PERKARA GUGAT CERAI

 

PA. No. 548/Pdt.G/1998/PA.Cbn

PTA. No. 03/Pdt.G/1999/PTA.Bdg

MA. No. 308 K/AG/1999

 

Menimbang bahwa berdasarkan apa yang dipertimbangkan diatas, maka permohonan kasasi yang diajukan pemohon kasasi S. Mustafa Gasem Bin M. Sebo tersebut harus ditolak dengan memperbaiki amar putusan Pengadilan Agama Jawa Barat.

 

Duduk Perkara

 

AS Binti K, Umur 40 tahun, agama Islam, pekerjaan swasta... bertempat tinggal di Kab Bogor, selanjutnya disebut "Penggugat".

 

Melawan

S. M G Bin M. S, Umur 40 tahun, agama Islam. pekerjaan swasta, bertempat di Kab. Bogor, selanjutnya disebut "Tergugat".

Bahwa penggugat telah menikah dengan tergugat pada tanggal 2 Agustus 1996 di KUA Kec. Tulung Agung sebagaimana kutipar Akta Nikah Nomor 248/34NIII/96.

Perkawinan antara penggugat dan tergugat telah mempunyai seorang anak bemama Bima Mustofa umur 7 tahun.

Bahwa sejak tahun 1996 rumah tanggal penggugat dan tergugat sering terjadi perselisihan dan pertengkaran, yang disebabkan tergugat tidak pemah memberi nafkah kepada penggugat, tergugat ringan tangan sering memukul.

 

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, penggugat mohon kepada Ketua Pengadilan Agama Cibinong cq. Majelis Hakim untuk memeriksa dan mengadili, serta memutuskan perkara ini.

 

PUTUSAN PENGADILAN AGAMA CIBINONG

Nomor 548/Pdt.G/1998/PA.Cbn

Tanggal 17 September 1998

1. Mengabulkan gugatan penggugat ;

2.        Menetapkanjatuh talak I (satu) khul'i dari tergugat (S. Mustofa Gasem) terhadap penggugat Asmana dengan iwadl Rp.1 000,- (seribu rupiah) ;

3.        Memerintahkan kepada penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 82.500,- (delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah).

Pertimbangan Hukum

Bahwa Majelis Hakim telah mendamaikan rumah tangga penggugat dan tergugat, akan tetapi tidak berhasil.

Bahwa yang menjadi alasan perceraian sebagaimana alasan penggugat adalah karena sejak tahun 1996, rumah tangga penggugat dan tergugat sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus yang disebabkan tergugat tidak pernah memberikan nafkah wajib kepada penggugat dan juga tergugat ringan tangan sering memukul penggugat hingga membekas.

Bahwa berdasarkan keterangan para saksi yang telah disumpah untuk itu serta fakta lainnya yang terungkap di persidangan telah terbukti antara penggugat dan tergugat sejak tahun 1996 sering terjadi perselisihan dan pertengkaran disebabkan tergugat tidak memberi nafkah wajib kepada penggugat dan tergugat ringan tangan sering memukul sehingga membekas, dengan demikian Majelis berpendapat bahwa tergugat telah terbukti melanggar sighat ta'lik talak yang telah diueapkan sesudah akad nikah sebagaimana dimaksudkan pasal 116 huruf (g) KHI.

 

PUTUSAN PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDUNG

Nomor 03/Pdt.G/1999/Pta.Bdg

Tanggal 22 Pebruari 1999

PTA Bandung yang mengadili perkara perdata pada tingkat banding, Majelis Hakim telah menjatuhka putusan dalam perkara antara :

S. M G Bin M. S, umur 40 tahun, agama Islam, pekerjaan swasta, bertempat tinggal di Perumahan Villa Sartika Blok B 14 Ds. Rangkapan Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kab. Bogor semula Penggugat sekarang Pembanding.

Dalam hal ini memberi kuasa kepada M. Ali Hanafiah Selian, SH. dan Rekan Advocat/Pengacara dan Konsultan Hukum berkantor Bukit Sawangan Indah BIok B 12 Sawangan Bogor tertanggal 29 September 1998.

Duduk Perkaranya

Mengutip segala uraian sebagaimana termuat dalam putusan PA Cibinong No. 548/Pdt.G/1998/PA.Cbn tanggal17 September I 998/Jumadil UIa 1419 H, Yang amarnya:

1. Mengabulkan gugutan tergugat ;

2.        Menetapkanjatuh talak 1 (satu) khuluq dari tergugat (S. M G) terhadap penggugat AS dengan Iwadl Rp. 1.000,- (seribu rupiah).

3.        Memerintahkan kepada penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 82.500,- (delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah).

Pertimbangan Hukum

Bahwa Hakim tinggat pertama dalam putusan perkara dengan alasan talik talak yang diucapkan tergugat sewaktu akad nikah dan pemeriksaan tersebut didasarkan atas petitum subsider.

 

Bahwa Hakim pertama dalam putusan atas dasar yang telah dipertimbangkan di dalamnya sudah tepat dan dengan benarnya dalam menjatuhkan putusan, sehingga karenanya haruslah dikuatkan.

Mengadili

1.       Menyatakan bahwa permohonan banding pembanding formal dapat diterima;

2.        Menguatkan putusan PA Cibinong No. 548/Pdt.G/1998/Pa.Cbn tanggal 17 September 1998, bertepatan dengan tanggal 26 Jumadil VIa 1419 H.

3.        Membebankan biaya perkara dalam tingkat banding kepada pembanding yang diperhitungkan sebesar Rp. 68.000,- (enam puluh delapan ribu rupiah).

 

 

PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG

Reg. No. 308 K/AG/1999.

Tgl 17 Pebruari 2000

Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi S. Mustofa Gasem Bin M. Sebo dengan perbaikan amar putusan Pengadilan Tinggi Agama Bandung tanggal 22 Pebruari 1999 M bertepatan dengan tanggal6 Dzulhijjah 1419 H. Nomor 03/Pdt.G/1999/PTA. Bdg, sehingga berbunyi :

Menyatakan bahwa Permohonan banding dari Pembanding dapat diterima.

Memperbaiki amar Putusan PA Cibinong TanggaI 17 September 1998 M. No. 548/Pdt.G/98 sehingga berbunyi sebagai berikut :

1.         Mengabu1kan gugutan penggugat ;

2.         Menjatuhkan ta1ak bain sugro tergugat (S. M G Bin M. S) terhadap penggugat (AsBinti Kas) ;

3.         Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara dalam tingkat ­pertama sebesar Rp. 82.500,- (delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah ).

-   Menghukum pembanding untuk membayar biaya perkara dari ­tingkat banding sebanyak Rp. 68.000,- (enam puluh delapan ribu rupiah)

-   Menghukum pemohon kasasi akan membayar perkara dari tingkat kasasi ini ditetapkan sebanyak Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah).

Pertimbangan Hukum

-   Bahwa keberatan-keberatan ini tidak dapat dibenarkan karena jude facsi tidak salah menerapkan hukum.

-   Bahwa keberatan ini pun tidak dapat dibenarkan, karena hal ini mengenai penilaian hasil pembuktian yang bersifat penghargaan tentang suatu kenyataan, hal mana tidak dapat dipertimbangkan dalam pemeriksaan ­dalam tingkat kasasi, karena pemeriksaan dalam kasasi hanya berkenaan dengan tidak dilaksanakan atau ada kesalahan dalam penerapan atau pelanggaran hukum yang berlaku, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 30 Undang-Undang 14 Mahkamah Agung Indonesia (UU No 14 Tahun 1985).

-   Menurut Mahkamah Agung, amar putusan PTA Jawa Barat memperbaiki amar putusan PA Cibinong yang dianggap kurang tepat.

 

PUTUSAN

No. 548/Pdt.G/1998/PA.Cbn

BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Agama Cibinong yang memeriksa dan mengadili perkara­-perkara perdata pada tingkat pertama telah menjatuhkan Putusan atas perkara Cerai Gugat antara :

AS Binti KAS, Umur 40 tahun, agama Islam, pekerjaan swasta, bertempat tinggal di Kabupaten Bogor, selanjutnya disebut "Penggugat".

Melawan

S. M G Bin M. S, Umur 40 tahun, agama Islam, pekerjaan swasta, bertempat di Kabupaten Bogor, selanjutnya disebut "Tergugat".

Pengadilan Agama tersebut ;

Telah membaca berkas perkara yang bersangkutan ;

Telah mendengar keterangan pihak Penggugat, Tergugat dan saksi-saksi dimuka persidangan;

 

TENTANG DUDUKNYA PERKARA

Menimbang, bahwa Penggugat berdasarkan surat gugatannya 12 Agustus 1998 dan telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Agama Cibinong dengan nomor: 548/Pdt.G/1998/PA.Cbn tanggal 12 Agustus 1998 telah mengemukakan hal-hal sebagai berikut :

-   Bahwa Penggugat telah menikah dengan Tergugat pada tanggal 23 Agustus 1996 dihadapan Pejabat Kantor Urusan Agama Kecamatan Tulung Agung, sebagaimana dalam Kutipan Akta Nikah Nomor : 248/ 34NIII/96 tanggal 23 Agustus 1996 yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan tersebut diatas ;

-   Bahwa perkawinan Penggugat dan Tergugat sebagaimana layaknya suami isteri yang baik dan sekarang telah Dikaruniai anak yang bernama: BIMA PUTRA MUSTAFA tanggal 9 0ktober 1997 ;

-   Bahwa sejak tahun 1996 rumah tangga Penggugat dan Tergugat mulai goyah karena sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang terus-­menerus yang sebabkan Tergugat tidak pernah memberi nafkah dan juga Tergugat ringan tangan sering memukul hingga membekas dan ini sering dilakukan ;

-   Bahwa Penggugat sudah berusaha meminta bantuan baik melalui or­ang tua maupun pemuka agama guna menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga, tetapi tidak berhasil dan menemui jalan buntu;

-   Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas, Penggugat memohon kepada Ketua PengadilanAgama Cibinong Cq. Majelis Hakim untuk memutus sebagai berikut :

1.       Mengabulkan gugutan Penggugat ;

2.       Menyatakan perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat putus karena perceraian ;

3.       Menetapkan biaya perkara menurut hukum ;

4.       Dan apabila Pengadilan berpendapat lain mohon Putusan yang seadil-adilnya ;

 

Menimbang, bahwa pada hari persidangan yang telah ditentukan, Penggugat dan Tergugat telah hadir dipersidangan atas namanya sendiri ;

Menimbang, bahwa Majelis Hakim telah berusaha mendamaikan kembali rumah tangga Penggugat dan Tergugat, akan tetapi tidak berhasil. Lalu dibacakanlah surat gugatan Penggugat dan atas pertanyaan Ketua Majelis Penggugat menyatakan tetap pada gugatannya semula;

Menimbang, bahwa atas gugatan Penggugat terse but, Tergugat menyatakan akan menjawab secara tertulis, akan tetapi sampai beberapa kali sidang Tergugat tidak menyerahkan jawabnya ;

Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya, Penggugat telah mengajukan bukti-bukti tertulis berupa :

1.       Kutipan Akta Nikah Nomor : 248/34NIII/96 tangga123 Agustus 1996 dari KUA Kecamatan Tulung Agung (P.1) ;

2. Foto Copy KTP atas nama Penggugat dari Camat Kecamatan Pancoran Mas Bogor No. 32.03.71.2002.12175 (P.2);

Menimbang, bahwa Penggugat telah menghadirkan keluarga yang dalam hal ini telah diwakili oleh : ASORI, umur 31 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta, bertempat tinggal di JI. Raya Cibabat 138 Rt.01-Rw.04 Cibabat, Cimahi, menerangkan sebagai berikut :

-        bahwa saksi adalah adik kandung Penggugat ;

-        bahwa saksi tahu sewaktu Penggugat dan Tergugat menikah ;

-        bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugat sampai sekarang telah dikaruniai seorang anak ;

-        bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugat sejak tahun 1996 kurang harmonis karena sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus yang disebabkan Tergugat tidak pemah memberi nafkah dan juga ringan tangan ;

-        bahwa saksi pemah melihat bekas pukulan karena waktu itu Penggugat melapor kepada saksi ;

-        bahwa saksi sudah menasehati Penggugat agar rukun kembali, tetapi tidak berhasil dan selanjutnya saksi serahkan kepada Majelis Hakim ;

 

Menimbang, bahwa Penggugat juga telah menghadirkan saksi-saksi sebagai berikut :

1.     ALWI, umur 33 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta, bertempat tinggal di Perumahan Villa Sartika Blok B 14 Rt.03-Rw.04 Desa Rangkapan Jaya kecamatan Pancoranmas Kabupaten Bogor, dibawah sumpahnya saksi menerangkan sebagai berikut :

-  bahwa saksi adalah tetangga Penggugat dan sewaktu menikah saksi tidak tahu sewaktu kembali lagi kerumahnya, sudah menikah ;

-  bahwa saksi tahu perkawinan Penggugat dan Tergugat telah di karuniai anak ;

-  bahwa saksi tahu rumah tangga Penggugat dan Tergugat kurang harmonis karena sering ribut dan kalau ribut Penggugat selalu melapor;

-  bahwa saksi pernah melihat bekas pukulan pada Penggugat setelah terjadi keributan dengan Tergugat;

-  bahwa saksi sudah menasehati Penggugat agar rukun kembali dengan Tergugat, tetapi tidak berhasil ;

 

2.     ADRIN, umur 57 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta, bertempat tinggal di Perumahan Villa Sartika Blok B 14 RT.03 - RW.04 Desa Rangkapan Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kabupaten Bogor, Dibawah sumpahnya saksi menerangkan sebagai berikut :

-   bahwa saksi tetangga Penggugat dan Tergugat ;

-   bahwa perkawinan Penggugat dan Tergugat telah dikaruniai seorang anak ;

-   bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugat kurang harmonis karena sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang terus­-menerus dan bahkan waktu ribut saksi melihat dari luar dan kedengaran suara ribut-ribut dan waktu itu gelas/cangkir terlempar keluar melalui jendela ;

-   bahwa saksi sering melihat dan mendengar Penggugat dan Tergugat ribut dan kalau ribut Penggugat suka bercerita pada saksi ;

-   bahwa saksi sudah menasehati Penggugat agar rukun kembali dengan Tergugat, tetapi tidak berhasil ;

Menimbang, bahwa selanjutnya Penggugat membenarkan keterangan saksi-saksi tersebut diatas dan kedua belah pihak sudah tidak akan mengajukan hal-hallain dan sudah mohon Putusan ;

Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian Putusan ini, maka Majelis menunjuk kepada berita acara persidangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Putusan ini ;

 

TENTANG PERTIMBANGAN HUKUMNYA

Menimbang, bahwa maksud dan tujuan dari pada gugatan Penggugat adalah sebagaimana terse but diatas ;

 

Menimbang, bahwa berdasarkan bukti P.1 yang dikuatkan dengan pengakuan Tergugat dan saksi-saksi, maka harus dinyatakan terbukti antara Penggugat dan Tergugat telah terikat dalam suatu perkawinan yang sah ;

Menimbang, bahwa Majelis Hakim telah berusaha mendamaikan rumah tangga Penggugat dan Tergugat, akan tetapi tidak berhasil ;

Menimbang, bahwa yang menjadi alasan perceraian sebagaimana gugatan Penggugat adalah karena sejak tahun 1996 rumah tangga Penggugat -dan Tergugat sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus yang disebabkan Tergugat tidak pernah memberi nafkah wajib kepada Penggugat dan juga ringan tangan dan sering memukul Penggugat hingga membekas;

Menimbang, bahwa Tergugat telah diberi kesempatan untuk menjawab gugutan Penggugat terse but , tetapi Tergugat tidak menyampaikan jawabannya, maka oleh karena itu Majelis menganggap bahwa Tergugat membenarkan alasan gugatan Penggugat tersebut ;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan para saksi yang telah disumpah untuk itu serta fakta-fakta lainnya yang terungkap dipersidangan, telah terbukti antara Penggugat dan Tergugat sejak tahun 1996 sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus yang disebabkan Tergugat tidak memberi nafkah wajib kepada Penggugat dan Tergugat juga ringan tangan (suka memukul) Penggugat hingga membekas, dengan demikian Majelis berpendapat bahwa Tergugat telah terbukti melanggar sighot ta'lik talak yang telah diucapkannya sesudah akad nikah yaitu point 2,3 dan 4, maka terpenuhilah alasan perceraian sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 116 huruf (g) Kompilasi Hukum Islam dan gugatan Penggugat tentang perceraian patut diterima dan dikabulkan ;

Menimbang, bahwa berdasarkan pasal 89 ayat (1) UU Nomor 7 tahun 1989, kepada Penggugat dibebankan untuk membayar biaya perkara.

 

MENGINGAT

Segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan hukum syara' yangberhubungandengan perkara ini.

 

MENGADILI

 

1.     Mengabulkan gugatan Penggugat ;

2.       Menetapkan jatuh Talak I (satu) Khul'I dari Tergugat (S. MG) terhadap Penggugat (AS) dengan iwadl Rp. 1.000,-

3.       Memerintahkan kepada Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 82.500,- (delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah) ;

Demikianlah dibacakan Putusan ini dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Kamis tanggal 17 September 1998 M bertepatan dengan tanggal 26 Jumadil Ula 1419, H oleh kami Drs. DADEN MUSLIHAT, S.H. sebagai Hakim Ketua, SUNARTO, S.H. dan Drs. YUSRAN masing- masing sebagai Hakim Anggota, serta NANANG PATONI, S.H. sebagai Panitera Pengganti dengan dihadiri oleh Penggugat tanpa hadirnya Tergugat;

HAKIM-HAKIM ANGGOTA,                             HAKIM KETUA,

                 ttd.                                             ttd.

      SUN ART 0, S.H.                            Drs. DADEN MUSLIHAT, S.H.

                ttd.                                    PANITERA PENGGANTI,

      Drs. YU S RAN                                         ttd

NANANG PATONI, S.H.

 

Perincian biaya perkara :

1.Pendaftaran ....................... . Rp. 2.000,­

2.Administrasi ....................... . Rp. 15.000,­

3.Pemanggilan ....................... . Rp. 36.000,­

4.A.P.K ................................. . Rp. 26.000,­

5.Redaksi ............................. . Rp. 1.500,­

6.Materai .............................. . Rp. 2.000,-

          J u m 1 a h                       Rp. 82.500,-

SESUAI DENGAN ASLINYA

PANITERA PENGADILAN AGAMA CIBINONG

ttd

Drs. AHMAD SUDJA'I

 

 

 

 

P U T U S A N

Nomor: 03/Pdt.G/1999/PTA.Bdg.

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETIJHANAN YANG MAHA ESA

PENGADILAN TINGGI AGAMA JAWA BARAT di Bandung yang mengadili perkara perdata pada tingkat banding, dalam persidangan Majelis Hakim telah menjatuhkan putusan sebagai berikut, dalam perkara antara :

S. M G bin M.S, umur 40 tahun, agama Islam, pekerjaan Swasta , tempat tinggal di Perumahan Villa Sartika Blok B-14 Desa Rangkapan Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kabupaten Bogor, semula Tergugat Sekarang Pembanding ;

Dalam hal ini telah memberi kuasa kepada :

1.        M.ALl HANAFIAH SELlAN, SH.;

2.        YUSUF BASRI, SH.;

3.        TOTOK MUSTAKIM ,SH.;

4.        HENNYTA BR.S, SH.;

Advokat/pengacara dan Konsultan Hukum, berkantor di Bukit Sawangan Indah Blok B.12 Sawangan Bogor dengan Surat Kuasa Khusus tanggal 29 September 1998 ;

MELAWAN

AS binti KAS, umur 40 tahun, agama Islam. Pekerjaan Swasta, tempat tinggal di Perumahan Villa Sartika BLOK B-14 RT.03/04 Desa Rangkapan Jaya Kecamatan Pancoranmas Kabupaten Bogor, semula Penggugat sekarang Terbanding ;

 

-   PENGADILAN TINGGI AGAMA tersebut ;

-   Telah mempelajari berkas perkara dan semua surat yang berhubungan dengan perkara terse but ;

 

TENTANG DUDUK PERKARANYA

Mengutip segala uraian tentang hal ini sebagaimana termuat dalam putusan pengadilan Agama Cibinong Nomor : 548/Pdt.GI1998/PA.Cbn. tanggal 17 September 1998 M. bertepatan dengan tanggal 26 Jumadil VIa 1419 H. yang amarnya berbunyi :

1.       Mengabulkan gugatan Penggugat ;

2.       Menetapkan jatuh talak I (satu) Khulu dari tergugat (S. MUSTAFA GESEM) terdapat Penggugat (ASMONA) dengan Iwadl Rp 1.000,-

3.       Memerintahkan kepada Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 82.500,- (delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah) ;

Membaca Akta pernyataan banding yang di buat oleh Panitera Pengadilan Agama Cibinong Nomor : 548/Pdt .G/1998/PA.Cibinong tanggal 3 Oktober 1998, yang menyatakan Pembanding telah mengajukan upaya hukum banding atas Putusan Pengadilan Agama tersebut, dan permohonan banding tersebut telah diberitahukan secara patut kepada pihak lawan pada tanggal 6 Oktober 1998 ;

Bahwa dengan permohonan banding tersebut, Pembandingan telah mengajukan Memori banding tanggal 9 Nopember 1998, dan telah diberitahukan kepada Terbanding tanggal 16 Nopember 1998 ;

Bahwa sehubungan dengan Memori Banding tersebut, Terbanding telah mengajukan Kontra Memori tertanggal 23 Nopember 1998, dan telah diberitahukan kepada pihak Pembanding tanggal 1 Desember 1998 ;

 

Memperhatikan Memori Banding dan Kontra Memori Banding yang diajukan oleh pihak-pihak yang berperkara;

TENTANG HUKUMNYA

Menimbang, bahwa oleh karena permohonan banding Pembanding telah diajukan dalam tenggang waktu dan dengan cara-cara sebagaimana ditentukan menu rut peraturan perundang-perundangan yang berlaku, maka permohonan-permohonan banding tersebut harus dinyatakan dapat diterima;

Menimbang, bahwa Hakim pertama telah memutus perkara a quo dengan alasan talik talak yang diucapkan Tergugat sewaktu akad nikah, dan pemeriksaan tersebut didasarkan atas petitum subsidair ;

Menimbang, bahwa Hakim pertama dalam putusannya atas dasar-dasar yang telah dipertimbangkan di dalamnya adalah sudah tepat dan dengan benarnya dalam menjatuhkan putusan, sehingga karenanya haruslah dikuatkan;

Menimbang, bahwa oleh karena perkara ini termasuk bidang perkawinan, maka sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 pasal 89 ayat (1), biaya perkara dalam tingkat banding patut dibebankan kepada Pembanding ;

Mengingat pasal-pasal dari Undang-Undang dan hukum lainnya yang berhubungan dengan perkara tersebut ;

MENGADILI

1.         Menyatakan bahwa permohonan banding Pembanding formal dapat diterima;

2.         Menguatkan Putusan Pengadilan Agama Cibinong Nomor : 548/Pdt.G/ 1998/PA.Cbn. tangga117 September 1998 M. bertepatan dengan tanggal 26 Jumadil Ula 1419 H;

3.         Membebankan biaya perkara dalam tingkat banding kepada Pembanding yang diperhitungkan sebesar Rp. 68.000,- (enam puluh delapan ribu rupiah) ;

Demikianlah diputuskan dalam sidang Musyawarah Majelis pada hari SENIN tanggal DUA PULUH DUA bulan PEBRUARI tahun SERIBU SEMBILAN RATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN Masehi, bertepatan dengan tanggal ENAM bulan DZULQODAH tahun SERIBU EMPAT RATUS SEMBILAN BELAS Hijriyyah, oleh kami Drs.H. AHMAD SUDJA'I Hakim Tinggi yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat sebagai Ketua Majelis, Drs. H. MALIK, SH. dan H. UMAR MANSYUR SYAH, SH. masing-masing sebagai Hakim Anggota, dan putusan ini telah diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Ketua Majelis tersebut didampingi oleh Drs. H.MALIK IBRAHIM, SH. dan H. UMAR MANSYUR SYAH, SH. Hakim-hakim Anggota, dengan dibantu oleh DEDE SURYADI, BA. Sebagai Panitera Pengganti, tanpa dihadiri oleh kedua belah pihak yang berperkara ;

 

HAKIM ANGGOTA                                                                    KETUA MAJELIS

 

ttd.                                                                             ttd.

 

1. Drs.H.MALIK IBRAHIM, SH.                                            Drs.H. AHMAD SUNJA'I

ttd

2.H.UMAR MANSYUR SYAH, SH

 

 

 

PANITERA PENGGANTI

ttd.

DEDE SURYADI BA

 

 

Perincian Biaya

1.Biaya Materai ……………….   Rp. 2.000,-

2.Biaya Redaksi……………….   Rp. 1.500,-

3.Biaya Administrasi …….. Rp. 64.500,-

Jumlah                   Rp.68.000,-

 

Untuk Salinan yang sama bunyinya oleh :

PENITERA PENGADILAN TINGGI

AGAMA JA WA BARAT

ttd

Drs. RUSYDI SA. S.H.

 

 

PUTUSAN

REG NO. 308 K/AG/1999

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

MAHKAMAH AGUNG

Memeriksa dalam tinggat kasasi telah mengambil putusan sebagai berikut dalam perkara :

S. MG bin M. S, bertempat tinggal di , Kabupaten Bogor, dalam hal ini diwakili oleh kuasanya M. ALl Hanafiah Selian, SH., Pengacara, beralamat di Bukit Sawangan lndah Blok B.12 No. 12 Sawangan Bogor berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 3 Mei 1999, pemohon kasasi dahulu tergugat/pembanding ;

Melawan

AS binti KAS, bertempat tinggal di P, Kabupaten Bogor, termohon kasasi dahulu penggugatlterbanding ;

Mahkamah Agung tersebut ;

Melihat surat-surat yang bersangkutan ;

Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut temyata bahwa sekarang termohon kasasi sebagai penggugat asli telah menggugat cerai terhadap sekarang pemohon kasasi sebagai tergugat asli dimuka persidangal Pengadilan Agama Cibinong pad a pokoknya atas dalil-dalil :

bahwa antara penggugat asli dengan tergugat asli telah menikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan TulungAgung pada tanggal 23 Agustua 1996 sesuai akata nikah No. 248/34NIII/96 tanggal 23 Agustus 1996 ;

bahwa setelah perkawinan antara penggugat asli dan tergugat asli hidup rukun sebagaimana layaknya suami isteri dan telah dikaruniai seorang anak yakni Bima Putra Mustafa, lahir tanggal 9 Oktober 1997 ;

bahwa sejak tahun 1996 rumah tangga penggugat asIi dengan tergugat asli mulai goyah karena sering terjadi percekcokan terus menerus yang disebabkan tergugat asIi tidak pernah memberi nafkah dan juga tergugat asli ringan tangan, sering memukul hingga membekas dan ini sering di1akukan;

bahwa penggugat asli sudah berusaha meminta bantuan baik melalui orang tua maupun pemuka agama menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga, tetapi tidak berhasil dan menemui jalan buntu ;

bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas, maka penggugat asli menuntut kepada Pengadilan Agama Cibinong agar memberikan putusan sebagai berikut :

1.       mengabulkan gugatan penggugat ;

2.       menyatakan perkawinan antara penggugat dengan tergugat putus karena perceraJan ;

3.       menetapkan biaya perkara menu rut hukum ;

4.       dan apabilan Pengadilan berpendapat lain, mohon putusan yang seadil­adilnya;

bahwa terhadap gugatan tersebut PengadiIan Agama Cibinong telah mengambil putusan, yaitu putusannya tanggal 17 September 1998 M, bertepatan dengan tanggal 26 Jumadil Ula 1419 H. No. 548/Pdt.G/1998/ PA.Cbn yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

 

1.     Mengabulkan gugatan penggugat ;

2.     Menetapkanjatuh talak I (satu) khul'l dari tergugat (S. Mustafa Gesem) terhadap penggugat (Asmona) dengan iwadl Rp. 1.000,- ;

3.     Memerintahkan kepada penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 82.500,- (delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah) ;

putusan mana dalam tingkat banding atas permohonan tergugat telah dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat dengan putusannya tanggal 22 Pebruari 1999 M, bertepatan dengan tanggal 6 Dzulqo'dah 1419 H No. 03/Pdt.G/1999/PTA.Bdg ;

bahwa sesudah putusan terakhir ini diberitahukan kepada tergugat/ pembanding pada tanggal 23 April 1999 kemudian terhadapnya oleh tergugat/pembanding dengan perantaraan kuasanya khusus, berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 3 Mei 1999 diajukan permohonan untuk peme­riksaan kasasi secara lisan pad a tanggal 5 Mei 1999 sebagaimana ternyata dari surat keterangan No. 548/Pdt.G/1998/PA.Cbn yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Agama Cibinong permohonan mana kemudian disusul oleh memori kasasi yang memuat alasan-alasannya yang diterima dikepanite­raan Pengadilan Agama tersebut pada tanggal 19 Mei 1999;

bahwa setelah itu oleh penggugat/terbanding yang pada tanggal 26 mei 1999 telah diberitahu tentang memori kasasi dari tergugat/pembanding, diajukan jawaban memori kasasi yang diterima dikepaniteraan Pengadilan Agama Cibinong pada tanggal 8 Juni 1999 ;

Menimbang, bahwa dengan berIakukanya Udang-Undang No. 14 tahun 1985 tentang Mahkamah Agung, maka permohonan kasasi atas putusan atau penetapan Pengadilan Tingkat banding atau tingkat terakhir di Lingkungan Peradilan Agama dan penerima memori kasasi yang memuat alasan-­alasannya, serta penerimaan surat jawaban terhadap memori kasasi tersebut harus didasarkan pad a tenggang -tenggang waktu sebagaimana ketentuan Undang-Undang Mahkamah Agung tersebut ;

 

Menimbang, bahwa permohonan kasasi a quo berserta alasan-alasannya yang telah diberitahukan kepada pihak lawan dengan seksama diajukan dalam tenggang waktu dan dengan cara yang ditentukan Undang-Undang, maka oleh karena itu pemohonan kasasi tersebut formil dapat diterima ;

Menimbang, bahwa keberatan-keberatan yang diajukan oleh pemohon kasasi dalam memori kasasinya terse but pada pokoknya ialah :

I.        Bahwa judex facti telah salah dalam menerapkan hukum karena dalam menyidangkan perkara ini telah menyalahi prosedur hukum acara yang berlaku di Pengadilan Agama, hal ini terlihat dari relaas/surat panggilan sidang tanggal 7 September 1998 adalah untuk mendengarkan keterangan saksi dan pihak keluarga, tetapi hari itu juga perkara diputus, padahal menurut pasal62 (2) Undang-Undang No. 7 Tahun 1989, tehnis pengucapan suatu putusan atau penetapan hanya oleh dilakukan setelah putusan selesai dikonsep, dengan demikian pengucapan putusan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan hukum acara yang berlaku, maka putusan tersebut adalah tidak sah menurut hukum dan tidak mempunyai kekuatan;

2.        Bahwa judex facti telah salah dalam menerapkan hukum karena hanya mengambil alih pertimbangan hakim pertama dengan alasan pemohon kasasi/tergugat asal dengan termohon kasasi/penggugat asal telah terjadi perselisihan yang terus menerus dan tidak pernah memberikan nafkah, padahal pertimbangan tersebut tidak benar, yang benar penyebab perselisihan tersebut adalah karena pihak ketiga yang dijadikan salah seorang saksi oleh termohon kasasi/tergugat asal yang motifnya pemohon kasasi/tergugat asal tidak tahu persis. Masalah nafkah pemohon kasasi/tergugat asal selalu memberikan dan menanggung seluruh keperluan termohon kasasi/tergugat asal dan termohon asal tidak pernah mempersoalkan karena termohon kasasi/tergugat asal bekerja di rumah sakit yang cukup bonafit ;

3.       bahwa judex facti telah salah dalam menerapkan hukum karena dalam memeriksa perkara berdasarkan keterangan saksi tanpa didukung oleh alat bukti tertulis, sedangkan saksi dan keluarga yang hadirkan dalam persidangan belum memenuhi ketentuan pasal 76 ayat 1 Undang­Undang No. 7 Tahun 1989 dan saksi keluarga bemama Asori belum dapat dikatakan mewakili keluarga karena selama ini saksi tinggal di Bandung, saksi tidak pemah menyaksikan, mendengar secara langsung pertengkaran antara pemohon kasasi/tergugat asal dengan termohon kasasi/penggugat asal. Bahwa yang menjadi alasan perceraian diantaranya adalah syiqoq, maka menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seharusnya keluarga pemohon kasasi/tergugat asal dihadirkan untuk didengar keterangannya dan diupayakan untuk perdamaian, tetapi hal ini tidak dilakukan.

Adapun mengenai saksi yang benama Alwi, beralamat di Villa Sartika Blok B. 14 adalah tidak benar, karena alamat tersebut adalah rumah pemohon kasasi/penggugat asal dengan termohon kasasi/penggugat asal dan tidak ada yang bernama Alwi, begitu pula saksi yang bernama Adrin, nama saksi yang sebenarnya adalah Adriene Christa Sieger dan beragama Protestan dan saksi bukan orang dekat, malah pernah ribut, dengan demikian kesaksian tersebut diatas adalah tidak benar sama sekali karena para saksi tersebut masuk kategori kesaksian yang testi­monium de auditu (pasall61 HIR/l 08 RBg), oleh karenanya kesaksian tersebut harus ditolak dan tidak mempunyai nilai pembuktian, karena bukan merupakan alat bantu dan saksi yang sah ;

4.        bahwa pada saat ini antara pemohon kasasi/tergugat adal dengan termohon kasasi/penggugat asal masih tinggal satu rumah di Villa Sartika Pancoran Mas, dan sama-sama bertekad ingin mengasuh serta membesarkan anak satu-satunya yang sangat membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tuanya, dengan demikian pemohon kasasi/ tergugat asal sangat keberatan atas putusan judx facti, oleh karena mohon dibatalkan ;

 

Menimbang:

Mengenai keberatan-keberatan ad. 1 dan 2 :

Bahwa keberatan ini tidak dapat dibenarkan karena Judex Facti tidak salah menerapkan hukum.

Mengenai keberatan ad.3 :

Bahwa keberatan inipun tidak dapat dibenarkan karena hal ini mengenai penilaian hasil pembuktian yangbersifat penghargaan tentang suatu kenyataan, hal mana tidak dapat dipertimbangkan dalam pemeriksaan dalam tingkat kasasi hanya berkenan dnegan tidak dilaksanakan atau ada kesalahan dalam penerapan atau pelanggaran hukum yang berlaku, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 30 Undang-Undang Mahkamah Agung Indonesia (Undang-Undang No. 14 Tahun 1985) ;

Mengenai keberatan ad.4 :

Bahwa keberatan inipun juga tidak dapat dibenarkan, karena irrelevant;

Menimbang, bahwa namum demikian menurut pendapat Mahkamah Agung, amar putusan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat perlu diperbaiki karena seharusnya Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat memperbaiki amar putusn Pengadilan Agama Cibinong yang dianggap kurang teapat;

Menimbang, bahwa berdasarkan apa yang dipertimbangkan diatas, maka permohonan kasasi yang diajukan oleh pemohon kasasi S. Mustafa Gesem Bin M. Sebo tersebut harus ditolak dengan perbaikan amar putusan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat sehingga berbunyi sebagaimana akan disebutkan dibawah ini ;

Menimbang, bahwa perkara ini sengketa dibidang perkawinan, sesuai pasal 89 Undang-Undang No. 7 Tahun 1989, maka pemohon kasasi harus dihukum untuk membayar biaya pekara dalam tingkat kasasi ;

 

MemperIihatkan pasal-pasal dari Undang-Undang No. 14 Tahun 1970, Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 dan Undang-Undang No. 7 Tahun 1989 yang bersangkutan ;

MENGADILI:

Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi : S. MUSTAFA GESEM Bin M. SEBO tersebut dengan perbaikan amar putusan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat tanggal 22 Pebruari 1999 M, bertepatan dengan tanggal 6 Zulqoidah 1419 H. No. 03/Pdt.G/1999/PTA.Bdg, sehingga berbunyi sebagai berikut :

menyatakan bahwa permohonan banding dari pembanding dapat diterima;

memperbaiki amar putusan Pengadilan Agama Cibinong tanggal 17 Sepetember 1998 M, bertepatan dengan tanggal 26 Jumadil Ula 1419 H No. 548/Pdt.G/1998/PA.Cbn, sehingga berbunyi sebagai berikut :

1.     mengabulkan gugatan penggugat ;

2.     menjatuhkan talak bain sugro tergugat (S. Mustafa Bin M. Sebo) terhadap penggugat (Asmona Binti Kastori) ;

3.     menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara dalam tingkat pertama sebanyak Rp. 82.500,- (delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah) ;

menghukum pembanding untuk membayar biaya perkara dalam tingkat banding sebanyak Rp. 68.000,- (enam puluh delapan ribu rupiah) ;

Menghukum pemohon kasasi akan membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi ini ditetapkan sebanyak Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah);

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah Agung pada hari : Kamis, tanggal 17 Pebruari 2000 dengan Drs.H. Taufiq, SH. Ketua Muda yang ditunjuk oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Sidang, H. ZainalAbidinAbubakar, SH. dan H. Chabib, Sjarbini, SH. sebagai Hakim-Hakim Anggota, dan diucapkan dalam sidang terbuka pada hari :

KAMIS. TANGGAL 17 PEBRUARI 2000 oleh Ketua Sidang tersebut, dengan dihadiri oleh H. Zainal Abidin Abubakar, SH. dan H. Chabib Sjarbini, SH. Hakim-Hakim Anggota, dan Drs. Edi Riadi, Sh. Panitera Pengganti, dengan tidak dihadiri oleh kedua belah pihak ;

 

Hakim-Hakim Anggota :                                                         Ketua

ttd                                                                       ttd

H. Zainal Abidin Abubakar, SH.                                           Drs.H. Taufiq, SH.

ttd                                                            Panitera Pengganti:

H. Chabib Sjarbini, SH.                                                       Ttd

 

Drs. Edi Riadi, SH

Biaya-Biaya:

1.     M ate r ai ……….. Rp. 2.000,-

2.     Red a k si ………. ­Rp. 1.000,-

3.     Administrasi ….. ­Rp. 97.000,-

Jumlah                   Rp.100.000,-

 

 untuk salinan Mahkamah Agung RI

KEPALA DIREKTORAT PERDATA AGAMA

H. ACHMAD DJUNAENI. SH.

NIP. 040017408