|
Mahasiswa IAIN Palembang Kunjungi Badilag
Sebagian peserta study tour berpose bersama Sekretaris Badilag Farid Ismail. Jakarta l badilag.net Sebanyak 47 mahasiswa dari Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang mengadakan study tour di Badilag, Selasa (27/7/2010). Rombongan ini mengadakan audiensi dengan Sekretaris Ditjen Badilag Farid Ismail yang didampingi Kabag Ortala Endra Jumhana. “Kami ke sini untuk menimba ilmu mengenai hukum Islam dan perkembangan peradilan agama,” kata Teguh Shobri, dosen pembimbing, yang memimpin study tour ini. Hal itu, menurutnya, sangat bermanfaat buat para mahasiswa yang berasal dari jurusan Ahwal Asysyakhsiyah (hukum perdata keluarga Islam), Jinayah (hukum pidana Islam), Muamalah (ekonomi Islam) dan Perbandingan Madzab. Teguh menambahkan, pihaknya juga ingin mendapatkan penjelasan yang lebih gamblang mengenai perekrutan hakim dan pegawai pengadilan agama. “Ini dapat menjadi bekal kami untuk mengajar di Fakultas Syariah,” tuturnya. Memenuhi harapan itu, Sekretaris Badilag Farid Ismail menjabarkan, sejak berdiri pada 1882, peradilan agama mengalami pasang surut. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, eksistensi peradilan agama semakin kuat. “Dalam hal kompetensi, kami sekarang tidak hanya mengadili perkara perceraian atau waris, tetapi juga ekonomi syariah. Mahkamah Syariah Aceh bahkan punya wewenang untuk mengadili masalah jinayah,” Farid menjelaskan. Semua ini adalah dampak dari direvisinya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Undang-Undang ini telah direvisi dua kali, yakni dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 dan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009. 
Para mahasiswa serius menyimak penjelasan Sekretaris Badilag mengenai perkembangan peradilan agama. Perkembangan pesat lainnya ialah dalam hal sarana dan prasarana. Sejak beralih dari Departemen Agama ke Mahkamah Agung, banyak gedung pengadilan agama diperbaiki, bahkan dibangun baru. Kendaraan dinas untuk pimpinan pengadilan juga disediakan. Selain itu, gaji dan tunjangan yang diperoleh aparat peradilan agama sama persis dengan aparat dari lingkungan peradilan lainnya. “Peradilan Agama sekarang satu atap dengan tiga lingkungan peradilan lainnya di bawah Mahkamah Agung. Kedudukan empat lingkungan peradilan ini sejajar,” kata Farid. Meski demikian, ada hal-hal tertentu yang berubah drastis. Misalnya dalam hal hisab rukyat. Ketika masih di bawah Depag, hisab rukyat adalah salah satu tugas pokok Direktorat Peradilan Agama. Tidak hanya melakukan hisab rukyat, tapi juga memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat luas, agar terdapat kesepahaman dalam menyikapi perbedaan sudut pandang. Sekarang, masalah hisab rukyat ini memang diperkuat oleh Undang-Undang. Tetapi kewenangan Ditjen Badilag kian terbatas. Badilag hanya memberikan pelatihan kepada para hakim, sebab merekalah yang bertugas menyidangkan perkara itsbat rukyatul hilal. “Meskipun demikian, kami tetap menganggap hisab rukyat adalah masalah yang sangat penting. Karena itu, adik-adik mahasiswa harus menguasai Ilmu Falaq bila ingin menjadi hakim pengadilan agama,” kata Farid. Selain ilmu falaq, yang juga harus betul-betul dikuasai adalah Bahasa Arab. Selama ini, banyak lulusan fakultas syariah yang cukup menguasai hukum materiil dan hukum formil, namun gagap bila disuruh membaca kitab kuning. Farid menyarankan para mahasiswa agar lebih serius mempelajari bahasa Arab. “Paling tidak, bisa membaca dan memahami kitab Fiqh Sunnah,” ujarnya. Dalam rangka mengembangkan bahasa Arab di lingkungan peradilan agama, Badilag telah membuat website berbahasa Arab. Tak hanya berisa berita, situs yang mulai dikembangkan pada awal 2010 ini juga menyajikan makalah-makalah mengenai perkembangan hukum Islam kontemporer dari Timur Tengah. “Jadi adik-adik harus rajin membuka situs badilag agar mengetahui perkembangan terbaru peradilan agama,” ujar Farid. Tinggi badan jadi masalah Badilag merupakan tujuan terakhir dari rangkaian study tour para mahasiswa ini. Sebelumnya, mereka mengunjungi Planetarium dan Observatorium Jakarta, UIN Yogyakarta, Menara Hilal Semarang dan PP Muhammadiyah. 
Dosen pembimbing study tour, Teguh Shobri, memberikan cinderamata kepada Sekretaris Badilag.
Karena itu, para mahasiswa yang masih duduk di semester empat ini tak menyia-siakan kesempatan ketika beraudiensi dengan pimpinan Badilag. Mereka melontarkan banyak pertanyaan, khususnya mengenai seluk-beluk perekrutan hakim dan pegawai pengadilan agama. Ria Nurhijriah, misalnya, ingin mendapat penjelasan mengenai syarat tinggi badan dalam perekrutan calon hakim. “Apakah syarat itu masih ada?” Menjawab pertanyaan ini, Farid Ismail mengatakan, tinggi badan tidak lagi menjadi salah satu syarat dalam perekrutan calon hakim. “Pada tahun 2007-2008 memang ada persyaratan seperti itu, tapi pada tahun 2009 kemarin tidak ada batasan,” ungkapnya. Di ujung pertemuan, Teguh Shobri mengaku sangat berterima kasih atas sambutan baik yang diberikan Badilag. Ke depan, pihaknya berencana melakukan study tour serupa. “Sebab, ini sangat perlu untuk menambah wawasan,” ujarnya, tak lama sebelum memberikan cinderamata untuk kenangan-kenangan. (hermansyah)
» 15 Comments
15"PA. Sekayu" at Wednesday, 11 August 2010 08:32
Selamt kepada para mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang semoga kunjungan adik-adik ke Dirjen Badilag MARI mendapat sepiritual dan tergerak hati mereka untuk bergabung di Peradilan Agama, Semoga Sukses dan bermanfa'at apa yang telah adik-adik dapatkan dari Dirjen Badilag Amiennn...
14"PA.Tanjungkarang" at Wednesday, 11 August 2010 08:29
"Selamat buat Teman-teman Mahasiswa Syari'ah IAIN Palembang", Mari kita Pastabikul khairat dan juga kita gunakan hasil Tour dari Badilag setidaknya kita bisa ikut berpartisipasi dalam menjadi calon Hakim Agama maupun calon PNS nya. semoga kita bisa masuk menjadi keluarga besar Pengadilan Agama.. Amin...!!
13""Salut"" at Tuesday, 10 August 2010 08:58
Salut buat adik-adik Fak Syariah IAIN Raden Fatah Palembang, memang begitu seharusnya generasi muda.. setuju 100% buat pak sekretaris, memang sudah sepantasnya syarat tinggi badan ditiadakan dalam penerimaan calon hakim agama.. karena wibawa seorang hakim itu tidak terletak pada tingginya badan tetapi terletak pada kualitas moral dan intelektualnya.
12""Ajang Persiapan"" at Thursday, 29 July 2010 01:04
Selamat dan sukses buat Mahasiswa IAIN Palembang yang telah mengunjungi Badilag. Semoga segala informasyang didapat dapat disebarkan kepada masyarakaterutama tentang Eksistensi PA untuk menyelesaikan permasalahan rumah tangga, bukan tempat bercerai.
11"MAJU TERUS" at Wednesday, 28 July 2010 21:15
Sebagai alumni IAIN RF saya merasa bangga dan salut kepada adik-adik mahasiswa yang penuh inovatif mengunjungi Badilag sekaligus menambah ilmu dan wawasan, maju terus adik-adik...semoga kelak apa yg menjadi cita-cita mu bisa tercapai. Amin...
10""selamat datang"" at Wednesday, 28 July 2010 12:52
sukses selalu buat mahasiswa IAIN Palembang, yang telah mengunjungi Badilag, semoga apa yang telah di dapat menjadi ilmu yang berharga dalam meniti kesuksesan tuk menjadi warga peadilan, banyak-banyaklah menguasai Mata Kulia Khusus bagian peradilan, (hukum acara perdata, metode persidangan, ilmu falakdll), sukses IAIN, sukses peradilan agama.....
9"Motivasi" at Wednesday, 28 July 2010 12:50
Dg adanya penjelasan dr Sekditjen Badilag MARI kpd mahasiswa IAIN Raden Fatah Pelembang mengenai rekrutmen pegawai dan Cakim di PA menjadi motivasi sekaligus mahasiswa IAIN (UIN) se Indonesia yg ingin menjadi pegawai atau cakim PA sedini mungkin sdh mempersiapkan diri, rajin belajar semoga kedepan bisa menjadi pegawai atau Cakim di PA, amin. Terima kasih pak Farid Ismail atas penjelasannya sehingga waktu2 yd PA semakin oke.
8"PERLU PENYIAPAN SDM" at Thursday, 29 July 2010 13:20
SALUT BUAT ADIK-ADIK MAHASISWA YANG PROAKTIF DALAM MENCARI INFORMASI, MEMANG PADA SAAT INI DIPERLUKAN KOMPETENSI BAHSUL MASAIL AGAR MAMPU MENELAAH DAN MENGUTIP ATAU MENELURKAN HUKUM YANG BERASAL DARI BHS.ARAB KARENA KEBANYAKAN KOMPETENSI PERADILAN AGAMA BERSUMBER DARI SUMBER YANG BERBAHASA ARAB MAKA HARUS DITUNTUT BAGI GENERASI PENERUS UNTUK MENGUASAI HAL YANG DIMAKSUD. SELAMAT BUAT MHS IAIN PELAMBANG MOGA MEMBUKA CAKRAWALA BERFIKIR YANG BERHAZANAH ARABIYAH.
7"Sukses selalu for IAIN RF" at Wednesday, 28 July 2010 12:45
Selamat kepada adik-adik mahasiswa Fak Syari'ah. sbg sesama alumni saya merasa bangga dgn kehadiran adik2 di Ditjen Badilag. Doa saya mudah2an nanti ada yg menjadi hakim di PA mengikuti jejak kami di Aceh. Khusus buat dosenku ilmu falakku Pak Teguh Sobri, sy doakan mg tetap semangat dan sehat selalu dalam menjalankan tugas sbg dosen, amien.
6"PERLU PENYIAPAN SDM" at Wednesday, 28 July 2010 12:43
SALUT BUAT ADIK-ADIK MAHASISWA YANG PROAKTIF DALAM MENCARI INFORMASI, MEMANG PADA SAAT INI DIPERLUKAN KOMPETENSI BAHSUL MASAIL AGAR MAMPU MENELAAH DAN MENGUTIF ATAU MENELURKAN HUKUM YANG BERASAL DARI BHS.ARAB KARENA KEBAYAKAN KOMPETENSI PERADILAN AGAMA BERSUMBER DARI SUMBER YANG BERBAHASA ARAB MAKA HARUS DITUNTUT BAGI GENERASI PENERUS UNTUK MENGUASAI HAL YANG DIMAKSUD. SELAMAT BUAT MHS/IAIN PELAMBANG MOGA MEMBUKA CAKRAWALA BERFIKIR YANG BERHAZANAH ARABIYAH...
5"memang perlu dipersiapkan" at Wednesday, 28 July 2010 09:06
Genersai yang baik adalah generasi yang dipersiapkan, dan generasi yang baik itu tidak SELALU bergantung pada suatu posisi tertentu (PNS/HAKIM), para mahasiswa hendakknya persiapkan diri anda menjadi generasi yang siap pakai dimanapun, menyadari hal itu para pebimbing mengajak anda untuk mengenal dunia Peradilan Agama, dengan penjelasan pimipinan badilag diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar untuk mencapai yang terbaik bagi masa depannya, semoga sukses, amin
4"Sukses buat IAIN Plg" at Wednesday, 28 July 2010 08:23
Sukses buat Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Palembang dalam rangka kunjungan akademik, mudah-mudahan ini akan membawa angin segar dan bermanfaat bagi institutsi IAIN Palembang pada umumnya, karena dari sinilah nanti akan memberikan jalan untuk alumni-alumni Fakultas Syariah dalam menguji kemampuan dan berkompetisi didalam perekrutan Cakim maupun Capeg Peradilan Agama.
3""SOSIALISASI"" at Wednesday, 28 July 2010 07:34
Selamat kepada adik-adik yang telah memasukan program study tour ke Badilag semoga dapat ilmu yang banyak dan bermanfa'at untuk bekal adik-adik di masa yang akan datang. Jangan lupa ilmu yang telah ada diamalkan dan diharapkan untuk mensosialisasikan kepada yang lainnya tentang keberadaan Peradilan Agama baik kepada sesama Mahasiswa maupun kepada masyarakat luas...........SEMOGA BERHASIL.......Amiiiiiinnn........
2"Selamat" at Wednesday, 28 July 2010 07:37
Selamat kepada para mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang yg telah mendapat penjelasan yg cukup gamblang dari Sekditjen Badilag MARI mengenai seputar Peradilan Agama dan perekrutan cakim / capeg untuk Peradilan Agama. Sekarang tinggal anda sendiri yg hrs lebih serius belajar dan hendaknya lebih mendalami kitab kuning dan ilmu falaq, biar kelak anda bisa lulus dlm testing di MARI, d.h.i. di lingkungan peradilan agama.
1"SELAMAT DATANG" at Tuesday, 27 July 2010 15:28
"selamat datang pro Mahasiswa IAIN Palembang di Badilag semoga bermanfaat bagi mereka yanh berkunjung. dengan kunjungan tersebut mereka akan mengenal lebih dekat keberadaan Badilag dan peradilan Agama Ilmu yang didapat baik di kampus maupun diluar kampus khusus dr Bapak Sekertaris Dirjen Badilag merupakan modal untuk berkompetisi masuk menjadi aparat Peradilan Agama"
» Post Comment
|