.Sabtu, 30 Agustus 2014. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Juknis tentang Pemanfaatan Portal Tambayun Online | (29/8)
PENGUMUMAN : Penilaian SIMPEG dan E-Doc Tahun 2014 | (29/8)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 20 | (29/8)
PENGUMUMAN : Naskah Pidato Ketua MA dalam Rangka Peringatan HUT ke-69 MA [Revisi]
PENGUMUMAN : Undangan Mengikuti Profile Assessment
| (18/8)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 19 | (18/8)
PENGUMUMAN : Kenaikan Pangkat Tenaga Teknis Peradilan Agama Periode 1 Oktober 2014
| (15/8)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Usul Kenaikan Pangkat (KP) Dengan Pencantuman Gelar Pendidikan | (11/8)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 18 | (8/8)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 17 | (7/8)
VIDEO : Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 H | (28/7)
PENGUMUMAN : Pemberitahuan Kenaikan Pangkat Reguler Tenaga Teknis Periode Oktober 2014
| (25/7)
PENGUMUMAN : Penetapan Hak Akses dan Admin SIMPEG Online di Lingkungan Peradilan Agama | (25/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 16 | (24/7)
PENGUMUMAN : Contoh Pembuatan SKP | (24/7)
PENGUMUMAN : Pengiriman Softcopy Berkas Perkara/Putusan Untuk Lomba Pemberkasan Perkara | (23/7)
PENGUMUMAN : Ralat Laporan Sidang Keliling, Prodeo, Posbakum dan pelayanan terpadu | (21/7)
PENGUMUMAN : Petunjuk Teknis Pedoman Pelayanan Hukum | (21/7)




Tambahkan ke Google Reader
Diskusi Bahasa Arab Episode II (2/8) PDF Cetak E-mail
Oleh Hermansyah   
Senin, 02 Agustus 2010 17:04

Dosen Universitas Ibn Su’ud Riyadh Isi Diskusi Bahasa Arab

Jakarta l badilag.net

Badilag kembali menggelar diskusi berbahasa arab, Kamis (29/7/2010). Ini adalah diskusi kedua, setelah sebelumnya diskusi serupa digelar pada pada 26 April 2010. Diskusi kali ini lebih istimewa karena menghadirkan narasumber Dr. Sholeh Muhammad al-Idan. Dia adalah dosen Universitas Muhamad bin Saud al-Islamiyah Riyadh dan saat ini bertugas di LIPIA Jakarta.

Tema yang diusung dalam diskusi ini ialah “Peranan Peradilan Agama dalam Menyelesaikan Problematika Keluarga”. Tema ini bertolak dari sebuah makalah yang ditulis Muhamad Adam--seorang hakim peradilan agama.

Mengulas persoalan ini, Dr Sholeh mengatakan, peradilan agama memiliki peran yang sangat besar dalam membantu menyelesaikan permasalahan keluarga. Bahkan peran ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan negara yang kuat.

“Negara yang kuat terbentuk dari keluarga-keluarga yang kokoh dan harmonis,” Dr Sholeh menegaskan.

Image
Dr. Sholeh Muhammad al-Idan menjadi narasumber, didampingi Dirjen Badilag Wahyu Widiana dan moderator Abdul Halim Sholeh

Untuk dapat menjalankan peran ini dengan baik, hakim Peradilan Agama harus menguasai ilmu-ilmu yang berkaitan dengan psikologi keluarga sehingga ia dapat menemukan penyebab yang sebenarnya dari setiap permasalahan keluarga.

Dengan mengetahui penyebab yang sebenarnya ini, seorang hakim dapat memilih pendekatan yang tepat dalam usahanya mendamaikan suami dan istri yang mengajukan perceraian.

Meriah

Diskusi yang berlangsung selama lebih kurang dua jam tersebut berjalan dengan meriah. Para peserta tidak segan-segan melemparkan pertanyaan dan kritikan dengan menggunakan bahasa Arab.

Meskipun diskusi ini baru dua kali, namun terlihat peningkatan kemampuan para peserta dalam menggunakan bahasa arab yang baik dan benar. Hampir seluruh peserta angkat bicara dalam kesempatan ini. Bahkan Dirjen sendiri, dengan berbahasa arab, sempat mengajukan beberapa pertanyaan penting kepada narasumber.

Selain Dirjen, beberapa peserta yang aktif bertanya di antaranya adalah Drs. Abu Tholhah M.Pd. (Ditjen Badilag), Drs. Abdurrakhman Masykur, SH. (PA Jakarta Utara), Drs. H. Ahmad Manshur Noor (PA Jakarta Pusat), dan beberapa peserta lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

“Mengapa hakim zaman sekarang tidak seperti hakim zaman Nabi saw, sehingga sekarang masih terdapat kasus pelanggaran hukum yang melibatkan hakim? Bagaimana solusinya?” Demikian di antara pertanyaan yang dikemukakan Abu Tholhah.

Sebagai jawabannya, narasumber mengungkapkan bahwa setidaknya ada tiga hal yang harus ada untuk mendukung terwujudnya sosok hakim yang bersih dan berwibawa. Pertama, mulai dari proses perekrutan calon hakim, penilaiannya tidak hanya dari hasil tes semata, namun panitia seleksi seharusnya melakukan penilaian terhadap masa lalu calon hakim sehingga dapat diketahui kredibilitas calon hakim tersebut semenjak ia masih kuliah.

Kedua, hakim harus diberi gaji yang tinggi agar ia tidak tergoda untuk menyelewengkan kekuasaannya dalam memutus perkara. Gaji yang tinggi selain sebanding dengan tugas dan tanggung jawab seorang hakim dalam menegakkan keadilan, juga agar ia tidak berharap dari pemasukan yang illegal.

Ketiga, hakim harus senantiasa membangun akhlaknya, di antaranya dengan sering me-recharge imannya dengan menghadiri halaqoh ulama. Dalam halaqoh ulama, selain untuk memelihara iman, juga untuk mempertajam keilmuan tentang sumber-sumber hukum islam, sehingga hakim dapat melakukan ijtihad dengan lebih bijaksana.

Image

Para peserta diskusi berpose bersama Dr. Sholeh Muhammad al-Idan usai acara.

Komitmen Badilag

Pada akhir diskusi, pihak Badilag memberikan penjelasan sekilas kepada DR. Sholeh tentang Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Agama serta kesungguhan Badilag dalam mengembangkan bahasa Arab di lingkungan Peradilan agama, di antaranya dengan membangun situs badilag berbahasa Arab.

“Demi mengembangkan kemampuan bahasa arab para hakim dan pegawai di lingkungan Peradilan Agama, kami bersungguh-sungguh dalam menyelenggarakan acara diskusi ini,” ujar Dirjen Badilag Wahyu Widiana.

Dirjen menambahkan, dengan kesungguhan Badilag, diharapkan ada feedback dari warga Peradilan Agama untuk menseriusi undangan-undangan untuk mengikuti diskusi semacam ini.

Mendengar penjelasan tersebut, Dr Sholeh menyampaikan kekagumannya terhadap Dirjen atas semangat dan kerja keras badilag dalam memperjuangkan kemajuan bagi Peradilan Agama di Indonesia. Dr Sholeh mendoakan semoga hal ini dibalas oleh Allah SWT sebagai salah satu bentuk upaya berjuang di jalan Allah SWT.

Di ujung acara, Dirjen memberikan apresianya terhadap narasumber yang telah berkenan hadir dengan memberikan cinderamata.

(halim)

TanggalViewsComments
Total768131
Sab. 3010
Jum. 2930
Kam. 2810
Rab. 2710
Sel. 2630
Sen. 2510
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# Masrinedi - PA. Painan 2010-08-03 00:45
Semoga dengan adanya Diskusi Bahasa Arab yang telah dua kali dilaksanakan ini menjadikan kita warga PA bersemangat untuk belajar bahasa Arab. Kiranya ke depan Diskusi ini tetap eksis dan bermanfaat buat semua dalam rangka persiapan kita untum masuk Jannah. Semoga terwujud, Amin !
Reply
 
 
# Imran,SH 2010-08-03 00:49
Pengembangan kemampuan berbahasa Arab bagi Hakim Agama terutama dan karyawan dilingkungan Peradilan Agama pada umumnya sudah menjadi komitmen Bp. Dirjen Badilag dengan programnya membuka situs berbahasa arab hal ini feedback dari warga Peradilan Agama menjadi harapan bagi Bp. Dirjen kita untuk menseriusi oleh karenanya kita dukung semoga sukses amin
Reply
 
 
# Orba Susilawati PA Padang 2010-08-03 00:49
Sebagai warga Peradilan Agama kita salut dengan diskusi Bahasa Arab yang telah dirintis oleh Bapak Dirjen. Satu harapan, barangkali diskusi ini akan sangat menarik bila kita yang didaerah juga ikut karena pada dasarnya diskusi ini akan membangkitkan lagi minat kita untuk mempelajari Bahasa Arab tersebut...semoga...
Reply
 
 
# BASAR CAKIM VI PA SELONG 2010-08-03 00:49
\\\\\\\"Mumtaz jiddan ala ikhtiar\\\\\\\" kata ini memang pantas karena sekarang harus banyak membedah buku/kitab klasik yang berisi masalah hukum islam yang kaitannya dengan hak peradilan dalam menyelesakan perkara yang masuk, maka dengan sering melakukan diskusi yang medatangkan dosen dari timur tengah akan menambah wawasan keislaman sehingga memicu keinginan teman-teman untuk mempelajari bahasa arab... amin. kun naajihun pi kulli akmali wal absor... Insya Allah...
Reply
 
 
# BASAR CAKIM VI PA SELONG 2010-08-03 00:50
"Mumtaz jiddan ala ikhtiar" kata ini memang pantas karena sekarang harus banyak membedah buku/kitab klasik yang berisi masalah hukum islam yang kaitannya dengan hak peradilan dalam menyelesakan perkara yang masuk, maka dengan sering melakukan diskusi yang medatangkan dosen dari timur tengah akan menambah wawasan keislaman sehingga memicu keinginan teman-teman untuk mempelajari bahasa arab... amin. kun naajihun pi kulli akmali wal absor... Insya Allah...
Reply
 
 
# Drs.Ahmad Rasidi, SH 2010-08-03 17:40
Ya, ini baru mantap, selain kita studi banding ke Australi, dan negara-negara barat dalam meningkatkan kwalitas pradilan kita, juga diimbangi dengan mempertajam bahasa arab yang notabene banyak dipakai dalam hukum trapan Peradilan Agama, thank pak dirjen
Reply
 
 
# sugiri PA Tanggamus 2010-08-03 17:40
Terjawab sudah kegelisahan para pendahulu peradilan agama, beliau2 mengkhawatirkan ruh Islam hilang di tubuh Peradilan Agama, kini kekhawatiran itu tidak lagi diucapkan... wa mataa akunu ahadan minal muhadhoroh
Reply
 
 
# endang muchlish,pta papua 2010-08-03 17:41
Menurut Dr. Shaleh Muh. al-Idan, ada 3 hal yg hrs ada dan mendukung terwujudnya sosok hakim yg bersih dan berwibawa, yaitu : 1.Dlm merekrut Cakim tdk hanya berdasarkan nilai hasil test belaka, tetapi dinilai juga masa lalu si Cakim itu sejak masih aktif kuliah di kampus; 2. Hakim hrs diberi gaji yg tinggi agar tdk tergoda untuk menyelewengkan kekuasaannya dlm memutus perkara; 3. Hakim hrs selalu membangun akhlaqnya, al. dg menghadiri halaqoh para ulama; Kiranya untuk jadi perhatian kita semua.
Reply
 
 
# Suhadak 2010-08-03 19:01
Bukan hanya DR.Sholeh saja yang kagum dg langkah Dirjen Badilag, kami segenap warga PA pun kagum dan perlu mencontoh semangat kerja keras yg telah dilaksanakan Dirjen Badilag untuk terus mempromosikan dan memajukan PA. Tentu langkah beliau tak luput dari rintangan dan hambatan, Oleh karena itu kami terus berdoa disaat tahajud terkhus untuk 4 pilar pejuang umat.. semoga tetap sehat, bersemangat berjuang untuk umat.
Reply
 
 
# M Zuhri PA Purwodadi 2010-08-03 19:30
Sangat mendukung langkah Badilag untuk berupaya terus menerus meningkatkan SDM para hakim Peradilan Agama yang satu diantaranya adalah diskusi dengan bahasa Arab. Semoga langkah tersebuit dapat dilanjutkan dan juga yang tidak kalah pentingnya adalah pembinaan akhlak dan peningkatan kesejahterannya
Reply
 
 
# M.Iqbal PTA BandarLampung 2010-08-03 20:39
Kajian Dr. Shaleh Muh. al-Idan, dlm Diskusi bhs Arab di Dirjen Badilag MARI patut mendapat Apresiasi, jika hal ini dapat ditindaklanjuti sampai di PTA dan PA kita akan kaya wawasan dan Pengetahuan, terutama sumber-sumber hukum Islam dari kitab klasik. Kajian tersebut jika difariatifkan dg kajian Hukum berbahasa Inggris, Insya Allah, Kualitas SDM Aparatur PA akan semakin meningkat... Good...Sukses Badilag, Sukses PA dimasa yg akan datang, Amin.Wassalam
Reply
 
 
# Rahmat Arijaya 2010-08-03 20:40
Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya diskusi berbahasa Arab yang kedua. Diskusi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab hakim agama. Bahasa Arab merupakan alat yang penting untuk memahami hukum Islam. Acara ini juga sangat bermanfaat memotivasi seluruh warga peradilan agama untuk terus belajar bahasa Arab. Selamat.
Reply
 
 
# PA BANGLI - BALI 2010-08-04 16:31
Acara Diskusi Bahasa Arab sangat diperlukan, apalagi mendatangkan DR dari Arab Saudi tentunya sangat besar faedahnya, dan akan menambah kemajuan PA2 di seluruh Indonesia.
Reply
 
 
# Dwi Anugerah-PA Denpasar 2010-08-04 16:32
Bahasa merupakan media untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan, dengan media bahasa pula orang akan tahu dan mengerti apa yang kita inginkan..demikian pula dengan bahasa arab, sudah barang tentu menjadi sesuatu yang penting bagi seluruh jajaran yang ada di pengadilan agama..karena sebagian permasalahan yang terjadi di peradilan agama merujuk pada ayat-ayat Qur'an sebagai sumber dan rujukan bagi pencapaian hukum..oleh karena itu marilah kita membiasakan bahasa arab dalam keseharian.
Reply
 
 
# Nanang MR 2010-08-04 16:34
ALhamdulillah ini baru benar-benar barokah .. smoga 3 poin penting di atas bisa terwujud semua ...1.Dlm merekrut Cakim tdk hanya berdasarkan nilai hasil test belaka, tetapi dinilai juga masa lalu si Cakim itu sejak masih aktif kuliah di kampus; 2. Hakim hrs diberi gaji yg tinggi agar tdk tergoda untuk menyelewengkan kekuasaannya dlm memutus perkara; 3. Hakim hrs selalu membangun akhlaqnya, al. dg menghadiri halaqoh para ulama .... bagi para hakim wujudkan dulu NO.2 Insy Allah No.3 TERWUJUD
Reply
 
 
# IRSYADI 2010-08-04 17:31
Ass..akselarasi propesional personal dalam penggunaan bahasa arab amat penting sebagai ciri khas Peradilan Agama....,
Reply
 
 
# RIO SATRIA, S.HI. 2010-08-04 18:21
Kegiatan diskusi Bahasa Arab adalah kegiatan yang sangat baik sekali di samping dapat menambah wawasan juga dapat meningkatkan kualitas bahasa,apalagi Peradilan Agama adalah badan peradilan yang tidak pernah akan lepas dari aspek kemampuan bahasa Arab, karena rujukan utama hukum-hukum yang diterapkan di PA aslinya adalah dalam literatur berbahasa Arab, maju terus kita warga peradilan agama..........
Reply
 
 
# YUSUF 2010-08-04 20:05
Langkah MA mengadakan diskusi bahwa arab sangat baik dan perlu jadikan tradisi di lingkungan Peradilan Agama, bukan hanya di Badilag tetapi perlu di tiru / ditindak lanjuti di tingkat bawahannya ( PA dan PTA )
Reply
 
 
# Abdul Mustopa PA Jember 2010-08-05 04:48
Mari kita sambut dengan mengimplementasikan program ini di tempat kita masing-masing.
1. Kalau bisa acara-acara seperti ini juga dilaksanakan didaerah2 atau di buat per zona.
2. Atau diadakan hari Jum'at sebagai hari bahasa Arab dan Inggris, sehingga kita bisa karena biasa. karena bahasa itu butuh praktek yang kontinyu.
3. membuat buku panduan dan buku2 berbahasa arab yang diterbitkan Dirjen mengenai bahasa-bahaa hukum sederhana.
semoga bermanfaat.
Reply
 
 
# syam pa singaraja 2010-08-05 15:32
hadzihil halaqah tadullu ala taqoddumil al-qodlo asy-syariyi bitahamuilil al-waqiah al-ustraiyyah al-ammah... labudda alaina lil hukkam hirratul al-haqiqah fikully masail...kama qala Syeh Dr sholeh .....bal idza aradda baladan Aminan wajaba tujudu awwalan usratan /syu'ban qowiyyan ,, hi ai usratan kamilatan.. Al-aham... lugotul arabiyah ihda min alati al-wasilah ila ta'miiqi kutuub, qura'anan kana,au haadisan tsumal aham al-kutub alati fiha nataij fikrati/fuqoha.
Reply
 
 
# ridho afrianedy 2010-08-05 18:07
A',*G'/ 'DB'6J J-*', %DI (-+ /BJB .(D 9DI CD *E'E ',*G'/G 'D%5D'- GH 'D#HDI AJG.A'DE-CE) DG' /H1 98JE AJ G0' 'DE,'D. H'DB6') DGE B/1) AJ G0G 'DF'-J). A'DD:-) 'D91(J) D:-) B6') 'DE-CE) 'D419J) %F 4'! 'DDG.
Reply
 
 
# ridho_PA_Curup 2010-08-05 18:22
alhamdulillah..... semoga diskusinya membawa berkah..... ana muwaffiq 'ala ra'yi syekh soleh...... wajaba 'alaina an nuraqqiz lughatana.... wa imananaa bil halaqah..... ayyuha.... arjuu hazihil halaqoh tu'addu fi kulli makaan.... barokallahu lana.....
Reply
 
 
# SALMAN,MA:PA GUNUNG SUGIH 2010-08-09 16:52
Subhanallah. Benar apa yang dikatakan Dr. Sholeh Muhammad Al-Idan. Para hakim dan seluruh aparat peradilan harus sungguh-sungguh menguatkan ruhiyahnya, mengokohkan spiritualitas. Inilah salah satu kunci terpenting keberhasilan yang harus kita miliki dalam rangka meningkatkan kualitas dan citra peradilan agama dan sesungguhnya juga seluruh lembaga peradilan di negeri ini. Setiap hakim harus memiliki kedekatan hati dengan Allah, kesadaran penuh akan tanggung jawab di hadapan Allah SWT.
Reply
 
 
# SALMAN,MA:PA GUNUNG SUGIH 2010-08-09 16:53
Para hakim harus memiliki fasilitas spiritual charger, yang terus memasok kekuatan iman agar senantiasa istiqamah menjalankan segala tugas dan kewajibannya. Inilah yang dimiliki para qadhi salafus shaleh. Ini pula yang juga harus kita miliki. Karena itu, tampaknya menjadi sangat penting untuk meningkatkan program penguatan ruhiyah di seluruh pengadilan seperti memaksimalkan kembali program shalat berjamaah, taushiyah imaniyah minimal sekali sepekan, dan program lain seperti muhasabah dan lainnya
Reply
 
 
# ali 2010-08-09 16:54
lughotul ngarobiah adalah bahasanya orang islam, basa dunia dan akhirat, semoga saja diskusi tersebut lebih sering dilakuakan, mungkin bukan hanya diskusi saja tapi lebih pada ditekankan pada SAWIR dan BAHSUL MASAIL seperti yang dilakukan pada pondok pesantren salaf, kalau seumpama kedua kegiatan tsb bisa dilakukan insya allah bisa bermanfaat bagi para pencari keadilan
Reply
 
 
# M. Zubaidi - PA Tarakan 2010-08-09 18:51
Bhs. Arab, bhs. Inggris, adalah sarana komunikasi dan bagi penguasa keduanya mrpkn kunci untuk membuka gudang perbendaharaan ilmu pengetahuan baik dari kitab2 kuning maupun literatur2 berbhs asing. Hakim PA mahir berbahasa Arab & Inggris adalah sosok Hakim Indonesia di masa depan. Memperhatikan kesejahteraannya merupakan "Bingkai Emas" akhlak dan moral karimahnya. Semua tergantung Sang PENGUASA negeri........!!!
Reply
 
 
# Ali, P.A Kotamobagu 2010-08-09 18:53
Selamat buat pak Dirjen atas berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan untuk mengembangkan SDM di Lingkungan Peradilan Agama, kedepannya harapan kami Materi yang dibawakan oleh Presentator agar dipublish di Website terutama di Web yang berbahasa Arab.
Reply
 
 
# taufiq_PA Lahat 2010-08-10 15:58
semoga bisa terus di adakan acara seperti ini.. ok
Reply
 
 
# Fajar, M.EI -PA Indramayu 2010-08-13 03:33
this discussion has two functions at least...firstly, to increase our knowledge in Islamic Law studies especially and secondly, to improve our language skill...Language is our crown...Good luck for us !!!
Reply
 
 
# afni katili_gorontalo 2010-08-19 18:13
sy sgt antusias dgn program diskusi bhs arab ini.memang hrs ditingkatkan intensitas diskusi ini agar gairah untuk mendalami bhs arab jg terpacu.dgn topik2 yg fresh.jawaban yg diberikan oleh narasumber sgt mngena,karena sebagai seorang hakim yg sgt ditekankan adalah ahlak!hakim yg kredibilitasnya tdk meragukan!sehinggga dalam mengambil keputusan lebih mngedepankan hati urani bkn hanya putusan prosedural tp jg substansial!!
Reply
 
 
# Moch Tadjuddin 2010-08-23 18:06
dengan segala kerendahan hati, alangkah indahnya memang manakala kita menguasai bhs arab baik qiroah, lisan/muhadatsah ataun istima'. Banyak diantara kita yg pandai hanya qirooah, seperti saya misal, meski sdh berumur nmn tdk ada kata terlambat, marilah kita asah kembali bhs arab lisan/muhadatsah dan istima' kita, semoga berhasil... amin.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 873 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS