|
26 Gedung Pengadilan Agama Diresmikan
Jakarta l Badilag.net
Ketua Mahkamah Agung RI Harifin A Tumpa meresmikan 35 gedung pengadilan, Rabu (11/1/2012), di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Barat. 26 di antara 35 gedung yang diresmikan itu adalah gedung Pengadilan Agama (PA).
PA-PA yang diresmikan gedungnya adalah PA Binjai (PTA Medan), PA Solok (PTA Padang), PA Pangkalan Kerinci, PA Selat Panjang dan PA Tanjung Balai Karimun (PTA Pekanbaru), PA Sungai Liat (PTA Bangka Belitung), PA Lubuk Linggau (PTA Palembang), dan PA Kuala Tungkal (PTA Jambi).
Selain itu, yang diresmikan adalah Gedung PA Rangkas Bitung (PTA Banten), PA Sumber dan PA Tasikmalaya (PTA Bandung), PA Purwokerto, PA Purbalingga, PA Blora, PA Brebes, dan PA Purworejo (PTA Semarang), PA Wonosari (PTA Yogyakarta), PA Magetan, PA Pacitan dan PA Sumenep (PTA Surabaya).

Ketua MA Harifin A Tumpa mendandatangani prasasti peresmian 35 gedung pengadilan. (Foto: Humas MA)
PA-PA lainnya yang gedungya diresmikan adalah PA Mempawah dan PA Ketapang (PTA Pontianak), PA Tarakan dan PA Bontang (PTA Samarinda), PA Kuala Kapuas (PTA Palangkaraya), dan PA Karangasem (PTA Mataram).
Dalam laporannya, Sekretaris MA Nurhadi meyatakan, peresmian gedung ini sesuai dengan Rencana Strategis dan Cetak Biru MA Tahun 2010-2035 yang tertuang dalam rencana kerja tahunan MA.
“Pembangunan sarana dan prasarana fisik pada empat lingkungan peradilan merupakan salah satu skala prioritas MA dalam rangka mewujudkan peradilan yang modern, bermartabat dan dicintai masyarakat,” ujar Sekretaris MA, di hadapan pimpinan MA, para hakim agung, para pejabat eselon I dan II MA, para pimpinan pengadilan yang gedungnya diresmikan, serta para undangan.
Nurhadi menambahkan, pembangunan seluruh gedung pengadilan itu dilakukan secara bertahap, dengan jumlah anggaran yang bervariasi.
Untuk lingkungan peradilan agama, yang terdiri dari 372 satuan kerja pada tahun 2011, MA mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 421 miliar. Pembangunan 26 gedung PA menyerap aggaran sebesar Rp 135 miliar.
“Kami secara pribadi dan mewakili kawan-kawan di Ditjen Badilag megucapkan selamat atas peresmian ini,” ungkap Dirjen Badilag Wahyu Widiana kepada badilag.net seusai acara.
Dirjen berharap, dengan menempati gedung baru, aparat PA dapat menumbuhkan semangat dan budaya kerja baru yang positif, sekaligus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang negatif.
“Satu lagi: Nikmatilah gedung dan fasilitas yang ada. Jangan lupa bersyukur,” tandas Dirjen.
(hermansyah)
| Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 25230 | 53 | | Kam. 17 | 3 | 0 | | Rab. 16 | 4 | 0 | | Sel. 15 | 6 | 0 | | Sen. 14 | 3 | 0 | | Ming. 13 | 1 | 0 | | Sab. 12 | 2 | 0 |
|
Comments
maksimalisasi kinerja dan anggaran yang terserap akan membuahkan hasil maksimal, smoga fasilitas mewah tidak hanya dinikmati pada awalnya saja, namun pemeiliharaan yang lebih penting...
gedung mewah tak terpelihara apa guna, mengandalkan anggaran yang ada... apa daya.... kemandirian tu perlu...agara gedung tetap terjaga.
1. Semangat kerja.
2. Semangat berbenah.
3. Semangat beribadah.
4. Semangat melayani.
kesemuanya bermuara untuk kepuasan pencari keadilan.
hayo semangat.........jangan berhenti
Ciayowww... !!