Kamis, 23 Mei 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG


SURAT EDARAN : Pendaftaran Calon Peserta Program Beasiswa S3 Sudan Tahun 2013 | (20/5)
SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti PA (Angkatan II) Tahun 2013 | (8/5)
PENGUMUMAN : Ralat Pemanggilan Peserta Bimtek  Administrasi Angkatan III | (7/5)

PENGUMUMAN
: Input data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)
PENGUMUMAN : Klarifikasi Akun Facebook "Purwo Susilo" | (20/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I tahun Anggaran 2013 | (8/4)
PENGUMUMAN : Pelaporan Perkara Mediasi, Sidang Keliling dan Prodeo | (8/4)











Tambahkan ke Google Reader
Penandatanganan MoU antara MA-RI dengan Federal Court dan Family Court Australia. PDF Cetak E-mail
Oleh Asep Nursobah   
Rabu, 23 Juli 2008 15:43
Prof. Dr. Bagir Manan, SH, MCL:

Pembaruan Suatu Keharusan


Melbourne, Badilag.net (22/07/08)

Pembaharuan atau perubahan merupakan suatu keharusan. Ini merupakan hukum alamiah yang tidak dapat dielakkan. Kalau kita tidak mau berubah, maka sudah pasti akan datang sesuatu yang akan merubah kita. Kalau kita tidak mau berubah, maka kita akan dirubah. Tinggal memilih, mau menjadi subyek pembaharuan, atau obyek pembaharuan.

Prof. Dr. Bagir Manan, SH, MCL mengemukakan hal itu pada saat sambutan mengantar penandatanganan Memorandum of Understanding    (MoU)    antara    Mahkamah  Agung Republik Indonesia dengan Federal Court (FCA) dan Family Court of Australia (FCoA), Senin sore kemarin (21/07) di Melbourne Australia.

LAST_UPDATED2
 
Kunjungan Kerja Dirjen Ke PA Jakarta Pusat PDF Cetak E-mail
Oleh Asep Nursobah   
Rabu, 23 Juli 2008 02:52

Wahyu Widiana, Dirjen Badilag MARI:

”Pelayanan Prima, Bukan Karena Remunerasi”


Jakarta | badilag.net

”Menyikapi perkembangan tuntutan masyarakat pencari keadilan atas pentingnya pelayanan berkualitas, maka tidak ada alasan untuk tidak menerapakan pelayanan prima di Pengadilan Agama” Demikian antara lain dikemukakan oleh Drs. Wahyu Widiana, MA., Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam kunjungannya ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat (11/7) beberapa waktu lalu.

Dalam paparannya di hadapan pimpinan dan karyawan Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Wahyu Widiana menyampaikan, meskipun berdasarkan hasil survey mayoritas pengguna layanan pengadilan agama menyatakan puas atas kinerja pengadilan agama, aparat pengadilan tidak perlu terlalu berbangga dan merasa berpuas diri. Berdasarkan hasil survey Religious Court: Access and Equity, yang difasilitasi oleh Legal Development Facility (LDF) Australia, 80% pengguna layanan pengadilan agama menyatakan puas, 12% menyatakan cukup puas, dan sisanya 3% menyatakan tidak puas. Cara berfikir yang responsif menyikapi hasil survey tersebut, ujar Wahyu, adalah dengan tidak melihat kepada besaran persentasenya, tetapi melihat besaran angka riilnya dan implikasinya bagi citra pengadilan agama ke depan.

LAST_UPDATED2
 
Kunjungan Dirjen ke PA Surabaya | (17/07) PDF Cetak E-mail
Oleh wahyu setiyawan   
Kamis, 17 Juli 2008 17:49

PATUT DIACUNGI JEMPOL,

PENATAAN RUANGAN DI PA SURABAYA

Surabaya | badilag.net (16/07) 

Walaupun gedung PA Surabaya dibangun dengan sistem “gedung tumbuh” dengan luas bangunan dan luas tanah yang tidak persis sesuai standar, namun pengaturan tata ruangnya, dalam kaitan dengan pemberian pelayanan kepada pencari keadilan, patut dijadikan contoh.

Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, mengemukakan hal itu kepada Badilag.net, setelah melakukan kunjungan ke PA Surabaya, Rabu sore  tadi (16/7). Kunjungan itu dilakukan, setelah Wahyu Widiana menghadiri acara peresmian 10 gedung PA di Lamongan dan setelah dilapori oleh Ketua PA Surabaya, Drs. H. Ghufron Sulaiman, SH, MHum, tentang sistem pelayanan pencari keadilan dan tata ruangnya.


LAST_UPDATED2
 
<< Mulai < Sebelumnya 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 Berikutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1424 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS