Kamis, 17 Mei 2012 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
Daftar LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet

RSS Feeder





Login Intranet



Online Support

 
 
 
 



FOKUS BADILAG

BUKU ELEKTRONIK : Sebuah Penilaian atas Website Pengadilan tahun 2011 (e-book version) | (14/05)
PENGUMUMAN : SE Pembinaan Hisab Rukyat April 2012 | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Pelatihan Hukum Ekonomi Syari'ah ke Arab Saudi | (10/5)
PENGUMUMAN : Daftar 40 Nama Calon Peserta Diklat Ekosyar, Saudi Arabia, Angk. Ke-2 | (04/05)
PENGUMUMAN : Rumusan Bimtek Kompetensi Hakim PA Angkatan II dan III Tahun 2012 | (24/04)
PENGUMUMAN : Publikasi Informasi Perkara | (23/04)
PENGUMUMAN : Hasil Diskusi Forum Bahasa Arab (MLA Episode III) | (20/4)
PENGUMUMAN : Surat Pengembalian Peserta dan Rumusan Bimtek angkata I | (4/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I Tahun Anggaran 2012 | (3/4)




Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1433 H | (7/2/2012) PDF Cetak E-mail
Oleh endah purnamasarii   
Selasa, 07 Februari 2012 10:55

Nandi Azis :
Islam Berkembang Karena Akhlak dan Keseimbangan Ajarannya

 

Jakarta | badilag.net

Islam adalah ajaran yang seimbang. Tidak hanya menitikberatkan pada keakhiratan, Islam pun begitu memperhatikan hal keduniawian.

Hal tersebut disampaikan Drs. Nandi Azis, SH., MH. saat menjadi penceramah dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Mesjid al-Ikhlas, Gedung Sekretariat MA RI, Senin (6/2).

Menurut penceramah yang mantan Eselon III di Kementerian Agama menuturkan bahwa beberapa keterangan yang tercantum dalam Alquran maupun Hadits Nabi Saw menjadi sudah cukup menjadi bukti bahwa Islam bukan agama berat sebelah.

Dalam Surat Alhadiid yang mengandung arti besi, Allah Swt memerintahkan umat Islam untuk mengolah berbagai sumber alam terutama logam untuk kehidupannya. Annahl, Adzdzariat dan surat-surat lain pun mengajarkan hal-hal serupa.

Artinya, menurut Ustadz yang asli Sukabumi ini, tidak hanya moral dan kepandaian, Islam pun begitu mengajarkan keterampilan dan jiwa entrepreneurship.

Keseimbangan ajaran itulah yang menjadikan Islam berkembang di berbagai belahan dunia. Dari beberapa penelitian membuktikan bahwa jumlah umat Islam terus berkembang dari tahun ke tahun. “22% penduduk dunia adalah muslim” katanya.

Yang kedua, menurut Nandi Azis di depan pejabat Eselon I, II, III dan IV serta pegawai Sekretariat MA RI yang hadir dalam acara tersebut, Islam berkembang karena sangat menjunjung tinggi akhlak, baik akhlak terhadap sesama maupun terhadap sang pencipta, Allah SWT.

Sejarah membuktikan, Rasullullah Muhammad Saw untuk meng-Islamkan Jazirah Arab hanya membutuhkan waktu 22 Tahun 2 Bulan dan 22 hari. “Tanpa keteladaan akhlak, tidak mungkin Islam berkembang sesingkat itu” katanya.

Selain itu, ajaran Islam yang mengesakan Tuhan-Nya menjadikan Islam sebagai ajaran yang mudah difahami dan diterima oleh akal manusia. (h2)

TanggalViewsComments
Total229928
Kam. 1720
Rab. 1640
Sel. 1520
Sen. 1480
Ming. 1310
Sab. 1250
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# FARHAN, PA Salatiga 2012-02-07 11:18
semoga keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat menjadikan diri kita untuk mengikuti sunah-sunahnya...amin
Reply
 
 
# maharnis PTA Jayapura 2012-02-07 11:27
Mudah-mudahan peringatan maulid nabi di gedung sekretariat mari sangat urgen sekali dilaksanakan dalam upaya memberikan ketauladanan bagi aparat peradilan dalam melakoni tugas dan kewajibannya dalam melayani masyarakat pencari keadilan sehingga menjadi kan peradilan sebagai benteng terakhir buat mendapat keadilan serta kepastian hukum amin
Reply
 
 
# Syafii Thoyib, PA Bantul 2012-02-07 11:29
Akhlaqul karimah memang harus dimiliki oleh siapapun orang yang hidup dalam suatu negara, manakala masih menghendaki terciptanya negara yang aman dan damai. Seperti kata pepatah seorang penyair Mesir, Syauqi Bei: "Hanya saja bangsa itu kekal selama berakhlak. Bila akhlaknya telah lenyap, maka lenyap pulalah bangsa itu".
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-02-07 11:40
Ya, salah satu misi Rasulullah SAW Allah utus adalah untuk memperbaiki akhlak manusia sesuai dengan fithrahnya sebagai makhluk Ahsani taqwim. Juga Tawazunitas dalam ajaran Islam sangat mempengaruhi pesatnya perkembangan Islam karena dengan azas tawazun/keseimbanganlah alam ini tetap eksis, harmoni dan juga merupakan sunnatullah dan kebutuhan umat manusia akan keseimbangan dalam segala sisi kehidupannya.
Reply
 
 
# Abd.Rahman Salam /PA Banggai 2012-02-07 11:44
Semoga para pegawai PA bisa mengikuti apa yang menjadi uswatun hasanah Nabi kita Muhammad Saw, sehingga kedepan tidak ada lagi pegawai PA yang tercantum namanya dalam DAFTAR DIHUKUM. ausubillah.....
Reply
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2012-02-07 12:11
Ketauladanan Nabi Muhammad SAW wajib dijadikan barometer bagi umat sepanjang zaman, terutama dalam hal penegakan supremasi hukum. Beliau mengelukan tehnis penerapan hukum: "Kendati ternyata putriku Fatimah yang melakukan tindakan pencurian, vonis potong tangan tetap aku terapkan padanya". Bagaimana kondisi sekarang (khusus dalam hal pemberantasan korupsi)....!!!??? It's the big question mark.
Reply
 
 
# Tatang Std PA Smrda 2012-02-07 12:14
Keuniversalan syariat Islam sebagai rahmatan lil'alamin menjunjung tinggi segala bentuk peradaban untuk kemaslahatan seluruh makhluk karena datang dari Pemilik alam itu sendiri. hanya karena kebodohan dan kekerdilan manusia itu sendiri shg syariat Islam dipandang kerdil dan ketinggalan zaman
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-02-07 12:25
“Tanpa keteladaan akhlak, tidak mungkin Islam berkembang sesingkat itu. setuju Pak, semoga dengan memperingati maulid Nabi Saw. akhlaq kita semakin, berahlaqul karimah, akhirnya kita bisa mnjadi pelayan yang baik bagi masyarakat pencari keadilan, senyum yang manis, sapa yang lembut, tutur kata yang menyejukan hati, akan selalu menghiasi waja-wajah keluarga besar Peradilan Agama,
semoga kita bisa mengamalkan dan mempertahankan ahlak yang baik dan benar.
Reply
 
 
# Chrisnayeti, Badilag 2012-02-07 13:05
Betapa indah dan sempurnanya Islam yang diajarkan melalui Nabi Muhammad SAW, yang mengutamakan akhlak yang seimbang dunia dan akhirat untuk pelaksanaan kehidupan agar bisa damai. Meski kini manusia lebih banyak mengedepankan keilmuannya dan akhlak jadi kering kurang tersirami. Semoga kita bisa menyuburkan akhlak meski keilmuan kita semakin meningkat.
Reply
 
 
# endang m, pta mataram 2012-02-07 13:12
Rasulullah saw. adalah uswatun hasanah, karena beliau berakhlaqul karimah. Kita umatnya, secara maksimal harus bertekad untuk menteladani Rasul dlm segala segi kehidupan, karena al-Qur'an telah menunjuk sbg teladan yg baik, LAQAD KANA LAKUM FI RASULILLAHI USWATUN HASANAH.....
Reply
 
 
# Syekh Sanusi-PA.Jakbar 2012-02-07 13:42
Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw pertama kali dirayakan oleh raja Arbelas (skrg Irak) "Abu Sa'id Muzhofar" dari Bani Fatimiyah skitar abad ke 4 H yang diilhami oleh seorang ulama kharizmatik "Muhammad Addahiya" itu hingga skrg ttp aktual, bahkan dianggap smakin eksis dan sbg sebuah keharusan bgi kita, knp ? krn memng Nabi Saw itu sbg sumber dari sgala sumber tauladan bgi kita smua. teruma bgi para pejabt pemegang kekuasaan....agar lebih rendah hati dan tawadhu' lagi...okey. slmt dan sukses buat Panitia maulid di MA...
Reply
 
 
# Nursal-PA Muara Bungo 2012-02-07 13:50
dengan peringatan Maulid Nabi Saw satu hikmah yang dapat dipetik kepemimpinan Rasulullah SAW hendaknya menjadi uswah kita semua, mengantarkan Islam sebagai rahmatalil'alamin
Reply
 
 
# Soleh-PA Manna 2012-02-07 14:51
Setiap muslim berusaha mengekpresikan kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW,namun yang perlu diperhatikan adalah action kita dalam meneladani akhlaknya di segala aspek kehidupan karena akhlak Nabi SAW adalah al Quran. Semoga momentum peringatan maulid Nabi SAW dapat menumbuhkan semangat untuk terus berusaha menjadi muslim yang kaffah, amin.
Reply
 
 
# chazim m Surakarta 2012-02-07 15:34
memberi contoh yang baik itu sulit, tapi mencontoh perbuatan yang baik lebih sulit...
Reply
 
 
# Alimuddin M.Mataram 2012-02-08 07:33
Begitu pentingnya AKHLAK, suatu negeri akan tetap eksis selama akhlak masih dijunjung, tetapi suatu negeri akan hancur berantakan, kacau dan semacamnya ketika akhlak sudah terabaikan. Tradisi maulidan di R.Awal mestinya dijadikan momen untuk menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai idola, qudwah dan uswah terbaik dalam segala aspek hidup kita, bukan yang lain.
Reply
 
 
# subhan PA Kuningan 2012-02-08 07:43
jadi mulailah dari pimpinan memberi contoh, yang di bawah pasti mengikut. prestasi Badilag yang diraih sekarang tidak lepas dari adanya keteladan dari pimpinannya. semoga dapat terus ditingkatkan
Reply
 
 
# S.SHALAHUDDIN.X-ANDA 2012-02-08 08:06
TIDAK ADA CONTOH YANG PALING BAIK DI DUNIA INI KECUALI BAGINDA MUHAMMAD RASULULLAH.SAW,semoga peringatan maulid yang telah dilaksanakan menjadi momentum untuk untuk tetap berqudwah dan mengidolakan sang nabi dalam kehidupan ini untuk menggapai ridho Ilahi...
Reply
 
 
# Hafid Abuaedah-Makale 2012-02-08 09:03
Mari kta lestarikan uswatun hasanah
Reply
 
 
# Mawardi Lingga/PA Sidikalang 2012-02-08 09:03
Muhammad Rasulullah dan para pengikutnya adalah ummat yg tegas membantras segala bentuk kekufuran tetapi sesama mereka tetap saling menyayangi, kita doakan semoga Ketua MA RI yg terpilih adalah termasuk pengikut Nabi Muhammad saw, aamiin.
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-02-08 16:45
Selamat memperingati Maulid nabi,,namun sayang saya sudah mengrim artikel tentang maulid seminggu yang lain sampai hari ini belum dimuat via emal: alfitrijoharchaniago@gamil.com.... :zzz
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-02-08 20:37
Ya betul, kita saat ini kita atau lebih besar lagi bangsa kita, telah kehilangan dua anak, yaitu si sidik dan si amanah, kapan dia pulang ? mudah-mudahan orang PA di bulan maulid ini menjadi pelopor untuk dapat mengembalikannya sifat rasul, yaitu siddik, dan sifat rasul amanah, yakin kita akan maju, dan keadilan akan tegak. Amiin
Reply
 
 
# MarikluZ MS.di - Aceh 2012-02-09 08:11
Peringatan hari-hari besar Islam hanya acara seremoni, taqwa dan akhlaqulkarimah sekarang hanya sebatas ucapan pemanis bibir bahkan ada yang menggunakannya untuk mencari sensasi, semoga ini tidak benar.
Reply
 
 
# amin pta Makassar 2012-02-09 08:28
Reaktualisasi warisan nilai-nilai ketauladanan Rasulullah saw. saat ini sangat urgen khususnya pada sisi dimensi akhlakiah. Karena sekarang ini terjadi krisis akhlak di mana-mana, dan itu menggorogoti hampir semua lapisan masyarakat kita. Momentum peringatan maulid nabi saw. menjadi media yang cukup strategis untuk energi kesadaran tentang hal itu.
Reply
 
 
# umi jak-bar 2012-02-09 08:53
Keteladanan, kesederhanaan dan ketegasan serta kebersahajaan merupakan intisari kepemimpinan Rasulullah. Kita rindu pemimpin seperti itu pada masa ini .Untuk pak ust Nandi apa kabar dan terima kasih
Reply
 
 
# M.Chanif, PTA Makassar 2012-02-09 13:46
Sudah berulangkali bangsa kita ini memperingati Maulidin Nabi Muhammad SAW, tetapi seberapa banyak yang berakhlaq meneladani sifat Rasululloh SAW, bukti kenyataannya perbuatan a moral/tidak berakhlaq semakin meraja lela. Kenapa begitu? jawabnya, bangsa kita ini dalam memperingati Maulidin Nabi, hanya mengutamakan seremonialnya saja, sedangkan isi kandungannya masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Apa begitu pak Ustadz?
Reply
 
 
# djazril darwis.babel 2012-02-10 15:19
djazril darwis.pta babel.Semoga peringatan Maulid Nabi SAW bukan hanya sekedar seremonial,tapi hendaknya Rasulullah saw.sebagai uswatun hasanah, bisa kita teledani peri hidup dan kehidupan beliau.
Reply
 
 
# Sumarwan PA Sampang Madura 2012-02-11 09:34
OBAT, meski ia ditaqdir sebagai sarana penyembuh penyakit,namun ia hanya mampu menyembuhkan bagi si sakit yang mau mengkonsumsinya,dan tak bermanfaat bagi yang enggan mengkonsumsinya walau obat itu sudah ditangan. Begitulah perumpamaan kehadiran Baginda Nabi menjadi rahmat bagi semesta alam, semoga dengan peringatan Maulid ini menjadikan kita warga Peradilan khususnya warga Peradilan Agama lebih mengenal, mencintai, konsisten mengikuti jejak langkah baginda Nabi Saw. serta mengamalkan ajarannya, sehingga kita termasuk kelompok yang memperoleh rahmat tersebut, laksana pasien yang rela mengkonsumsi obat demi memperoleh kesembuhannya.Amiin
Reply
 
 
# Pahruddin Ritonga, SHI - PA-Gunugsitoli 2012-02-11 10:32
wajah yang tampan menawan, cantik rupawan, ilmu pengetahuan yang luas, jabatan yang tinggi,harta yang banyak, tanpa dikemas dengan akhlak yang mulia seperti yg diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, maka itu semua akan sia-sia, karena keberhasilan Nabi Muhammad SAW adalah satunya perkataan dan perbuatan. Oleh karena itu jika setiap orang ingin berhasil dalam memimpin baik dalam rumah tangga, pekerjaan dan pemerintahan, maka harus mempedomani keteladanan Nabi Muhammad SAW. Saat ini banyak pemimpin yang gagal memimpin karena apa yang diucapkan sangat jauh dengan apa yang diperbuatnya. Tidak heran banyak pemimpin yang dicaci maki bahkan diturunkan secara paksa dari jabatannya karena tidak becus memegang amanah yang diberikan. Akibat menipisnya akhlak yang terjadi di masyarakat saat ini, lewat filem, radio, televisi, vidio, koran-koran, perdagangan haram, pergaulan bebas laki-laki dan perempuan, zina, buka aurot di luar rumah, korupsi kolusi, nepotisme, maling, judi, minuman keras, semakin berkembang, mudah2an dgn ceramah pak. ustad.Drs. Nandi Azis, SH., MH. akhlak manusia semakin baik. Amin.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 















Pembaruan MA















Pencarian
Polling
Setujukah apabila setiap putusan pengadilan ditampilkan di website
 
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS