|
Apa saja Inovasi Badilag.net Sepanjang 2011?
Jumat pagi, 23 Desember 2011, masyarakat dikejutkan oleh tindakan nyeleneh Dahlan Iskan. Menteri BUMN itu nyelonong naik kereta dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bogor. Dari Stasiun Bogor, mantan CEO Jawa Pos ini kemudian naik ojek menuju Istana Bogor untuk mengikuti rapat kabinet
Melihat hal ini, media massa pun beramai-ramai memberitakannya. Respon masyarakat pada umumnya positif. “Pak Dahlan menteri yang luar biasa. Kalau semua pejabat mau turun seperti dia, kesusahan rakyat bisa mereka rasakan juga," ungkap Yuli, warga Bogor, sebagaimana dikutip dari tempo.co.
Dua bulan sebelum muncul berita menghebohkan itu, Pak Wahyu—sapaan akrab Dirjen Badilag Wahyu Widiana—telah terlebih dulu berbagi cerita mengenai kebiasaannya ke kantor naik kereta dan ojek. Cerita itu ia tuangkan di “Pojok Pak Dirjen”, Senin (24/10/2011).
“Gaya tulisan Pak Dirjen renyah. Sama persis tulisan Pak Dahlan Iskan kalau nulis di Jawa Pos,” komentar pembaca bernama Nurman. Kini terbukti, bukan hanya gaya tulisan, dalam hal naik kereta dan ojek pun keduaya punya kemiripan.
“Pojok Pak Dirjen” merupakan salah satu inovasi yang kami luncurkan di tahun 2011. Menu ini kami bikin untuk menampung tulisan-tulisan Pak Wahyu yang berisi sisi lain kesehariannya selaku orang nomor satu di Badilag. Bisa dibilang, tulisan-tulisan yang hendak dibagi Pak Wahyu adalah “untold story”, yakni kisah-kisah yang selama ini tak banyak yang mengetahuinya kecuali Pak Wahyu sendiri dan orang-orang tertentu.
Sepanjang tahun 2011, Pak Wahyu telah melahirkan 14 tulisan, plus satu tulisan berisi komentar atas komentar. Dari 14 tulisan itu, yang paling banyak dibaca ialah tulisan berjudul Es Krim, Baso dan Teknologi Informasi, yakni dibaca 3146 kali. Sedangkan yang paling banyak menuai komentar adalah tulisan berjudul Ke Kantor Naik Kereta Api dan Ojek. Tulisan ini mendapat 104 komentar.
|
Judul
|
Jumlah Pembaca
|
Jumlah Komentar
|
|
“Rumah Dirjennya hanya 200m dari sini Pak!”
|
688
|
26
|
|
Isteri Saya, Antara Nyanyi dan Ngaji
|
1043
|
44
|
|
Malu Terhadap Staf
|
941
|
43
|
|
Nonton Bola Bareng, Bersama Chief Justice
|
533
|
25
|
|
"Pak Wahyu, Baca-baca Peraturan tentang Peradilan Agama, Ya!"
|
945
|
47
|
|
Bisa Melayang di Langit Sydney, Gara-gara Peradilan Agama
|
833
|
46
|
|
Lho, kok Pak Dirjen juga merokok?
|
1274
|
57
|
|
Harga Sebuah Surat KMA
|
1227
|
62
|
|
Pamer Miskin Peradilan Agama
|
1433
|
72
|
|
Kesebelasan Peradilan Agama
|
1465
|
41
|
|
Es Krim, Baso dan Teknologi Informasi
|
3146
|
92
|
|
“Peradilan Agama, dari Serambi Mesjid ke Serambi Dunia”, dan Peran Cate Sumner
|
1429
|
34
|
|
“Saya akan permalukan lagi Pak Wahyu”
|
1872
|
67
|
|
Ke Kantor Naik Kereta Api dan Ojek
|
2030
|
104
|
Data diperoleh pada Selasa (10/1/2012), pukul 12.50 WIB.
Suara pembaca
Berdasarkan masukan dari banyak pembaca, kami juga membuat menu “Suara Pembaca” sebagai pelengkap menu “Pojok Pak Dirjen”.
Selama 2011, 14 tulisan telah kami publikasikan di menu ini. Asep Nursobah, hakim yustisial di Kepaniteraa MA, menyumbangkan tulisan paling banyak, yakni empat tulisan serial “1001 Malam di Badilag”.
Yang paling banyak diklik pembaca adalah adalah tulisan karya Masrinedi dari PA Painan berjudul “Badilag.net Menu Sarapan Pagi dan Sarapan Petang”. Tulisan ini dibaca 2183 kali.
Sedangkan yang paling banyak menerima komentar adalah tulisan berjudul “1001 Malam di Badilag”. Tulisan ini memperoleh 35 komentar.
Artikel di-etalase-kan
Karena selama ini artikel-artikel di badilag.net terkesan ngumpet sehingga sedikit yang membacanya, muncul gagasan untuk meng-etalase-kan artikel-artikel itu. Maka sejak Desember 2011, kami memajang daftar artikel terbaru di halaman muka. Sesekali, kami juga menempatkan artikel di “Fokus Badilag”.
Terbukti, setelah ditaruh di tempat yang lebih menarik perhatian, jumlah pembaca artikel di badilag.net kian banyak.
Selama2011, kami mempublikasikan 141 artikel. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari jumlah artikel tahun 2010 yang ‘hanya’ 79. Mengenai rinciannya, kami akan publikasikan dalam tulisan terpisah.
Informasi TPM
Untuk kali pertama sejak website ini berdiri, pada bulan Agustus 2011 kami mempublikasikan hasil rapat Tim Promosi-Mutasi (TPM). Tentu publikasi ini didasarkan pada kebijakan resmi para petinggi peradilan agama.
Kini di sebelah kiri website ini terdapat banner “Hasil TPM Tenaga Teknis Peradilan Agama”. Bila Anda klik sekarang, maka Anda akan menemukan tiga file di sana. Ketiga-tiganya dibanjiri pembaca. Hasil Rapat TPM yang dimuat pada 23 Agustus bahkan diklik 35.317 kali.
Bikin akun FB
Tahun 2011 juga menjadi tahun lahirnya akun Redaktur Badilag di Facebook. Akun ini dibuat untuk melakukan komunikasi dan interaksi dengan warga peradilan agama melalui situs jejaring sosial. Saat ini akun Redaktur Badilag telah memiliki lebih dari 5000 teman.
Biasanya, di dinding akun ini terpampang tautan-tautan yang mengarah ke badilag.net. Dengan demikian, akun ini bertindak sebagai sales untuk mempromosikan konten-konten badilag.net.
Dengan akun ini, kemudian lahirlah Forum Pembaca Badilag.net. Saat ini anggota Forum ini sekitar 1400. Di samping warga peradilan agama, ada juga anggota dari lingkungan peradilan lain, pegiat LSM, akademisi dan wartawan.
Berbagai hal seputar peradilan agama dibahas di forum ini. Berita-berita di badilag.net juga disebarkan di sini. Dengan demikian, kehadirannya dapat menambah intim komunikasi sekaligus memperkaya informasi.
Badilag.net versi mobile
Pada tahun 2011 kami juga mulai mengembangkan badilag.net versi mobile. Dari segi isi dan tampilan, badilag.net versi PC dan versi mobile sangat berbeda. Yang jelas, badilag.net versi mobile dirancang untuk dapat mengirit pulsa, enteng diakses, sekaligus menu-menu utamanya tetap dapat dinikmati.
Saat ini kami sedang menyempurnakan inovasi ini. Kami masih merumuskan menu apa saja yang harus ditampilkan. Kami juga sedang membahas desain yang pas. Lebih dari itu, kami sangat berharap mendapat masukan dari para pembaca setia badilag.net.
(Tim Redaksi)
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 2590 | 30 | | Kam. 17 | 5 | 0 | | Rab. 16 | 4 | 0 | | Sel. 15 | 5 | 0 | | Sen. 14 | 5 | 0 | | Ming. 13 | 1 | 0 | | Sab. 12 | 9 | 0 |
|
Comments
Kita yakin di tahun 2012 ini Insya Allah www.badilag.net is Website The First of the Best in The WORLD. AMIN AMIN AMIN YA RABBAL 'ALAMIN !
saya baca buku CEO's Note nya Dahlan Iskan, isinya berupa catatan ringan beliau yang dishare ke seluruh warga PLN... Dan, ternyata luar biasa berimbas positif... Nah, buku itu bisa jadi inspirasi untuk membukukan catatan di "Pojok Pak Dirjen" karena spiritnya sama: inovasi tiada henti, bekerja sampai mati... :)
Saya punya usul gimana kalau TIM IT Badilag khususnya Tim redaksinya diberi anggaran khusus untuk keliling mengadakan pelatihan pengelolaan website bagi PA-PA seluruh Indonesia, saya yakin inovasi yang selama ini berjalan akan tertular ke semua web PA PTA di Indonesia. PA-PA masih lemah dalam membuat tulisan, artikel, berita dll. kelemahannya banyak dalam bahasa jurnalis.