ingat, siadpa hanyalah alat, media untuk melayani agar lebih cepat dan tepat. di balik itu, sebagai alat, jangan sampai siadpa mengalahkan aturan main, yaitu hukum acara...karena hukum acara mrupakan pintu pertama untuk memberikan keadilan (prosedural justice).
Reply
 
 
# iing sihabudin pa sumber 2012-07-03 18:55
Kami Keluarga Besar Pengadilan Agama mengucapkan terima kasih kepada pihak World Bank atas apresiasi dan support yang luar biasa yang positif pada Peradilan Agama. Kemajuan ini juga tidak lepas dari keberhasilan Dirjen Badilag MARI dalam membina dan memberi support kepada kami.
terima kasih pak Dirjen.
Reply
 
 
# Baedhawi PA Nunukan Kaltim 2012-07-04 10:00
semoga dengan kesuksesan penggunaan SIADPA bisa menjadi a good example for using information technology...
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-07-04 12:45
semoga dengan berita ini, menjadi motivator bagi kita semua agar mau mengoptimaslkan siadpa plus. orang lain bangga dan kagum kenapa kita tidak peduli yah ??????
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1588 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS