Saturday, 04 September 2010 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA-RI 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Hisab Rukyat
Galeri Badilag
Tips dan Trik
Dapur Redaksi
Arsip Berita
e-Dokumen
Transparansi Peradilan
Yurisprudensi
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Statistik Perkara Banding
Info Perkara Kasasi
Cek Akta Cerai
Justice for All
Standar Prosedur
Prosedur Berperkara
Pedoman Prilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-mail
Direktori Dirjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Setditjen
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Download Aplikasi
Login Intranet Badilag
Berita Badilag
 
 
 
 

Bagi yang belum, dihimbau untuk secepatnya melaporkan keuangan perkara, prodeo dan sidang keliling via SMS Gateway.     Keluarga Besar Ditjen Badilag mengucapkan selamat dan sukses atas pengambilan sumpah dan pelantikan 19 pejabat Eselon IV Ditjen Badilag      --= NFSP =--      Kirimkan Berita, Artikel dan Karya Tulis lainnya hanya ke redaksi@badilag.net.     


FOKUS BADILAG

SURAT EDARAN : Pengusulan dan Penempatan Dalam Jabatan Panitera Pengganti II | (02/09)
SURAT EDARAN : SE Dirjen Badilag Tentang Laporan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di MA RI dan Pengadilan Dibawahnya | (1/9)
PENGUMUMAN : Permintaan Persyaratan Biaya Pindah (HAKIM) | 31/08 PENGUMUMAN:
  Pelaporan sidang keliling dan prodeo | (27/8 )
SURAT EDARAN : Pengusulan dan Penempatan Dalam Jabatan Panitera Pengganti I |(25/08)
                                                         
PENGUMUMAN: Daftar Nama-Nama Hakim PA Yang Telah Mendapatkan Nota Persetujuan BKN Untuk KP Periode 1 Oktober 2010 |(16/08)
PENGUMUMAN: Penetapan Jam Kerja Selama Bulan Suci Ramadhan 1431 H | (10/08)
PENGUMUMAN: Daftar Tenaga Kepaniteraan dan Kejurusitaan PA Yang Telah Mendaptkan Persetujuan Teknis Kepala BKN Untuk KP Periode 1 Oktober 2010 | (04/08)
SURAT EDARAN : Quisioner Mengenai Pelaksanaan Itsbat Kesaksian Rukyatul Hilal | (3/8)
SURAT EDARAN : Surat Edaran Tentang Rukyat Hilal Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah 1431 H | (3/8)
PENGUMUMAN : Teknis Pengiriman Perkara Prodeo dan Sidang Keliling Via SMS Gateway | (26/7)
PENGUMUMAN: Surat Edaran Dirjen Badilag tentang Pelaporan Prodeo dan Sidang Keliling | (20/07)





Sudan Setuju Fasilitasi Pelatihan Ekonomi Syariah (28/7) PDF Cetak E-mail
Dimuat oleh Hermansyah   
Wednesday, 28 July 2010

Sudan Setuju Fasilitasi Pelatihan Ekonomi Syariah


Jakarta l badilag.net

Gayung itu akhirnya bersambut. Pemerintah Sudan menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pelatihan ekonomi syariah untuk hakim-hakim peradilan agama.

Kepastian mengenai hal itu disampaikan Dubes Sudan untuk Indonesia, Ibrahim Bushro Muhammad, ketika mengadakan pertemuan dengan Dirjen Badilag Wahyu Widiana, di Kedubes Sudan, Rabu (28/7/2010).

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Kami bangga menjadi tempat belajar ekonomi syariah karena memang Islamic banking di negara kami sudah sangat maju,” kata Dubes Sudan.

Rencananya, pelatihan ekonomi syariah ini akan berlangsung dua pekan, dari tanggal 5 hingga 20 Oktober 2010. Tempatnya adalah Mahkamah Tijarah atau Pengadilan Niaga Sudan.

Image
Dirjen Badilag dan Dubes Sudan sedang membahas mekanisme pelatihan ekonomi syariah untuk hakim-hakim peradilan agama.

Peserta pelatihan ini berjumlah tujuh orang.  Seluruhnya hakim. Mereka yang diberi kesempatan adalah hakim-hakim yang benar-benar mampu berbahasa Arab, baik lisan maupun tulisan. Mereka juga harus punya pengetahuan yang memadai mengenai ekonomi syariah.

Ibrahim Bushro Muhammad mengatakan, pihaknya akan menanggung biaya akomodasi, konsumsi dan apapun yang dibutuhkan para peserta selama pelatihan. Adapun biaya transportasi dari Indonesia-Sudan dan sebaliknya, tetap menjadi tanggungan Mahkamah Agung RI.

Mendengar penjelasan ini, Dirjen Badilag yang didampingi Setditjen Farid Ismail mengaku sangat berbahagia. “Mewakili pimpinan Mahkamah Agung, kami menyatakan terima kasih atas respon positif yang diberikan pemerintah Sudan,” kata Dirjen.

Dirjen meyakinkan bahwa para peserta akan serius mengikuti pelatihan. Mereka dituntut untuk mempelajari putusan-putusan perkara ekonomi syariah di Sudan. Dengan begitu, ketika pulang ke tanah air, mereka bisa menularkan pengetahuan dan keterampilannya kepada hakim-hakim yang lain.

“Kami harapkan, dari sana akan membawa sesuatu yang berguna untuk peradilan agama,” Dirjen menegaskan.

Makin akrab

Sejak beberapa tahun terakhir, MA-RI memang cukup akrab dengan Sudan. Tercatat, para hakim agung pernah mengadakan studi banding di negara yang terletak di benua Afrika ini dua kali. Kunjungan yang kedua dilaksanakan pada pertengahan 2008 dan diikuti 22 delegasi.

Pada akhir Februari 2010 lalu, giliran para hakim Sudan yang menyambangi Indonesia. Delegasi yang dipimpin Dalia Bashir Surag ini sempat mengunjungi Gedung Badilag dan diterima langsung oleh Dirjen Badilag Wahyu Widiana.

Penjajagan kerjasama antara Ditjen Badilag MA-RI dengan Kedubes Sudan dimulai pada awal Februari lalu. Ketika itu, Dirjen Badilag mengunjungi Dubes Sudan di kantornya. Dari situ, gagasan mengenai kerjasama pelatihan ekonomi syariah mulai muncul.

Image

Dirjen Badilag dan Dubes Sudan berpose usai pertemuan. Setditjen Badilag Farid Ismail dan admin badilag.net versi Arab, Abdul Halim Sholeh, turut mendampingi Dirjen.

Pihak Sudan, yang punya hubungan diplomatik sangat baik dengan pemerintah Indonesia, memberi lampu hijau. Mereka mempersilahkan Ditjen Badilag untuk menyusun kerangka kerjasama dan mengirimkannya untuk dipelajari.

Dubes Sudan mengaku pihaknya belum pernah menjalin kerja sama dengan MA-RI dalam hal pelatihan ekonomi syariah. “Ini yang pertama kali. Harapan kami, pada tahun-tahun berikutnya bisa dilakukan kembali,” ujarnya.

(hermansyah)
» 29 Comments
29"SHI., MSI"
at Wednesday, 04 August 2010 16:26by Jaya mMiharja
Tambah sukses Pak Dirjen......... 
Tingkat SDM hakim-hakim khususnya yang akan menangani sengketa ekonomi syari'ah,terobosan yang luar biasa bisa kerjasama dengan pemerintah Sudan.... 
Goood luck...... 
Terus berjuang demi tegaknya syari'at-syariat Islam.........
28"S.Ag. MH"
at Monday, 02 August 2010 17:46by nadhim
Al-hamdulillah. Selamat dan salut atas kerja keras pak Dirjen dg Jajarannya. Siapapun yang berangkat smoga pulang dengan Ilmu yg bermanfaat bg kemajuan ummat serta mendatangkan Ridha Allah.Amin
27"akan lebih bermanfaat"
at Sunday, 01 August 2010 23:16by endang muchlish,pta papua
Berbahagialah ketujuh orang calon hakim peserta pelatihan Ek. Syari'ah bl. Oktober mendatang, semoga bisa memanfaatkan waktu untuk lebih serius mempelajari dan menelioti masalah Mahkamah Tijarah di Suidan dan sekembalinya ke Indonesia bisa memberikan ilmu yg diperolehnya itu kepada rekan-rekan lainnya di Indonesia, insya Allah akan lebih bermanfaat lagi......
26"SALUT DAN SUKSES"
at Sunday, 01 August 2010 23:13by H.TAUFIQURROHMAN-BALI
LANGKAH BAPAK DIRJEN MENJALIN KERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH SUDAN DALAM HAL PENYELESAIAN SENGKETA EKONOIMI SYARI'AH SUNGGUH SANGAT BAGUS SEKALI APALAGI AKAN MENGIRIM HAKIM-HAKIM UNTUK MENGIKUTI PELATIHAN SUPAYA NANTINYA HAKIM-HAKIM PA TERMASUK HAKIM YANG AHLI SYURGA KARENA MEMUTUS PERKARA YANG DIDASARI DENGAN ILMU BUKAN NAFSU.
25"PA.Binjai"
at Sunday, 01 August 2010 23:13by Drs.HAM.Hsb, MH
Ass. Pak Dirjen, Mendengar rencana pelatihan ini kami sangat senang dan mendukung, dalam hati kami berdoa semoga kami termasuk salah satu peserta yg diajak ikut pelatihan tsb.Apa syarat2nya pak dirjen? makasih. Seandainyapun kami tidak termasuk peserta pelatihan tsb, kami berharap semoga kami dpat ditularkan ilmu2 yg didapat disana, Amin. Wssalamu 'alaikum wrwb.
24""LUAR BIASA""
at Sunday, 01 August 2010 23:00by H.SUHADAK
Hakim PA wajib memahami Materi Hukum Ekonomi Syar'ah, bahkan harus mengikuti perkembangan perbankan Syari'ah dan Perbankan Konvensional, agar dapat mempertimbangkan dalam Putusan. Langkah Pendalaman Ekonomi Syari'ah dg bekerjama dg Dubes Sudan tentang Islamic Banking, sungguh upaya peningkatan mutu Hakim PA agar menjadi profesional. Dg SDM yg cukup maka PA akan terus maju.
23"LANGKAH POSITIF"
at Sunday, 01 August 2010 23:02by M.Iqbal PTA BandarLampung
Krjasama Dubes Sudan utk Indonesia, Ibrahim Bushro Muhammad, dg Bpk Dirjen Badilag MARI Wahyu Widiana, patut diapresiasi sbgai langkh maju & Lompatan Jauh dlm membawa Peradilan Agama sebagai satu2nya Peradilan yg menegakkan Syari'ah di Indonesia. Harapn kami pasca Pelatihan hasilnya dpt ditransformasi di PA sehingga Warga PA dpt mengetahui perkmbangan Ekonomi Syariah, terutama perkembangan Tataniaga Syari'ah, Selmt dan sukses. Wassalam
22"TUJUH UNTUK SEMUA"
at Sunday, 01 August 2010 23:03by Abdul Mustopa PA Jember
Ass... Apresiasi setinggi tingginya kepada Dirjen Badilag semoga selalu ada terobosan2 baru dalam pengembangan Peradilan Agama di Indonesia. 
Walaupun yang berangkat hanya 7 orang, semoga ilmu yang di dapat disana dapat ditularkan kepada seluruh Hakim Agama di Indonesia baik berupa tulisan atau seminar dan pelatihan sehingga kami juga bisa mengembangkan diri maju dan berjuang bersama demi Mengemban Visi dan Misi Badan Peradilan Agama Indonesia khususnya dan Mahkamah Agung Umumnya.
21"Harapan"
at Sunday, 01 August 2010 23:07by Ali, P.A Kotamobagu
Alhamdulillah, kami sangat senang mendengar berita tentang akan terlaksananya Pelatihan Ekonomi Syari'ah dari Hakim-hakim di lingkungan Peradilan Agama, meskipun yang akan diutus hanya tujuh orang Hakim, namun harapan kami bisa membawa segudang ilmu dan informasi dari Mahkamah Tijarah Sudan.
20Comment
at Sunday, 01 August 2010 23:08by Anwar-PA Wonosari
Ass.....Dengan adanya kerja sama dengan pemerintah Sudan diharapkan dpt meningkatkan kualitas SDM di lingkungan peradilan agama...walaupun yg berangkat hanya 7 orang.Buat kedepannya mohon diadakan sharing ilmu yg didapat dr Sudan ke daerah-daerah.Terimakasih
19"Insyaallah berkah"
at Sunday, 01 August 2010 22:54by Zakaria Ansori,PA.Ma-Tebo
alhamdulillah, berbahagia sekali jika bila mengikutinya... bekal bagi kami hakim2 PA di daerah...
18"SDM Mahir Bhs Arab"
at Sunday, 01 August 2010 22:56by Ahmad Zaenal Fanani
Saya sgt apresiatif atas kerjasama Badilag dengan Sudan dalam bentuk Diklat ekonomi syariah. Semoga kerjasama ini bisa memotivasi para Hakim untuk meningkatkan kemampuan berbahasa arab Saya sgt berharap hakim yg dikirim adalah hakim yang telah mengikuti tes wawancara bahasa arab yg dilakukan badilag beberapa waktu lalu (Kualifikasi SDM Mahir Bahasa Arab), khususnya hakim yg masuk kualifikasi B +.
17Comment
at Thursday, 29 July 2010 13:30by efidatul PA. Pdg panjang
Alhamdulillah, semoga rencana kerjasama Dirjen Badilag MARI dengan Sudan tentang Pelatihan Ekonomi Syari'ah segera terwujud karena untuk menjawab tantangan terhadap pesatnya perkembangan Lembaga Ekonomi Syariah semakin banyak dan kita warga Peradilan Agama harus telah siap menjawab perkembangan Lembaga Ekonomi Syariah tersebut,
16Comment
at Thursday, 29 July 2010 13:33by H.Moh.Nasri, PA.Bulukumba
Kami para Hakim yang ada di Daerah sangat bersyukur dengan keberhasilan Bapak Dirjen yang telah berhasil menjalin kerjasama yang sangat baik ini, semoga kedepan para hakim akan mendapatkan pelatihan yang pesertanya lebih banyak sehingga akhirnya pada gilirannya kami bisa masuk dalam daftar peserta pelatihan
15"semoga"
at Thursday, 29 July 2010 13:34by Syamsulbahri (PA.Biak)
Alhamdulillah... semoga kami dari Papua bisa juga diikutkan sebagai peserta dalam pelatihan ekonomi tersebut. Semoga...Amien....
14""Patut Disyukuri""
at Thursday, 29 July 2010 13:39by Dwi Anugerah \"PA DPS\"
Salut buat pihak Pemerintah Sudan yang memberikan Dirjen Badilag dan jajarannya untuk menimba ilmu ekonomi syariah bagi para hakim yang mempunyai keahlian khusus dibidang bahasa arab dan ilmu ekonomi syari'ah, sebab permasalahan ekonomi syariah adalah hal yang agak rumit dan sangat sedikit hakim yang mengetahui tentang permasalahan itu. Semoga sekembalinya dari sudan nanti para hakim bisa menyalurkan ilmu yang diperoleh.
13Comment
at Thursday, 29 July 2010 10:33by Dra.Maisyarah/PA.Sdikalng
Alhamdulillah, berhasilnya salah satu terobosan/upaya untuk meningkatkan kualitas SDM para hakim Peradilan Agama. Semoga sukses dan senantiasa dalam petunjuk Allah SWT. Namun perlu juga menjadi perhatian kita bersama bahwa terobosan ini disamping sebagai peluang juga merupakan tantangan khusus bagi para hakim untuk senantiasa berupaya meningkatkan kualitas SDM dalam penguasaan bahasa arab. Mari kita budayakan tiada hari yang dilalui tanpa bertambahnya kualitas SDM.
12"tawaran menarik"
at Thursday, 29 July 2010 10:17by yuni-PA Pangkalan Keinci
Assww.. kami bergembira atas kabar berita ini, mudah2an dengan program ini akan merangsang kita bersama untuk belajar dan meperdalam bahasa Arab.. Program ini menarik karena terbuka bagi siapapun warga Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama yang memiliki kemampuan. Semoga ke depan akan lebih banyak lagi kerjasama yang bisa terjalin, tidak sebatas ekonomi Islam saja, tetapi materi-materi yang lain..trimakasih, selamat pak Dirjen atas terobosan ini..
11"KITA SEMUA HARUS PROAKTIF"
at Thursday, 29 July 2010 10:23by SALMAN,MA:PA GUNUNG SUGIH
Karena masalah ekonomi syariah adalah kompetensi absolut peradilan agama, kita semua aparat peradilan agama, khususnya para hakim memang harus sangat bersungguh-sungguh meningkatkan kapasitas kita dalam penguasaan hukum ekonomi syariah. Kita semua harus proaktif menambah ilmu dan wawasan, memperbanyak membaca dan mengeksplorasi literatur ekonomi syaria'ah, termasuk mendiskusikannya secara intensif. Semoga ini betul-betul menjadi ladang amal dan dakwah kita semua. Aamiin.
10"Comment"
at Thursday, 29 July 2010 10:24by Nia Burmella, PA Tj.Krang
Ass.Semoga dengan adanya kerjasama pelatihan ekonomi syariah dengan pemerintahan Sudan diharapkan hasil pelatihan tersebut mampu memberikan kontribusi yang besar di bidang ekonomi syariah dan kedepannya menjadi salah satu PR bagi kita dalam penerapannya. Pak Dirjen, ditunggu sosialisasinya di daerah-daerah.
9"Pelatihan itu Perlu...."
at Thursday, 29 July 2010 10:24by A.Saprudin-PA.Muara Enim
Pelatihan Ekonomi Syariah di negara Sudan yang notabene perbankan syariahnya sudah cukup maju memang sangat diperlukan bagi para hakim d lingkungan peradilan agama. Namun perlu juga dipertimbangkan, untuk melakukan kerjasama dengan lembaga2 ekonomi syariah yang ada di Indonesia, di samping kuantitas dan kualitasnya relatif sudah baik, dan dapat ikuti oleh para hakim PA dalam jumlah yang relatif lebih banyak....
8"Ekonomi Syariah"
at Thursday, 29 July 2010 10:25by Sudarman, PA Palembang
Di Indonesia, pelatihan2 ekonomi syariah harus terus digalakkan sebab ini merupakan sudah saatnya Indonesia bangkit dalam perekonomian yang berlandaskan nilai-nilai dari Al-Qur'an dan Sunnah Nabi maupun ketetapan lainnya. KIta berharap banyak ke depannya mudah2an akan membawa peradilan kita semakin maju dan dapat memberikan keadilan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku dengan memperhatikan nilai-nilai dan budaya Islam yang ada.
7"" Penting""
at Thursday, 29 July 2010 10:28by Insyafli PTA Padang
Pelatihan ekonomi syari'ah di negara lain, terutama di Sudan yang termasuk maju Islamic Bank nya, menurut saya cukup menarik dan penting, untuk itu beruntunglah para hakim yang diberikan kesempatan pertama untuk iut program ini. Untuk itu selamatlah untuk mereka ya.
6Comment
at Thursday, 29 July 2010 10:29by Uman
Alhamdulillah, semoga rencana kerjasama Dirjen Badilag MARI dengan Sudan tentang Pelatihan Ekonomi Syari'ah segera terwujud dan pesertanya bisa lebih banyak, sehingga yang sudah terseleksi dalam jaringan SDM Bahasa Arab bisa diikutkan semua.Amin.
5"Semoga Bermanfaat"
at Thursday, 29 July 2010 10:30by PA BANGLI - BALI
Kami sangat bangga dengan kinerja Bapak Dirjen Badilag yang selalu mengusahakan kemajuan Pengadilan Agama, khususnya para Hakim-hakim nya seperti melakukan kerjasama dengan Pemerintahan Sudan, yang rencananya memberikan pelatihan tentang Ekonomi Syariah di Sudan
4""Tidak hanya Hakim""
at Thursday, 29 July 2010 01:03by Masrinedi - PA. Painan
Kami sangat gembira dan bersyukur kepada Allah atas kesediaan pemerintah Sudan memfasilitasi Pelatihan Ekonomi Syariah di Sudan buat warga PA. Kami di daerah juga berharap tidak hanya Hakim saja yang diikutkan, tetapi juga PP-nya Pak Dirjen. Semoga rencana mulia ini Allah ridhai dan dimudahkan-Nya. Amin !
3Comment
at Thursday, 29 July 2010 01:03by mudzakkir - tebuireng
kami sangat bangga dengan ikhtiar ini, meski bukan orang yang dapat terpilih untuk kegiatan itu, paling tidak sebagai sesama aparat peradilan agama senantiasa mendorong dan berharap, kepada siapa saja yang kelak dipercaya badilag (baca : MA-RI) untuk mengikuti kegiatan ini mesti amanah, sehingga kelak akan menjadi pionir yang bisa dan sanggup meneteskan ilmunya kepada sesama hakim pengadilan agama, semoga.
2""SUATU TEROBOSAN""
at Wednesday, 28 July 2010 21:12by Armen PA. Solok
Kami di daerah sangat bersyukur Bapak Dirjen telah berhasil menjalin kerjasama pelatihan Ekonomi Syariah dengan Sudan, karena untuk menjawaban tantangan terhadap pesatnya perkembangan Lembaga Ekonomi Syariah di daarah yang semakin menjamur, mau tak mau Peradilan Agama harus telah siap menjawab perkembangan Lembaga Ekonomi Syariah tersebut, selamat Bapak Dirjen.
1""SMG KAMI DIIKUTKAN""
at Wednesday, 28 July 2010 21:14by M. Aliyuddin, MS.Kutacane
Ass. Pak Dirjen, Membca rencana pelatihan ini kami sangat senang dan dalam hati kami berdoa semoga kami termasuk salah satu peserta yg diajak ikut pelatihan tsb. Bisakah pak? apa syarat2nya pak dirjen? makasih. Wss
» Post Comment
Email (will not be published)
Name
Title
Comment
 remaining characters
Terakhir diperbaharui ( Friday, 30 July 2010 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
 
 
 















Pembaruan MA







Polling
Setujukah apabila setiap putusan pengadilan ditampilkan di website
 
Jumlah Pengunjung

Seputar Peradilan Agama
Statistik Perkara
 

  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
c
Ignorantia iuris nocet Ignorantia iuris nocet, Ketidaktahuan akan hukum mencelakakan. Peribahasa ini dipakai dalam dunia hukum yang menyatakan bahwa ketidaktahuan seseorang akan hukum dan peraturan, tidak dapat dijadikan alasan di pengadilan.  Details...

--= NFSP =--

actori incumbit probatio ==actori incumbit probatio  adalah salah satu asas penting dalam hukum acara perdata yang berarti barangsiapa mempunyai sesuatu hak atau mengemukakan suatu peristiwa harus membuktikan adanya hak atau peristiwa itu (pasal 163 HIR)==   Details...

Modernisasi Semu ”Untuk menjadi modern kebanyakan orang malah sibuk memerhatikan gaya berpakaian, cara berbicara, kebiasaan atau perilaku tertentu. Padahal bukan itu yang disebut modern. Hal-hal seperti itu adalah bagian yang sangat dangkal dari modernitas.” Indira Gandhi (1917–1984), pemimpin perempuan India  Details...

PPH - 5.5.2 Hakim dilarang mengadili suatu perkara apabila pernah mengadili atau menjadi Penuntut, Advokat atau Panitera dalam perkara tersebut pada persidangan di Pengadilan tingkat yang lebih rendah  Details...

--= NFSP =--

Ignorantia iuris nocet ==Ignorantia iuris nocet,  Ketidaktahuan akan hukum mencelakakan. Peribahasa ini dipakai dalam dunia hukum yang menyatakan bahwa ketidaktahuan seseorang akan hukum dan peraturan, tidak dapat dijadikan alasan di pengadilan==  Details...

Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS