Sekretaris MA Silaturrahmi ke Badilag
Jakarta l Badilag.net
Sekretaris Mahkamah Agung RI yang baru dilantik, Nurhadi, SH, MH, menyambangi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Kamis (2/2/2012). Bersama Plt Biro Keuangan dan timnya, Nurhadi disambut seluruh pejabat dan pegawai Badilag.
“Beliau ingin lebih dekat bukan hanya dengan pejabat, tapi juga seluruh karyawan dan honorer,” kata Dirjen Badilag Wahyu Widiana, yang mengaku sudah lama kenal dan tahu betul sosok Nurhadi.
Mendapat sambutan hangat, Nurhadi pun mengungkapkan kebahagiaannya. “Saya luar biasa senang, karena diterima keluarga besar Badilag,” tuturnya.
Nurhadi mengatakan, dirinya sedikit-banyak mengetahui perkembangan Badilag dan peradilan agama. Khusus mengenai Dirjen Badilag, ia terang-terangan menyatakan kekagumannya.
“Beliau adalah Dirjen yang paling visioner. Langkahnya cepat bukan main. Beliau diakui di mana-mana, tidak hanya di Badilag,” tuturnya.
Kunjungan ke Badilag merupakan satu rangkaian road show yang dilakukannya sejak dilantik menjadi Sekretaris MA pada 22 Desember 2011. Sebelumnya, mantan Kepala Biro Hukum dan Humas MA ini mengunjungi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum.
Setelah ini, yang bakal dikunjunginya adalah Direktorat Jenderal Badan Peradilan Milter dan Tata Usaha Negara, Badan Urusan Administrasi, Badan Pengawasan, serta Badan Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan.
Pertemuan ini, menurut Nurhadi, merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dengan para pejabat eselon I, pada 12 Januari 2012.
Tujuannya menyambangi Badilag terutama adalah untuk menyamakan persepsi. Selain itu, ia juga menyampaikan program-program yang akan dijalankannya. “Saya juga ingin mendapat masukan-masukan dari Saudara sekalian,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Nurhadi menyampaikan beberapa catatannya mengenai Badilag, khususnya dalam penerapan teknologi informasi untuk menunjang tupoksi.
“SIMPEG yang dikembangkan Badilag itu sudah bagus, tapi lebih bagus lagi kalau bisa connect dengan SIMPEG yang di pusat,” ungkapnya.
Nurhadi juga berharap, pengembangan website yang sudah maju di lingkungan peradilan agama dapat ditularkan kepada yang lain. Sebab, bagaimanapun juga, MA merupakan satu keluarga besar yang seharusnya bisa maju bersama-sama.
Selain itu, Nurhadi menginginkan agar program-program Badilag yang layak jual dapat didokumentasikan dan disampaikan ke Biro Hukum dan Humas MA agar dapat diliput media massa dan diketahui publik secara luas.
Lebih jauh, Nurhadi berharap agar Badilag meningkatkan koordinasi dengan Sekretariat MA, khususnya dalam hal kerjasama dengan pihak luar.

Dukung program prioritas
Forum silaturrrahmi ini tidak disia-siakan Dirjen Badilag untuk menyampaikan program-program prioritas pembaruan yang telah dirumuskan dan sedang dijalankan Badilag.
“Kami punya tujuh program prioritas dan kami juga memiliki Tim Monitoring yang mirip dengan Tim Pembaruan MA,” kata Dirjen.
Program prioritas itu terdiri dari manajemen perkara, manajemen SDM, pengawasan dan pengaduan, pengembangan website, pelayanan publik dan meja informasi, serta justice for all yang terdiri dari fasilitas prodeo, sidang keliling dan posbakum.
Menyimak penjelasan Dirjen Badilag, Sekretaris MA berkomentar singkat, “Bagus sekali ada program prioritas dan tim monitoring. Saya dukung dan semoga terus maju.”
(hermansyah)
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 2148 | 48 | | Kam. 17 | 1 | 0 | | Rab. 16 | 5 | 0 | | Sel. 15 | 7 | 0 | | Sen. 14 | 2 | 0 | | Ming. 13 | 8 | 0 | | Sab. 12 | 7 | 0 |
|
Comments
Mari kita sukseskan Peringatan 130 tahun PA dalam rangka MENGGOLKAN PA KE SERAMBI DUNIA.
Dan Salut untuk Bapak SekMA yang berusaha untuk Mengenal Pegawai, bukan untuk Dikenal Pegawai dan Semoga cita2 bapak untuk lebih meningkatkan kesejahteraan pegawai MA menjadi lebih baixxxx.... Terwujud segera. Amin... Trimss