|
Mengawal Pemilihan Ketua MA | oleh: Achmad Fauzi (6/2/2012) |
|
|
|
|
Senin, 06 Februari 2012 11:35 |
|
Mengawal Pemilihan Ketua MA Oleh : Achmad Fauzi
Tensi pemilihan calon Ketua Mahkamah Agung (MA) yang rencananya dihelat pada 8 Februari 2012 nanti terus bergulir panas. Mesin politik para calon sudah mulai digeber. Berbagai strategi politik dilancarkan demi mendongkrak kantung suara. Hal ini tak bisa dimungkiri mengingat jabatan Ketua MA adalah jabatan politis yang diperoleh melalui mekanisme pemilihan yang demokratis.
Kini publik menaruh harapan agar pemilihan Ketua MA berlangsung secara legitimate, demokratis dan bebas dari unsur politik uang. Sehingga pemimpin yang terpilih benar-benar mampu menerjemahkan visi MA sebagai peradilan yang agung, bermartabat dan terbebas dari intervensi kekuasaan manapun. Ada 11 kandidat yang memiliki peluang meramaikan bursa pencalonan menggantikan Harifin Andi Tumpa yang memasuki masa pensiun pada 1 Maret 2012.
Dari sekian banyak calon yang digadang, peta politik yang berkembang mengerucut kepada dua calon sebagai yang memiliki peluang terbesar memegang palu tertinggi peradilan. Keduanya adalah Ahmad Kamil dan Hatta Ali.
Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 3980 | 51 | | Kam. 17 | 1 | 0 | | Sel. 15 | 1 | 0 | | Ming. 13 | 2 | 0 | | Sab. 12 | 1 | 0 | | Jum. 11 | 1 | 0 | | Kam. 10 | 2 | 0 |
|
|
LAST_UPDATED2 |
Comments
1. Keilmuan (Otak) yang memadai
2. Kecakapan bertindak (fisik), dan
3. Kesalehan berperasaan (hati)
agar semua itu menjadi unsur saling melengkapi, dan insyaAllah akan bermanfaat buat semuanya...
Ayo bersaing sportif untuk memimpin semua peradilan untuk bisa maju kedepan dan memberantas ketidak benaran.