Kamis, 23 Mei 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

SURAT EDARAN : Pendaftaran Calon Peserta Program Beasiswa S3 Sudan Tahun 2013 | (20/5)
SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Bimtek Kompetensi Panitera Pengganti PA (Angkatan II) Tahun 2013 | (8/5)
PENGUMUMAN : Ralat Pemanggilan Peserta Bimtek  Administrasi Angkatan III | (7/5)

PENGUMUMAN
: Input data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)
PENGUMUMAN : Klarifikasi Akun Facebook "Purwo Susilo" | (20/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I tahun Anggaran 2013 | (8/4)
PENGUMUMAN : Pelaporan Perkara Mediasi, Sidang Keliling dan Prodeo | (8/4




Tambahkan ke Google Reader
“Masya Alloh…, Makanya, Tolong Buka badilag.net!” (23/4) PDF Cetak E-mail
Senin, 23 April 2012 10:58

Pojok Pak Dirjen

“Masya Allah… Makanya, Tolong Buka Badilag.net!”

*

Suatu hari, pagi-pagi sekitar pukul 7.30, ketika saya masuk kantor, di ruang tunggu sudah ada seorang pimpinan pengadilan daerah yang sudah sangat saya kenal, didampingi seorang hakim seniornya. Setelah saya senyum, salam dan sapa sebagaimana mestinya, kedua tamu itu saya persilahkan masuk ke ruang kerja saya.

Kemudian kami ngobrol, mulai dengan pertanyaan-pertanyaan standar. Apa kabar, bagaimana keluarga, kapan  datang, pakai pesawat pukul berapa dan sejenisnya. Lalu, saya tanya tentang bagaimana perkembangan pengadilan yang dipimpinnya, apa ada permasalahan dan sebagainya. Semuanya dijawab dengan lancar-lancar saja, tidak ada masalah.

Saya tidak berani mengemukakan pertanyaan “ada maksud apa datang pagi-pagi ke Badilag?”,  sebab saya merasa kurang etis. Masa, baru saja beliau-beliau datang dari jauh, lalu sudah saya tanya maksud kedatangannya, rasanya kurang sopan.

Saya ingin menjadi pribumi yang baik. Makanya, sebelum beliau mengemukakan maksudnya, saya tidak bertanya maksud kedatangannya. Walaupun obrolan itu tidak mengalir, tersendat-sendat, saya tetap tidak bertanya apa maksud kedatangannya.  Sengaja, tempo ngobrol saya perlambat, untuk memberi kesempatan kepada sang tamu mengemukakan maksudnya itu. Namun,  sang tamupun tidak juga  menyampaikannya.

Setelah sekitar setengah jam kami ngobrol dan sang tamu tidak saja mengemukakan maksud kedatangannya, akhirnya sayapun bertanya. “Barangkali ada yang ingin Bapak sampaikan kepada saya. Silakan,” kata saya.

Sang tamu malah menjawab, “Lha, saya justru menunggu dari Bapak. Kan Bapak kemarin memanggil saya melalui tilpon untuk datang pagi ini. Kata Bapak mau membahas masalah mutasi”.  Begitu kira-kira. Saya kaget sekali mendengar jawaban sang tamu ini.

Sejenak saya berfikir, lalu saya katakan, “Bapak mesti kena tipu orang iseng.  Saya kemarin tidak pernah menilpon dan memanggil Bapak menemui saya."

Masya Allah. Kasihan sekali saya melihat sikap sang tamu dengan pendampingnya setelah saya jelaskan itu. Beliau kecewa dan nampak malu juga. Apalagi setelah saya jelaskan, “Bapak sih nggak buka Badilag.net. Baru saja, 2 hari lalu diberitakan di Front Page Badilag.net, lengkap dengan gambar karikaturnya tentang maraknya penipuan melalui tilpon, yang menjual nama pejabat-pejabat di Badilag dan Mahkamah Agung."

Tadinya saya tidak sampai hati memberi tahu berita di Badilag.net tentang penipuan, kepada sang tamu, sebab mesti akan sangat memukulnya. Tapi, biar saja, “biar jadi pelajaran bagi beliau dan aparat peradilan agama, terutama para pimpinannya, untuk selalu membuka Badilag.net tiap hari”, kata saya dalam hati.

Tampaknya, sang tamu ini dikerjain orang, diminta datang menghadap saya. Saya yakin, tertipunya sang tamu ini tidak menimbulkan keuntungan material bagi sang penipu. Sang penipu tidak mendapatkan apa-apa, kecuali kepuasan telah dapat memperdaya sang tamu. Sang tamu telah rugi uang, waktu, tenaga dan moril, karena malu telah kena tipu.

**

Itulah salah satu contoh nyata, ruginya tidak membuka Badilag.net. Agak mendingan, kerugian dalam kasus di atas adalah kerugian yang “hanya” diderita oleh yang bersangkutan.  Yang lebih tragis lagi, dengan tidak membaca informasi dari Badilag.net, banyak kerugian institusi dengan program-programnya yang tidak jalan atau lambat berjalan.

Kita sudah menghabiskan banyak anggaran, fikiran, tenaga dan waktu untuk membangun situs Badilag.net. Situs ini sudah relatif bagus dan sangat memadai. Tapi, jika situs kita ini tidak  diketahui dan dibuka oleh aparat PA/PTA, terutama para pimpinannya, maka pelaksanaan program atau kebijakan yang selalu dimuat pada Badilag.net ini menjadi lambat jalannya, bahkan menjadi sia-sia. Sayang sekali.

Masih ada pimpinan yang tidak tahu program-program dan kebijakan Badilag secara detail. Lalu, bagaimana dapat melaksanakan program atau kebijakan itu, jika tidak pernah membaca informasi atau edaran dari Badilag.net.  Padahal, sarana dan tenaga yang kita punyai cukup memadai.  Banyak contoh kasus tentang ini yang saya alami.

Seringkali, kalau saya melakukan kunjungan ke PA-PA ditanya banyak hal yang sebenarnya sudah sangat jelas ada di Badilag.net, bahkan berkali-kali diberitakan.

Di antara pertanyaan itu, misalnya, “Pak, di PA kami sudah seminggu SIADPA tidak jalan, padahal itu sangat diperlukan. Petugas kami belum mampu memperbaikinya, bagaimana ya Pak?”. Pertanyaan ini kan menunjukkan bahwa di PA itu tidak pernah ada yang baca berita  tentang Laboratorium SIADPA, Lasykar SIADPA atau Pojok Dirjen tentang “Mereka Bekerja 25 Jam Sehari”, atau “Laboratorium SIADPA, Satu-satunya di Dunia”. Sayang kan, gara-gara itu, sudah seminggu SIADPAnya tidak jalan.

Contoh lain, dalam suatu kunjungan ke sebuah PA, ada yang melapor, “Kami ada anggaran renovasi bangunan, cukup besar. Kami telah mengajukan usulan gambarnya ke BUA dan disetujui. Alhamdulillah, kini  tinggal pelaksanaannya”.  Setelah saya lihat gambarnya, tidak cocok dengan sistem tata ruang “one stop service” yang kita kembangkan. Padahal, anggaran cukup dan tanah masih sangat luas.  Begitu saya tanya pimpinan dan aparatnya tentang berita peresmian PA Tasikmalaya dan PA Sumber, atau Pojok Dirjen yang menjelaskan “Tata Ruang Pengadilan dan Filosofisnya”, Mereka bengong, tidak ada yang tahu.  Masya Allah, bagaimana ini.

Contoh lain, sering kita chek proses perjalanan perkara tertentu di PA tertentu melalui websitenya, seperti yang pernah ditanyakan oleh Pak Atja Sandjaja, Tuada Perdata, dalam forum lokakarya di Jakarta beberapa waktu lalu, saya lihat masih banyak yang datanya tidak update, padahal sistemnya sudah ada dan bagus.

Demikian pula, program “go green” infoperkara.badilag.net dan  program “penghijauan” sistem “SMS Gateway” untuk laporan sidang keiiling, prodeo dan posbakum, setelah saya lihat dengan Tim Badilag di Laboratorium SIADPA, masih banyak yang merah. Artinya laporan-laporan itu tidak atau masih belum dilakukan.

Banyak lagi, berita dan edaran yang sering kita publish di Badilag.net masih belum ditindak lanjuti oleh semua satker dari lingkungan peradilan agama. Setelah dichek, mereka belum mengetahuinya.

***

Oleh karena itu, dengan tidak bosan-bosan saya mengajak, yok kita manfaatkan Badilag.net, dan juga mahkamahagung.go.id, sebagai media informasi dan komunikasi di antara kita, untuk kepentingan pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.

Saya sering kali minta, agar di tiap pengadilan agama, kalau perlu, ditunjuk petugas khusus yang selalu membuka situs Badilag.net dan mahkamahagung.go.id, agar tidak ada satupun informasi atau kebijakan yang lolos dari perhatian para pimpinan. Lalu, petugas khusus ini wajib melaporkan informasi dan kebijakan itu kepada pimpinan. Selanjutnya disebarkan kepada seluruh aparat.

Saya senang, kini Badilag.net semakin banyak diminati. Setiap menu, termasuk berita dan pojok dirjen, semakin banyak pengunjung dan komentarnya. Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih.
Namun yang saya harapkan, bukan hanya itu saja. Setelah membaca berita, edaran, pengumuman, pojok atau menu lainnya, para pimpinan dan aparat peradilan agama lalu dapat melakukan penguatan tekad dan tindak lanjutnya secara kongkrit.

Substansi dari berita, pojok dan  menu-menu lainnya itu tidak keluar dari penguatan komitmen dan program pelayanan publik secara umum. Termasuk di dalamnya, kegiatan-kegiatan transparansi penanganan perkara, penataan administrasi perkara dan administrasi umum, pelayanan meja informasi, peningkatan kualitas SDM, peran PTA/MSA, akses terhadap keadilan, pengembangan teknologi informasi dan sebagainya.

Badilag.net juga dapat memperkuat soliditas dan menyatukan persepsi kita. Pesan-pesan yang ada pada situs ini bukan saja top-down, tapi juga bottom up. Kita dapat melihat betapa banyaknya komentar, artikel, tulisan Suara Pembaca atau berita-berita dari daerah, yang juga banyak berisi  pesan-pesan yang disampaikan dari daerah.

Ini menunjukkan bahwa Badilag.net adalah media komunikasi kita bersama: dari kita, oleh kita dan untuk kepentingan pelayanan terhadap masyarakat kita. Mudah-mudahan, ini semua menjadi amal ibadah kita. Amin.

Makanya, sangat disayangkan jika masih ada aparat peradilan agama, apalagi para pimpinan, hakim dan pejabatnya yang masih tidak peduli terhadap eksistensi dan isi dari Badilag.net. Wallohu ‘alam. (WW).

Catatan: Kepada Sang Tamu dan pendampingnya yang saya ceriterakan di Pojok ini, saya mohon maaf. Tidak ada maksud saya untuk mempermalukan Bapak-Bapak. Insya Alloh, identitas Bapak-Bapak tidak menyebar ke mana-mana. Semua orang mesti mempunyai kekurangan, kekhilapan bahkan kesalahan. Mudah-mudahan kejadian itu ada hikmahnya bagi Bapak-Bapak, saya dan juga seluruh warga peradilan agama, terutama setelah saya ceriterakan di Pojok ini. Terima kasih.

TanggalViewsComments
Total28718206
Kam. 2310
Rab. 2260
Sel. 2170
Sen. 2060
Ming. 19150
Sab. 1880
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Syafii Thoyyib, PA Bantul - DIY 2012-04-23 11:20
Di era keterbukaan, gak juga buka Badilag.net. apa kata dunia...?
Reply
 
 
# pretamak 2012-04-24 09:48
Selamat Bang.. Anda dapat Pertamax!!
Reply
 
 
# hamim 2012-04-25 07:51
Seharusnya seluruh warga peradilan agama itu tahu pasti bahwa di badilag itu sangat di Haramkan Buanget yang namanya nyogok, kolusi, nepotisme .... apalagi soal mutasi NDAK ADA KOMPROMI ... he bravo badilag ...!
Reply
 
 
# Aunur Rofiq-PA MImika 2012-06-06 15:30
Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.
Reply
 
 
# Putra Kelana 2012-04-23 11:43
Mudah-muadahan rubrik pak Dirjen edisi ini bisa diambil hikmahnyha oleh kita smua, aya aya bae ... :lol: :lol: :lol:
Reply
 
 
# Syahid PA Cianjur 2012-04-23 11:49
Sebuah pengalaman yang berharga buat tamu pak Dirjen sekaligus peringatan bagi kita untuk selalu waspada, dan saling mengingatkan kepada seluruh warga Peradilan Agama dari mulai unsur pimpinan sampai semua pegawai untuk rajin membuka badilag.net sebagai sarapan pagi. Semoga cerita di atas tidak terulang lagi.....
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-04-23 11:56
Badilag.net adalah media komunikasi kita bersama: dari kita, oleh kita dan untuk kepentingan pelayanan terhadap masyarakat kita. setuju Pak, mudah-mudahan dengan adanya berita ini memberi semangat kepada kita untuk menata website yang ada, dengan belajar dari badilag. net, kami sudah membuktikannya. salah satunya insya allah Team IT PA Kuningan telah membuat aplikasi tabayun dan ghaib on line dan insya allah akan ditampilkan di website, mohon doa restu dan dukungannya, ini semua diilhami setelah membaca berita dari badilag net. termasuk nomor antrian yang telah dimanfaatkan sampai sekarang sudah berjalan 6 bulanan. trims. untuk badilag net. khususnya Pak Dirjen. maju terus demi kebaikan kita semua.
Reply
 
 
# Hermanto 2012-04-23 11:57
jangankan dari laptop atau komputer (PC) buka badilagnya, lha wong dari HP /mobile phone saja bisa, kapan saja dan dimana saja. inilah kemudahan yang diberikan badilag kepada penikmat "badilag.net". jadi tak perlu susah2 mendapatkan informasi ttg seputar badilag setiap hari, pasti bisa diakses dengan mudah, apalagi selevel pimpinan peradilan yg HP/mob.phone nya sudah "compatible" untuk mengakses internet..,so mendapatkan informasi seharusnya menjadi perkara mudah bagi beliau.., coba kalau pak pimpinan tahu dari badilag.net, dan konfirm ke badilag lewat telepon terlebih dahulu mungkin kejadian tersebut tidak akan terjadi...
Reply
 
 
# Sarko- PA Merauke 2012-04-28 16:54
ya mudah2an g akan terjadi lg kedepannya.......
Reply
 
 
# Nadimah PA.Bkl 2012-04-23 11:57
Insyaallah kejadian yang sama tidak terulang lagi, memang sekarang ini beribu macam cara orang mau menipu,ada yang Via Telpon, SMS dan sebagainya dengan segala janji-janji gombalnya, semoga kita semua terhindar dari yang demikian itu, amin.
Reply
 
 
# azzah zain al hasany 2012-04-23 11:58
Sahabat Ali RA pernah berkata: hikmah adalah hak setiap muslim, ambilah dimanapun dan kapanpun.
bagi saya Badilag-Net adalah satu lahan subur yang ditanam Pak Wahyu and Gank untuk setiap muslim bebas memenuhi haknya. saya sangat berharap, kejadian yang merugikan di atas tidak akan terulang lagi. bagi siapapun. yuk Iqra! iqra! iqra!
Reply
 
 
# H.Makka A 2012-04-23 11:58
:roll:
Reply
 
 
# moehammad mujib 2012-04-23 11:59
SAYA TIDAK DAPAT BERKOMENTAR.....IKUT TERHARU....KOK..?
Reply
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2012-04-23 12:03
Habis shalat zhuhur saya begegas MENTARI (MENcari TAhu kabaR-Informasi). Saya coba lagi membuka badilag.net, alhamdulillah baru bisa connect. Lalu mata saya terfokus ke “Masya Alloh..., Makanya, Tolong Buka badilag.net!”. Awalnya saya agak kaget, ada apa sih..!? Rupanya, begitulah kiat Alloh menggerakkan seseorang untuk silaturrahim dan bisa ngobrol dalam waktu yang relatif lama dengan Bapak Dirjen. Sembari menunjukkan loyalitas. Pemanggilan via tilpon iseng saja bisa loyal, apalagi dengan tilpon benaran, tentu akan lebih dan amat loyal lagi. Semoga si MANIS (MAnusia ISeng) mulut tsb segera mendapat hidayah untuk kembali ke jalan yang benar. Mudah2an tidak terjadi korban berikutnya. Amin..!!!
Reply
 
 
# Suhadak PA Mataram 2012-04-23 12:04
Hari gini msh kena tipu! pak tamu tsb udah kirim ke rekening penipu, mrk datang tuk ambil SK itu. Sy kok yakin pimpinan PA tsb jarang buka Badilag.net. hati-hati penipuan, agar kita waspada. Tentang Website, SIADPA perlu kita tanya info Badilag biar jelas, apa SIADPA kita udah masuk atau belum, kalau belum ya kita perlu tanya ahlinya di PTA atau Badilag, kita tak perlu malu kalau ingin maju.
Reply
 
 
# Moh.yasya PA.Situbondo 2012-04-23 12:06
Saya salut dengan catatan kaki pak Dirjen dalam tulisan ini agar sang Tamu tetap terjaga privasinya ... mungkin sang Tamu masih terobsesi dengan hangatnya kabar mutasi yang beberapa saat yang lalu diungkapkan oleh pak Direktur ( pak Purwosusilo ) tapi sebaiknya diantara kita jgn sampai ngerjain teman kita sendiri ... kasihaaaann apalagi kalau mereka dari satker yang jauh dari Badilag.
Reply
 
 
# Tatang Std PA Smrda 2012-04-23 12:10
Badilag.net adalah makanan pokok warga peradilan agama, bagaimana jadinya kalau tidak mau menyantapnya..... insyaAllah sakit jadinya
Reply
 
 
# bnana abdul mannan.mtp 2012-04-23 12:10
Alangkah baiknya, terutama bagi unsur pimpinan di PA-PA, agar membuka badilag.net ini menjadi menu 'makan' sehari-hari, paling tidak untuk jadwal makan pagi dan makan sore sebelum pulang kerja, sebab boleh jadi ketika pagi hari membuka belum ada informasi, tetapi pada sore harinya sudah ada. Mungkin ada baiknya kita kembali membuat 'jadwal kegiatan harian' seperti dulu kita masih di bangku sekolah, disusun menurut waktu dari jam ke jamnya, agak ribet memang pada awalnya, tp insya Allah kalau sudah terbiasa jadwal itu akan tersimpan dengan sendirinya dalam otak kita. Kisah Pak Dirjen di atas adalah pelajaran berharga, sekali lagi terutama buat pimpinan, dan terutama sekali untuk para pimpinan yang visioner, bukan buat pimpinan yang sudah tidak berdaya atau tidak mau apa-apa lagi. Ingatakan lah, jangan sampai kita terseret oleh kemajuan zaman....!
Reply
 
 
# Suhadak PA Mataram 2012-04-23 12:11
Ttg penipuan sdh 3x, sy dpt telp, terakhir mengatasnamakan WKMA, no.tsb sy simpan. dan ktk didepan pak WKMA sy coba Telp ternyata diangkat, sy bicara panjang lebar yg beliau dengar sendiri. beliau geleng2 dan bertanya bagaimana sikap Bapak? sy jwb sy sudah sering baca di Badilag.net pak ttg ini dan sy iyakan tp tdk tergoda. Jk bpk tergoda kt beliau, kami tdk kasihan, malah kami coret merah. Maaf kpd tamu td pasti dah setor kerekening penipu, dan dtg ke Badilag tuk ambil SK, kasihan deh----
Reply
 
 
# IING SIHABUDIN pa sumber 2012-04-23 12:18
astaghfirullooh, kurang apa lagi dari Badilag. semua informasi sudah diberikan melalui situs www.badilag.net. silahkan luangkan waktu satu jam dalam sehari untuk membuka www.badilag.net.
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-04-23 12:23
'badilag.net'
Menu sarapan pagi dan Sarapan petang.
Semoga seluruh warga Badilag menjadikan badilag.net ini sebagai "MAKANAN HARIAN" YANG BERGIZI, VARIATIF, KOMINIKATIF DAN SOLUTIF. AMIN !!!!!!!
Teruskan INJEKTORNYA PAK DIRJEN.
Terima kasih atas nasehat Bijak Bapak. :-) :-) :-)
Reply
 
 
# Amin PTA Makassar 2012-04-23 12:37
Dalam perspektif ajaran Islam, kalau ada berita yang disampaikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, jangan langsung diterima atau ditolah, tetapi teliti dulu sejauh mana tingkat akurasi kebenarannya berita itu. Sebab kalau kita tidak cerdas menyikapi berita yang disampaikan orang, apalagi hanya melalui telepon, maka kita akan mudah tertipu.
Reply
 
 
# indra suhardi MS-Sabang 2012-04-23 12:40
Benar kata Pak Dirjen itu, tamunya itu sdh tertipu dan betapa banyak rugi waktunya datang ke Jakarta dari daerah hanya menanyakan soal mutasi pada hal mutasi itu ya katakanlah tour of duty atau tour of area dari satu tempat/jabatan ke lainnya, biasalah itu. Makanya, saya setuju kalau tdak mau tertipu banyak-banyaklah baca web site Badilag...oke pak Dirjen saya acc itu.
Reply
 
 
# suhartono pa gresik 2012-04-23 12:42
Benar kata P. Dirjen, apabila diterjemahkan secara bebas:...diera informasi yg menggelobal ini perlu kearifan dan kecerdasan intelektual menyikapinya...klo tidak dimakan zaman...
Reply
 
 
# Atik 2012-04-23 12:46
pengalaman ini juga terjadi pd diri saya,padahal sy sering loh mengunjungi badilag.net tapi bedanya sy waktu itu hanya menerima telp lwt telp kantor dan diperintahkan untuk menghubungi pejabat badilag lewat HP, seharusnya sy waktu itu hrs tanggap bahwa itu sebuah penipuan tapi syngnya saya hny diam saja dan slnjuntnya sy konfirmasi ke teman n mngatakn itu penipuan belaka, n ketika melihat di badilag.net dibagian atas ada tulisan kecil berjalan yg menginstruksikan hati2 terhadap penipuan lwt telpon, yg jadi pertanyaan apakah sy yg salah krn kurang jeli melihat isi wbsite tsbt ataukah isi website tsbt terlalu kecil+ berjalan pula sehingga tdk terlihat/diperhatikan oleh para pembaca ?
Reply
 
 
# Lily Ahmad 2012-04-23 12:47
Ini seperti gambaran profil karyawan yang baik,jelek,dan diantara keduanya. Pembaca badilag.net.juga mungkin demikian, 20% pengikut setia, 20% sama sekali acuh, sementara yg 60% adalah bagaikan angin. Jika ada berita menarik, dia akan aktif membuka sendiri tapi jika biasa-biasa saja maka cukup dengarkan tetangga meja yang membaca. Maka tamu yang tadi mungkin bagian dari 20% yg acuh atau 60% yang bagaikan angin. :sad:
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-04-23 12:48
wah kalau gitu tu KPA dan hakim senior yang datang sama pak dirjen KPA dan hakim senior yang gaptek alias gagap tehnologi, masa badilag.net aja ngak pernah dikasesnya....yang seperti ini yang harus segera diganti... :D
Reply
 
 
# MAME SADAFAL - PA SIDOARJO 2012-04-23 12:51
sungguh sangat disayangkan bilamana ketidaktahuannya terhadap informasi yang sudah dipaparkan melalui media badilag.net, baik berupa berita, edaran, pengumuman, pojok atau menu lainnya, sekedar pemeritahuan ataupun peringatan seperti tentang penipuan yang kerap kali terjadi di lingkungan Pengadilan Agama.
karena dengan adanya badilag.net kita mampu berbagi informasi penting terkait pengadilan agama khususnya, dan juga memperkuat soliditas serta menyatukan ide-ide atau gagasan, persepsi dalam rangka perkembangan dan kemajuan bagi Pengadilan Agama di masa yang akan datang. sehingga image negatif dari sebahagian masyarakat pencari keadilan terhadap pelayanan di Pengadilan Agama selama ini secara bertahap semakin berubah yang pada akhirnya menjadi positif alias pelayanan prima.
Reply
 
 
# Nursal- PA.Muara Bungo 2012-04-23 12:54
sebuah adigium mengatakan "pengalaman adalah guru yang terbaik"...juga ayat pertama turun kepada Nabi SAW " Iqra' . yaitu perinth membaca, termasuk membaca badilag.net ... semoga dengan membaca akan banyak mendapt informasi dan ilmu.. syukron Pak dirjen,,, menjadi pelajarn berharga,
Reply
 
 
# Haeruddin PA Tahuna 2012-04-23 12:59
Semoga kejadian itu tidak terulang lagi....Badilag.net solusinya....
Reply
 
 
# nasir luwuk 2012-04-23 13:15
ingat kalau ada kabar yang mengejutkan atau sangat menggembirakan, bisa jadi itu ulah sipenipu.smg mutasi lancar.
Reply
 
 
# Usman S PA Watansoppeng 2012-04-23 13:16
jujur, mungkin karena kami warga PA. rugi rasanya ada hari tanpa membuka Badilag. net. dan bahkan bagi seorang hakim PA wajib setiap saat membuka web. Badilag.
Reply
 
 
# halim-PA.GS 2012-04-23 13:20
Stlh membaca artikel pojok pak dirjen tsb, kemudian sy internalisasikan ke dlm diri sy, maka timbul fikiran, "benar yg dikatakan Rasulullah, semua umatku masuk surga kecuali orang yg tidak mau." Kuncinya 'mau dan mau' untuk terus membina diri, dan jgn malu utk belajar bahkan dr yg lebih muda/lbh rendah kedudukannya dr kita sekalipun..
Reply
 
 
# andi nani hasyim 2012-04-23 13:20
percaya via telp ? kenali suara bapak kita, hati-2 sedang marak penipuan, pil pahit ini harus ditelan, kasian deh korbanya, tapi tetap ada hasiatnya. Ya pelajaran buat kita semua, semoga tidak terulang
Reply
 
 
# Mohammad H. Daud PANegara-Kalsel 2012-04-23 13:22
Memang sang temu telah tertipu dan salah satu penyebabnya karena tidak membaca Badilag.net, mudah2an hal itu menjadi pelajaran bagi semua termasuk menyikapi mutasi sebagai hal yang wajar.
Reply
 
 
# Atin-Bontang 2012-04-23 13:35
hehehe semoga kejadian ini tidak sampai terulang, gara2 kurang informasi, jadi kena tipu deh,

awal bulan april ini, saya juga mendapat telpon dari seseorang yg mengaku Slamet dari Badilag melalui telpon kantor, dlm hati dan pikiran saya sudah berkata "pasti ini sang penipu" sbb saya sudah membaca pengumuman di Badilag dan cerita temen2 di Forum Pembaca Badilag, sehingga ketika ybs meminta saya untuk menelpon Pak Dir Purwosusilo, saya hanya minta nomor HP-nya dan mencatat namanya, kemudian teman saya melaporkan hal ini melalui salah seorang pegawai di Badilag, jadi saya tak menggubris permintaannya, :lol:
Reply
 
 
# Mawardi_PA Bawean 2012-04-23 13:36
smua trobosan yg Pak Dirjen Gagas belum ada yg jalan di PA kami.... saya malu...
Reply
 
 
# Akramuddin, PA Kendari 2012-04-23 13:38
Yang harus dipahami bersama bahwa Badilag.net. adalah merupakan salah satu komponen komunikasi yang bertujuan untuk menghasilkan efek /tujuan membangun/menciptakan pemahamam atau pengertian bersama dalam mencapai:

a.Perubahan sikap (attitude change)
Dalam berbagai situasi badilag telah berusaha mempengaruhi sikap warga PA dan berusaha agar warga PA bersikap positif sesuai keinginan bersama.

b.Perubahan pendapat (opinion change)
Kemampuan warga PA memahami pesan secara cermat sebagaimana dimaksudkan oleh komunikator/Badilag.

c.Perubahan perilaku (behavior change)
Komunikasi yang dibangun oleh Badilag bertujuan untuk mengubah perilaku maupun tindakan warga PA.

d.Perubahan sosial (social change)
Membangun dan memelihara ikatan hubungan dengan orang lain sehingga menjadi hubungan yang makin baik.
Reply
 
 
# ihsanbuana, Drs. MH 2012-04-23 13:38
Mudah2an jadi pelajaran bagi pimpinan...meskipun masih ada pimpinan peradilan jangankan buka badilag.net laptop atau sarana komputer di mejanya aja ada yang nggak punya..sehingga mana dia tahu itu apa badilag. net atau program siadpa..
Reply
 
 
# Firman Wahyudi 2012-04-23 13:48
Jangan ngaku orang PA kalau tdk baca www.badilag.net
Reply
 
 
# Abdul Malik - PA. SoE 2012-04-23 13:51
Sentilan tersebut ibarat obat, pahit dilidah tapi dapat menyembuhkan penyakit yang diderita oleh yang meminumnya. Terima kasih.
Reply
 
 
# M.Yusuf Waka PA.Kendari 2012-04-23 13:53
Ungkapan lama mengatakan "Sloth makes all things difficult", artinya jika tamu pak Dirjen rajin membuka Badilag. Net maka urusannya menjadi lain.Karenanya tidak berlebihan kalau orang pintar berkata bahwa siapa yang menguasai informasi maka dia akan menguasai dunia.Membaca dan mebaca and waspadalah....
Reply
 
 
# Ishadi-PA.Kdr 2012-04-23 14:02
Saya setuju sekali....yok kita manfaatkan Badilag.net, dan juga mahkamahagung.go.id, sebagai media informasi dan komunikasi di antara kita, untuk kepentingan pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
Reply
 
 
# M. Ridwan PTA Banten 2012-04-23 14:04
Ass. ww. Pak Dirjen terkadang kita ini belum merasa ikhlas dalam bekerja, karena masih suka membanding bandingkan tempat kita bekerja pada sebenarnya dimanapun kt bekerja pada prinsipnya sama, karena pada hakikinya kita para musafir/perantau-perantau di bumi Allah ini....
Reply
 
 
# Alamsyah PA Sengeti 2012-04-23 14:04
semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, betapa pentingnya membaca berita atau informasi dari situs badilag. Melihat situs badilag dan mahkamah agung tidak harus di kantor, di manapun jika berkehendak bisa dilakukan, bisa lewat fasilitas internet di rumah (jika ada), warnet, atau handphone.sekarang zaman sudah serba canggih.
Reply
 
 
# RIJAL MAHDI PARIAMAN 2012-04-23 14:06
Sangat menarik sekali sebuah pengalaman yang Bapak Dirjen Badilag tampilkan dalam sebuah tulisan di website badilag ini.

Berangkat dari sebuah kisah yang sederhana, tapi melahirkan pesan yang sa gat banyak untuk diunduh dalam pelaksanaa tugas, terutama hal-hal yang terkini di lingkungan Badilag sindiri. Berawal dari kisah tersebut, paling tidak menjadi inspirator dan mengingatkan kita betapa pentingnya seorang pimpinan peduli dengan Teknologi Informasi saat kini.

Membuka website badilag adalah sebagai menu setiap pagi, tidak lengkap rasanya pekerjaan untuk hari itu tanpa membuka website badilag. Terima kasih Pak Dirjen atas nasehat bapak yang sangat bernas dan cemerlang dengan sentuhan yang luar biasa. Insya Allah akan memacu kami untuk lebih peduli lagi dengan IT, terutama membuka website badilag, apalagi website kita sendiri.
Reply
 
 
# Fajar Arief PA Maros 2012-04-23 14:07
Pak dirjen harusnya ngecek satu2 ketua PA atau PTA yang gak bisa buka badilag.net... kalau masih tetap gak bisa ya... (.....)
Reply
 
 
# Mekkadilaga 2012-04-23 15:42
Waduuhhhh :lol: :-?
Reply
 
 
# abu syamuel 2012-04-23 14:10
kalau boleh memberi komentar dari aspek lain, bahwa berita, atau informasi yang disampaikan, apalagi disampaikan atas nama pejabat badilag, hendaknya direalisasikan dgn sebenar2nya, krn klo tdk direalisasikan, akan menjadi peluang/kesempatan bagi oknum2 tertentu utk berbuat negatif....

sbg contoh, misalnya ttg mutasi tadi, berita/info badilag, bhw tahun ini, ada 4 tahap mutasi, dan akan dimutasikan 2200 pejabat kepaniteraan/hakim, akhirnya karena info ini tdk terealisasi, telah byk disalahgunakan oleh oknum, dan telah byk memakan korban...;

contoh lain, info ttg sistem mutasi, tdk lagi menggunakan sistem "obat nyamuk", namun nyatanya muncul berita di web badilag, bahwa "Badilag telah punya Kasubdit yang baru"?????

demikian fakta ini, kami harus sampaikan, sbg upaya "check and balance" dalam peningkatan manajemen peradilan agama ke depan, dan tidak ada maksud untuk mendiskreditkan pimpinan kami di Badilag...wassalam.
Reply
 
 
# masduqi PA Pati 2012-04-23 14:21
hati2 dan waspadalah, modus-modus sendikat seperti ini sudah berjalan lama dan banyak yang sudah menjadi korban....
Reply
 
 
# Harmen-PA.Tanjung Pati 2012-04-23 14:29
Masih untung bpk itu dapat berhadapan wajah dengan bpk Dirjen, tetapi yang lebih buntung kalau-kalu dia sudah setor kepada orang-orang suka menipu, mudah-mudahan peristiwa itu menajadi renungan bagi kita bersama.
Reply
 
 
# Barca 2012-04-23 14:42
Ketuanya sengaja kali datang ke Jakarta buat Jalan-jalan....
Reply
 
 
# subhan. PA. Kuningan 2012-04-23 14:50
syahwat yang begitu besar sehingga dapat menahan kejelian dalam menerima informasi, buka tidak membuka website.
Reply
 
 
# Nurmadi Rasyid. PA.BKL 2012-04-23 14:51
ini mnejadi pembelajaran bagi kita semua didaerah, bagi kami badilag net merupakan sarapan pagi. mudah mudahan di daerah kami jangan sampai yang tertupu seperti itu,walaupun masih banyak yang ingin kuat untuk mutasi. marilah kita yang bisa membuka badilag net memberikan impormasi kepada pimpinan kita yang belu bisa buka badilag neg, agar jangan sampai tertupi kasiah deh he he.....
Reply
 
 
# Dimyati- PA Ciamis 2012-04-23 15:00
Kasus pada kisah pak Dirjen di atas sebenarnya sudah terjadi sejak dulu, dan akan terus ada untuk mengelabui dan menipu kepada siapa saja yang tidak bertindak waspada dan rasional.
Oleh karena itu berhati-hatilah terhadap modus penipuan dengan mengatasnamakan pejabat MA dan BADILAG.
Mudah-mudahan ke depan semua kita cerdas menyikapi keganjilan birokrasi
Reply
 
 
# nur 2012-04-23 15:16
Assalaamualaikum Pak Dirjen
Saya adalah staf tidak memiliki jabatan dan mohon maaf kepada Bapak, kenapa perlu saya tanyakan ini, berapa lama proses mutasi alih tugas mengikuti suami ? Soalnya berkas saya dari akhir januari sampai 23 April belum jelas ada dimana. Saya menunggu kira-kira sk saya turunnya kapan ? Apakah harus dibawa tangan biar cepat atau kilat ? Terima kasih Pak Dirjen Yang Terhormat.
Reply
 
 
# Asmidar PA Muara Bungo 2012-04-23 15:17
semoga peristiwa ini jadi i'tibar bagi kita warga PA semua, pak Dirjen sdh berkali-kali mengingatkan agar kita mengikuti terus perkembangan badilag via badilag.net ... pada gak semangat membaca siih, jadinya begitu, moga ini korban terakhir ..... :sigh:
Reply
 
 
# ahad pa yogya 2012-04-23 15:18
saya setuju dengan pak dirjen yang tetap rendah hati mengahadapi dua ORANG TAMUNYA TERSEBUT DAN TIDAK BURU-BURU MENJUDJGE kelemahan orang tersebut. saya pikir pimpinan seperti itulah yang diperlukan yang tidak merendahkan dan menghina teman-teman seperti dua orang tamu tersebut.kadang-kadang kita sombong dengan penguasaan teknologi yang baru sedikit itu, mudah-mudahan orang tersbut punya kelebihan yang lain yang bermanfaat bagi pengadilan agama dan dosanya terhapus ksrena telah menjadi bahan olokan oleh kita. Amin.
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-04-23 15:19
Mungkin terlalu sibuk Pak dengan tugas sehari-hari, sehingga tidak ada 'kesempatan' untuk membaca berita dari Badilag Net; tapi kalau berita koran masih bisa, karena tidak perlu buka komputer/lap top.
Reply
 
 
# Abd. Hafid-Makale 2012-04-23 15:19
Selama keberadaan Badilag.net merasa rugilah warga peradilan kalo tdk membuka setiap hari kerja, kalo tdk sempat buka dihari kerja diusahakan buka dihari libur, kenapa siapa tau ada info terbarru yg perlu disampaikan kpd pimpinan yg blm sempat beliau buka
Reply
 
 
# Diana Evrina PA Pematangsiantar 2012-04-23 15:37
Baca badilag.net atau anda akan ketinggalan dan kehilangan informasi?
Reply
 
 
# cemplon 2012-04-25 09:26
mending detik.com ato mediaindonesia.com atuh Neng.. gak bakalan ketinggalan berita.. :D
Reply
 
 
# Jamhur MS Sigli 2012-04-23 15:47
Betul apa yang dikatakan pak Dirjen, yang jelas banyak kerugian kalau belum mau juga buka Badilag.net, karena dia merupakan sumber informasi bagi warga peradilan agama saat ini, mudah2an pengalaman yang sama tidak dijumpai lagi pada warga peradilan agama lainnya apalagi pada level pimpinan.
Reply
 
 
# # machyat-pa.slawi 2012-04-23 16:03
Masya Allah! Semoga tamu Pak Dirjen kali ini, kita warga Peradilan khususnya Peradilan Agama dapat mengambil khikmahnya. Sayang & sayang, seabreg informasi di situs badilag.net telah dilewatkan begitu saja. ;-)
Reply
 
 
# machyat pa.slawi 2012-04-23 16:08
;-)Masya Allah! Semoga melalui tamu Pak Dirjen kali ini, kita warga Peradilan khususnya Peradilan Agama dapat mengambil khikmahnya. Sayang & sayang seabreg informasi di situs badilag.net telah dilewatkan begitu saja.
Reply
 
 
# Dadang Karim, PA Sumber 2012-04-23 16:37
Perasaan bangga (?) mendapat telpon Dirjen, menutup mata dan pikiran jernihnya. Sungguh sebuah pelajaran yang berharga untuk kita semua...
Reply
 
 
# Ayep sm PA Tasikmalaya 2012-04-23 16:41
Insya Allah badilag saat ini, dengan kepemimpinan Pak Dirjen,akan selalu bersih, karena itu yakin haqul yaqin jajarannya pun pasti bersih, dan kalau saja ada yang neko-neko, tunggu saja pasti ketahuan, dan malu, karena itu kita harus percaya sama pimpinan kita.kalau masih tertipu terlaluuuuu.
Reply
 
 
# Roni - PTA Ptk 2012-04-23 16:48
Ditengah kesibukannya, beliau msh sempat membuat tulisan/artikel. Yang intinya memberikan semangat n motivasi kpd Pimpinan. Badilag.net tdk hanya sebatas dibaca tapi juga informasi yg didapatkn disana hrs dijabarkan dlm bentuk kerja nyata. Kasian nyanyian nyaring Pak Dirjen kalo pimpinan PA/PTA menulikan telinga mereka.
Reply
 
 
# sumar 2012-04-23 17:09
terlalu :P
Reply
 
 
# wahyu setiyawan 2012-04-23 17:23
Sudah sering pak Dirjen "bernyanyi" mengenai hal ini dan diberitakan di situs badilag.net namun masih saja ada yang menjadin"korban". Apa iya suara pak Dirjen yang sudah dikenal seluruh lingkungan Peradilan Agama masih blum hafal juga....???
Reply
 
 
# uu-pakotatasikmalaya 2012-04-23 17:25
Subhanallah...Saya tidak dapat bayangkan kalau kita tidak punya badilag.net, kaya apa jadinya PA kita. Bisa warna-warni kayak pelangi.
Reply
 
 
# ahid Lampung 2012-04-23 17:45
buka badilag.net minimal sehari 3 kali, pagi jam 08.00 mencari informasi terbaru, siang hari jam 12-13 tambahan informasi dan jam 16.00 sebelum pulang kerja. Jangan cuma buka saja tetapi betul kata pak dirjen jika ada hal yang penting segera sampaikan ke pimpinan (khawatir jika pimpinan tidak membukanya) dengan begitu kebijakan dan informasi untuk kepentingan lembaga dapat segera dilaksanakan dengan baik.wa bil khusus kita tidak tertipu dengan iming2 jabatan atau apapun.
Reply
 
 
# Cece Rukmana Ibrahim, PA. Tigaraksa 2012-04-23 17:51
Mudah-mudahan dari kronologis obrolan di atas ada hal-hal yang bisa diambil hikmahnya, yaitu:
1. Jangan mau ditipu dan tertipu tentang masalah mutasi atau promosi yang mengatasnamakan Pejabat di Badilag, baik melalui telpon maupun SMS;
2. Harus rajin membuka web badilag net, karena di situ banyak informasi yang sangat menguntungkan serta up to date;
3. Sering mengikuti perkembangan informasi;
Reply
 
 
# Verry - PA Bantaeng 2012-04-23 18:14
Sudah saatnya kita melakukan perubahan besar-besaran, SDM yang berkualitas sangat menentukan visi dan misi kita. Kalau perlu pensiun dinikan mereka2 yang tidak ada kemauan untuk tahu, belajar, maupun di belajarkan..!!!, kita regenerasi menuju tingkatan yg lebig baik. Peradilan Agama Yang Agung :-)
Reply
 
 
# edi 2012-04-23 18:36
Banyak comment yang subjektif, mungkin saja tamu tersebut hanya menyindir pak dirjen kenapa tamu tak pernah di mutasi-mutasi. ini semua kita jadikan pelajaran
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MS.Aceh 2012-04-23 19:56
Diharapkan kepada teman dimanapun berada agar waspada dan kalau ada berita yang mengatasnaman Pejabat di Mahkamah Agung harus dikros cek dulu kebenarannya jangan sampai ditelan mentah-mentah berita yang diterima, jangan mudah percaya sama janji-jani yang menyesatkan itu. Dan sering buka pojok pak dirjen sebagai sarapan pagi, ok.
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MS.Aceh 2012-04-23 19:59
diharapkan kepada rekan/teman di lingkungan PA/MSY untuk berhati-hati terhadap jenis penipuan berupa apapun, cek dulu kebenarannya.
Reply
 
 
# Ilman Hasjim, PA Andoolo 2012-04-23 20:25
Samakan persepsi dengan memanfaatkan media yang ada. Warning untuk para pimpinan Pengadilan. Jika Badilag sudah memberi informasi seterbuka dan sedini mungkin, maka alangkah ruginya kita belum memanfaat media ini. Badilag.net... Malu rasanya, fasilitas yg ada tidak dimanfaatkan dengan baik...
Reply
 
 
# Abdul Rahman Salam, MH/PA Banggai Kepulauan 2012-04-23 20:35
Sekalipun posisi kami kurang menguntungkan karen di Pulau + Jaringan susah, ttp Badilag.net tetap kami pantau....khusus utk KASUS PAGI yg diceritakan Pak Dirjen, krn Bicara ttg MUTASI SANGAT SENSITIF kalau boleh menyarankan, segera diumumkan setelah BAPERJAKAT. (kalau perlu dlm hitungan jam)agar tdk terjadi sep kasus di atas,......... :zzz (tlg Pak Didaftar Anak Pulau ingin kerja di Kota)... :zzz
Reply
 
 
# kang ujang ti kawali 2012-04-23 22:10
Setelah membaca pojok dirjen edisi 23-4-2012 jam 10.58 (dari pagi saya buka web badilag, eh pojok dirjen tayang saya lagi sidang), hanya dapat berkomentar:
1. Untuk kasus penipuan: Semoga kita terhindar dari hal-hal yang demikian, dan tidak ada hal-hal yang demikian dalam pengembangan SDM.
2. Banyak apologia tidak membuka web badilag, dari agak gaptek, malas, cuek bebek, etc. Serta many reasons tuk membuka web badilag, for example: responship, rasa ingin tahu, no late information, etc.
Reply
 
 
# SYAMSUL HADI, PA. GUNUNGSITOLI NIAS 2012-04-23 22:51
Ada 5 point yg saya simpulkan:
1. Jgn percaya kalo ada yg menjanjikan mutasi Via Telepon;
2. Jgn percaya kalo ada yang mengaku diperintahkan oleh pak dirjend dalam hal mutasi;
3. Jgn sampai tidak buka Badilag.net karena disini tempat sumber informasi;
4. Jgn diangkat pimpinan yang tidak mengikuti perkembangan;
5. Jgn-Jgn sebentar lagi akan ada TPM...wassalam....
Reply
 
 
# Robby 2012-04-23 23:07
Setuju sekali kesejahteraan Hakim diperhatikan, mungkin pimpinannya minta di belikan Laptop khusus untuk pimpinan, kemungkinan kurang pokus kalu buka Badilag.net rame-rame, diakan pimpinan....
Reply
 
 
# yan 2012-04-23 23:11
Jangan terulang lagi ya
Reply
 
 
# Honorer PA 2012-04-23 23:26
Saya tenaga honorer PA, walaupun di badilag.net tidak ada berita tentang perhatian terhadap tenaga honorer tetap buka badilag.net setiap hari, kemungkinan ada berita tuk sekedar menyenangkan hati kami para tenaga honorer..
(lebih dan kurang mohon maaf)
Reply
 
 
# Toyeb, PA Poso 2012-04-24 05:06
Semoga harapan tamu bapak untuk mutasi, direstui oleh Allah SWt di lain kesempatan. Amin.
Reply
 
 
# Abdullah- PA Merauke 2012-04-24 05:46
Badilag.net, wajib hukumnya untuk dibuka bg aparat peradilan agama karena banyak berita/info yang sangat bermanfaat bagi kita, sukses selalu buat pak Dirjern dan jajarannya di Badilag, Amin
Reply
 
 
# Abdullah- PA Merauke 2012-04-24 05:50
Badilag.net wajib untuk dibuka oleh aparat peradilan karena banyak berita/info yg sangat bermanfaat salah satunya biar nggak kena tipu, ingat di Republik ini yang mau menipu banyak yg mau ditipu nggak ada tp yg jadi korban penipuan dah banyak thu...
Reply
 
 
# Djabir Sasole PA Ternate 2012-04-24 06:24
Saya turut prihatin...saya tidak bisa membayangkan jika itu menimpa teman2 kami dari daerah yang jauh seperti Maluku Utara. Makanya tidak belebihan kata pak Harmoko (Mentri Penerangan dulu) "Siapa yang buta IT, maka ia akan digilas oleh IT itu sendiri"....semoga yang lain tdk masuk pada jurang yang sama.
Reply
 
 
# Drs.AUZAI 2012-04-24 06:32
Sangat naif, jika aparat PA terutama unsur pimpinannya, yg peka terhdp informasi, informasi untuk lingkungan sendiri kita sering terlambat, apalagi info dunia maya sana",jadi tlong "Baca badilag.net atau anda akan ketinggalan dan kehilangan informasi?..Maaf..maaf jika berlebihan (Drs.AUZA'I,M.H. PA.Muara Sabak-Jambi)
Reply
 
 
# warna lain 2012-04-24 06:51
justru hal tersebut tidak ada kaitannya dengan badilag.net, sudah jatuh tertimpa tangga pula. kebiasaan yang dipusat menelpon kiri kanan, akhirnya dsalahgunakan. ada baiknya ke depan mutasi mendengar dari PTA.
Reply
 
 
# Arif 2012-04-24 07:21
:roll: Mungkin bisa dibilang ini adalah suatu pelajaran yang sangat berharga.. agar kita selalu mebuka situs badilag. tapi kita pun harus jujur jangan sampai keyakinan dengan telpon tersebut dapat menggambarkan bahwa dalam memutasi pegawai masia ada istila NEPOTISME. apalagi usulan yang datang dari daerah khususnya PTA. mungkin sebaiknya kita jadikan hal ini sebagai bahan evaluasi
Reply
 
 
# Ievhan - PA Tondano 2012-04-24 07:36
Orang PA ga' buka badilag "Bagaikan sayur tanpa garam" :-)
Reply
 
 
# bakul kambil 2012-04-25 09:28
gak papa lagi diet Natrium biar gak darah tinggi..
Reply
 
 
# Arinal PA Payakumbuh 2012-04-24 07:54
Semoga sentilan dari tulisan Pak Dirjen ini, akan lebih menyadarkan semua aparatur Peradilan Agama dimana saja dan kapan saja untuk selalu berhati-hari jangan sampai ditipu, apalagi menipu. Siap melangkah dan menatap ke depan yang lebih baik tentunya. Amin
Reply
 
 
# Irwandi, PA. Ruteng 2012-04-24 07:56
Zaman begini masih ada ketua PA. yang kena tipu,sungguh terlalu.
Reply
 
 
# Azizah Ali, PA TALU 2012-04-24 08:01
hikmah setiap kejadian pasti kita serap..
insya allah yang terbaik didapatkan..
alangkah baiknya di telusuri penipu itu..
Reply
 
 
# chazim m Surakarta 2012-04-24 08:06
itu bukan kemauannya, mari jangan menyalahkan kawan sendiri...
Reply
 
 
# Mulyadi Pamili, Gorontalo 2012-04-24 08:07
Diusahakan setelah absen, sebelum sibuk dgn tugas rutin, menggunakan waktu beberapa menit untuk membuka web badilag.net dan atau web MARI, juga web sendiri, agar sedini mungkin mengetahui perkembangan dan atau info yg sangat dibutuhkan.
Reply
 
 
# Zulkiram, MS.Kota Banda Aceh 2012-04-24 08:15
Assalamu`alaikum. Maaf Yth. Bapak Dirjen Badilag MARI Pojok Pak Dirjen kali ini bagi saya di MS Banda Aceh terasa kadaluarsa, habis waktu bapak melakukan pembinaan di MS Banda Aceh Rabu tanggal 18 April 2012 hampir 75 % nya telah bapak sampaikan, namun tetap saja ada manfaatnya bagi yang ada kemauan dan keinginan untuk sebuah informasi. Wassalam. 23 April 2012.
Reply
 
 
# KaMaLi SINGARAJAPA 2012-04-24 08:18
:zzz :-x :-* Jadi heran amat dech...... koq ternyata masih ada aparat peradilan agama (apalagi PIMPINAN atau HAKIM)yang tidak buka situs BADILAG.masak iya sih yang terpikir promosi dan promosi saja.Marilah kita coba berprinsip dan berpola pikir seperti beliau pak Direktur.

Syukron wal'afwu minnaa.
Reply
 
 
# M.Chanif, PTA Makassar. 2012-04-24 08:21
Wah, ironis sekali, peristiwa tersebut, tapi itulah kenyataan, yang bisa kita jadikan pelajaran buat aparatur PA dan PTA, sesibuk apapun, kalau hanya menyempatkan barang 30-60 menit untuk mengunjungi Badilag net, ya harus diprioritaskan supaya kita tidak ketinggalan informasi terkini. Pengalaman pribadi saya, beberapa hari sinyal hospot di kantor rendah ( tidak ful) sehingga tidak bisa membuka badilag net aja rasanya sudah lama sekali, dan merasa sangat rugi. Apalagi belum /tidak pernah buka Badilag net. Masya Alloh dan inna lillah.
Reply
 
 
# Chrisnayeti, Badilag 2012-04-24 08:24
Dalam sebuah keinginan dan penantian yang begitu panjang sangat manusiawi sensitifitas jadi tidak lagi peka. Ketika mendengar berita penantian itu telah sampai pada ujungnya pasti luapan kegembiraan membuat kita lupa akan sebuah penipuan yang menjerat. Semoga kita masih tetap bisa membuka mata dan telinga serta tetap punya perasaan dan hati hingga tidak mudah untuk ditipu dan diperdaya, apa lagi sekarang sudah ada media untuk mendapatkan berbagai informasi. Ayo sabar dan teliti debelum membukus berita menjadi makanan yang memabukan.
Reply
 
 
# mira PA Bengkulu 2012-04-24 08:32
Berita ini semakin memotivasi kita untuk membuka, membaca dan memahami web badilag. karena terbukti web badilag tersebut sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang setiap PA di seluruh Indonesia. Terima kasih Pak Dirjen, Terima kasih Tim IT Web Badilag... Maju terus walaupun badai isu menghadang...
Reply
 
 
# M.Khotib-PTA Jakarta 2012-04-24 08:41
Kepada tamu pak Dirjen yang Terhormat dan kecewa Bapak jangan kecil hati kalau Bapak memang tidak tahu IT. Bapakkan pimpinan tunjuklah bawahan Bapak yang bisa IT untuk DDTK (Diklat Ditempat Kerja) diruang kerja Bapak supaya bisa mengoparasikan komputer sekadar membuka-buka komputer dulu yang rutin setiap hari Insaya Allah Bapak akan bisa terbiasa dengan komputer.

Semua itu terjadi karena Bapak jarang buka Komputer bahkan alergi membuka Komputer. Semoga ajakan ini menambah semangat dan Bapak nanti bisa membuka Webside badilag.net sendiri Amiin. Hati-hati dengan iming-iming yang lebih baik tapi tidak jelas.cek dulu kebenarannya.
Reply
 
 
# askonsri 2012-04-24 08:42
saya jadi malu nieh mendengar obrolan pak dirjen dengan sang tamu yang terhormat kok bisa-bisanya seorang pimpinan dn hakim senoir bisa kena tipu. namun itulah kenyataan yang harus kita terima. jangan takut belajar dan bertanya. dalam rangka kebaikan diri sendiri dan lembaga . selamat mencoba.... !!!!
Reply
 
 
# M,Safala 2012-04-24 08:42
moga jadi pelajaran buat kita semua dan juga di harapkan kepada badilag jangan terlalu lama mengekspor isu tpm
Reply
 
 
# muazdjabal 2012-04-24 08:45
kesalahan badilag sendiri terlalu lama isu tpm di umbar jadinya udah gak sabarran lagi
Reply
 
 
# akangjajangs/PA.Tnk 2012-04-24 08:52
al kisah dan pesan-pesan Yth Bpk Dirjen di atas sangat penting untuk terus membangun PA ke depan semakin Agung, dicintai ummat dan kebanggaan Bangsa...semoga...Amiin
Reply
 
 
# Rosyid, PA.Nganjuk 2012-04-24 09:00
saya yakin masih banyak Para Pimpinan PA didaerah yg masih belum mau membuka badilag.net, semoga kejadian yg diceritakan Bpk Dirjen ada Hikmahnya buat kemajuan Peradilan Agama terutama di bidang IT...Amiin..
Reply
 
 
# pa kota 2012-04-24 09:01
bosan mungkin menunggu mutasi
Reply
 
 
# s.yanto.tn.PTA-Kendari 2012-04-24 09:21
Memang membuka badilag net menjadi asyiiik saja rasanya, sehari tdk membuka kereta su dah berjalan jauh meninggalkan kita. Mudah- mudahan dg berakirnya masa bhakti P. Dirjen dhi P. Wahyu, pojok p. dirjen tetap eksis. Bahkan kalau beliau ada waktu dan ada waktu & kesempatan bukan pojok p. dirjen tetapi "POJOK P.WW"). Oke-oke sj kan Pak? Syukron.
Reply
 
 
# Mery Candra_Honorer PAGS 2012-04-24 09:35
Alhamdulillah sell buka setiap pagi, sebelum memulai aktifitas yg lain....mencari dan mengharap ada informasi ttg apa sj yg bs menjadi kemajuan bersama ....ttg Honorer sll dicr2 infonya......smg jd perhatian juga....mksh atas perhatian Bpk sblmnya.....skss selalu buat pak Dirjen..
Reply
 
 
# Pelmizar PTA Pekanbaru 2012-04-24 09:39
Semoga kejadian ini tidak akan terulang
bagi kawan-kawan yang lain, namun demikian saya jadi cemburu jangan-jangan yang usil itu adalah warga peradilan agama juga.
Reply
 
 
# jeje PA.Tgrs 2012-04-24 09:40
Ada baiknya suatu saat badilag punya alat untuk melacak telpon tipuan tersebut, diluar itu kita memang harus hati2 dg informasi yg menimbulkan perasaan senang krn itulah trik penipuan pada umumnya, badilag.net sangat membantu mengatasi masalah tersebut.
Reply
 
 
# asep saefudin pa kab kediri 2012-04-24 09:44
Yah.....menjelang TPM biasa berseliweran telpon nyasar mengaku orang BADILAG, tahun lalu, saya pernah terima telepon dari seseorang yang mengaku seorang pejabat di Badilag,dan menjanjikan dimutasi ke suatu PA, bersyukur waktu itu saya konfirmasi dengan seseorang yang saya kenal dan beliau kenal dengan pejabat yang dicatut namanya tersebut. Dari cerita pak Dirjen tadi, Ya.... perlu jadi perhatian warga PA agar waspadalah, waspadalah, waspadalah...
Wassalam.
Reply
 
 
# M.SUKRI BAIDOWI PA SUMENEP 2012-04-24 09:45
Membuka website khususnya badilag.net sudah menjadi kebutuhan. Sehari saja absen sudah merasa ketingalan informasi.
Reply
 
 
# Asep Mohan @ PA Kota Tasikmalaya 2012-04-24 09:53
Mudah2an pokok bahasan "Pojok Pak Dirjen" kali ini benar2 dijadikan pelajaran berharga oleh kita semua tanpa kecuali, karena para penipu sangat profesional tidak hanya para pejabat di Jakarta yang dijual, kira2 satu bulan yg lalu para pengelola keuangan di salah satu PA di Jawa Barat kena tipu dengan pergantian Ketuanya, dimana "sang penipu" mengaku sebagai calon ketua barunya dan meminta sejumlah uang utk pelantikan, padahal yg saya tahu "sang calon ketua" bukanlah tipe seperti itu, karena ketidak-waspadaannya akhirnya PA tersebut "kebobolan" dengan transfer sejumlah uang kepada "sang penipu" yg mengaku "calon ketua baru" PA tersebut. Mudah2an hal seperti ini tidak terjadi lagi dengan meningkatkan kewaspadaan terutama kalau ada permintaan transfer sejumlah uang.
Reply
 
 
# Ike WH_ PA Smi. 2012-04-24 09:55
Penipuan sudah sangat sering..sering dan sering terjadi mengatasnamakan pejabat-pejabat Badilag ..bahkan ada yang smp mengatasnamakan calon KPA...Masya Allah...semoga ini menjadi sebuah pelajaran yang sangat-sangat berharga dan penting bahwa badilag.net harus selalu dijadikan sarapan pagi kita terutama warga peradilan baik pimpinan maupun aparat dibawahnya..agar kita tidak tertipu lagi biar kita lebih pintar dari sipenipu.... :-)
Reply
 
 
# ali_syarif@Salatiga 2012-04-24 10:36
Pak Dirjen, utk mencapai kesempurnaan memang perlu proses, motivasi-2 yg semacam ini masih sangat diperlukan, biarkan proses dan motivasi itu saling mengisi, insya Allah bbrp detik lg apa yg qt angan dan inginkan terwujud, salut utk pak Dirjen (wallohu a'lam bish showab)
Reply
 
 
# Muhammad Jafar MS.B.Aceh 2012-04-24 10:37
Syukur Alhmdllah dgn adanya informasi via Badilaq net, kami sangat2 terasa bermaaf sekali palagi bagi saya di Kepegawaian, karena jalur2 kebohongan selalu muncul dari sudut manapun.....makanya kita harus hati2 dalam setiap ada informasi.
Reply
 
 
# Syarifah Aini PA M. Bulian 2012-04-24 11:15
Cerita dari pengalaman pak Dirjen ini sungguh suatu pelajaran yg berharga bagi warga PA ...
Alhamdulillah bagi kami Badilag.net adalah merupakan sarapan pagi yg memberi asupan gizi yg lengkap bagi kami warga PA, syukron Badilag.net atas segala suguhannya kepada kami :-)
Reply
 
 
# # Gusmen Yefri -PA.Sjjg 2012-04-24 11:16
Masaallah Masaalah , rupanya bapk TO sang
Penipu gak ingat Allah saat Telp Kring
Kring yg inget cuman TPM ya mdh-mdh an
jadi pelajaran emas buat kite-kite semua
Reply
 
 
# umi-pajb 2012-04-24 11:22
Itulah manfaatnya adanya website, selain utk transparansi juga utk menjalin komunikasi
Reply
 
 
# Bisman PA Tanjung Pati 2012-04-24 11:24
Apa yang diceritakan Pak Dirjen di atas, cukup menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,bahwa setiap kita hendaklah :
1.Selektif dalam menerima informasi
2.Punya kemauan kuat menggunakan media informasi yang berkembang hari ini
Mudah-mudahan tidak ada lagi yang tertipu sesudah ini, dan tidak ada lagi yang tidak mampu membuka dan membaca badilag.net dan situs-situs bermanfaat lainnya.
Reply
 
 
# H. Abd. Rasyid A., MH. PA-Mojokerto 2012-04-24 11:38
Kemajuan Teknik informasi sering kali disalahgunaan oleh orang-orang yg tidak bertanggung jawab baik hanya untuk iseng maupun untuk melakukan penipuan. Khsus kasus yg menimpa teman kita itu, harusnya melakukan konfiramsi kepada pihak yg kompeten tentang kebenaran berita yg diterima. Semoga kasus serupa tidak menimpa kita, maka waspadalah, waspadalah, dan waspadalah!!!
Reply
 
 
# Mazharuddin_Blg 2012-04-24 11:57
Mungkin banyak yg buka Badilag sekedar lihat kalau2 ada hasil TPM...
Reply
 
 
# Rusliansyah - Nunukan 2012-04-24 12:07
Memang benar Pak, masih banyak di antara kita yang kurang memberikan perhatian dengan Badilag.net; perhatian mereka lebih kepada fb, twit, dsb. Apa yang Bapak ceritakan tentang teman kita yang tertipu, semoga dapat mengguggah teman-teman lain untuk lebih concern dengan Badilag.net dan 'teman-temannya' seperti infoperkara.net, siadpa.badilag.net, direktori putusan, dsb. Semoga....!!!
Reply
 
 
# Peg.Badilag 2012-04-24 12:26
Kami menghimbai kepada seluruh pejabat daerah atau pegawai sebaiknya bila mendapat kabar dari pusat seharusnya jangan langsung percaya begitu saya seharusnya tanyakan dulu kepada orang pusat yang menelpon apakah benar beliau dipanggil atau tidak, dan ini pelajaran bagi kita semuanya khususnya bagi pegawai Mahkamah Agung di daerah.
Reply
 
 
# itna- PA.Gng Sugih 2012-04-24 13:27
Semoga apa yang ditulis oleh Pak Dirjen kali ini dapat membuka wawasan para pimpinan dan jajarannya untuk lebih waspada, rajin mencari info di Badilag & MA melalui situsnya supaya tidak tertinggal informasi dan tidak mudah terkecoh oleh niat buruk orang yg akan berbuat jahat..InsyaAllah ada hikmah dan pelajaran dari kejadian yg dialami oleh Pimpinan PA tsb...Amiiin
Reply
 
 
# Marfuah Wong Kito PA Bantul 2012-04-24 13:33
Harri.. Ginniii.. Ngga buka Badilag,
berarti anda telah banyak ketinggalan Informasi, sempatkan diri untuk buka Badilag Net walau hanya 20 menit, walau hanya lihat judulnya, walau hanya membaca saja, tidak comment tidak apa2, suksess terus Badilag Net
Reply
 
 
# # H.M.Idris Abdir, KPA Atambua NTT # 2012-04-24 14:05
Sebagai pejabat (pimpinan atau hakim) khususnya di lingkungan peradilan agama, running teks yg secara kontinyu muncul di badilag.net (Waspadalah!!! waspadalah!!!...) kalau kita mencermatinya, maka dipastikan tdk terkena tipu! Di era sekarang ini hrs diakui bhw memang sdh era atau merajelela penipuan, banyak orang yg senang menjadi penipu dan mencari orang-orang yang mau ditipu. Waspadalah!!!
Reply
 
 
# ROSI PA PBG 2012-04-24 14:24
BADILAG EMANG OKE
Reply
 
 
# ROSI PA PBG 2012-04-24 14:28
:sad: :sad:
Reply
 
 
# Hadi - MS Cane 2012-04-24 14:43
sepertinya Pak Dirjen harus mengeluarkan kebijakan seprti ini:

"Sarapan Pagi Kaum Badilag"
menunya :
1. buka web MA,
2. buka web Badilag
3. buka web PTA masing2

jadinya kejadian seperti ini akan sangat jarang terjadi kedepannya :-)
Reply
 
 
# PA-SLAWI 2012-04-24 14:43
Badilag.Net memang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, karena dari situ hampir seluruh kegiatan ataupun informasi kita peroleh. Makanya... BADILAG.NET dulu... baru yang lain...
Reply
 
 
# Asni Falah PTA BDL 2012-04-24 14:48
Banyak cara dan gaya Allah memberikan pelajaran kepada hambanya yang dicintainya. Kita boleh saja prihtin terhadap kawan kita seperti yang diceritakan oleh pak dirjen, tetapi bisa saja hal itu "memang" disengaja oleh Allah bahwa dia lupa dan dilupakan, agar dengan pelajaran seperti itu dia mendapatkan ilmu yang sangat bermsnfaat ke depan. Boleh jadi dia akan lebih baik dari kita yang tidak bisa tertipu. Astaghfirullah al-'adzhim.
Reply
 
 
# Daswir Tanjung PTA Bdg 2012-04-24 15:00
cerita yg mencengangkan, sdh berulang kali diingatkan oleh Badilag, toh masih ada orang yg tertipu,sekarang makanan Aparat Peradilan Agama se Indonesia adalah membuka dan membaca berita Badilag setiap hari,disamping berita lainnya.semakin banyak berita yg kita ketahui, maka semakin luas pengetahuan kita, hal ini dapat mendukung kita dalam melaksanakan tugas pokok.
Reply
 
 
# Zulkifli Siregar, Kabanjahe 2012-04-24 15:11
Kayaknya, di samping tidak buka web, bapak tersebut juga kurang kenal dengan pak Dirjen, walau "kenal" dalam arti jarak jauh. Karena kalau "kenal", terutama track record pak Dirjen pasti si bapak tidak kan percaya. Bagaimana mungkin seorang Dirjen yang mau naik kereta dan ojek ke kantor dan juga mau melakukan sidak denagn taxi ke PA-PA tanpa pemberitahuan lebih dahulu, melakukan perbuatan-perbuatan konyol seperti yang disangkakan si bapak. Jauh panggang dari api. Pak Dirjen jauh dari hal-hal seperti itu. Ana yakin 100%.
Reply
 
 
# A. Rajab Kamea PTA Mtr 2012-04-24 17:10
Kalau yg diceritakan Bpk Dirjen terjadi di thn 90-an ke bawah sangat bisa dimaklumi & biasa2 saja, tapi menjadi sulit difahami & diluar kebiasaan kalo itu terjadi di thn 2000-an di era IT ini. Tapi bagaimanapun mari kita tetap WASPADA,WASPADA & WASPADALAH sebab tdk mustahil bisa menimpah siapa saja. oke?
Reply
 
 
# Amir M - Suara Merdeka 2012-04-24 20:52
sy orang luar yg trmasuk rajin baca badilag.net. kolom pak dirjen sering sy baca. tp ada hal yg mengganjal. sy copy-paste-kan dr tulisan berjudul hidup bersama dibukit yg sama, pak dirjen mengatakan sbb;

"Saya mengharapkan seluruh aparat dan warga peradilan agama untuk berani melakukan kontrol dan kritik, walaupun kepada pimpinan, termasuk pimpinan Badilag. Kritik dan kontrol yang fokus dan detil sangatlah diperlukan. Saya dan kawan-kawan di Badilag sudah bertekad untuk memperhatikan kritik dan melakukan perbaikan, jika ditujukan kepada Badilag sendiri. Namun jika kritik dan pengaduan itu ditujukan kepada Badilag mengenai suatu pimpinan PA/MS atau PTA/MSA, kami juga akan menindak lanjutinya secara arif. Percayalah, saya dan kawan-kawan di Badilag tidak akan membiarkan hal yang negatif itu berjalan terus."

TAPI kmarin kawan2 disebuah pengadilan agama di jawa tengah cerita kpd sy, katanya gara-gara mngkritik atasannya ttg pngelolaan uang kantor yg tdk adil dn dimonopoli ketuanya sj, mereka malah dimutasi ke pengadilan lain.

disini sy mau klarifikasi kejelasan duduk masalahnya. krn sy tidak tahu kontak pak dirjen dan tidak punya akses, shg cukup disini sy sampaikan.
Reply
 
 
# ayahnya lia- PA Pati 2012-04-25 18:29
Semestinya Dirjen Badilag menindaklanjuti laporan dan melindungi pihak yg melapor, bukan malah memutasi pihak yg melapor atas informasi sepihak dr ketua. klo begini caranya, kita jadi takut lagi mengkritik dan melapor krn resikonya akan dimutasi. ini preseden buruk sepanjang karir kami. Dirjen sendiri yg menyuruh untuk mengkritik yg membangun spt dimuat di Pojok Dirjen, dan kami semua warga pengadilan disuruh membacanya, tapi koq malah ga sesuai harapan
Reply
 
 
# Masrinedi-PA.Painan 2012-04-24 21:46
8) Jadi Teringat Kisah yang Dicerita Bapak Dirjen dalam Acara di Sebuah TV Swasta " Ups Salah" Kena Deh, Bapak Ketua Kena SoaL Mutasi , Ups Malunya. Ini dapat jadi Pembelajaran Bagi kita semua untuk Kedepannya, Mari Kita Maju Kan Web Badilag.Net dengan menggali informasi Sebagia Sapan Pagi dan Menu Makan Malam. Bravo. Thank Guys :-*
Reply
 
 
# komarudin bgi 2012-04-24 22:55
ya mungkin saking bungahna (gembira tea)telah dipanggil menghadap bpk dirjen menghadap makanya sampai lupa tidak menyampaikan maksudnya karena tos diuninga bade di mutasikeun. namun iraha atuh abdi bade di mutasi ti leuweng(pulau) ngalih ka kota, sudah 7 tahun angkleung2an (berlayar) di laut wae, atuh da' hoyong ka kota, hatur nuhun pak dirjen.
Reply
 
 
# Ufithriani.@PA.Soe 2012-04-25 07:34
terlalu banyak kejadian di tempat kami yang di hubungi via telp, malah sampai ke pegawai honornya uga, sooo...TETAP WASPADA!!... banyak jalan orang klo mau berbuat jahat... yang penting kita berjalan sesuai alurnya n jangan GAPTEK!!
Reply
 
 
# #Wawan Setiawan, PA. Indramayu 2012-04-25 07:39
5 menit sehari buka info Badilag kita akan dapat info yang akurat dan saya yakin teman2 yang kemarin dimutasikan tapi masih dekat dengan rumahnya karena jarak tempuhnya cuma 3o menit saja akan sangat senang menanti info mutasi tentang dirinya ke PA yang jauh yang memaksa dia untuk kos dan pulang satu minggu sekali atau satu bulan sekali. Kami sambut kedatangan mereka dengan suka cita untuk sama2 menikmati kesulitan dan kesengsaraan.
Reply
 
 
# bujang 2012-04-25 07:42
ah 'norak' buka badilag aja gak sempet ....
Reply
 
 
# Hikmat PA Majalengka 2012-04-25 07:59
Badilag.net adalah sarana komunikasi yang efektif dan efisien bagi kita semuanya, oleh karena itu sanagat memprihatinkan jika saat sekarang ini masih ada pegawai PA yang tidak pernah membuka situs ini tentunya mereka akan ketinggalan segala informasi penting di dalamnya. Ayo biasakan setiap hari kita membukanya meski hanya beberapa saat.
Reply
 
 
# Nadimah PA.Bkl 2012-04-25 08:58
Masyaa Allah ! hari giniii tidak baca situs Badilag net, Apaa kata dunia ?
Reply
 
 
# mudzakkir - tebuireng - jombang 2012-04-25 09:12
MASYAA ALLAH..........pengalaman sangat berharga untuk siapa saja
Reply
 
 
# Mawardi Lingga/PA Sidikalang 2012-04-25 10:10
Cerita pak Dirjen ini merupakan pengalaman pahit buat rekan kita tsb namun banyak gunanya bagi kita semua karena pengalaman adalah merupakan guru terbaik, bahwa ke depan orang sukses adalah orang yg menguasai informasi, karenanya mari kita nikmati bersama Badilag net dan Website MA dan lainnya, semoga bermanfaat. Njuah-njuah
Reply
 
 
# masruri syah 2012-04-25 10:40
ssstt, malu aku jadinya. berniat dan laksanakan tiaphari buka badilag net. he..he, tul khan?
Reply
 
 
# SUHARDI, PA.SMP 2012-04-25 10:44
Kita tidak tahu persis kendala apa yang dihadapi, bisa karena minimnya fasilitas, minimnya kemauan, atau minimnya kemampuan. Apapun kendalanya, akan lebih positif kalau apa yang disampaikan oleh pak Dirjrn tersebut dijadikan motifasi dan tekad yang kuat untuk " Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini"
Reply
 
 
# mukti-pa.manokwari 2012-04-25 11:57
badilag.net...jendela PA..minimal 20 menit setiap hari kita buka supaya bisa lihat pemandangan yang indah, tahu apa yang terjadi di luar sono, udara segar....masuk...sehingga etos kerja tinggi....VIVA untuk badilag.net....
Reply
 
 
# bismillahirrahmanirrahim ku buka badilag 2012-04-25 12:37
:-)
Reply
 
 
# Iskandar Raja BADILAG 2012-04-25 13:17
Buka tu Badilag net dan komen dong
Reply
 
 
# Manusia 2012-04-25 13:25
"Apapun akan kukorbankan kalau memang ada jalan untuk mutasi ke kampung halaman, karena hidup aku tersiksa jauh dari keluarga yang sangat aku cintai," (rintihan seorang pimpinan di daerah yang menhadap pada Pak Dirjen tersebut) ;-)
Reply
 
 
# amam F/PA Kota Madiun 2012-04-25 14:33
Deangan kejadian yang menimpa "Bapak" tersebut, menjadi perlajaran untuk kita semua, bahwa betapa mahalnya informasi. "Mari kita kuasai informasi dari manapun sumbernya "
Reply
 
 
# misbah kupang 2012-04-25 15:47
Berbahagialah buat sang tamu Pak Dirjen, pasti dpt pahala banyak, bs utk 'ibrah buat yg blm kena tipu.....
Reply
 
 
# misbah kupang 2012-04-25 15:52
Berbahagialah bagi sang Tamu Pak Dirjen, pasti banyak pahalanya, bs utk 'ibrah bg yg blm kena tipu......
Reply
 
 
# rohimah pagrt 2012-04-25 16:30
emoga tdk terulang lagi musibah itu..jelas bermanpaat sekali badilag net itu.sebagai vit warga peradilan agama hususnya.
Reply
 
 
# Pahruddin Ritonga-PA. Gunungsitoli 2012-04-25 18:24
Jangan mudah percaya dengan telephon gelap, namanya saja telephon gelap, pastilah hasilnya gelap gulita.
Reply
 
 
# Basuni PA Simalungun 2012-04-25 21:54
Patut kita renungkan dan introsfeksi diri ats kejadian yg menimpa tamu pak Dirjen tsb, terlepas ada org iseng/beneran, tapi pernahkan kejadian tsb terjadi di dunia
nyata dlm hal mutasi, namun yg pasti kita hrs melek informasi terutama melalui badilag.net bravo badilag ats inovasinya.......
Reply
 
 
# tamim PA Banjarmasin 2012-04-26 08:00
Masya Allah (terseserah kehendak Allah), Subhannallah (Hanya Allah Yang suci dari kesalahan),Alhamdulillah (Ketika kita dipuji kembalikan kepada Allah), Laa ilaaha illallah ( tidak ada yang penting kecuali Allah), Allahu Akbar (hanya Allah yang berhak Takabur),Laa Haula Wa laa Quwata illaa billah ( Tidak ada upaya dan kekuatan apapun kecuali dengan Izin Allah).
Reply
 
 
# pa.selong/lalu aminullah 2012-04-26 08:46
irformasi itu sangat penting!
Reply
 
 
# asep dadang pa depok 2012-04-26 09:07
smg pengalaman ini dpt menjadi i.tibar bagi qita, sehingga terhindar dari segala marabahaya yg kadang2 tidak qita duga, wallahu alam
Reply
 
 
# fitri s 2012-04-26 09:25
buka badilag.net gak kalah seru kok ama web yang lain jadi harus di buka juga biar tahu gosip terbaru hehe bukan gosip tapi fakta deng.
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-04-26 09:44
Tapi kalau tidak ada orang yang ISENG, kejadian seperti itu tidak ada. Bagi yang suka iseng, apalagi membuat orang jadi REPOT, inga-inga! itu BA-DOSA lho!
Reply
 
 
# Ismail Paisuly, PA Masohi 2012-04-26 09:53
Sungguh luar biasa Pak Dirjen Kita (Pak Wahyu) begitu besar komit dan etos beliau dalam memajukan Badilag terutama melalui Websitenya. Saya sangat mengapresiasi semangat dan motifasi beliau, hanya yang ingin saya tanyakan kira kira ada resepnya tidak untuk bisa tahan lama/melek di depan komputer/laptop ? untuk membaca begitu banyak menu dan konten yang ada.

Jujur Pak, saya sangat suka berlama-lama baca di website badilag.net, cuman kendalanya, mata ini agak cepat kecapean, mungkin pengaruh radiasi ya?. Ada teman baru kasih tau kalau ada kacamata anti radiasi, saya baru mau coba pesan, mudah-mudahan bisa membantu.
Reply
 
 
# D.ABDULLAH/KPA CIREBON 2012-04-26 10:43
Kami selalu mendapat pencerahan dari Pak Dirjen.
Reply
 
 
# Amir Razak PTA Manado 2012-04-26 11:02
Ketinggalan pesawat masih mendingan krn yg rugi masih person,tapi ketinggaalan informasi ( tdk buka ) badilag net yg rugi bukan cuma person tetapi Institusi yg kehilangan se-gala2nya, belajrlah pada pengalaman, krn itu guru yg baik,
Reply
 
 
# Abdullah PA Kraksaan 2012-04-26 11:27
Kejadian ini mudah mudahan menjadi melajaran bagi kita semua, untuk bersikap hati hati dan untuk bersikap cerdas. Terimakasih Pak Dirjen.
Reply
 
 
# risnawati 2012-04-26 11:32
dgn pengalan diatas diharapkan kepada ketua atau pansek yg belum bisa it untuk menunjuk seorang pengawai utuk membacakan setiap hari berita2 dari badilag.net,,,,
Reply
 
 
# Ahamad Muhtar PA Yogyakarta 2012-04-26 11:47
Apalagi yang mau dikata,,informasi yang diperjuangkan oleh Badilag sudah sempurna, para keluarga besar PA se indonesia saat inilah kita amalkan informasi yang susah payah digagas oleh "Pak Dirjen" semoga bermanfaat...Allahu akbar 3x.....
Reply
 
 
# RIDUAN RONIECOPRIN PA.Gunung Sugih 2012-04-26 13:52
Ass.w.w
Saya termasuk yg sgt sering menerima telpn yg mengaku perintah dari Pejabat Tinggi MA dan juga Dirjen Badilag tdk tnggung tanggung menyebut nama asisten Waka MA Bid.Non Yudisial, karena saya kenal org dimaksud sy katakan kl saya adalah keluarga istrinya dan sdg di Jakarta, langsung mati telpn sy hubungi lg sdh off total

Pernah seblumnya sy nekad menelpon ke rmh pak Wahyu yg angkat Ibuk, sy crtkan hal serupa, anehnya pelaku nekad mngirimkan Fax NTU dr PTA dmn sy bertuga sbg hakim di wil PTA tsb. dr sinilah sy berpikir adakah oknum yg melibatkan diri dlm sindikat ini dari intern kita di MA at Dirjen sendiri? krn sy tdk prnh tau sm sekali ada ntu saya dkk, nash dgn fax oknum tsb sy jadi tau kenyataannya memang beberapa org yg trmsk dlm ntu tsb mutasi mskipun tdk sama persis dgn ntu yg difaxkan ke kami dgn iming iming MINTA UANG JUTAAN, Saya kebetulan tdk masuk mutasi saat itu saya dan teman lain tdk terpedaya dgn rayuan tsb. hanya heran "kecil kemungkinan org luar bs tau semua dgn skaligus kirim fax ya?" Kita HT HT mksh wsslm
Reply
 
 
# H.Harsono A Ibragim Hakim PA Palu Kls IA 2012-04-26 14:04
Apa yang diprogramkan oleh Badilag saya melihat sudah ada hasilnya teerutama di PA Palu yang telah menerapkan SIADPA semogah hal ini kita pertahankan dan kita tingkatkan pada masa-masa yang akan datang
Reply
 
 
# Iswi 2012-04-26 14:29
Setelah membaca berita pojok Pak Dirjen ini, ambil hikmah dari kejadian itu. Sungguh orang yang menipu, yang rugi adalah dirinya sendiri.
Reply
 
 
# Iswi 2012-04-26 14:34
Ambil hikmah dari kejadian itu. Sungguh yang menipu tidak akan merugikan orang lain, kecuali sang penipu itu sendiri yang rugi.
Reply
 
 
# Admin PA Balige 2012-04-26 16:45
mengenai SIADPA, kami menghadapi kendala,karena untuk memperbaiki eror, kami sdh berupaya mencari solusi sendiri, via Grup Fb Laskar SIADPA,LabSiadpa Badilag dan chatroom infoperkara (sering offline), kami jg sudah mengirim email via ditbinadpa@gmail.com,namun belum ada tanggapan, dalam hal ini kami kesulitan karena tidak ada operator resmi yg siap membantu mengahadapi kendala eror sistem tersebut,disamping jg SDM yg bukan berlatar belakang IT ,trm ksh
Reply
 
 
# # Muhammad Jam, pa.ktsm 2012-04-26 20:44
...Bukan Penipu yang PINTER akan tetapi yang tertipulah yang BODOH... Pimpinan & Hakim Senior..? saya yakin yang tertipu ini tau minimal pernah baca kitab cuci, pada surat ke 49 : 6, memerintahkan kita meneliti sebuah berita agar tidak menyesal.Juga setiap kita buka BADILAG Waspadalah dengan tiga tanda seru (!!!)terus berjalan dari kanan ke kiri dengan tiada henti. Apalagi sekelas PAK DIRJEN pasti tidak masuk akal hanya untuk urusan Mutasi harus menghadap secara langsung.

Dizaman sekarang apa susahnya Tlp atau SMS PAK DIRJEN untuk menanyakan bener tidaknya berita tsb sebelum berangkat, atau jangan2 No. HP. PAK DIRJEN kagak punya..?(kalau di SMS Beliau pasti membalasnya ( pengalaman pribadi saya, padahal hanya Panmud apalagi yang tertipu ini Pimpinan & Hakim Senior.Kalau mau disebut sebuah pengalaman ok, tapi sangat, sangat dan sangat MEMALUKAN, ya..apa hendak dikata Pimpinan & Hakim Senior JUGA MANUSIA, yang jelas Si Penipu ini adalah turunan Al Walid Bin Uqbah Bin Abi Muith yang diabadikan pada surat dan ayat tsb diatas.Akhirnya dengan kejadian ini sesibuk apapun pekerjaan sempatkan diri 5-10 mnt untuk membuka BADILAG.
Reply
 
 
# Zhafira eshmaal 2012-04-27 14:51
Smoga menjadi pelajaran bagi kita semua sehingga lebih rajin membuka web badilag, jgn pernah melewatkan 1 beritapun.
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Waka PA Kangean 2012-04-28 10:36
USUL PAK DIRJEN, MUDAH MUDAHAN SEGERA ADA GERAKAN ,"WWW. BADILAG.NET ADALAH SARAPAN PAGIKU DAN PINTU KEILMUAN DALAM MEJLANKAN TUGASKU. WWW.MAHKAMAH AGUNG.GO.ID ADALAH MAKAN SIANGKU DAN JENDELA HATIKU, DAN WWW.PENGADILAN AGAMA ( TEMPAT TUGAS ) .GO.ID MAKAN MALAMKU DAN TEMPAT MENGATUALISASIKAN DAN MEWUJUDKAN MIMPI MIMPIKU". LALU " PELAYANAN PUBLIK YANG TERBAIK ADALAH SEMANGATKU, SIADPA PLUS ADALAH MODAL KERJA DAN PERBAIKAN KENERJAKU, KERJA KERAS DILANDASI KEIHLASAN ADALAH JIWAKU,SERTA MENJADI YANG TERDEPAN/TERBAIK ADALAH TEKADKU " INSYA ALLOH ,SEMOGA SUKSES .AMIN
Reply
 
 
# M.Ghofar Rasmin- PA.SGU 2012-04-30 09:10
Semoga tamu Pak Dirjen tersebut menjadi i'tibar bagi kita warga Peradilan Agama, Wabil khusus buat Pinpinan Pengadilan. Ayo kita jadikan sarapan pagi dengan membuka webside Badilag, webside Mahkamah Agung, dan webside PTA masing-2 agar tidak ketinggalan informasi daan terhindar dari berbagai jenis penipuan.
Reply
 
 
# nadya, tabnn 2012-05-01 08:34
prihatin dg nasib sang tamu,,smg senantiasa berbesar hati,,,)jdkn pengalaman adalah guru yg terbaik, dan kpd pak dirjen trims atas kebijakannya, smg jd contoh dan suri tauladan bg para pemimpin yg lain. Amin.
Reply
 
 
# Abdul Munir S, PTA Mks 2012-05-01 09:38
iming-iming penipu itu ujung-ujungnya tanya rekning,oleh karena itu, rajinlah membuka badilag.net sesuai harapan Pak Dirjen dan tanya akurasinya setiap penelepon dari mana sumbernya supaya tidak tertipu.
Reply
 
 
# achmad, Majene 2012-05-02 08:01
kejadian yang dialami Pak Dirjen dengan tamunya adalah suatu kenyataan, banyak pimpinan PA dan hakim yang tidak tahu IT adalah suatu kenyataan, dan mutasi masih ada nego(atau diurus) adalah kenyataan karena di satu PA ada hakim yang sudah 10 tahun tidak dipindahkan.
Reply
 
 
# achmad, Majene 2012-05-02 08:08
kejadian yang dialami oleh Pak Dirjen dengan tamunya adalah kenyataan, banyak pimpinan PA dan hakim yang tidak akrab dengan IT adalah kenyataan dan mutasi masih dianggap bisa dinegosiasi(diurus) adalah kenyataan karena ada hakim di PA Majene sudah 10 tahun belum dipindahkan.
Reply
 
 
# agus jawa pos 2012-05-02 20:00
saya sgt salut dengan program-program cerdas "badilag.netnya"
Reply
 
 
# Rosmaladaya, PA.LLG 2012-05-03 09:18
Terima kasih Badilag Net .....darimu kutemui rujukan dalam menjalankan aktifitas kerjaku setiap hari....
Reply
 
 
# #Iva PTA Yk# 2012-05-03 14:14
Maaf kalau kalau saya reply agak...tapi say setuju dgn komentar p.arif. kalau NEPOTISME terus berjalan kapan nasib honor yang bukan anak pejabat bisa diperjuangkan????? :sad:
Reply
 
 
# fahmi 2012-05-03 15:28
:-) mari kita optimalkan fungsi badilag.net sehingga hal2 spt diatas dpt di minimalisir...innallaaha khoirun munziliin...
Reply
 
 
# Sangkuriang 2012-05-04 13:21
ha ha haiiii, pak ketua mana tuh,???? malu-maluin ketua ketua yg lain aja... :lol:
Reply
 
 
# Sangkuriang 2012-05-04 13:27
Niii yang pada komentar jg banyak yg minta alem sama Dirjen, biar mutasi ke tempat yg diinginkan kali...????? wa 'ala aalihi washohbihi wanasabihinya mudah2an gak ada lagi...
Reply
 
 
# Neneng Susilawati PA Tanjung Karang Lampung 2012-05-05 07:14
teman sy juga pernah begitu di tlp oleh seseorang yg memberitahukan ttg penempatan mutasi yg diharapkannya dan diminta utk menyetor dana... tp sy katakan itu penipuan, tdk mungkin pejabat sekelas beliau2 bertindak seperti itu...
Reply
 
 
# maharnis pta jayapura 2012-05-07 06:56
Masya Allah, diera keterbukaan ini masih ada yang bisa tetipu, pada hal badilag net sudah memuat segala aktivitasnya dalam situsnya, baik tentang tugas pokok, pelatihan Bintek hasil TPMnya. Mudah-mudahan jadi pelajaran berharga baik bagi ybs maupun bagi yang lainnya
Reply
 
 
# dodi somawijaya PA PUTUSSIBAU KALBAR 2012-05-08 22:32
semoga menjadi pelajaran buat kita semua
Reply
 
 
# kamaruzzamanmuhammad74@yahoo.com 2012-05-10 11:51
pelajaran yg amat berharga... semoga tidak ada lg yg lupa atau alergi buat belajar dan memahami kemudahan berita via internet
Reply
 
 
# H.Moh.Nasri, PA Bulukumba 2012-05-11 13:49
Benar sekali..... dan dengan kejadian tersebut, semoga tidak terulang lagi untuk yang kedua kalinya, ....
Reply
 
 
# ali mufid pa pemalang 2012-05-23 15:50
makanya jadi pimpinan atau hakim jangan "gatek", akhirnya kena dech....
Reply
 
 
# M.Dedy A 2012-05-23 17:27
mencoba melihat dari sisi yang berbeda.krn di satu sisi mungkin sang tamu jelas salah dan tidak mengikuti perkembangan jaman. tapi disisi lain mungkin kita (Pak Dirjen) mencari cara lain untuk mensosialisasikan tentang pentingnya update info di badilag tiap harinya. karena bukan maksud sepele.. tapi kebanyakan aparatur kita yang sudah berusia hampir expire kurang ilmu dan kurang minat dalam mengikuti perkembangan teknologi. dari sisi yang satu tidak berhasil mungkin ada cara lain yang mungkin bisa bermanfaat.. jangan puas dengan cara pertama, perbanyak sabar menghadapi temen2 yang belum terbuka hatinya untuk update pengetahuan.. karena mereka diam..kita diam.. akhirnya tidak terjadi apa2 (perubahan) :-)
Reply
 
 
# Baedhawi PA Nunukan Kaltim 2012-05-24 09:20
segala sesuatu punya hikmah yang tak ternilai jika dicermati dengan baik dan bijaksana...smg kejadian tsb menjadi kejadian yang pertama sekaligus yg terakhir.. :-)
Reply
 
 
# nia depok 2012-05-31 13:06
aSTAGHFIRULLAAH, SI TUTI..........(tUKANG tipu) SEMOGA ALLAH SWT menjadikan kalian anak yang shaleh, sehingga KAPOK jadi TUTI, dan mendapat pekerjaan baru yang halal.
Reply
 
 
# rizal razai 2012-05-31 14:43
:sad: ..kasus ...kasihan...
Reply
 
 
# nurman 2012-06-05 09:15
Upssss!!! :oops:
Reply
 
 
# Burnalis Burhan 2012-06-08 17:04
mudah2an jadi pelajaran yang sangat berharga bagi ybs begitu kepada yang lain yang belum sempat n belum bisa buka badilag net................
Reply
 
 
# Khafidatul Amanah PA Bima 2012-06-13 14:55
hari gini masih ada warga PA yg belum buka Badilag,itusih ketinggalan amat .
Reply
 
 
# syamsoel Qamar,MS.Calang 2013-04-02 09:19
Kejadian yang dialami oleh Pak Dirjen dengan tamunya itu merupakan sebuah kenyataan, karena masih banyak pimpinan PA/MS dan hakim serta pegawai yang masa pansiunannya udah dekat apa lagi yang tidak akrab dengan IT memang tidak banyak tahu tentang program dari badilag. Dan mereka menganggap persoalan mutasi masih bisa dinegosiasi(diurus). Kenyataan karena ada pegawai yang dipindahkan tidak sesuai dengan keinginnannya.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1677 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS