Kamis, 20 Juni 2013 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!






Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Pemberkasan Perkara Kasasi/PK wilayah PTA Padang | (18/6)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Orientasi Hisab Rukyat wilayah PTA Semarang | (18/6)
PENGUMUMAN : Penunjukan Peserta Semiloka Pengintegrasian UU PKDRT & UU Perlindungan Anak | (27/5) 
PENGUMUMAN : Surat Permintaan Berkas Kelengkapan Usul Pengangkatan Hakim dan Biaya Pindah | (24/5)
SURAT EDARAN : Pendaftaran Calon Peserta Program Beasiswa S3 Sudan Tahun 2013 | (20/5) 
SURAT EDARAN : Permintaan Persyaratan Biaya Mutasi Pindah Pejabat Kepaniteraan & Kejurusitaan PA | (10/5) 
PENGUMUMANInput data Output Program 04 Ditjen Badilag T.A. 2012 Pada Aplikasi Monev Anggaran Kementrian Keuangan RI | (25/4)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Perkara Kasasi dan PK | (22/4)




Tambahkan ke Google Reader
Gedung PA Kalianda Diamuk Massa (3/7) PDF Cetak E-mail
Oleh Hermansyah   
Selasa, 03 Juli 2012 06:48

Gedung PA Kalianda Diamuk Massa

Kalianda l Badilag.net

Gedung Pengadilan Agama Kalianda, Lampung Selatan, menjadi sasaran amuk massa. Sekitar pukul 13, Senin (2/7/2012), massa memasuki gedung PA Kalianda dan merusak beberapa bagian gedung.

Kerusakan paling parah terjadi di ruang pendaftaran. Kaca-kaca pecah, meja dan kursi berantakan, bahkan peralatan elektronik seperti komputer, server dan fasilitas touch screen dibanting hingga hancur.

Ditaksir, kejadian ini mengakibatkan PA Kalianda mengalami kerugian materiil sekitar Rp 180 juta.

“Kejadiannya begitu cepat dan dari pagi memang  seluruh karyawan sudah dievakuasi, khususnya pegawai wanita, untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Ternyata benar, habis dzuhur massa mulai anarkis merusak instansi pemerintah,” ujar Ketua PA Kalianda M. Nasir Bn, sebagaimana dilaporkan pta-bandarlampung.go.id.

Aksi brutal ini dipicu oleh pernyataan Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza yang dinilai melecehkan adat Kalianda. Sekitar 1000 orang berkumpul di lapangan sepak bola Raden Intan Kalianda untuk memprotes Bupati Lampung Selatan. Mereka menuntut Bupati Lampung Selatan meminta maaf.

Dari lapangan Raden Intan, para demonstran yang emosional lantas bergerak menuju gedung PA Kalianda dan kantor-kantor lainnya yang berada di satu lokasi. Kondisi kantor-kantor pemerintahan itu juga rusak setelah diserbu demonstran.

Aparat keamanan tidak bisa berbuat banyak ketika massa mengamuk. Ketua PA Kalianda mengatakan, aparat Kepolisian, TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut yang diturunkan tidak mampu mengatasi aksi brutal para pendemo.

Setelah kejadian ini, sore harinya polisi baru memasang police line untuk melakukan identifikasi. Beberapa pegawai PA Kalianda terus berjaga-jaga di TKP karena ada laporan para demonstran akan beraksi lagi malam harinya. Malam itu juga barang-barang dan dokumen penting dibawa ke rumah salah seorang karyawan PA Kalianda untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Mengenai pelayanan terhadap pencari keadilan seperti persidangan dan pendaftaran perkara sehari setelah kejadian ini, Wakil Ketua PA Kalianda A. Fajri mengatakan pihak PA Kalianda akan melihat situasi yang berkembang.

“Itu kondisional, dalam pengertian melihat situasi. Jika memungkinkan akan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Sebaliknya jika tidak memungkinkan, akan dilakukan penundaan,” ujar A. Fajri.

Karena kerugian yang ditanggung tidak sedikit, Ketua PA Kalianda berharap mendapat uluran tangan dari Mahkamah Agung. “Mudah-mudahan Mahkamah Agung RI melalui Pengadilan Tinggi Agama Bandarlampung dapat menggantinya dengan yang baru karena yang dirusak itu adalah sarana pelayanan publik,” tuturnya.

(ahid l hermansyah)

TanggalViewsComments
Total6323128
Kam. 2010
Rab. 1960
Sel. 1870
Sen. 17100
Ming. 1660
Sab. 1560
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Arek sby 2012-07-03 07:11
Semoga kejadian tersebut tidak terjadi lagi di PA Kalianda, juga tidak terjadi di PA-PA lainnya. Ayo kita bangkit dan tetap memberikan pelayan prima supaya masyarakat merasa mencintai dan membutuhkan PA.
Reply
 
 
# sahbudin kesi pa.soe 2012-07-03 07:18
perbuatan merusak fasilitas negara adalah perbuatan melawan hukum dan pelakunya harus ditangkap dan diproses secara hukum. aparat kepolisian harus bertindak profesional untuk mengamankan aset negara dan menangkap pelaku perusakan tersebut. pemicu dari kejadian tersebut adalah pernyataan bupati yang menyinggung masyarakat adat kalianda oleh karena itu bupati selaku pelayan masyarakat harus meminta maaf kepada masyarakat kalianda pada umum dan Mahkamah Agung pada khususnya dan bupati harus membantu Mahkamah Agung untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi di PA. Kalianda.
Reply
 
 
# Abdul Malik - PA.SoE 2012-07-03 07:20
Kami turut prihatin, semoga kejadian tersebut merupakan yang pertama dan terakhir yang menimpa institusi yang tidak terlibat dalam pemicu konflik.
Reply
 
 
# Hj.Khaeriyah, PA.Kendari 2012-07-03 07:21
Kami turut berduka atas kejadian yang menimpa PA.Kalianda, semoga kejadian semacam ini tidak terjadi pada PTA - PA2 yang lainnya.
Reply
 
 
# Firdaus Muhammad-PA Banjarbaru 2012-07-03 07:26
Innalillahi wa inna ilaihi roji'uun...
Melihat situasi yg spt ini, Alasan apa lagi yang harus digunakan untuk memperkuat argumen supaya faktor keamanan aparatur Peradilan harus lebih diperhatikan. Karena kejadian spt ini bs jd tdk akan pernah dpt diprediksi sebelumnya.
Mohon diperjuangkan penambahan fasilitas keamanan di tiap-tiap satker.
Smg kejadian spt ini tdk pernah terulang lagi. Amiin.
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MSy.Aceh 2012-07-03 07:32
Diharapkan kepada aparat Pengadilan Agama Kalianda harus ekstra hati-hati kalau ada gejala demontrasi agar menghubungi Aparat Kepolisian dan Kodim untuk minta pengamanan karena masyarakat yang anarkis bertindak brutal tanpa pilih-pilih main hantam saja, semoga hal tersebut tidak terulang lagi.
Reply
 
 
# Marzuqi / PTA Bjm 2012-07-03 07:33
Turut prihatin atas kejadian teresebut, Bupati juga harus berpartisipasi atas kerugian pelayanan publik khususnya bagi warga Kabupaten Kaliaanda. Pelajaran berharga bagi semua pihak. wassalam
Reply
 
 
# Aris PA Ruteng 2012-07-03 07:39
Wiihhh ngeriiii..gak ikut2 salah ikutan kena getah...
Reply
 
 
# mardhiyah dhiyah pa jakarta barat 2012-07-03 07:42
membaca judulnya .. pa kalianda di amuk masa... ngeri juga perasaan saya ... ada apa dengan pa kalianda kok bisa2nya di amuk masa???? ... tapi setelah saya baca .. ow... bukan salah pa kalianda ... tapi kita hanya kena bias ... amuk masa yang marah sama bupatinya .... syukurlah bukan karena salah kita ( pa kalianda ) ... semoga tidak terjadi lagi kejadian ini ...
Reply
 
 
# Mahyuddin 2012-07-03 07:42
Turut prihatin dengan kejadian yang menimpa PA Kalianda.,.
Reply
 
 
# H.Makka A @ PA Maros 2012-07-03 07:42
Turut prihatin melihat kondisi tersebut, inilah pertanda bahwa masyarakat sudah gerah melihat ulah sebagian pemimpin2, yang terkadang arogan terhadap masyarakat.
Kejadian yang menimpa Saudara kita tersebut, tidak menutup kemungkinan menimpa pengadilan-pengadilan lainnya kalau tidak diantisipasi oleh pimpinan dari tingkat pusat sampai daerah.
Reply
 
 
# sayuruddindaulay.PA.Stabat 2012-07-03 07:44
kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kami di Kalianda, semoga tabah dan sabar, kiranya dapat diatasi sesuai dengan jalur hukum yang berlaku, dan tugas-tugas kita sebagai pelayan pencari keadilan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Salam solidaritas dari saya. Wassalam.
Reply
 
 
# Urip Probolinggo 2012-07-03 07:48
Kalau manusia sudah gelap mata apalagi gelap hati ditambah gelap iman, tunggu saja saat kehancurannya.Karena mereka sudah tidak tahu lagi mana yang benar dan mana yang salah dan mana yang fasilitas umum dan yang bukan. Semoga mereka segera sadar dan kembali kejalan yang benar
Reply
 
 
# Muh. Irfan Husaeni/PA Painan 2012-07-03 07:48
Atas peristiwa yang tidak diinginkan ini, kita semua dapat merasakan apa yang dialami saudara-saudara kita di PA Kalianda. Semoga mereka sanggup melewati masa sulit ini, amin.
Kesabaran dan kewaspadaan adalah hal utama dalam menghadapi hal ini, baik yang telah terjadi, sedang terjadi maupun yang akan terjadi.
Naluri keamanan adalah milik kita semua bukan hanya mengandalkan satpam kantor. Dengan kasus ini kita semua harus mengambil pelajaran untuk lebih waspada, bisa jadi hal serupa menimpa PA lain. Walaupun kita tidak berharap.
Reply
 
 
# AGUNG RIDWAN SANI / PTA Jogja 2012-07-03 09:47
seirama dengan bapak Muh. Irfan Husaeni/PA Painan,,, semoga insiden force majeur ini tdk terulang lagi sekaligus menjadi hikmah bagi kita untuk lebih antisipatif dalam situasi mitigasi (penanganan keadaan darurat),,, sekaligus menjadi perhatian dalam program standarisasi keamanan di lingkungan peradilan agama. semoga situasi di PA Kalianda segera kondusif sehingga bisa memberikan pelayanan terhadapa para pencari keadilan. Aamiin.
Reply
 
 
# s.yanto.tn.PTA-Kendari 2012-07-03 07:49
Cukup memprihatinkan dan turut berduka, lebih-lebih instansi Pengadilan Agama ada lah pelayan masyarakat muslim sedang yg melakukan amuk masa saya yakin kebanyakan jg orang-orang muslim, sangat disayangkan dan disesalkan harusnya jg bisa memilah-milah dan tdk hrs digeralisasi. Mudah-mudahan masa yad tdk terulang lagi, lebih-lebih saat ini menjelang bulan puasa, dg berpuasa semua bisa menahan hawa nafsu, sehingga bila ada masalah bisa diselesaikan dg cara-cara yang baik dan elegan tdk harus dg amuk masa, demo anarkis, karena akan berakibat kerugian pada diri kita semua. Semoga demikian, amien!
Reply
 
 
# Nursal - PA. Muara Bungo 2012-07-03 07:49
ikut prihatin,PA Kalianda,nampak masyarakat tidak memilah lagi ketika emosi tak terkendali.. apa kantor PA atau kantor Bupati, semoga aparat keamanan dapat memberikan rasa aman di daerah kalianda secepatnya dan tindakan brutal itu dapat didentifikasi dan dapat diusutserta diproses secara hukum...
Reply
 
 
# ROHYAN, SH MS Kualasimpang 2012-07-03 07:51
Subhanalahu tsumma nauzubillah..... sunguh sangat prihatin kita melihatnya.....semoga perbuatan yang nista ini...... tidak terulang lagi di bumi Indonesia tercinta, amin
Reply
 
 
# M.SAHRI,SH Wk..PA.LEBONG 2012-07-03 07:54
Kami karyawan/karyawati ikut prihatin atas Kejadian tewrsebut yang berimbas ke PA.KALIANDA, semoga hal tersebut pihak terkait segera mencarikan solusinya sehingga pelayanan publik di PA.KALIANDA tidak terganggu dan masyarakat pencari keadilan merasa nyaman.
Reply
 
 
# mwiaty@msaceh 2012-07-03 08:06
Wahai saudara saudaraku keluarga PA Kalianda sabarlah sembari waspada, dalam kejadian ini PA hanya kena getahnya semoga yg makan nangka bertanggung jawab yang menjadi do'a kita semua.
Reply
 
 
# hapsah, cakim cianjur 2012-07-03 08:08
saya turut prihatin atas kejadian yang terjadi di kantor PA Kalianda,,,
Reply
 
 
# Jeje PA.Tigarks 2012-07-03 08:11
Sebagian Masyarakat Indonesia akhir-akhir ini kok gampang marah, brutal, anarkhis, membabi buta tak terkendali, ada apa? yuk kita mawas diri, jangan ikut terseret oleh keadaan tersebut, naudzubillahi min dzalik. Kalau ada CCTV bisa ketahuan orang yang merusak tersebut dan hukum harus ditegakkan.
Reply
 
 
# imdad PA PKC 2012-07-03 08:11
innalillahi wainna ilaihi rajiun
segenap hakim dan pegawai PA Pangkalan Kerinci turut prihatin atas cobaan ini, semoga rekan2 di kalianda sabar, teriring doa semoga badai cepat berlalu.
Reply
 
 
# Syafii Thoyyib, PA Bantul - DIY 2012-07-03 08:13
Peristiwa Kalianda tersebut berpangkal dari tidak dipahaminya dengan baik oleh Bupati Kalianda atas Pepatah Jawa mengatakan : "Ajining diri saka obahing lati" (Artinya : Harga diri tergantung ucapannya). Akhirnya berimbas pula kepada institusi yudikatif, yaitu Pengadilan Agama Kalianda menjadi amukan masa. Dan tentunya, Bupati Kalianda harus bertanggung jawab atas kerusakan yang menimpa Pengadilan Agama Kalianda.
Reply
 
 
# Rio PA Sengeti 2012-07-03 08:18
Turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga besar PA Kalianda, semoga hukum dapat ditegakkan sebagaimana mestinya, hukum negara kita membenarkan setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasinya tetapi tidak dibenarkan untuk berlaku anarkis.
Reply
 
 
# MASRINEDI-PA-PAINAN 2012-07-03 08:26
:oops: uPs Ikut bersedih atas Kejadian yang Menimpa Saudara Kita di PA.Kalianda.. Dihimbau Warga PA untuk dapat membentuk Posko Saweran untuk Pembangunan Gedung PA-Kalianda dan Fasilitas Pelayan Publik Lainnya, monggo Mas Forum Pembaca Badilag... Saweran... Dengan Semangat Gotong Royong Kita Kibarkan Semangat, Yakinlah Pasti Kita Bisaaaaaaa, Berlomba-Lomba lah di Jalan ALLAH, AMIN, YRA...

Mohon dukungannya para Agan dan Agawati Se Indonesia.
Reply
 
 
# Zulkiram,MS.Banda Aceh 2012-07-03 08:26
Assalamu`alaikum. Musibah yang tidak terduga, warga PA/MS Indonesia prihatin atas musibah tersebut, hanya saja karena pemicu aksi brutal massa oleh pernyataan Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza yang dinilai melecehkan adat Kalianda, adalah lebih tepat apabila Bupati Kalianda yang harus bertanggungjawab dan mengganti dengan yang baru seluruh peralatan plus memperbaiki gedung PA Kalianda yang rusak, dan Mahkamah Agung / PTA Bandarlampung sebatas koordinasi, begini ya ada tutur indatu "siapa yang menabur angin akan menuai badai". Wassalam
Reply
 
 
# Nadimah PA Bkl 2012-07-03 08:27
kami sangat prihatin atas kejadian yang menimpa PA Kalianda, semoga kejadian yang sama tidak terjadi lagi di PA manapun,amin
Reply
 
 
# PA. Kota Madiun 2012-07-03 08:28
atas nama seluruh karyawan/ti PA Kota Madiun menyatakn ikut prihatin atas kejadian yg menimpa PA Kalianda, semoga masalah tersebut segera dapat diatasi dan kembali normal sehingga aktivitas di PA Kalianda berjalan seperti biasanya di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.Untuk Saudaraku di PA Kalianda semoga tetap sabar dan semangat...!!!!!!!
Reply
 
 
# Mukhrom, S.HI.... PA.BKy 2012-07-03 08:28
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, Kantor PA jd sasaran amuk massa, mdh2n ini terakhir kali dan tidak terulang lagi.
Reply
 
 
# RIJAL MAHDI 2012-07-03 08:36
Kami keluarga besar PA Pariaman merasa empati dengan kejadian tersebut, mudah-mudahan kawan-kawan bisa cepat tenang dan tidak berimbas kepada yang lain
Reply
 
 
# Tik PA Klg 2012-07-03 08:38
Kami segenap karyawan karyawati ikut prihatin atas kejadian ini, untuk PA PA lain semoga bisa mengambil kejadian atas peristiwa ini, PA Kalianda ke depan harus ekstra hati-hati.....mudah-mudahan para karyawan-karyawati PA Kalianda tidak trauma bisa kembali bekerja dengan semangat.
Reply
 
 
# Rusliansyah - PA Nunukan 2012-07-03 08:38
Inna Lillah Wa Inna Ilaihi Raji'un.
Mudah2an massa yang mengamuk mendapat hidayah dan taufiq Allah Swt. hingga dapat tenang kembali, dan Kalianda kembali kondusif seperti sedia kala.
Reply
 
 
# Chrisnayeti, Badilag 2012-07-03 08:38
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. Saya turut prihatin.Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi di PA Kalianda juga pada PA lainnya. Tapi yang penting tidak ada korban dari teman2 di PA Kalianda, Dengan kejadian ini mungkin sangat berarti bila arsip perkara juga tersimpan pada arsip elektronik. Bangun semangat lagi untuk bisa terus berkarya lanjuti hari-hari esok.
Reply
 
 
# ade_PTA semarang 2012-07-03 08:41
TURUT PRIHATIN DENGAN YANG DIALAMI OLEH PA. KALIANDA. SEMOGA TDK TERJADI DI PA-PA LAIN. DAN SEMOGA MASYARAKAT LEBIH ARIF DALAM MENGUTARAKAN PENDAPAT JANGAN SALAH SASARAN DAN MEMBABIBUTA.
Reply
 
 
# Burnalis Burhan 2012-07-03 08:41
Ya, Allah, astaqhfirullah, wa nauzhubillahi min zhaliq
Reply
 
 
# Neneng Susilawati PA Tanjung Karang 2012-07-03 08:47
Sebagai kantor yg posisinya sangat strategis berada di jalan utama, memang PA Kalianda hrs mengantisipasi setiap ada gejala2 spt demo tsb...
Reply
 
 
# M.Yusuf wk PA Kendari 2012-07-03 08:49
Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa institusi Yang Terhormat itu (PA),semoga dibalik peristiwa itu ada hikmah dan paling tidak sarana dan prasarana mandapatkan ganti yang lebih baik lagi.Ayo kawan2 di PA Kalianda tetap bersemangat dan bersabar,dan semoga kejadian itu tidak terulang lagi.
Reply
 
 
# Ahmad 2012-07-03 08:53
ikut prihatin dengan musibah yang terjadi di PA Kalianda, semoga Allah SWT senatiasa memberikan perlindungan dan keselamatan untuk teman2 di PA Kalianda.
Reply
 
 
# Asri Damsy 2012-07-03 09:02
Kami turut prihatin atas kejadian tersebut. Mudah-mudahan pada masa yang akan datang tidak terulang lagi.Ini men- jadi pelajkaran bagi kita semua jangan muda ngomong yang bisa menyulut kemarahan nmasyarakt.
Reply
 
 
# Manufri,AMd,SH,MH. PTA.Pekanbaru 2012-07-03 09:06
Turut berduka cita atas musibah yang dialami PA.Kalianda, saran kedepan tidak semestinya kita satu komplek dengan PEMDA, resikonya seperti kajadian ini, mudah-mudahan tidak terjadi lagi. amin.
Reply
 
 
# baidhowi.HB MS Aceh 2012-07-03 09:06
Akibat ulah orang lain PA Kalianda ikut rasakan akibatnya. mudah-mudahan hal demikian ini tidak terulang lagi.
Reply
 
 
# Pelmizar PTA Pekanbaru 2012-07-03 09:10
Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa PA Kalianda (orang yang makan cempedak, kita yang kena getahnya)semoga kawan-kawan tabah dan sabar menghadapi cobaan ini
Reply
 
 
# KAMALI@SINGARAJAPA 2012-07-03 09:10
Kita Turut prihatin dan berharap penuh agar Mahkamah Agung dan Pemerintah Dalam Negeri mengambil PELAJARAN dengan kasus PA Kalianda, dan bersama-sama mengganti Fasilitas yang telah diHANCURkan massa demi terciptanya JUSTICE FOR ALL yang sedang GIAT-GIATNYA di perjuangkan oleh BADAN PERADILAN AGAMA MARI.

Syukron walk'afwu
Reply
 
 
# meridiantomerro 2012-07-03 09:11
mudah2 an masyarakat di sana dapat meredam emosinya dan melihat permasahalan dengan mata yang jernih
Reply
 
 
# MUSTOFA KAMIL PA KOTA BANJAR 2012-07-03 09:11
:sad: Sungguh sangat menyedihkan kemarahan masa jaman sekarang ini sudah tidak memakai rambu-rambu lagi, baik ambu2 akhlaq maupun rambu2 aturan kemasarakatan dan perundang-undangan amarah menjadikan manusia menuai penderitaan kerugian di sana sini bahkan merugikan dirinya sendiri, kembalillah ke jalan Alloh SWT.
Reply
 
 
# m. ridwan PTA Banten 2012-07-03 09:16
zaman sudah berobah. maka hati-hati kalo ngomong. gak salah orang tua tua kita buat pepatah "mulut kamu harimau kamu".
Reply
 
 
# iing sihabudin pa sumber 2012-07-03 09:23
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, kami dari PA Sumber Kabupaten Cirebon ikut prihatin atas kejadian pengrusakan kantor PA Kalianda oleh massa yang tidak bertanggungjawab. Sabar dan tetap Semangat kawan !!!
Reply
 
 
# Pa. Yadi PTA.Ambon 2012-07-03 09:28
Saya pikir pengrusakan gedung Pengadilan Agama Kalianda Lampung selatan yang di lakukan oleh kelompok masyarakat setempat secara hukum adalah perbuatan yang tidak terpuji dan anarkis. Imbas dari pernyataan Bupati tidak harus merusak gedung Pengadilan tidak ada hubungannya dengan Bupati. Kenapa gedung Pebgadilan yang menjadi sasaran amuk masa. Ini perlu ditelusuri oleh Mahkamah Agung terhadap dampak dari pernyataan Bupati tetapi Penhadilan Agama yang di rusak.
Terhadap pelaku pengrusakan harus bertanggung jawab dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Solusi perbaikan kembali gedung yang rusak tentunya pihak Pengadilan Agama harus melakukan langkah-langkah pendekatan dengan Pemerintah Daerah berupa komunikasi intensif sehingga ada perhatian untuk ganti rugi.
Hal ini menurut saya tidak harus dibebani kepada MARI karena perusakan tersebut tidak ansih bencana alam atau konflik biasa tetapi jelas sumbernya dari pernyataan Bupati dan kalau hal itu benar maka Pemda harus bertangggung jawab mengganti kerugian. Selanjutnya aparat pengadilan Agama yang ada harus intropeksi terhadap kejadian tersebut.
Reply
 
 
# Alimuddin M. Mataram 2012-07-03 09:31
Sebagai pimpinan, memang sangat dibutuhkan kearifan dalam berucap dan betindak. Karena kalau sudah seperti ini, kita hanya bisa berucap prihatin. Sabar dan tetap semangat teman-teman di PA Kalianda, semoga ada hikmah besar dibalik kejadian ini, amin!
Reply
 
 
# Ainurrofiq ZA PA.Sampang 2012-07-03 09:41
Biar kantornya yang hancur, tapi ketangguhan dlm melayani masyarakat tetap tegar bahkan semakin kokoh... oke?.
Reply
 
 
# Jasman, PA. Kabanjahe 2012-07-03 09:47
Pertama-tama kami mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang dialami saudara-saudara kami di Kalianda, semoga tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini, semoga para Bapak-bapak kita yang duduk Di DPR dapat memperhatikan faktor-faktor keamanan di lingkungan Instansi Pemerintah atau lembaga Peradilan, langkah-langkah apa yang harus dibuat untuk mengamankan aset negara ini, apalagi terhadap Instansi atau lembaga yang melayani masyarakat. semoga yang memberikan pelayanan dan yang menerima pelayanan dapat merasa aman dan tertib. Amin Yarabbal Alamin.
Reply
 
 
# Syafri Amrul PA Bkl 2012-07-03 09:47
Prihatin atas musibah yang menimpa PA Kalianda, sebagai dampak dari pelampias kemarahan masyarakat disebabkan pernyataan bupati setempat yang melecehkan adat masyarakat Kalianda, kata bijak mengatakan bahwa "mulutmu adalah harimaumu", inilah buktinya namun sayang yang kena bukan hanya si yang salah ucap, tapi juga PA Kalianda kena getahnya, semoga ini menjadi pelajaran bagi kita
Reply
 
 
# Ainurrofiq ZA PA.Sampang 2012-07-03 09:48
Alhamdulillah gak ada korban jiwa....
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Kangean 2012-07-03 09:50
Turut Prihatin dan mengutuk keras atas pengrusakan Kantor Pebgadilan Agama Kalianda serta segala tindakan anarkhisme dan fandalisme yang terjadi di Negara Hukum R.I ini, apalagi hal tersebut dilakukan terhadap Lembaga Peradilan. GALANG dan TINGKATKAN ! Kewaspadaan dan Solidaritas Nasional semua Lembaga Yudikatif,Bangkit dan Bangun Kolegialitas untuk melawan Intervensi , Dekompetensi, Terorisme dan Anarkhisme terhadap Lembaga Peradilan,karena bukan tidak mungkin hari ini Lemabaga yang dirusak, tetapi Besok Aparat dan Eksistensi Kelembagaanya, baik Independensi,Kompetensi dan Kemandirian Anggaran yang diacak acak, Astaghfirullahal 'adhiiim. Inikah Negara Demokrasi dan Negara Hukum yang hendak kita bangunkeDepan ? SEMOGA TIDAK TERULANG. AMIN
Reply
 
 
# itna- PA.Gs 2012-07-03 09:54
Turut prihatin atas kejadian yang menimpa PA.Kalianda, semoga segalanya cepat terbenahi dan menjadi lebih baik lagi...tetap semangat ya..
Reply
 
 
# Umi-PAJB 2012-07-03 09:56
Turut prihatin atas musibah yang melanda tenam-teman di PA Kalianda, semoga masalahnya cepat selesai dan teman-teman di PA Kalianda bisa beraktifitas kembali, semangat
Reply
 
 
# Syahrial Anas, Pengadilan Agama Lubuk Pakam 2012-07-03 09:58
Atas nama pribadi, maupun mewakili pimpinan dan keluarga besar Pengadilan Agama Lubuk Pakam, turut prihatin dan berduka atas musibah yang menimpa Pengadilan Agama Kalianda, semoga yang Maha Kuasa memberi ketabahan dan kesabaran kepada saudara kita di PA Kalianda dan melindungi kita semua dari segala macam musibah dan petaka.

Mari kita jadikan semua ini sebagai pelajaran, bahwa akibat suatu perbuatan/kesalahan bukan hanya akan menimpa pelaku dan keluarganya, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi orang lain yang tidak ada kaitan dan tidak tahu apa-apa. Semoga kita semua terhindar dari melakukan kesalahan yang tidak disengaja apalagi yang disengaja. Amin !
Reply
 
 
# Daswir Tanjung PTA Bdg 2012-07-03 09:59
Saya ikut prihatin atas musibah yang menimpa PA Kalianda Lampung, karena amutan massa yang demontrasi atas pernyataan yang menyinggung dilontarkan oleh Pejabat Daerah yang merusak gedung PA Kalianda dan gedung Pemerintah lainnya.

hal ini memerlukan kewaspadaan yang tinggi dari seluruh aparat Pengadilan Agama Kalianda khususnya dan seluruh warga Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama se Nusantara umumnya karena sekarang mudah marah dan tersulut dengan hasutan,intimidasi, pernyataan yang tidak sempati atau menyinggung perasaan massa.

oleh karena itu kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua,harus waspada dan meningkatkan pengamanan diseluruh PA dan PTA di seluruh Indonesia.terutama daerah - daerah yang masyarakatnya mudah tersulut dan bergejolak.
Reply
 
 
# @Tie..PTA. Bdg 2012-07-03 10:06
Kami ikut prihatin, "tetap sabar dan tawwakal", pasti ada hikmah dibalik semua ini....
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA. Watansoppeng 2012-07-03 10:14
Rohani bangsa kita memang sedang tidak sehat.
Reply
 
 
# Syeh Sarip H 2012-07-03 10:16
Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa PA Kalianda...Mudah2an tidak akan terulang lagi Demo yang Anarkis...kita hanya bisa Bersabar...dan Sabar...
Reply
 
 
# YAKIN KARIM PTA BKL 2012-07-03 10:17
Assalamualaikum, akhinal kiram, kata "sabar" tentu akan menyejukkan,lalu berusaha mengkondusifkan situasi,pelayanan jalan terus semangat tetapkan, ukhuwah terpelihara. Musibah itu ujian, semuga lulus naik peringkatnya, amin wassalam
Reply
 
 
# khairuddin-pa.Pasir Pengaraian 2012-07-03 10:24
inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, kami turut berduka cita atas kejadian di pa kalianda, semoga proses hukum dapat berjalan krn tindakan anarkis sangat ditentang, dan seluruh kjaryawan dapat bersabar semoga aktivitas perkantoran dapat kembali pulih dan suasana kembali kondusif.
Reply
 
 
# tofik pa jakut 2012-07-03 10:36
kami turut bersedih dan berduka atas musibah yng menimpa rekan2 kita di PA Kalianda. Tetap sabar dan semangat dalam meberikan pelayanan kepada masyarakat.
Reply
 
 
# A. Murad MS. B.Aceh 2012-07-03 10:48
Astaghfirullah...... Inilah akibat demokrasi keblablasan, semua orang bisa bertindak tanpa batas. Jika aparat keamanan bertindak dituduh melanggar HAM, akhirnya ya... beginilah, hampir tiap hari ada demontrasi anarkhis...
Reply
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2012-07-03 11:11
Kami dari PTA Jayapura ikut prihatin. Kiranya ke depan tidak terulang lagi di Peradilan Agama. Untuk tindakan antisipatif, tentu saja pihak keamanan PA perlu ditingkatkan. Bila pagar kantornya agak tinggi dan mempunyai pintu yang bisa digempok, tentu langkah pertama untuk mengantisipasi kondisi seperti ini adalah dengan menggembok pintu pagar, maka mereka tidak dengan leluasa memasuki halaman kantor.
Reply
 
 
# marfuah Wong Kito. PA. Bantul 2012-07-03 11:18
Turut prihatin atas musibah PA Kalianda, smoga diberikan kesabaran dan agar tetap berjaga2, karena amuk massa akan berakhir setelah tuntutannya terpenuhi....
Reply
 
 
# Agusti/MS. Kutacane 2012-07-03 11:21
Turut simpati atas kejadian yang dialami oleh teman2 d PA Kalianda, smoga musibah tersebut menjadi pemicu semangat terus bekerja profesional dan priporsianal serta diberikan kekuatan dan NILAI LBIH dari Yang Maha Kuasa.....amin.....
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-07-03 11:29
Semoga saudara kita di PA Kalianda tetap dilindugi Allah SWT dan hal ini merupakan mushibah yang harus kita hadapi dengan sabar.
Reply
 
 
# MASRINEDI-PA PAIAN 2012-07-10 00:37
:-x Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih atas komentar yang mengatas nama kan saya, tapi saya mersa tidak ada menulis komentar ini. Atas perhatian Admin dan Redaktur Badilag Saya ucapkan Terima Kasih. Atas Pemuatan Sanggahan ini. :oops:
Reply
 
 
# sudjadi, pa. jepara 2012-07-03 11:39
Kami turut prihatin atas musibah di PA Kalianda. Kita harus tetap tegar dan menjalankan tugas pelayanan publik sebagaimana mestinya.Semoga semua ini ada hikmahnya. Allah SWT akan senantiasa memberikan pertolongan kepada kita dalam menjalankan tugas suci menegakkan keadilan dan kebenaran di bumi tercinta ini. Amin.
Reply
 
 
# Al Azhary-Balige 2012-07-03 11:39
Atas nama Keluarga Besar Pengadilan Agama Balige Sumatera Utara, Kami ucapkan turut berduka dan menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kejadian tersebut.
Reply
 
 
# Tahrir Adnan-Kebumen 2012-07-03 11:59
Kami, segenap karyawan/ti Pengadilan Kebumen ikut prihatin atas peristiwa yang menimpa Pengadilan Kebumen, semoga seluruh Karyawan/ti Pengadilan Agama Kalianda tetap diberi kesabaran dan terus serta tetap bersemangat untuk memberikan pelayanan yang prima kepada pencari keadilan.
Reply
 
 
# Rusdi PTA Smd 2012-07-03 12:17
Semoga masyarakat Kalianda tidak lagi berbuat anarkis seperti itu, karena hal seperti ini sangat merugikan bagi masyarakat, apalagi gedung ini adalah milik pemerintah dan uangnya berasal dari uang masyarakat juga, jadi perbuatan seperti ini perlu ditindak tegas oleh aparat kepolisian
Reply
 
 
# kusnadi pasuruan 2012-07-03 13:05
Kami ikut prihatin atas kejadian tersebut dan tidak terjadi di PA lain semoga Allah melindungi aparat peradilan seluruhnya. Dan yg berbuat anarkhis diberi petunjuk dan diperingatkan oleh Allah SWT
Reply
 
 
# Pipik-Opik 2012-07-03 13:12
atas nama seluruh karyawan/ti PA Blambangan Umpu menyatakan turut prihatin atas kejadian yg menimpa PA Kalianda, semoga masalah tersebut segera dapat diatasi dan kembali normal sehingga aktivitas di PA Kalianda berjalan seperti biasanya di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.Untuk Saudaraku di PA Kalianda semoga tetap sabar dan semangat.
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-07-03 13:19
Saatnya MA juga memikirkan agar segera membentuk Polisi Pengadilan untuk masa depan kita semua, dan kepada pihak keamanana egera mengusut tuntas aksi tersebut, dan kepada Bupati Lamsel dimohon juga untuk mengganti fasilitas g dirusak massa tersebut..
Reply
 
 
# akhmad khoiron 2012-07-03 13:24
Pak, waka sabar ya, cobaan untuk yang lebih baik lagi
Reply
 
 
# # Sakdullah, PA Labuan Bajo NTT 2012-07-03 13:42
Segenap jajaran pimpinan dan seluruh hakim dan pegawai Pengadilan Agama Labuan Bajo ikut prihatin atas kejadian yang menimpa kantor Pengadilan Agama Labuan Bajo, dan kami berharap tindakan anarkis sebagian masyarakat Kalianda tersebut tidak terulang lagi, dan kami berharap polisi bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan pengrusakan tersebut.
Reply
 
 
# JIMMY PA Cianjur 2012-07-03 14:07
Kami segenap Pegawai PA Cianjur, turut prihatin dan berempati terhadap kejadian di PA Kalianda, Semoga kejadian tersebut tidak terulang kembali dikemudian hari. dan semoga keamanan di PA-PA di Indonesia bisa ditingkatkan dan dimaksimalkan..
Reply
 
 
# A.Sayuti PA Pk.Baru 2012-07-03 14:22
kita semua ikut prihatin terhadap apa yang terjadi di PA Kalianda,ini adalah sebuah potret masyarakat yang prustasi dengan segala himpitan hidup, dan harapan yang hampa sehingga mudah tersulut emosi, sehingga tindakannya membabi buta, ibarat kata pepatah anak kambing yang salah, anak kucing dipukuli,
Reply
 
 
# Andi M. Aki.l,PA. Subang. 2012-07-03 14:26
Keluarga besar Pengadilan Agama Subang, turut prihatin atas kejadian ini, untuik itu mari berhati-hati dalam segala hal, orang yang berbuat terkadang kita terkena imbasnya, apalagi kita sendiri yasng berbuat, karena akibat dari persoalan bukan oleh Pengadilan Agama Kalianda, semestinya Pemerintah setempat harus bertsnggung jawab atas kerugian tersebut,
Reply
 
 
# amroh zahidah 2012-07-03 14:39
bukan akal sehat lagi dikedepankan, subhanallah.
Reply
 
 
# rio an PA Tanggamus 2012-07-03 14:59
KPA Tanggamus mewakili warga PA Tanggamus mengucapkan keprihatinan atas kejadian yang menimpa PA Kalianda. Kami berdoa pada Allah SWT, semoga rekan-rekan karyawan PA Kalianda dapat bersabar atas musibah tersebut, dan secepatnya akan mendapatkan penggantian sarana dan prasarana yang baru. Semoga ada hikmah dibalik ujian.. aamiin
Reply
 
 
# TIM IT PA.Kalianda 2012-07-03 15:08
Kami keluarga besar Pengadilan Agama Kalianda mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatin bapak dan ibu sekalian,begitu pula atas saran dan suportnya....
Reply
 
 
# TIM IT PA.Kalianda 2012-07-03 15:12
Kami keluarga besar Pengadilan Agama Kalianda menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-ibu skalian atas perhatian,saran masukan dan suportnya sehubungan dengan musibah yang kami alami.....
Reply
 
 
# Mansur Muda Nst PTA Bkl 2012-07-03 15:25
Turut perihatin terhadap kejadian yg menimpa Pengadilan Agama Kalianda semoga hal tersebut menjadi pelajaran bagi kita utk selalu memberikan pelayanan yg terbaik bagi masyafrakat, mudah-mudahan hal seperti itu tdk terjadi lagi pada PA Kalianda dan PA-PA lainnya.
Reply
 
 
# thoha 2012-07-03 15:25
kenapa bangsaku yang dulu terkenal santun dan halus budi pekertinya seprtinya hilang ditelan masa , apa ini akibat demokrasi yg keblabasan atau tauladan kepepimpinan nasioal yg tidak ada lagi,sy ikut prihatin dan sedih smg teman teman PA kalianda tetap semangat optimis dlm pelayan masayarakat
Reply
 
 
# ahid Lampung 2012-07-03 15:40
Keluarga Besar PTA Bandarlampung mengucapkan terimakasih atas simpati dan empati para pembaca terhadap musibah yang dialami Pengadilan Agama Kalianda, untuk diketahui sekali lagi kita kena imbas dari amuk masa kepada pemerintah daerah setempat dan berita terbarunya adalah : Kerugian sementara yang baru ditaksir konsultan bekisar Rp. 270.000.000,00 nilai ini menurut konsultan dapat bertambah mengingat kerusakan dilapangan secara keseluruhan.
Reply
 
 
# Muh. Irfan Husaeni/PA Painan 2012-07-04 12:35
Kami turut bersedih Pak Ahid, semoga situasi cepat kondusif. Dan aktivitas PA Kalianda kembali normal, amin.
Reply
 
 
# asep dadang pa depok 2012-07-03 16:13
innalillah w.i.r smg musibah yg menimpa PA Kalianda ada hikmahnya dan diberikan kekuatan, smg ada penggantinya yg melebihi dari kejadian tsb
Reply
 
 
# Nyong Amboina 2012-07-03 18:23
Musibah kapan dan di mana saja bisa terjadi. Dan musibah itu adalah bahagian dari ujian Allah kepada hambaNya. Kejadian yang menimpa PA Kalianda tergolong musibah karena kejadian itu begitu tiba-tiba dan bukan disebabkan oleh ulah pegawai Kalianda. Kita ikut prihatin atas musibah ini dan berdoa kepada Allah semoga semua saudara-saudara kita di sana selalu berada dalam ketabahan dan lindunganNya. Amin...!
Reply
 
 
# hulaesi_pta_banten 2012-07-03 18:29
Turut prihatin atas kejadian yang menimpa PA Kalianda, semoga kejadian tersebut merupakan pertama dan terakhir yang menimpa institusi peradilan dan sebagai pemicu bagi insan peradilan untuk lebih meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat
Reply
 
 
# Sabrimen-PA.Mtr 2012-07-03 19:37
sangat disayangkan sekali ,,PA.Kld ikut menjd sasaran amukan massa yg memprotes sikap dan perkataan bupati lamsel ... semg pelakunya dpt segera diproses scr hukum dan Pemkab Lamsel ikut bertanggung jawab membantu mengganti kerugian ini ..(kejadian ini hendaknya mnjd peljrn bg pejabat dan manusia pada umumnya agar hati2 dlm berkata krn pribahasa mgtkn mulutmu harimaumu yg akan menerkam kepalamu..)
Reply
 
 
# SUMAR PA. KALIANDA 2012-07-03 22:49
kami Seluruh Karyawan/ti PA Kalianda mengucapkan terimakasih atas simpati dan empati para pembaca terhadap musibah yang dialami Pengadilan Agama Kalianda,

BU Chrisnayeti,
Emang benar Saya Cuma berharap 2 Komponen yang tidak diganggu di PA Kalianda,
1. Dengan kejadian ini tidak menggangu arsip berkas perkara;
2. Tidak ada korban jiwa untuk personil PA Kalianda.
Reply
 
 
# Yanto PTA Yogya 2012-07-04 05:29
turut prihatin atas musibah yang dialami PA Kalianda. Inilah salah satu bukti masyarakat kita mudah tersulut dan bertindak anarkhis krn ucapan seorang pimpinan yang menyinggung perasaan mereka.Dan masyarakat yang sudah mata gelap tidak lagi dapat melihat dengan mata hatinya akhirnya tempat pelayanan keadilan untuk kebutuhan merekapun mencari keadilan turut dirusak. Semoga dalam waktu dekat PA Kalianda dapat kembali berjalan melayani masyarakat pencari keadilan.Kami harapkan rekan-rekan PA Kalianda diberikan kesabaran dan ketabahan dan tetap semangat
Reply
 
 
# datuk-pta.ambon 2012-07-04 06:03
Kami ikut prihatin dengan peristiwa yang dialami PA Kalianda tersebut, mudah2an Allah, memberi kekuatan dan semangat kepada keluaega besar PA Kalianda khususnya dan bagi kita semua warga Peradilan Agama dan umat Islam pada umumnya dan mudah2an ada hikmahnya dibalik peristiwa tersebut untuk lebih baik.amin.n
Reply
 
 
# Iskhaq - PA Pekalongan 2012-07-04 06:15
Itulah musibah karena kita hanya kena imbas dari perbuatan atau ucapan orang lain tentu dibalik itu semua ada hikmah yang tersembunyi dari rencna Allah semoga segera mendapat ganti yang lebih baik. amiin
Reply
 
 
# A.Topurudin, PA Banyumas 2012-07-04 07:09
Turut prihatin atas kejadian tersebut, Bupati harus ikut bertanggungjawab atas kerugian yang dialami PA Kalianda karena berdampak kepada kerugian pelayanan publik warga Kabupaten Kalianda. Pelajaran berharga bagi semua pihak. Semoga rekan-rekan karyawan PA Kalianda dapat bersabar atas musibah tersebut, dan secepatnya akan mendapatkan penggantian sarana dan prasarana yang baru
Reply
 
 
# A.wahdar PA.Mkl 2012-07-04 07:59
Pertama saya ikut prihatin dan menyesal mengapa bangsa kita ko akhir-akhir ini mengedepankan emosionanya daripada hati nuraninya,yang padahal kalo fasilitas umum dirusak yang rugi adalah bukan pemerintah,karena yang untuk membangun adalah uang rakyat jadi yqng rugi juga rakyat to,oleh karena itu dimana letak kekeliruannya,apakah dari pendidikannya yang hanya membangun kecerdasan tapi kurang mengedepankan karekternya ? silahkan tanyakan pada diri sendiri.
Reply
 
 
# Korik.PA Kuala Tungkal 2012-07-04 08:12
Kami, Keluarga Besar PA Kuala Tungkal, turut berduka dan prihatin atas kejadian ini. Tetap waspada thd ancaman dr luar, Bupati Lampung Selatan hrs bertanggung jawab thd kerusakan yg terjadi krn telah meresahkan masyarakat.
Reply
 
 
# masruri syah 2012-07-04 09:16
saya ikut prihatin banget, dan menyayangkan ulah dari para oknum yang merusak gedung-gedung/fasilitas Pemerintah. semoga MA segera dapat mengganti fasilitas yang rusak sehingga tidak mengganggu pelayanan bagi masyarakat yang memerlukan.
Reply
 
 
# Omay Mansur 2012-07-04 09:22
Fashabrun Jamil... pa Wakil dkk
Reply
 
 
# moh rifai pa marisa 2012-07-04 09:22
sudah waktunya di pa diberikan porsi anggaran keamanan yang memadahi bukan satpam tetapi aparat keamanan dari polisi atau ada upaya lain seperti kalau dibandara ada petugas polisi bandara, mengapa tidak di pa sebaiknya perlu dipikirkan, bagaimana dengan kasus penusukan hakim di sidoardjo setidaknya menjadi bahan pembelajaran bagi kita, dan yang lebih penting dari semua itu kita harus bekerja profesional
Reply
 
 
# hakim 2012-07-04 09:33
Kita ikut perihatin atas kejadian yang menimpa PA Kalianda, sekaligus juga merasa perihatin dengan sikap masyarakat kita saat ini, kayaknya lebih mengedepankan emosi dari pada berpikir sehat, shg PA Kalinada yang tak tahu apa-apa kena imbasnya semoga ini untuk kali terakhir menimpa PA dan dimana saja. Padahal hanya karena alasan ketersinggungan dengan seseorang saja lalu masyarakat merusak apa saja yang temui dan budi luhur sdh tidak diutamakan lagi.
Reply
 
 
# Isolih PA. Cms 2012-07-04 09:55
Kami turut prihatin atas kejadian ini, mudah2an kejadian ini kejadian yang terakhir di kita, ini mengingatkan kita akan perlunya ke'aripan dan sikap bijak apalagi dari seorang pimpinan, setiap tutur kata dan tindakan hrs dipertimbangkan masak masak akan akibatnta, jangan sampai karena kata-kata dan tindakannya mengakibatkan orang atau pihak lain yang menuai kerugian sprt yang menimpa PA. Kalianda ini, semoga ini menjadi cermin bagi kita sebagai warga Peradilan Agama, terutama para pimpinannya, dan inipun sekaligus mengingatkan kita akan perlunya kehadiran aparat keamanan/ Kepolisian ditengah-tengah kita, baik ada kejadian ataupun tidak ada, semoga.
Reply
 
 
# KPTA Kupang NTT. 2012-07-04 10:00
Turut prihatin dan sedih atas kejadian yg
menimpa PA Kalianda. Semoga kejadian yang mengerikan ini tidak akanterjadi terhadap PA yang lain. Dan semoga kejadian ini direnungkan oleh Tuan Buapati Kalianda sekaligus bertanggung jawab secara material alias memberikan sumbangan ganti rugi. Trm Kasih. Wassalam. H.Said Husin.
Reply
 
 
# Drs. Cece Rukmana Ibrahim, SH. WK.PA. Tigaraksa 2012-07-04 10:54
Subhanallah, alangkah anarkhisnya tindakan para demonstran itu! apakah sudah tidak ada lagi cara musyawarah menuju damai yang bisa ditempuh? kenapa mesti harus merusak fasilitas negara yang notabene juga untuk melayani masyarakat mereka? Masaya Allah....Ya mudah-mudahan saja para pelakunya dapat hukuman yang setimpal, selanjutnya PA. Kalianda segera bangkit kembali dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Reply
 
 
# peg.badilag 2012-07-04 10:58
Kami ikut prihatin atas kejadian yang menimpa PA Kalianda semoga hal tersebut tidk terulang lagi, tidak seharusnya PA Kalianda kena imbasnya, karena siapa yang bicara dan PA yang kena imbasnya, semoga kejadian tersebut akan ada hikmahnya. amin
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-07-04 12:27
Kami keluarga besar PA Kuningan urut prihatin dengan musibah ini, semoga membawa hikmah bagi kita semua.
Reply
 
 
# Amirruddin Darsa PA Muara Labuh 2012-07-04 13:06
Kami seluruh keluarga besar Pengadilan
Agama Muara Labuh Sumbar ikut prihatin dan bersedih atas kejadian yang menimpa PA Kalianda, semoga peristiwa yang sangat mengerikan ini tidak akan terjadi terhadap PA yang lainnya di Nusantara ini, semoga Warga PA Kalianda tetap sabar dan Tabah adanya, amin.
Reply
 
 
# MUH.MUKRIM Kupang 2012-07-04 13:27
Benar kata pepatah "mulutmu harimaumu". karenanya sebagai pemimpin hati2lah dalam berkata,bersikap & bertindak. "Fikir dahulu sebelum berkata". Harus ada yang bertanggung jawab secara moril & materil terhadap kerusakan yang terjadi.
Reply
 
 
# rohimah pagrt 2012-07-04 13:47
ikut prihatin dg kejadian tsb semoga kembali normal dan segera dpt perbaikan dr kerusakan yg dialami.
Reply
 
 
# Abdullah PA Kraksaan 2012-07-04 13:49
Kami turut prihatin atas peristiwa yang menimpa PA Kalianda, semoga tidak terulang, Teman teman di Kalianda tetaplah semangat menjalankan tugas, sudah saatnya setiap satker dilengkapi fasilitas keamanan yang memadai.
Reply
 
 
# Munir-MS Kualasimpang 2012-07-04 14:02
Ini musibah buat kita semua, semoga kejadian ini tidak terulang lagi.Yakinlah dibalik musibah itu Allah akan menunjukkan yang terbaik buat kita.yang penting kita sikapi musibah ini dengan penuh kesabaran danlapang dada.
Reply
 
 
# Muchlis.PA.Kayuagung 2012-07-04 14:22
kami merasa prihatin kejadian yang menimpa PA.Kalianda Lampung. semoga kejadian ini tidak terulang dimasa-masa yang akan datang. ini musibah yang amat menyedihkan dimana masyarakat kita sekarang terkadang berpikirnya tidak lagi dapat menggunakan naluri akal sehat. semoga musibah ini kejadian yang pertama dan terahir yang menimpa institusi Peradilan Agama.
Reply
 
 
# Amiruddin Darsa PA Muara Labuh 2012-07-04 15:38
Semoga Warga PA Kalianda tetap bersabar dan dapat gantinya yang lebih baik, dan tidak terulang kembali adanya, Amin.
Reply
 
 
# komaruddin, pa banggai 2012-07-05 04:36
innalillahi wainna ilaihi rajiun. kami dari pengadilan agama banggai turut menyesalkan dan mengutuk keras para pendemo tsb. smg saja rekan2 di pa kalianda baik2saja. dan cepat dapat bantuan perbaikan dari pemerintah set4 atau dari MA. smg.
Reply
 
 
# TADARIN PA. PARIGI 2012-07-05 06:34
Kami turut berduka atas kejadian ini smoga tidk terulang lagi pada PA Kalianda dan PA yang lain.
Reply
 
 
# masduqi 2012-07-05 07:35
kami pengdilan agama Pati ikut prihatin semoga tidak terjadi lag, kita lebih waspada untuk masa mendatang dan kita tingkatkan keamanan di lingkungan kita masing-msing
Reply
 
 
# FAUZI.PA.SUNGAILIAT 2012-07-05 07:40
INNALILLAHI WAINNA ILAIHI RAJI'UN semoga para pelaku cepat insaf dan bertobat, Kantor PA satu2nya pusat pelayanan yagn dilayani oleh 100% umat Islam untuk melayani masyarakt Muslim dan non Muslim di Republik ini
Reply
 
 
# Nurul M. Kab. Malang 2012-07-05 07:52
Semoga kerusuhan yang terjadi segara berakhir sehingga tidak akan ada lagi korban.. semoga Allah selalu melindungi saudara2 qita khususnya di PA Kalianda.
Reply
 
 
# Piki_PA Cimahi 2012-07-05 08:15
semoga Karyawan/Karyawati PA Kalianda tidak ada yang terluka, Amiin.!!!
Reply
 
 
# Piki_PA Cimahi 2012-07-05 08:18
Semoga semua karyawan/karyawati PA. Kalianda tidak ada yang terluka, semuanya sehat, Amiin..!!!
Reply
 
 
# Drs.Ihsan Buana.MH 2012-07-05 12:58
Inilah akibat dari imbas pipinan daerah yang memang belum siap jadi pimpinan... akibatnya Kantor PA yang nggak ada hubungannya dirusak. Harus ada yang bertanggungjawab untuk perbaikan kantor PA Kalianda...
Reply
 
 
# Orba Susilawati 2012-07-05 14:48
Semoga kejadiannya tidak terulang lagi, amuk masa sangat mudah dipicu dengan suasana yang ricuh.... :sad:
Reply
 
 
# Tarsi, PA.Pelaihari 2012-07-06 09:32
Seharusnya Pemerintah Daerah ikut bertanggung jawab memberikan pergantian sarana pelayanan publik yang dirusak massa, karena pokok persoalan bermuara atas ketidak nyamanan masyarakat dari ungkapan pemerintah daerah setempat, lalu PA Kalianda terkena getahnya. Ya apa boleh dibuat syukur tidak ada korban jiwa, dan bersabar dalam menghadapi ujian ini.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1581 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS