Minggu, 20 April 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 5 | (17/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Diklat Hakim Ekonomi Syari'ah Tahun 2014 | (16/4)
PENGUMUMAN : Ralat Perubahan Tempat Kegiatan Bimbingan Teknis Administrasi Peradilan Agama Angkatan II tahun 2014 | (15/04)
PENGUMUMAN : Permohonan Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I Tahun 2014|(14/04)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Administrasi Peradilan Agama Angkatan II | (11/4)

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Pelatihan Pemantapan Kode Etik dan Perilaku Hakim Dari Komisi Yudisial | (11/4)
PENGUMUMAN : Format BAS dan Putusan | (8/4)

PENGUMUMAN : Hasil Rapat Pimpinan dan TPM Mahkamah Agung RI | (8/4)
PENGUMUMAN : Penulisan Nama, NIP dan Tempat/Tanggal Lahir dalam Aplikasi SIMPEG Online | (1/4)
PENGUMUMAN : Optimalisasi Aplikasi SIADPTA Plus | (27/3)

PENGUMUMAN : Verifikasi dan Validasi Data Kepegawaian 2014 | (21/03)
VIDEO : Kuliah Berseri Peradilan Agama -- Seri 4 | (21/03)
PENGUMUMAN : Usulan Rencana Kinerja Tahunan DIPA 04 Ditjen Badilag | (21/03)
VIDEO: Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 3 | (17/3)
PENGUMUMAN :
Pemanggilan Peserta Sosialisasi Hukum Acara Ekonomi Syariah (KHAES) | (17/3)
PENGUMUMAN : Pembaharuan Data SDM Berbahasa Asing | (17/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Workshop Bagi Hakim Pengadilan Agama | (14/3)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Peningkatan Tenaga Teknis Pemberkasan Perkara Kasasi/PK di Bandar Lampung | (14/3)
SURAT EDARAN : Pemberitahuan (PENIPUAN) | (14/3)




Tambahkan ke Google Reader
Istbat Nikah PA Wonosari | (30/3) PDF Cetak E-mail
Oleh Ridwan Anwar   
Rabu, 30 Maret 2011 10:29

Istbat Nikah Pengadilan Agama Wonosari

Wonosari | PA Wonosari (18/3)

Jum’at (18/03/2011) kursi tunggu  Pengadilan Agama Wonosari tidak cukup untuk menampung sejumlah pasangan suami istri yang beriktikad mendaftar permohonan pengesahan/istbat nikah. Sebanyak 18 pasangan suami istri mengajukan permohonan istbat nikah di PA Wonosari pada hari itu. Jumlah ini baru sebagian kecil dari masyarakat Kabupaten Gunungkidul yang tahun ini rencananya mendaftarkan permohonan istbat nikah.

Menurut informasi Panitera Muda Hukum PA Wonosari, Siti Haryanti, SH., MSI rencananya dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul, sebanyak kurang lebih 3.500 pasangan akan mengajukan permohonan istbat nikah.

Melalui istbat nikah ini pasangan suami istri bisa memutihkan atau melegalkan status perkawinannya dan dicatat di Pengadilan Agama (negara) berdasarkan waktu saat pernikahan dilakukan. Dengan cara begitu, anak-anak yang lahir dari hasil perkawinan tersebut memiliki kedudukan hukum yang kuat. Anak juga memiliki hak memperoleh pelayanan administrasi kependudukan berupa akta kelahiran,KTP dan lain sebagainya.

Selain itu juga anak tentunya memiliki jaminan hak hukum sebagai ahli waris dari orang tuanya. Masalah yang terjadi saat ini, ketika anak-anak dari pasangan tersebut  mencari akta lahir atau pengurusan KTP serta masalah lainnya selalu terbentur tidak adanya bukti akta nikah dari orang tuanya.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DUKCAPIL) Pemkab Gunungkidul, Tommy Harahap yang dilangsir di kompas.com, kasus ini umumnya terjadi pada masyarakat yang menikah tahun 1976 hingga 1985.  Diduga perubahan peraturan di KUA, menjadi penyebab masyarakat belum memiliki akta nikah, mengingat saat itu  seorang pasangan bisa memperoleh akta nikah jika melalui sidang isbat yang di gelar Pengadilan Agama dengan menghadirkan saksi. Sulitnya persyaratan tersebut, berakibat pada pasangan keluarga yang sudah menikah di depan penghulu atau petugas KUA, tidak memperoleh bukti akta nikah.

Untuk setiap pasangan yang pengajuan permohonan istbat nikah akan dilakukan peradilan kitat untuk membuktikan kebenaran pernikahannya, misalnya akan ditanya siapa yang menikah, siapa walinya, siapa saja saksinya, masih adakah saksinya, jika sudah tidak ada siapa saksi yang tidak langsung yang pernah mendengar perkawinan mereka, ditanya juga berapa maskawinnya. Juga dibuat ukuran apakah pernah ada proses masyarakat terhadap pasangan tersebut (resepsi pernikahan).

Ini penting untuk melihat apakah pasangan tersebut benar-benar menikah secara hukum islam atau hanya pasangan kumpul bersama tanpa ikatan yang sah. Tak heran jika di Pengadilan Agama Wonosari para pemohonnya adalah pasangan suami istri yang sudah memiliki anak atau bahkan sudah memiliki cucu.

Untuk kedepannya diharapkan pasangan suami istri di Kabupaten Gunungkidul status perkawinan mereka sudah tercatat oleh Negara, sehingga anggota keluarga dari pasangan tersebut tidak mengalami kesulitan dalam pengurusan administrasi kependudukan. Selain itu juga pendataan penduduk di Kabupaten Gunungkidul akan lebih terinci dan aktual.

TanggalViewsComments
Total33641
Sab. 1940
Jum. 1860
Kam. 1740
Rab. 1640
Sel. 1520
Sen. 1420
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Zulkifli S, PA.Kbnjh 2011-03-30 19:41
Bagaimana dengan ketentuan yang diatur pada Buku II Edisi Revisi 2010 yang mengatur tentang pengumuman selama 14 hari atas permohonan itsbat nikah ? (Hal. 147-150). Mudah-mudahan sukses dan mensejahterakan kedua pihak pencari keadilan.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1031 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS