Sabtu, 12 Juli 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Maintenance server SIMPEG | (11/7)
PENGUMUMAN : Penyampaian Target PNBP Umum dan PNBP Fungsional TA 2015 | (10/7)
PENGUMUMAN : Eksaminasi Bagi Calon Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama | (10/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 14 | (7/7)
PENGUMUMAN : Laporan Keuangan Semester I DIPA 04 tahun 2014 | (3/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 13 | (2/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 12 | (27/06)
PENGUMUMAN : Surat Rukyat Hilal Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1435 H
| (24/6)

PENGUMUMAN : Revisi Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (20/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 11 | (20/06)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta bintek Angkatan IV | (17/6)
PENGUMUMAN : Permintaan Berkas Persyaratan Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah
| (17/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 10 | (13/06)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Orientasi Hisab Rukyat di Balikpapan | (10/6)
VIDEO : Diskusi Hukum | (9/6)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Calon Panitera Pengganti MS/PA | (6/6)
PENGUMUMAN : Undangan Diskusi Hukum Edisi ke 4 | (6/6)
PENGUMUMAN : Hasil Rapat TPM Mahkamah Agung RI
| (5/6)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 9 | (02/06)




Tambahkan ke Google Reader
Akhirnya Panitera dan Jurusita Punya Kode Etik (29/10) PDF Cetak E-mail
Oleh Hermansyah   
Senin, 29 Oktober 2012 00:17

Akhirnya Panitera dan Jurusita Punya Kode Etik

Manado l Badilag.net

Panitera dan jurusita pengadilan kini memiliki kode etik yang mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan beserta sanksinya. Kode etik ini juga mengatur tentang Dewan Kehormatan Panitera dan Jurusita.

Pengurus Ikatan Panitera dan Sekretaris Pengadilan Indonesia (IPASPI), dalam Rakernas IPASPI yang digelar tadi  malam (28/10/2012), berhasil merampungkan penyusunan kode etik itu.

Ketua Umum IPASPI Anton Suyatno mengatakan, kode etik ini diperlukan agar panitera dan jurusita selaku tenaga fungsional di lembaga peradilan dapat bekerja secara profesional dan berintegritas tinggi.

“Jangan sampai anggota IPASPI terlibat dalam KKN, narkoba, dan lain-lain. Jagalah terus IPASPI,” tegas Anton.

Kode Etik Panitera dan Jurusita terdiri dari 13 pasal. Pada bagian “Maksud dan Tujuan” disebutkan bahwa kode etik panitera  dan jurusita ini dibuat untuk menjaga kehormatan, keluhuran martabat atau harga diri yang mulia sebagaimana layaknya seorang panitera dan jurusita  yang memberikan pelayanan yang prima dan adil kepada masyarakat pencari keadilan tanpa membeda-bedakannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kode etik ini mengatur tujuh macam sikap panitera dan jurusita, yaitu sikap panitera dan jurusita dalam melaksanakan tugas; sikap panitera dan jurusita dalam persidangan; sikap panitera dan jurusita di luar persidangan; sikap panitera dan jurusita dalam kedinasan; sikap panitera dan jurusita di luar kedinasan; sikap terhadap sesama; dan sikap terhadap bawahan.

Berbagai sikap tersebut terjabarkan cukup detail di Kode Etik. Dalam persidangan, misalnya, panitera dilarang mengaktifkan telepon seluler dan mengantuk apalagi tidur selama persidangan berlangsung.

Dewan Kehormatan

Berdasarkan kode etik ini, panitera dan jurusita yang akan dijatuhi hukuman pemberhentian dengan hormat atau tidak dengan hormat dari PNS terlebih dahulu diberi hak membela diri dihadapan Majelis Dewan Kehormatan Panitera dan Jurusita.

Dewan Kehormatan ini terdiri dari lima orang, yakni satu orang pejabat Direktorat Jenderal, satu orang pejabat Kepaniteraan MA, dua orang pengurus IPASPI pusat dan satu orang pengurus IPASPI daerah.

Ada dua tugas yang diemban Dewan Kehormatan Panitera dan Jurusita.  Pertama, mempelajari hasil pemeriksaan yang bersangkutan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan. Dan kedua, mendengar dan memperhatikan pembelaan atas diri Panitera dan Jurusita yang akan dijatuhi hukuman.

Dengan dua tugas itu, Dewan Kehormatan Panitera  dan Jurusita berwenang memanggil panitera dan jurusita untuk didengar keterangannya sehubungan adanya saran tindak lanjut untuk dijatuhi hukuman. Wewenang lainnya ialah memberikan rekomendasi kepada pejabat yang berwenang berdasarkan hasil sidang Dewan Kehormatan Panitera dan Jurusita.

(hermansyah l ridwan anwar)

TanggalViewsComments
Total982365
Sab. 1210
Jum. 1110
Kam. 1040
Rab. 0940
Sel. 0810
Sen. 0760
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Abu Amar, Jayapura 2012-10-29 04:04
Tugas dan fungsi seorang Panitera dan Juru Sita di pengadilan sebagai penamping Hakim untuk menyelenggarakan administrasi perkara sangatlah penting. Ia adalah pendamping Hakim dalam dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan epada masyarakat pencari keadilan. Maka, jika hakim untuk meningkatkan integritasnya telah dibekali dengan kode etik dan Pedoman Perilaku Hakim, sudah selayaknya bagi Panitera dan Juru Sita ada KOde Etik pula, sebagai arah pedoman dalam pelaksanaan tugasnya, agar dalam mendampingi Hakim dapat berjalan searah dan setujuan. Selamat kepada rekan-rekan Panitera dan Juru Sita, semoga Allah swt memberikan kekuatan lahir batin kepada kita semua dalam menghadapi tantangan tugas ke depan !
Reply
 
 
# Hasanuddin, S.H.MH, PA Bulukumba 2012-10-29 05:47
Selamat........... for Panitera dan Jurusita, semoga Esistensi KODE ETIK tersebut, diikuti dengan kejelasan akhir dari penjenjangan karier Panitera, jangan hanya sampai di Tingkat Banding, setelh itu putus tali, gitu lo,........amin
Reply
 
 
# maharnis pta jayapura 2012-10-29 06:04
Bagus dan saya sangat setuju sekali bila panitera dan jurusitae juga punya kede etik dalam upaya meningkatkan harkat dan martabat Peradilan, semoga dapat terlaksana dengan baik.
Reply
 
 
# Daswir Tanjung PTA Bdg 2012-10-29 06:18
Sudah seharusnya semua aparat Peradilan termasuk Panitera/ Panitera Pengganti dan Juru sita/juru sita Pengganti mempunyai kode etik, sebab dalam melaksanakan tugas pokok apabila tidak diatur dengan kode eetik, sering melakukan tugas seenaknya. apabila seluruh aparatur Peradilan masing- masing patuh kepada kode etiknya, saya yakin peradilan yang agung dan dihormati akan bisa tercapai, tugas kita tak obahnya satu kesebelasan dalam sepak bola, tidak ada yang lebih penting, semuanya penting dan menentukan, tujuannya untuk mencetak gol, begitu juga aparat Peradilan, tujuan utama untuk bisa melayani pencari keadilan dengan sebaik- baiknya, sehingga mereka merasa nyaman, senang dan puas serta tidak merasa terzalimi.
Reply
 
 
# Pa. Yadi. PTA.Ambon 2012-10-29 06:34
Dgn lahirnya kode etik panitera dan jurusita tentunya diharapkan semakin baik pelayanan terhadap masyarakat tanpa harus ada KKN.
Reply
 
 
# # Mihdar-PA LARANTUKA 2012-10-29 07:02
alhamdulillah...smoga dgn kode etik trsbut,bisa mnjdikan profesioanlisme bgi panitera n jurusita
Reply
 
 
# M.Yusuf PA Kendari 2012-10-29 07:07
Selamat untuk Jajaran Kepaniteraan dan Juru sita atas terbitnya Kode Etik-nya semoga semakin lebih baik lagi dan harkat dan martabatnya semakin terjaga.
Reply
 
 
# Ela PTA Smg 2012-10-29 07:28
Bagus sekali kalo ada Kode Etik Panitera dan Juru Sita dan akan lbh bagus lg kalo kode etik tsb di taati dan diterapkan
Reply
 
 
# PA Kdg 2012-10-29 07:50
Selamat atas telah dirampungkan dan disetujuinya Draf Kode Etik Panitera dan Jurusita.Semoga draf finalnya segera bisa dipublish agar dapat diketahui dan dipelajari oleh ybs.Kalau perlu AD dan ART Ipaspi juga bisa dipublish, karena selama ini kami kesulitan untuk mendapatkan bagaimana aturan yang sebenarnya AD/ART Ipaspi terbaru.Terimaksih,semoga jadi perhatian Pengurus Pusat Ipaspi dan bisa disosialisasikan ke daerah.
Reply
 
 
# Khafidatul Amanah PA Bima 2012-10-29 07:52
Selamat semoga dengan adanya kode etik ini panitra bisa kerja dengan profesional dan terhindar dr KKN.
Reply
 
 
# MROISAR PAKDR 2012-10-29 07:58
Oke, agar kinerjanya lebih baik dan mantab agar tidak ada lagi Panitera dan Jurusita yang semaunya sendiri.
Reply
 
 
# YB.DLMT MS.ACEH. 2012-10-29 08:01
dengan rampungnya penyusunan Kode Etik Kepaniteraan dan Jurusita, semoga dapat ditetapkan sebagai hasil Rakernas tahun ini, dan segera pula disosialisasikan, sehingga lengkaplah sudah untuk tujuan penegakan supremasi hukum yang bersih dan pelayanan hukum yang prima dilingkungan peradilan. Semaga terwujud! Amin!
Reply
 
 
# Hamba Allah 2012-10-29 08:08
Saya heran kok dibilang kode etik bagi panitera dan juru sita, bukankah juru sita masuk pada kepaniteraan ? setelah kode etik semoga di rakernas ini menghasilkan perubahan nasib terutama untuk eselonisasi dan kepangkatan di kepaniteraan. Panitera Pengganti sebagai pejabat fungsional kok tdk diperlakukan seperti guru yang sama-sama fungsional dalam kepangkatan, bagaimana Bpk/ibu di Iapaspi , banyak teman-teman di kepaniteraan yg sudah mentok pangkatnya namun terasa tdk ada perhatian dari Ipaspi ?
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-10-29 08:14
Alhamdulillah,semoga Kode Etik Panitera dan Jurusita itu dapat dilaksanakan dan ditaati oleh masing-masing Panitera dan Jurusita dalam rangka mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. AMin !
Reply
 
 
# pitirramli/ PA Jambi 2012-10-29 08:14
Suatu kemajuan luar biasa dari pengurus IPASPI yang telah sukses merampungkan Kode Etik untuk Kepaniteraan/jurusita.Hal ini sangat penting untuk mendongkrak dan menaikan harga diri pejabat dikepaniteraan maupun kejurusitaan. Selamat buat IPASPI, maju terus
Reply
 
 
# Lisdar, PA.Bangkinang 2012-10-29 08:19
Dengan terbitnya Kode Etik ini Panitera dan Jurusita dalam menjalankan tugasnya diharapkan lebih berhati-hati dan bertanggung jawab.....selamat IPASPI
Reply
 
 
# Drs. H.Abd.Rasyid A. MH@PA Mojokerto 2012-10-29 08:28
Semoga dengan kode etik ini, panitera dan juru sita dapat lebih profesional dan menjalanlan tugas dan fungsinya, yakni tahu apa yg harus dilakukan dan apa yg tidak bisa dilakukan.
Reply
 
 
# fanroyen@pa.sidoarjo 2012-10-29 08:28
Alhamdulillah....biar jadi kontrol buat kita sebagai panitera dan jurusita sehingga etos keja kita jadi lebih baik dari sebelumnya
Reply
 
 
# aha-pasukabumi 2012-10-29 08:30
Dengan adanya kode etik Panitera/Jurusita, kita bangga, untuk kita pahami, mengerti dan laksanakan............
Semoga menambah keimanan kita sebagai Panitera/Jurusita. amin...............
Reply
 
 
# izzuddin.hm@gmail.com 2012-10-29 08:39
Semoga dengan adanya pedoman dan kode etik panitera dan jurusita semakin meningkatkan profesinalisme panitera dan jurusita dalam me;aksanakan tugas,IPASPI sebagai wadah pantera dan jurusita tentunya harus membuat program yang konprehensif dalam meningkatkan sumber daya manusia panitera dan jurusita sehingga ke depan benar2 panitera dan jurusita yang profesional sebagai pejabat fungsional. semoga. a,ien,
Reply
 
 
# asti-pta Jakarta 2012-10-29 08:59
Admin Badilag, tolong di masukkan Kode Etik-nya, ingin lebih jelas lihat isinya. thanks
Reply
 
 
# asti-pta Jakarta 2012-10-29 09:20
Satu lagi mengenai AD, ART IPASPI, tolong ditampilkan.
Dan untuk Pengurus IPASPI Pusat, tolong diperjuangkan mengenai tunjangan panitera pengganti, paling tidak, tidak jauh beda dengan hakimlah.
Juga diperperjuangkan perubahan istilah "membantu" dalam undang-undang, karena jika dijadikan subyek menjadi "pembantu", sedih banget.....
Reply
 
 
# anwaruddin kupang 2012-10-29 09:36
Selamat kepada para Panitera dan para Juru Sita, semoga bisa mentaati KODE ETIK dimaksud dengan sebaik2nya dan Allah SWT selalu membimbing kita dalam melaksanakan tugas kedepan, amin.
Reply
 
 
# Rusliansyah - PA Nunukan 2012-10-29 10:01
Kode Etik Panitera dan Jurusita dibuat untuk ditaati di lapangan.
Kadang seseorang tergoda menyalahgunakan jabatannya demi sesuap nasi.
Tidak sedikit teman2 panitera dan jurusita, termasuk hakim, yang terkena hukuman disiplin karena tidak berpegang teguh dengan kode etik.
Semoga kita dapat bekerja dengan baik dan selalu dilindungi-Nya!!!
Reply
 
 
# Abdullah 2012-10-29 10:05
Dengan telah disusunnya kode etik Panitera dan Jurusita pada rakernas tahun ini semangkin lengkaplah rambu-rambu di lingkungan Peradilan tersebut, sehingga setiap langkah dan kegiatan harus mematuhi rkode etik tersebut, semoga perjuangan IPASPI kedepan menjadi sukses lagi.
Reply
 
 
# Abdullah 2012-10-29 10:07
Semoga berhasil rakernas tersebut.
Reply
 
 
# Nurmadi rasyid PA.,BKL 2012-10-29 10:56
moga dgn kode etik trsbut,bisa mnjdikan profesioanlisme bgi panitera n jurusita dan lebih berhati hati dalam melaksanakan tugasnya.
Reply
 
 
# Lilik Muliana KPA Kraksaan 2012-10-29 12:11
Selamat kpd Ipaspi yang telah mempunyai Kode Etik Kepaniteraan dan Juru Sita smg dengan terbitnya Kode Etik tersebut semakin meningkatnya prilaku dan integritas para pejabat kepaniteraan
Reply
 
 
# iliyansyah 2012-10-29 13:26
SAYA SETUJU...SEMOGA SELURUH INSAN PANITERA DAN JURUSITA TIDAK MEMIHAK DAN MELAKUKAN SEGALA SESUATU DENGAN MEMUDAHKAN KELUARGA TEMAN DAN SEMUA NYA,,BERSIFATLAH IMPARSIAL SEMOGA DI DALAM NYA ADA HAL INI YANG PALING PENTING SEHINGGA TIDAK ADA YANG NAMA NYA TUA TAK BOLEH DINASIHATI YANG MUDA ALIAS YANG TUA SALAH DIBIARKAN SAJA KARENA MUDA DAN TIDAK PANTAS DITEGUR YANG MUDA
Reply
 
 
# Muhdi Kholil ,MA,MM KPA Kangeann 2012-10-29 19:49
SELAMAT KEPADA SEMUA ANGGOTA IPASPI SELURUH INDONESIA, YANG TELAH MEMPUNYAI KODE ETIK, CIRI UTAMA PROFESI YANG DIIKAT DENGAN KODE ETIK ADALAH PROFESIONALISME,BERKETRAMPILAN , BERILMUPENGETAHUAN TINGGI, MEMPUNYAI KOMPETENSI YANG TINGGI,DAN TERIKAT DENGAN KODE ETIK YANG DIBUATNYA.
Reply
 
 
# Halim- PA Masohi 2012-10-30 06:25
Selamat kepada Ipaspi yang telah mempunyai KODE ETIK, Kepaniteran dan Jurusita, KODE ETIK adalah aturan, IPASPI jangan hanya membuat KODE ETIK, tapi yang diperlukan kesejahteraan dan hak-hak pegawai, Yang sangat diperlukan adalah aturan tentang hak-hak panitera, karena banyak panitera yang dirugikan dengan masa kerja puluhan tahun hanya dengan pangkat III/d yang merupakan pangkat terakhir selama mengabdi di Peradilan,
Reply
 
 
# Kuat Maryoto PA Mimika 2012-10-30 07:04
Selamat kepada IPASPI, Semoga dengan adanya kode Etik ini, para Panitera dan Jurusita semakin profesional dan berwibawa dimata masyarakat..
Reply
 
 
# JASMIN Makale 2012-10-30 07:41
Selamat kepada IPASPI sudah punya kode etik, semoga dapat memperjuangkan kenaikan pangkat panitera dan jurusita yang selama ini mentok di pangkat III/d
Reply
 
 
# naffi, mempawah 2012-10-30 07:58
sukses untuk lahirkan kode etik Panitera dan jurusita kita dukung banaget. Hanya ada hal yang sangat penting di BAHAS DAN DIPERJUANGAKAN, SBB:
1. Untuk pengadilan Klas II, Pangkat Panitera hanya sampai ke III/d setelah itu mentok, bertahun2 dan tidak jelas.
2. Karir Panitera harusnya lurus bisa sampe ke PP Mahkmah Agung
3. Mutasi Panitera belum se gencar mutasi hakim
Ketiga hal tersebut perlu segera dicarika solusi.
Reply
 
 
# Umi-PAJB 2012-10-30 07:59
Saya setuju dgn pak Halim, kode etik perlu, namun yg penting etika keseharian, perlu perhatian pengurus Ipaspi pusat, apakah musyawarah ipaspi nasional selama ini membawa suara penderitaan para panitera pengganti di seluruh Indonesia, terutama tentang kepangkatan yg mentok dsi III/d dan tunjangan yang seperti bumi dengan langit dengan yang mulia hakim, padahal kita hidup dibumi tuhan yang sama standar hidupnya di Indonesia
Reply
 
 
# M.Kahfi P.a. Klaten. 2012-10-30 13:58
dengan kode etik Panitera dan juru sita diharapkan akan meningkatkan kinerja dan kwaalitas pelayanan yang jauh dari KKN...
Reply
 
 
# H.Baharuddin Ahmad PTA Mdn 2012-10-30 15:57
Dengan adanya kode etik tersebut, Panitera dan Jurusita agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas karena sudah ada rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar agar tidak kena sanksi
Reply
 
 
# Muhdi Kholil ,MA,MM KPA Kangeann 2012-10-30 19:23
KODE ETIK HANYALAH PANDUAN ETIKA YANG HARUS DIPATUHI DALAM MENJALANKAN PROFESI, TAPI JAUH LEBIH PENTING DARI ITU DAN YANG HARUS DIIKUTI DAN DIPEDOMANI OLEH WARGA PERADILAN ( HAKIM, PP, JST DAN PEGAWAI PERADILAN LAIN) ADALAH SUMPAH JABATAN YANG MERUPAKAN ETIK RELIGIOSITAS KEBERAGAMAAN KITA DAN SEKALIGUS MANIFESTASI KEIMANAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KITA ATAS PROFESI YANG KITA MILIKI KEPADA SANG KHALIQ AZZA WAJALLA,ALLAH SWT TUHAN YANG MAHA ESA. BUKANKAH BEGITU KAWAN ?
Reply
 
 
# Didin Jamaludin 2012-10-30 20:10
selamat telah lahirnya kode Etik Panitera dan juru Sita semoga dengan lahirnya kode etik tersbut bisa menambah semangat dan hati-hati dalam melaksanakan tugasnya dan juga harus diprhatikan tentang nasib panitera jangan sampai panitera pengganti mentok gol pada III/d dan jejang karir hanya sampai PP PTA saja begitu pula Tunjangannya dan sampai mana pejuangan IPASPi terhadap nasib Panitera/Panitera Pengganti semoga sukses dan terlaksan dengan baik. amiin
Reply
 
 
# Musmandary PTA Jpr 2012-10-31 06:35
salah satu upaya yang dilakukan IPASPI adalah berhasil menyusun kode etik Panitera dan Jurusita, terima kasih semoga dengan kode etik tersebut betul-betul dapat di pedomani oleh pejabat kepaniteraan dan jurusita dalam melaksanakan tupoksinya, sehingga dapt meningkatkan kwalitas kinerja dan terhindar dari pengguna narkoba,KKN dll serta menjaga martabat IPASPI. mohon KODE ETIK tersebut dimuat d Web Badilag. harapan kami kepada pengurus IPASPI Pusat agar slalu memperjuangkan nasib panitera Pengadilan Kls II yang mentok pangkatnya plus tunjangannya, sukses selalu...
Reply
 
 
# muslihTetenaung 2012-10-31 06:36
mantap,..dengan adanya kode etik ini, jadi LEBIH TERARAH sikap dan perilaku sebagai panitera dan jurusita. tahu dan paham betul sikap dan perilaku yang SEHARUSNYA dilakukan baik didalam di luar aktifitas kantor.
Reply
 
 
# A.Rahim Upuolat PA Masohi 2012-10-31 08:09
Ass. Wr-Wb.
Kode Etik panitera dan jurusita semoga jadi berkah bagi panitera dan jurusita tapi haruslah dibarengi dengan kesejahteraan dan sebagai pejabat fungsional karirnya juga harus diperhatikan, banyak panitera pengganti yang masa kerjanya masih 20 tahun dinas sudah mentok di Gol III/d jadi sampai pensiun ya, dengan itu2 saja, kami sangat merasa dirugikan, kepada petinggi dan pikirman di IPASPI, Badilag, MA tolong pikirkan dan dicari jalan keluarnya. Trims wasalam.
Reply
 
 
# armen ghani 2012-10-31 10:14
kODE ETIK PANITERA/JURUSITA BRTUJUAN AGAR PANITERA/JURUSITA BEKERJA SECARA PROFESIONAL,,MNJUNJUNG TINGGI HARKAT MARTABAT SBGAI PANITRA/JSP..
Reply
 
 
# Ratu Ayu 2012-10-31 11:46
Yg jd pertanyaan salah satunya, Pasal 15 ayat 3, dapat memberikan penyuluhan hukum pada sesama anggota masyarakat bila diperlukan/ditanyakan oleh masyarakat. Kenapa harus dibunyikan seperti itu, sedangkan penyuluhan hukum saja sudah bukan kewenangan kita lagi. Untuk berbagi informasipun sudah disediakan Meja Informasi/portal web. Bisa jadi pasal ini dipahami bahwa Panitera/Jurusita boleh memberitahukan (melakukan penyuluhan kecil2an) ttg hal2 yang bukan wewenang mereka/ ttg pemahaman hukum formal/materi yang berbeda dg pengetahuan dan versi majelis hakim.
Tp bagaimanapun, sy sepakat harus ada kode etik, agar lebih konsisten dan profesional. Fighting!!!
Reply
 
 
# Hamba Allah 2012-10-31 15:17
Satu kemajuan buat panitera dan jurusita dengan adanya Kode Etik,tapi tolong IPASPI dapat melihat kebawah terhadap tenaga fungsional yang ada di Pengadilan terutama hak-hakx Jurusita yang sering di sunat biaya panggilannya dengan alasan untuk kepentingan Kantor.
Reply
 
 
# yuli.suryadi PA.ME 2012-10-31 16:08
Kode etik hendaknya diberangi dengan kejelasan penjenjangan karier berdasarkan profesinal kerja bukan nepotisme, sehingga Panitera Pengganti tidak mati suri.
Reply
 
 
# Fauzy Ak - Pwt 2012-10-31 22:27
Lha iya .... naskah lengkap kode etiknya mana bung daktur ?
Reply
 
 
# Ningsih PA Dompu 2012-11-01 10:57
Syukur Alhamdulillah sekarang Panitera dan Jurusita punya kode etik sendiri, trims buat Bapak2 yang udah berhasil merumuskan kode etik tersebut, semoga bisa meningkatkan kinerja Panitera dan Jurusita dalam menjalankan tugasnya masing2.
Reply
 
 
# azmanura ms aceh 2012-11-01 11:13
mohon di tingkatkan baik dr segi kepangkatan maupun dari segi penghasilan bagi panitera & juru sita seperti hakim, jangan mentok pangkat, krna bnyak pejabat kepaniteraan yang sudah mentok jabatan
Reply
 
 
# Bams Hadi 2012-11-02 17:06
Untuk Pejabat Kepaniteraan yg berasal dr MA ??? Bukankah mereka HAKIM ?????
Reply
 
 
# Bams Hadi 2012-11-02 17:08
Pejabat Kepaniteraan dari MA.RI ???? Bukankah mereka HAKIM ?????? :-*
Reply
 
 
# Muslih - PA Medan 2012-11-10 15:10
PP tentang disiplin PNS saja tidak cukup, syukur masih ada kode etik.
Reply
 
 
# Miharza-PA.Gng.Sitoli 2012-11-13 10:05
Adanya UU Kode Etik kalo tidak jalan n konsisten tidaklah cukup ? apa gunanya...?karena kesenioritas Panitera Pengganti tidak jalan dibeberapa daerah..masih ada tuh...Panitera Pengganti yang baru lulus kemaren ditempatkan jadi Panitera Pengganti di kelas I A/B dengan pangkat III/a atau III/b..! sementara yang pangkat III/c atau III/d di kelas II pula..gimana parameternya ya?? jangan kalah dong dengan para Hakim yang memandang pentingnya kesenioritasan ya.. agar terwujudnya peradilan yang agung.Wassalam.
Reply
 
 
# Miharza-PA.Gng.Sitoli 2012-11-13 10:07
:D
Reply
 
 
# Aidil Mujahid - PA Bangko 2012-11-13 11:50
Lahirnya kode etik untuk panitera dan jurusita mudah2an akan meningkatkan citra dan wibawa peradilan dimata publik
Reply
 
 
# Taharuddin PA.Pkl Kerinci Riau 2012-11-20 07:50
Sebagai abdi negara, tampa di atur oleh UU dan kode etik kita harus bekerja sesuai dgn aturan,setelah hakim ? Panitera dan Juru Sita juga hrs di perhatikan tunjangannya ya ?
Reply
 
 
# M.Shaleh PTA Jakarta 2012-11-27 09:15
:lol: :Kode etik perlu dimiliki oleh IPASPI, tapi yang lebih penting lagi adalah setiap aparat Peradilan harus memiliki integritas moral yang tinggi, dengan kata lain keimanan dan ketaqwan kepada Allah SWT harus selalu ditingkatkan, disamping juga Profesionalisme dan skill setiap aparat, harus pula ditingkatkan sehingga menjadi aparat yang berwibawa dan disegani.
Reply
 
 
# M.Shaleh PTA Jakarta 2012-11-27 09:20
;-) Kode etik perlu dimiliki oleh IPASPI, tapi yang lebih penting lagi adalah setiap aparat Peradilan harus memiliki integritas moral yang tinggi, dengan kata lain keimanan dan ketaqwan kepada Allah SWT harus selalu ditingkatkan, disamping juga Profesionalisme dan skill setiap aparat, harus pula ditingkatkan sehingga menjadi aparat yang berwibawa dan disegani.
Reply
 
 
# M.Shaleh PTA Jakarta 2012-11-27 09:22
:lol: Kode etik perlu dimiliki oleh IPASPI, tapi yang lebih penting lagi adalah setiap aparat Peradilan harus memiliki integritas moral yang tinggi, dengan kata lain keimanan dan ketaqwan kepada Allah SWT harus selalu ditingkatkan, disamping juga Profesionalisme dan skill setiap aparat, harus pula ditingkatkan sehingga menjadi aparat yang berwibawa dan disegani.
Reply
 
 
# pa. Buol 2012-11-28 12:26
semoga lebih propesional
Reply
 
 
# Asep Mujtahid , Pa Purwakarta 2012-12-17 10:18
Jadikan kode etik sebagai ikatan emosional supaya kita selalu berakhlak mulia, semoga
Reply
 
 
# Taharuddin PA.Pkc Riau. 2012-12-18 14:30
Manajemen Peradilan sampai saat ini belum terlaksana dengan baik.
Reply
 
 
# # Ahmad di SKG 28-12-2012 2012-12-28 13:32
:lol: semoga tambahterhormat :roll:
Reply
 
 
# Ambar Susilo,SH 2013-05-24 13:49
Memang seharusnya Tugas Panitera/Panitera Pengganti dan Jurusita/Jurusita Pengganti harus mempunyai Kode etik tersendiri, seba gai pedoman untuk melaksanakan tugas tugas nya, demi melancarkan tugas dari Hakim hakim dan meingkatkan profisonal dan skil aparat ditingkatkan sehingga menjadi aparat yang berwibawa dan disegani. Oke,setuju broo
Reply
 
 
# Ambar Susilo,SH Jurusita PN.Jepara 2013-05-24 13:57
Saya setuju, para Panitera/Panitera Peng ganti dan Jurusita/Jurusita Pengganti, mem
punyai kode Etik tersendiri, untuk mening
katkan kinerja yang profesional dan skil bagi apaarat, sehingga menjadi Panitera/
Panitera Pengganti dan Jurusita/Jurusita Pengganti yang berwibawa dan disegani.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1232 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS