Euforia Siadpa Plus:
Lab Siadpa Plus Menjadi Kebanggaan Pimpinan Daerah
Jakarta | badilag.net
 |
Sore itu Rabu (25/4) selepas salat Asar Laboratorium Siadpa Ditbin Admin Ditjen Badilag MARI mendapat kunjungan tamu istimewa tiga orang pimpinan daerah yang semuanya perempuan, semuanya consern dengan Siadpa, semuanya komentator aktif di setiap artikel dan berita badilag.net, dari tiga PA yang berbeda di lingkungan PTA Surabaya. Tiga orang ‘Aganwati’ itu adalah Hj. Sri Astuti, SH (KPA Madiun), Dra. Hj. Attifaturrahmaniyah, SH (WKPA Sidoarjo), dan Dra. Hj. Lilik Muliana, MH (WKPA Probolinggo).
Seperti sudah disepakati bersama, mereka akan menjajal langsung ‘kehebohan’ Lab Siadpa sebagai satu-satunya Laboratorium yang mengelola sistem informasi perkara di peradilan.
|
“Kami sedang ada kegiatan IKAHI di Jakarta, namun kami menyempatkan ke Badilag mau mengunjungi satu-satunya Lab Siadpa di dunia” ujar Attifaturrahmaniyah yang langsung diamini oleh dua rekan lainnya, ketika ditemui oleh Mahrus, LC.,MH (yang juga salah seorang anggota Timnas Siadpa Plus) di ruang perpustakaan Badilag, Lantai VI Gedung Sekretariat MARI di Jalan Jenderal A. Yani, Jakarta Pusat.
Ketiganya langsung dipandu oleh Mahrus menuju ruangan Lab Siadpa di Lantai VII. Disana mereka disambut oleh petugas piket Lab Siadpa yang hari itu digawangi oleh Muhammad Dawud Al-Wadud, SE
Euforia Laboratorium Siadpa
Euforia tampak di wajah para tamu pimpinan daerah Jawa Timur tersebut. Sepontan mereka mengambil gambar plang nama di depan ruang Lab Siadpa dengan ponsel masing-masing. Seperti lupa maksud mereka untuk menjajal fungsi berbagai piranti komputer dan layar monitor yang terpajang di ruang Lab, mereka malah mengambil kenang-kenangan berfoto bersama terlebih dahulu dengan para pemandu, tentunya dengan backround ruang Lab yang mereka banggakan.
“Kita melakukan monitoring aplikasi Siadpa seluruh satker PA secara nasional, langsung, real time, dari ruangan ini” Daud mulai mempresentasikan fungsi Lab kepada para tamu.
“Pada dasarnya ada dua pola monitoring. Pertama, pola kualitas laporan, dan kedua adalah pola kwantitas laporan. Namun kami saat ini masih mengutamakan pola kuantitas laporan lebih dahulu, yang pada gilirannya nanti faktor kualitas laporan akan terus kita kembangkan” tutur Daud.
“Dan kuantitas laporan aplikasi seluruh satker PA yang masuk ke info perkara nasional yang terpantau melalui Lab Siadpa saat ini sudah mencapai lebih dari 98 %” tegas Daud bangga.
Monitor dan Validasi
Pada kunjungan kali ini, para pimpinan daerah tersebut, mengambil kesempatan untuk memonitor keadaan perkara di satker masing-masing langsung dari Lab nasional.
Dan hasilnya, WKPA Sidoarjo merasa cukup puas dengan hasil kinerja pegawai di satkernya, setelah mencoba validasi data keseluruhan yang dilaporkan mencapai bobot total 87,71%.
Ternyata di satker PA Sidoarjo masih menyisakan data 8 perkara saja yang belum valid, yaitu tanggal ikrar mendahului tanggal putus perkara. Data tersebut langsung dicetak dengan piranti digital yang disediakan oleh pengelola Lab, secara otomatis.
“Saya akan bawa hasil print data yang kurang valid ini untuk bahan pembinaan lebih lanjut di kantor nanti” tutur Attifat semangat.
Setelah menorehkan nama-nama mereka di buku tamu Lab Siadpa Nasional tersebut, mereka berpamitan dengan tekad menggerakkan para pegawai dan hakim di satker masing-masing untuk lebih optimal menggunakan aplikasi Siadpa. Sukses Lab Siadpa. Sukses Peradilan Agama. Semoga. (Ibnu AR)
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 5091 | 62 | | Rab. 19 | 6 | 0 | | Sel. 18 | 4 | 0 | | Sen. 17 | 9 | 0 | | Ming. 16 | 12 | 0 | | Sab. 15 | 4 | 0 | | Jum. 14 | 8 | 0 |
|
Comments
حِا سبـوا قبل ان تحا سبـوا
Suatu saat nanti mudah-mudahan kami dapat pula BERTANDANG KE LAB. SIADPA Plus BADILAG. Amin !!!!!
Ibu Pimp PA di Jawa Timur ketika berkunju
ng ke Lab Siadpa, ayo ibu2 yg lain semang
at pula hendaknya sllu buka web Badilag
nya, kepada pengambil kebijakan jangan lupa untuk memperhatikan kebutuhan dan kesehatannya kawan-kawan kita di siadpa plus, supaya tetap bisa kreatif dan inovatif demi Badilag. jempol buat team pengelola Lab Siadpa Plus. jangan lupa ikhlasnya tetap dipertahankan, supaya tetap sukses dan senang.
Yang saya maksud disini adalah betapa tinggi perhatian dan semangat Ibu-Ibu tersebut terhadap TI. Ditengah kesibukan mereka dalam mengikuti acara IKAHI di Jakarta masih menyempatkan diri untuk mengunjungi laboratoriun SIADPA PLUS, semoga hasil yang didapat dalam kunjungan ini bisa memberikan perubahan di satkernya masing-masing. Seperti pada PA yang dipimpin oleh Ibu Dra. Hj. Attifaturrahmaniyah, SH (WKPA Sidoarjo)dimana tanggal ikrar mendahului tanggal putus perkara. Semangat terus ya Bu semoga semangatnya menular kepada pimpinan PA yang lain.