|
Penentuan Permulaan dan Akhir Bulan Ramadhan dalam Perspektif Hukum Islam Oleh : Drs. H. Tarsi, SH., M.Hi | (4/7) |
|
|
|
|
Rabu, 04 Juli 2012 10:20 |
|
Penentuan Permulaan dan Akhir Bulan Ramadhan dalam Perspektif Hukum Islam Oleh: Drs. H. Tarsi, SH., M.HI
A. PENDAHULUAN
Menurut hasil eksplorasi Nicolaus Copernicus (1473-1543) mengatakan dalam bukunya “De revolutionibus orbium coelestium” (tentang revolusi bulatan benda-benda langit), bahwa “bumi berputar pada asnya, bulan mengelilingi matahari dan bumi, serta planet-planet lain semuanya berputar mengelilingi matahari.” Allah swt memang telah memerintahkan manusia yang berakal untuk mengeksplorasi dan memahami seluruh isi alam dan bumi serta peristiwa-peristiwa alamiah di dalamnya seperti tersebut dalam Al Qur’an surah Yunus ayat 101 dan surah Al A’raf ayat 185.
Dalam menyelidiki dan memahami seluruh isi alam dan bumi serta peristiwa-peristiwa alamiah, tentunya tidak bisa terlepas pengetahuannya dari ilmu falak. Para ilmuwan falak, bukan saja membina pengetahuan tentang gerak matahari dan bulan, bahkan mereka telah mampu menyusun tabel-tabel, khususnya untuk meneliti gerak planet-planet dan bintang. Umat Islam menggunakan ilmu falak adalah untuk mengetahui awal bulan qamariyah (karena perhitungan taqwim Islam didasarkan atas peredaran bulan), seperti waktu puasa, pembayaran zakat, maulud nabi, isra’ mi’raj, nuzulul qur’an, awal Muharram, 1 Syawal, dan lain-lain.
selengkapnya KLIK DISINI
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 1106 | 12 | | Sab. 25 | 1 | 0 | | Kam. 23 | 1 | 0 | | Rab. 22 | 3 | 0 | | Sel. 21 | 1 | 0 | | Sab. 18 | 2 | 0 | | Kam. 16 | 3 | 0 |
|
|
LAST_UPDATED2 |
Comments