Jumat, 22 Agustus 2014 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
130th Peradilan Agama
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet



RSS Feeder

Get our toolbar!








Login Intranet



Online Support
 
 
 
 



FOKUS BADILAG

PENGUMUMAN : Naskah Pidato Ketua MA dalam Rangka Peringatan HUT ke-69 MA [Revisi]
PENGUMUMAN : Undangan Mengikuti Profile Assessment
| (18/8)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 19 | (18/8)
PENGUMUMAN : Kenaikan Pangkat Tenaga Teknis Peradilan Agama Periode 1 Oktober 2014
| (15/8)
PENGUMUMAN : Kelengkapan Berkas Usul Kenaikan Pangkat (KP) Dengan Pencantuman Gelar Pendidikan | (11/8)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 18 | (8/8)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 17 | (7/8)
VIDEO : Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 H | (28/7)
PENGUMUMAN : Pemberitahuan Kenaikan Pangkat Reguler Tenaga Teknis Periode Oktober 2014
| (25/7)
PENGUMUMAN : Penetapan Hak Akses dan Admin SIMPEG Online di Lingkungan Peradilan Agama | (25/7)
VIDEO : Kuliah Berseri Hukum Acara Peradilan Agama -- Seri 16 | (24/7)
PENGUMUMAN : Contoh Pembuatan SKP | (24/7)
PENGUMUMAN : Pengiriman Softcopy Berkas Perkara/Putusan Untuk Lomba Pemberkasan Perkara | (23/7)
PENGUMUMAN : Ralat Laporan Sidang Keliling, Prodeo, Posbakum dan pelayanan terpadu | (21/7)
PENGUMUMAN : Petunjuk Teknis Pedoman Pelayanan Hukum | (21/7)




Tambahkan ke Google Reader
Sudah Sangat Mendesak, Kesejahteraan Hakim dan Aparat Pengadilan Ditingkatkan (5/4) PDF Cetak E-mail
Kamis, 05 April 2012 08:24

Pojok Pak Dirjen:

Sudah Sangat Mendesak, Kesejahteraan Hakim dan Aparat Pengadilan Ditingkatkan


*

Ketika saya mewakili Sekretaris Mahkamah Agung RI memimpin Tim Sekretariat MA dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, 28 Maret lalu, saya diberondong desakan oleh para anggota DPR yang terhormat itu agar MA lebih memperhatikan kesejahteraan hakim.

Di antara para anggota yang terhormat itu ada yang minta agar segera diupayakan kenaikan gaji hakim, serta tunjangan dan penghasilan lainnya yang kini dinilai sangat rendah. Anggota lainnya minta agar segera disiapkan fasilitas untuk kepentingan hakim, seperti rumah dinas dan lainnya.

Anggota yang terhormat lainnya ada juga yang mewartakan betapa memprihatinkannya kehidupan para hakim dan keluarganya, baik mengenai tempat tinggalnya, alat transportasinya dan  kehidupan ekonomi lainnya, akibat penghasilan yang sangat minim.

Bahkan ada anggota Komisi III itu yang menceritakan telah dihubungi oleh hakim yang akan melakukan mogok sidang.  Anggota yang terhormat itu merasa memang sudah waktunya kesejahteraan hakim dinaikkan. Secara berseloroh dia mengatakan setuju adanya demo mogok dari hakim-hakim itu, asal di luar waktu sidang.

Ketika saya diberi waktu untuk memberikan jawaban atau komentar pada RDP tentang Penyempurnaan Perubahan RKA-KL 2012 itu, sudah barang tentu saya menyatakan kegembiraan dan terima kasih atas perhatian Komisi III DPR dalam memperjuangkan kenaikan anggaran MA yang proporsional, khususnya tentang perhatian dan dukungannya atas kesejahteraan para hakim.

Saya juga menyatakan kesepakatan saya atas apa yang diceritakan para anggota Komisi III DPR mengenai keprihatinan kesejahteraan para hakim dan seluruh aparat pengadilan.

Saya paparkan secara singkat sudah lama tunjangan dan gaji para hakim tidak naik, sementara gaji PNS lainnya sudah berkali-kali mengalami kenaikan. Anggaran untuk remunerasipun,  yang sudah disetujui oleh DPR seluruhnya, sudah bertahun-tahun hanya disetujui oleh pihak eksekutif untuk bisa dicairkan 70%.

Akhirnya, atas nama keluarga besar MA dan pengadilan-pengadilan di bawahnya saya minta dukungan DPR atas upaya-upaya yang akan dan telah banyak dilakukan pimpinan MA dalam meningkatkan kesejahteraan hakim dan aparat pengadilan.

**

Kemarin pagi, 4 April, saya masuk ruang kerja sebelum pukul 7.30. Saya hidupkan TV, langsung saya tertarik dengan acara yang sedang disiarkan oleh MetroTV.  Biasanya, sarapan pagi saya setelah hari-hari sebelumnya melakukan dinas luar adalah membaca surat-surat yang menumpuk atau menandatangani surat dan dokumen kepegawaian, tapi kali ini saya ganti dengan nonton acara Interaktif Editorial Media Indonesia di MetroTV, sampai selesai tayangan itu pukul 8.

Judul editorial “Jangan Menunggu Yang Mulia Demo” sangat menarik untuk disimak.  Saya melihat judul itu persis seperti yang ditulis di editorial Media Indonesia edisi print out-nya.

Dalam editorial itu ditulis bahwa hakim adalah pejabat negara. Namun, disadari atau tidak, sesungguhnya sekitar 7.000 hakim belum diperlakukan sebagai pejabat negara meski mereka disapa Yang Mulia dalam ruang sidang.

Dalam dialog interaktif di MetroTV itu, ada pemirsa yang menyatakan tidak cukup hakim yang harus dinaikkan kesejahteraannya, tapi juga aparat pengadilan secara keseluruhan, sebab peran mereka juga besar dalam proses penanganan perkara.

Editorial itu menyatakan bahwa gaji hakim hampir setara dengan upah minimum regional buruh. Upah minimal buruh di Jakarta pada 2012 adalah sebesar Rp 1.529.150,- per bulan, sementara gaji pokok  seorang hakim ada yang Rp 1,9 juta. Masya Allah.

Remunerasi yang baru diterima 70% tiap bulan juga disinggung dalam editorial itu.  Bahkan selanjutnya dinyatakan “…bahwa negara tidak akan bangkrut bila memprioritaskan pemberian 30% remunerasi hakim yang belum terbayar dan kemudian menaikkan gaji mereka”.

Dalam editorial ini juga disebutkan bahwa MA sejak 1,5 tahun telah mengusulkan kenaikan gaji hakim. Akan tetapi usulan itu tak kunjung mendapat  jawaban. Editorial itu pada intinya sangat mendukung adanya perbaikan gaji dan tunjangan hakim.

Saya yakin banyak lagi pihak yang mendukung adanya perbaikan penghasilan hakim dan aparat pengadilan, meski ada pula yang tidak setuju dengan adanya rencana mogok sidang.

Di acara MetroTV itu ada pula masyarakat yang berkomentar ketidak-setujuannya terhadap mogok sidang. Contohnya komentar seperti “Biarkan hakim mogok sidang, masyarakat akan menghakimi sendiri para koruptor”, atau “Silahkan mogok, masih banyak orang yang antri ingin menjadi hakim”, dan sebagainya.

***

Saya sendiri jelas sangat setuju adanya perbaikan kesejahteraan para hakim dan aparat pengadilan lainnya. Kini sudah saatnya, penghasilan  itu ditingkatkan sehingga dapat mencapai kesejahteraan yang pantas.

Kisah yang mengenaskan tentang kehidupan para hakim dan aparat pengadilan sering kita dengar. Dan memang itu benar. Kita tahu persis.  Betapa sedihnya hati ini bila mendengar kisah-kisah pilu nan nyata itu.

Saya juga tahu persis betapa gigihnya para pimpinan MA ini dalam mengupayakan kesejahteraan hakim dan aparat pengadilan lainnya. Kenaikan gaji, tunjangan fungsional, tunjangan jabatan, remunerasi, tunjangan pejabat negara dan lain-lainnya, selalu menjadi perhatian dan upaya yang dilakukan pimpinan MA.

Hanya memang, sesuai dengan sunatullah dan alasan-alasan tertentu, upaya itu kadang berhasil kadang tidak, kadang memuaskan kadang tidak, kadang dipenuhi kadang tidak.

Kini, saya melihat suasana cukup kondusif kemungkinan adanya kenaikan penghasilan itu. Banyak pihak yang mendukung ke arah sana. Saya optimis, mendengar dukungan Komisi III DPR dan pers, upaya MA akan berhasil. Mudah-mudahan.

Memang kewajiban kita adalah melakukan upaya. Orang beragama selalu bilang, kita wajib berusaha, Tuhanlah yang menentukan.

Upayapun, kita lakukan secara elegan dan simpatik, tidak malah kontra produktif, atau merugikan masyarakat luas.

Saya salut dan mengapresiasi kawan-kawan yang gigih melakukan upaya adanya kenaikan kesejahteraan, sambil tetap melakukan upaya dan langkah peningkatan pelayanan publik dan reformasi peradilan. Upaya gigih itu perlu pula dibarengi dengan peningkatan integritas dari semua komponen peradilan.

Saya yakin upaya kita semua akan berhasil. Namun tetap, kita perlu selalu tawakkal kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita diberi yang terbaik di mata Allah dan diberi keberkahan oleh Allah. Kalaupun upaya kita belum berhasil, mudah-mudahan ada hal yang lebih baik yang tersembunyi, yang hanya Allah-lah yang mengetahuinya.

Saya selalu ingat firman-Nya: “Wa ‘asa an takrohu syaian fahua khoirullakum, wa’asa an tuhibbu syaian fahua syarrullakum”.  Siapa tahu yang engkau tidak senangi itu justru baik bagimu, dan siapa tahu yang engkau senangi itu justru jelek bagimu.

Mudah-mudahan upaya kita berhasil, dan mudah-mudahan pula “justru yang kita senangi itulah yang mempunyai akibat baik bagi kita”.

Masalah penghasilan adalah masalah yang berkaitan dengan rizki. Setelah shalat kita selalu berdo’a: “…wa ziyadatan fil’ilmi, wa barokatan firrizqi…”. Kita selalu minta ilmu yang banyak dan rizqi yang berkah. Tidak pernah kita berdo’a : "…wa ziyadatan firrizqi..., rizki yang banyak”.  Namun demikian, kita sepakat, kita akan lebih senang jika diberi rizki yang banyak dan berkah. Wallahu a’lam bishshowab. (WW).

TanggalViewsComments
Total30919267
Jum. 2220
Kam. 2130
Rab. 2030
Sel. 1970
Sen. 1830
Ming. 1720
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# uu-pakotatasikmalaya 2012-04-05 08:55
Terima kasih Pak Dirjen, mungkin HARUS ORANG LUAR yang bicara tentang kita. Yang penting, BERKAH dan CUKUP. Cukup untuk kebutuhan apa saja. Mudah2an doa kita terkabul amiiiiin....
Reply
 
 
# syarif_rb 2012-04-24 07:00
kalo bicara soal gaji, sebenarnya hakim terlalu merendahkan diri. bagi PNS harus menunggu selama 4 tahun untuk menyamakan gaji PNS dengan Hakim. sekarang kalo dilihat gaji PNS dan Hakim pada tahun yang sama yaitu 2008 itu berapa perbandingannya?? belum lagi tunjangan hakim, belum lagi remunerasi hakim... itu sudah jauh berbeda dengan PNS. sekarang kalo gaji hakim naik dengan tunjangannya itu mau berapa kali lipat lagi bila dibandingkan dengan PNS (aparat peradilan) yang ada di lingkup MA..?? tapi itulah bagian perjuangan. hanya beda PNS dan pejabat Negara. padahal sama2 kerja dalam lingkup MA. hakim tidak bisa kerja tanpa ada yang lainnya, begitu jg sebaliknya. sekarang siapa yang memperjuangkan Panitera dan Jurusita??? bisa jadi Panitera dan Jurusita jadi anak tiri yang terjun langsung di lapangan dan sering mendapat bogem dari para pihak. sungguh ironis... sukses untuk hakim
Reply
 
 
# Rina 2012-04-25 14:00
Anda harus jadi hakim dahulu kalo begitu, masing masing ada tempatnya Pak. Kalo diibaratkan di rumah sakit, dokter bergaji lebih besar dari pada perawat, meskipun yang jaga pasien pada malam hari adalah perawat dan dokter bisa tidur di rumah, apakah hal itu Anda rasa kurang adil juga?
Reply
 
 
# saladin 2012-05-19 22:57
pas bu rina, setujuuuu.. :lol:
Reply
 
 
# uwanuddin BDL 2012-04-05 08:59
apa yang disampaikan dalam pojok kali ini sungguh mengembirakan beritanya, mudah-mudahan segera terealisasi dan kita juga turut berdoa semoga usaha Pimpinan MA dalam meningkatkan kesejahtraan warga peradilan dikabulkan amiiin
Reply
 
 
# Acep.. 2012-04-05 09:01
Siapa tahu juga Mogok sidang itu memang tidak baik dan merugikan masyarakat, terutama pihak2 berperkara, tapi justru malah bisa mendatangkan kebaikan dan kemaslahatan yang lebih besar, khususnya dalam penegakan hukum di masa mendatang....
Reply
 
 
# waluyo PA Krui 2012-04-05 09:01
mudah-mudahan apa yang kita harapkan akan segera terwujud, sehingga para hakim dan seluruh aparat peradilan akan semakin profesioanal di masa yang akan datang..
Reply
 
 
# Aminuddin. Msy-Lhoksukon 2012-04-05 09:02
Amiin ya Rabbal 'Alamiin.
Reply
 
 
# azzah zain al Hasany 2012-04-05 09:05
saya berharap usul ini cepat terealisiasi, sehingga hakim-hakim bisa konsentrasi memberikan putusan yang terbaik dan tetap pada satu keputusan yang adil.
Reply
 
 
# Udin Najmudin /PA Sumedang 2012-04-05 09:07
Setelah menyimak pojok Pak Dirjen yang sangat mengapresiasi tentang kesejahteraan hakim dan aparat peradilan, kami merasa terayomi dan jelas arahannya. Semoga usulan MA (yang telah didukung oleh DPR, mas media dan lain-lain)ke eksekutif (presiden) bisa membuahkan hasil yang sangat positif terhadap kinerja hakin dan aparat peradilan ke depannya. Amin. Terima kasih Pak Dirjen.
Reply
 
 
# Abi Zenita Xanda 2012-04-05 09:09
Ass. Trm Ksh Pak Dirjen atas Nasihatnya yg begitu dalam dan sangat elegan. Insya Allah kami dapat menangkap mafhum yg terkandung dlm tulisan ini,oleh karenanya kami bantu dg do'a semoga apa yg telah diperjuangkan MA termasuk Ditjen Badilag untuk meningkatkan kesejahteraan hakim,membuahkan hasil yg baik. Baik untuk hidup kita, baik untuk akhirat kita, baik untuk agama kita, baik untuk keluarga kita, baik untuk institusi kita dll. Tks. Salam
Reply
 
 
# PTA Semarang 2012-04-05 09:10
Semoga kesejahteraan meningkat seiring kinerja yg meningkat.. pegawai tidak tetap (honorer) jg perlu diperhatikan kesejahteraannya krn byk di PA justru pegawai honorer yg menjadi ujung tombak
Reply
 
 
# Hasan Nul Hakim PA Bangko 2012-04-05 09:15
Terimakasih pak Dirjen yang telah mengapreasasi gerakan perjuangan peningkatan kesejahteran Hakim, semoga harapan ini bisa segera terwujud..amin
Reply
 
 
# M.Chanif, PTA Makassar 2012-04-05 09:17
Melihat kegigihan pimpinan MA termasuk pak Dirjend kita,dalam memperjuangkan nasib kita aparat Peradilan Agama dalam bidang kesejahteraan,dengan disertai upaya peningkatan kinerja yang berupa peningkatan pelayanan terhadap masyarakat npencari keadilan, namun apa mau dikata tunjangan pejabat negara dan penyempurnaan remonerasi 100% belum kunjung tiba. Kita tidak boleh berputus asa, maju terus pantang mundur" kata almarhum Gus Dur" Insya Alloh suatu saat Alloh merasa malu untuk tidak mengabulkan do'a dan perjuangan kita. Disamping terus berjuang disertai do'a, yang tidak kalah pentingnya kita selalu instropeksi diri dimana letak kekurangan, kelalaian, kekhilafan dan ketidak pedulian kita terhadap masalah "amar ma'ruf nahimungkar" terhadap keluarga Peradilan ( 4 lingkungan peradilan ) mereka semua adalah merupakan bagian dari diri kita aparat Mahkamah Agung RI. :-)
Reply
 
 
# atifa hasan PA Sidoarjo 2012-04-05 09:18
Ass.Wr.Wb. Pak Dirjen YTH,wah pak pagi2 ketika membuka web pojok Dirjen saya sudah mendapatkan rezeki tentang perjuangan para pimpinan kita dalam memperjuangkan kesejahteraan Hakim,kami selalu mendoakan perjuangan YTH Bapak2 segera berhasil,karena saya yakin Allah pasti mengabulkan doa kita pd saat Allah kehendaki bukan pada saat kita maui dan janji Allah itu pasti, kita tunggu aja sambil kita berbenah meningkatkan pelayanan publik kita kepada pencari keadilan dengan mereformasi birokrasi dan saya sepakat dan senang jika rizki yang kita dapatkan yang banyak dan berkah.Wassalam.Matur sembah nuwun Pak Dirjen.
Reply
 
 
# Ali Hamdi Lombok Barat 2012-04-05 09:18
Akhirnya pak Dirjen angkat bicara juga soal gaji hakim, mohon maaf pak suudon kami selama ini karena pak dirjen kan bukan hakim jadi gak mikir kami, tapi dengan tulisan ini sebagai penghapus kegalauan kami.. terimakasih atas dukungan Dirjen Badilag untuk kenaikan gaji hakim, pertanyaan kami gemana dengan isu Mogok sidang hakim pak, dari pada kita kena sogok.
Reply
 
 
# Syafii Thoyyib, PA Bantul - DIY 2012-04-05 09:19
Rasulullah SAW bersabda : Ada tiga orang yang doanya tidak akan ditolak yaitu: orang yang shaum hingga buka, imam yang adil, dan doa orang yang didzolimi hingga ada di atas awan dan akan dibukakan baginya pintu-pintu langit. Dan Allah pun berfirman: Sesunggunya Aku akan menolongmu kapan saja. Karenanya, kawan...mari, kita terus berusaha dan memanjatkan doa untuk keperluan kesejahteraan kita bersama.Insyaallah, terkabul, apalagi doa kita (hakim) yang kondisinya mengenaskan sebagaimana dikisahkan oleh Bapak Dirjen Badilag tersebut, sementara dituntut untuk senantiasa berbuat adil dalam memutus setiap perkara.
Reply
 
 
# H.Ahrum Hoerudin PA Indramayu 2012-04-05 09:19
Saya tertegun lama, bahkan sempat bersedih hati, air mata meleleh, terjatuh,seperti anak kecil, mendengar suara2 tuk meningkatkan kesejahteraan bagi Pejabat Negara/Hakim, terlebih mendengar Editorial Metro; alhasil sudah saatnya Para Penentu Kebijakan, Meningkatkan Gaji, Tunjangan dan Hak-Hak Penuh bagi Hakim/Pejabat Negara, sudah saatnya MEMBUKA MATA HATI dan terketuk menjawab bahwa Perpres Gaji dan Tunjangan serta Hak-hak Pejabat Negara/Hakim, dikeluarkan BPK PRESIDEN RI, sebagai kewajiban oleh Negara; Saat ini para Hakim dituntut untuk memenuhi kewajiban2 dan Pengabdian yang utuh sebagai Hakim,Memelihara Sungguh2 KODE ETIK HAKIM, namun hak-hak yang diberikan oleh negara jauh tidak seimbang; amat jauh, apalagi jika dibandingkan dengan kesejahteraan para Pejabat Negara yang lainnya, amat dan sangat jauh; Kesejhteraan Hakim di daerah sangat menyedihkan; saya prihatin, saya bersabar, sabar dan terus bersabar, agar Penentu Kebijakan di atas dapat merealisir hal ini. Namun kesabaran kami di bawah punya batas, kami serahkan kepada Allah SWT. Sisi lain kami bersyukur kepada MA dan siapapun yang telah sungguh2 memperjuangkan kami.Selamat Berjuang dan Selamat Mengabdi
Reply
 
 
# Irwan Rambe 2012-04-05 09:20
Keberpihakan pak Dirjen terang benderang.Mohon bila hakim-hakim yang masih punya idialisme dan berani itu mengikuti Audensi dengan IKAHI, MA, KY dan Komisi III DPR RI ataupun akhirnya melakukan Aksi Mogok Sidang Nasional - jangan dikenai sanksi apapun, justru harus dilindungi dan dibela. Bagus sekali motto mereka : " lebih baik mogok sidang daripada terima sogok saat sidang " ;
Reply
 
 
# Ilham Depok 2012-04-05 09:33
Na'udzubillah min dzalik :sad:
Reply
 
 
# Syarifah Aini, PA M. Bulian 2012-04-05 09:21
Terima kasih Pak Dirjen, juga kpd petinggi MA yang telah berupaya memperjuangkan kesejahteraan kita semua, semoga kita semua mendapat ilmu yang bermafaat dan limpahan rezki yang berkah, amin ...
Reply
 
 
# Rahmat Arijaya 2012-04-05 09:22
Tulisan Pak Dirjen ini sangat menenangkan dan memberikan harapan pada kita semua. Ya semoga usaha teman-teman dan kita semua berhasil. Amin.
Reply
 
 
# asep ridwan.pakalianda 2012-04-05 09:23
dari apa yang disampaikan pak dirjen diatas,kita yakin, bahwa pimpinan kita, terutama pak dirjen tidak tidur dan telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para hakim, dan saat ini momentum yang tepat untuk memaksimalkan ikhtiar kita, namun hal yang terpenting, irodat kita harus "tarku wa rido" - harus meninggalkan hawa nafsu, dan hanya mengejar keridoan ALLAH, bingkailah semua ikhtiar kita dengan jalan yang ALLAH ridoi,tawakal sudah pasti, qanaah dan sykur atas apa yang telah kita miliki.
Reply
 
 
# M. Jalaluddi, PA Luwuk 2012-04-05 09:25
Semangat Pak Dirjen, semua perjuangan dan amal pak dirjen menjadi ibadah, yakin dan pasti semua ikhtiar kita akan berhasil, dan kita siap mewujudkan semua harapan masyarakat secara jujur, profesional, transparan, akuntabel (siddiq, fathonah, tablig dan amanah). siap mewujudkan peradilan yang agung...salam perjuangan
Reply
 
 
# Dodi Yudistira / Sijunjung 2012-04-05 09:26
terima kash atas dukungan pak Dirjen untuk peningkatan kesejahteraan hakim,terima kasih juga telah ikut menyuarakan kepedihan hakim2 di seluruh pelosok negeri. karena memang sesungguhnya hal itu sudah sangat mendesak untuk direalisasikan oleh pemerintah, dan tidak bisa kita pungkiri bahwa kesejahteraan sangat erat kaitannya dengan profesionalisme... kalau sudah sejahtera tak ada alasan lagi untuk tidak profesional.. bukan begitu pak..? semoga bapak senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
Reply
 
 
# Bisman PA Tanjung Pati 2012-04-05 09:28
Walaupun gaji Hakim sudah lama tak naik namun semangat kerja hakim tak pernah turun. Meskipun hidup pas-pasan bahkan kurang dari cukup lantaran biaya hidup semakin tinggi,sehingga ada sebagian yang terpaksa tidur di kantor demi mengirit biaya, namun itu tetap disyukuri dan pengabdian tetap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Tentu semangat kerja dan pengabdian tersebut akan semakin terjaga dan semakin meningkat manakala diiringi dengan kesejahteraan yang memadai.Semoga hal itu segera menjadi kenyataan. Amin !
Reply
 
 
# Arief Jauhari, PTA Yogya 2012-04-05 09:29
Saya juga tidak berharap ada aksi mogok atau aksi semacamnya yang kontra produktif dalam memperjuangkan sesuatu. Dengan kita menunjukkan peningkatan kinerja memang lebih mudah menyentuh nurani DPR dan masyarakat. Memang perlu upaya keras, tapi Insya Allah, semakin gigih kita berusaha mendapatkan sesuatu, semakin keras pula upaya kita menjaganya secara amanah. Tidak easy come, easy go.
Reply
 
 
# April Yadi _ PA GSG 2012-04-05 09:33
teman-teman satu ruangan saya selalu tersenyum kecut saat mereka menggerutu tentang kesejahteraannya yang rendah dan saya meresponnya dengan kalimat "SEKIRANYA MEMANG SUDAH TIDAK KUAT LAGI ADA BAIKNYA MENGAJUKAN PENGUNDURAN DIRI" namun setelah terlebih dahulu berikhtiar dan istikharoh karena Tawakal adalah pilihan ideal bagi setiap yang beriman
Reply
 
 
# Acep.. 2012-04-05 11:38
:-*
Reply
 
 
# PA Krs 2012-04-09 13:58
:o April... respon anda yg kyknya kurang tepat n gak enak di denger.. bukannya sudah tidak kuat lagi lalu mengundurkan diri... masalahnya berkaitan dg "HAK" Pejabat Negara yang tidak dipenuhi, padahal Adil bukan hy ditegakkan dlm sidang tp : meletakkan sesuatu pada tempatnya!... rintihan dan gerutuan mereka saya pikir timbul dari keinginan mendapat keadilan dari pemerintah ttg HAK_HAK mrk yg semestinya di dapat... Ingat Allah berfirman: I'diluu huwa aqrobu littaqwa... Qt semua hrs berusaha adil dan membantu siapapun yg berupaya mendapat keadilan, termasuk HAKIM2 yg minta HAKnya... thanks
Reply
 
 
# Atin-Bontang 2012-04-05 09:33
Terima kasih Pak Dirjen, semoga segala upaya dapat segera terealisir, benar sudah sangat mendesak sekali, pagi ini salah seorang teman hakim terpaksa memabatalkan untuk mengontrak sebuah rumah yang layak tipe 36 sebesar Rp.9.600.000,- pertahun yang berarti harus menunggu remon 4 bulan, sementara biaya hidup cukup tinggi, 2-4 kali lipat di Jawa. Namun meskipun dalam kondisi demikian, kami tetap semangat dalam menjalankan amanat.
Reply
 
 
# Mazharuddin_Balige 2012-04-05 09:36
Saya setuju Hakim Mogok sidang, spy keluhannya didengar oleh Pemerintah...

Kalau tdk kita sendiri yg bergerak, Allah tdk akan merubah nasib kita...
Reply
 
 
# ka pa pati 2012-04-05 09:37
Amiiin dan mudah2an berhasil
Reply
 
 
# Masyarakat 2012-04-05 09:39
Smoga saja menjadi kenyataan. Amin
Reply
 
 
# Mery Candragiana_Honorer Gunung Sugih 2012-04-05 09:49
ikut senang dg apresiasi pucuk Pimpinan ttg kesejahteraan para Hakim...mmmm...pengen juga anak honor di beri perhatian seperti beliau-beliau...

doa kami selalu buat pak Dirjen..sukses sll dan sehat sll....pak Dirjen sangat perhatian.... :-)
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-04-05 09:56
Terima kasih atas informasinya ini pak Dirjen. Jazakallah atas nasehat-nasehat bernas ini Bapak terutama “Wa ‘asa an takrohu syaian fahua khoirullakum, wa’asa an tuhibbu syaian fahua syarrullakum”.
Mudah-mudahan warga Peradilan mendapatkan Rezki halalan Tahyyiban wa Mubarakah. Amin !!!!!
Reply
 
 
# koidin pa Lewoleba NTT 2012-04-05 10:00
Bismillah itu sudah dan sll kami lakukan dan kami yakin Alloh tidak tuli tidak buta.... pasti diijabah... amin berarti sudah ada aksi reaksi sekalipun aksi itu tidah berupa mogok sidang.... gerakanlah mereka untuk kepastian baik buat kami semua amin.
Reply
 
 
# Mangudin PA Krui 2012-04-05 10:04
Harap-harap cemas, berharap kareana daftar kebutuhan anak-anak kuliah tidak bisa diabaikan, kebutuhan minimal dapur sudah mulai merangkak dipasaran, transportasi dan kebutuhan-kebutuhan lain sdah menghadang didepan mata yg harus dipenuhi, wajar yg dipanggil yg mulia punya harapan. Cemas wajar yg diharapkan sdh lama tidak kunjung datang. Smg kefakiran tidak mengurangi Integritas seorang Hakim. Iyyakana'budu wa Iyyakansta'in.Syukran Pak Dirjen atas upayanya.
Reply
 
 
# Atifaturrahmaniyah 2012-04-05 10:07
Ketika kita menginginkan penghasilan dan fasilitas yang lebih baik tentunya harus dibarengi juga dengan kinerja yang lebih baik dan itu semua tentu harus dengan usaha, YTH para pimpinan kita sudah berusaha sekuat tenaga dan Insya Allah sudah berproses,tentu saja prosesnya tidak mudah, tunggu aja sambil berdoa karena senjata orang muslim adalah do'a dan ketika Allah berkehendak pasti endingnya manis dan berkah ketika itu tiba rasa syukur yang dalam harus kita ucapkan; Amiiin Semoga segera terwujud.
Reply
 
 
# pitirramli PA.Jambi 2012-04-05 10:09
Saya sangat tidak setuju ,kalau hakim mogok, karena itu bukan solusi yang strategis, tapi malahan menambah turun kemuliaan yang dimiliki seorang hakim, yang penting kita kerja dengan tulus dan ikhlas, Insya Allah yang diatas pasti melihat, kalau yang diatas sudah berkehendak ,semua pasti terjadi. Aminnnnn
Reply
 
 
# nasir luwuk 2012-04-05 10:11
semoga cepat terwujud apa yang ditunggu-tunggu.
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-04-05 10:15
Tulisan Pak Dirjen ini substansinya sama pula dengan Tulisan Suara Pembaca terbaru 'Sudah Saatnya Tim IT di Pengadilan Disejahterakan' Oleh: Hermansyah, yaitu sama-sama 'PENINGKATAN KESEJAHTERAAN'.

Kalau di Suara pembaca, khusus peningkatan kesejahteraan bagi Tim/pengelola IT yang kebanyakan dari Honorer, di Tulisan Pojok Pak dirjen ini keseluruhan aparat Peradilan tentu juga para HONORERNYA ya Pak ?

Semoga para HONORER di pengadilan juga meningkat kesejahteraannya berbarengan dengan meningkatnya kesejahteraan aparat PNS Peradilan. Amin !!!!!
Semangat terus buat TIM IT dan para HONORER
Reply
 
 
# Soleh-PA Manna 2012-04-05 10:15
usaha dan ikhtiyar harus dilakukan tetapi harapan tetap harus kita gantungkan kepada Allah SWT, Dialah yang menggerakkan hati2 manusia. Bekerja secara profesional,berintegritas,bertanggung jawab adalah bagian usaha2 yg harus kita jalankan.. semoga harapan akan ksejahteraan menjadi terealisasi. kita dukung usaha pimpinan MA dan jajarannya...
Reply
 
 
# MROISAR PAKDR 2012-04-05 10:18
Oraet labora, sebuah semboyan klasik tapi benar adanya. Sejak lama kita telah benahi diri dengan berbagai usaha perobahan dan orang lain telah melihat dan memberikan penilaian sendiri hasilnya.Sudah saatnya doa kita yg telah lama kita panjatkan kehadirat Alloh SWT itu akan sgr dikabulkan. Amin ya ROBBAL 'ALAMIIN.
Reply
 
 
# tina.PA.Palu 2012-04-05 10:22
Kayaknya memang perlu ada perbaikan nasib bukan hy Hakim tp semua elemen di Peradilan khususnya di bag. kepaniteraan. kok tunjangan struktural lebih gede dibanding di Kepaniteraan. Padahal kerja kami tdk mudah. melayani pencari keadilan. Ya....Allah berikan kami rezki yg baraqah. Untuk pa' Dirjen trims atas dukungannya.
Reply
 
 
# Rahmani - PA.kotamobagu 2012-04-05 10:29
sy sangat salut pemikiran/wacana kenaikan gaji/pendapatan hakim dan aparat peradilan.
bahkan menurut sy, apabila pemerintah belum menaikkan gaji hakim hususnya dalam waktu yg relatif tidk terlalu lama , sy anggap pemerintah telah mengeniaya sekolompok wargax,hakim, mengapa krn pemerintah tidak memberikan hakx yg wajar,sedangkan warga kelomok lain sudah diberi hakx secara wajar misalx, pns, polri dan lainnya. Namun demikian sy jg tidak senang kalau nantinya pemberian pemerintah itu berupa perbaikan gaji hakim tidak dibarengi dg peningkatan pelayanan publik.
Reply
 
 
# Miftah Faridi, PA Maumere 2012-04-05 10:30
tulisan pak dirjen paling tidak, sudah menjadi penyejuk di hati kami. semoga perjuangan kita dapat terwujud, kesejahteraan Hakim dan seluruh pegawai tentunya. terima kasih utk Bapak
Reply
 
 
# sunter 2012-04-05 10:31
:cry: :sad: :-) :lol: :D
Reply
 
 
# #Mahalli - WK PA Tilamuta 2012-04-05 10:31
mudah-mudahan keprihatinan cepat berlalu, habis gelap terbitlah terang.
Reply
 
 
# darmansyah hasibuan 2012-04-05 10:43
I Love You pak Dirjen......
Reply
 
 
# Syahid PA Cianjur 2012-04-05 10:47
Mudah-mudahan kali ini peningkatan kesejahteraan Hakim dan aparat peradilan lainnya bukan hanya sekedar wacana, karena kita hidup bukan di alam wacana tapi di alam realita, selamat kepada pak Dirjen dan unsur pimpinan Mahkamah Agung lainnya yang sedang berjuang merealisasikan harapan semua warha Peradilan semoga Allah merestui usaha kita. Aaamin .
Reply
 
 
# lilik muliana WK PA Probolinggo 2012-04-05 10:51
Semoga do'a kita selama ini diijabahi Allah SWT dan menjadikan warga peradilan hususnya para hakimnya lbh profisional,visioner dan berintegritas, membawa kedamaian, keamanan bagi bangsa Indonesia.
Reply
 
 
# Insyafli PTA Pekanbaru 2012-04-05 10:54
Kesejahteraan meningkat adalah sebagai imbalan dari peningkatan kinerja agar membawa berkah. Congratulation to Pak Dirjen atas upaya dan dukungannya untuk meningkatkan kesejateraan Hakim Indonesia.
Reply
 
 
# H. Burhanudin Ali, PA Garut 2012-04-05 10:58
Dunia sangat menunjang semangat seseorang dalam melakukan apapun, gambaran surga bagi seseorang fenomenanya secara tidak langsung adalah kecenderungan sikap dan sifat manusia yang cenderung adanya pahala dan upah yang setimpal dengan pekerjaan, demikian pula hakim sangat wajar jika menuntut kenaikan gaji dan tunjangan karena ia adalah manusia yang jelas mempunyai kecenderungan duniawi dengan realita kehidupan yang dihadapi yang semakin berat dan kompetitif, semoga jeritan tersebut yang selama ini hanya disampaikan kepada Tuhan, bisa pula didengar dan dikabulkan dalam dunia nyata ini. aamiin
Reply
 
 
# ahmad adib pa.yogya 2012-04-05 11:04
alhamdulillah, terima kasih pak dirjen
Reply
 
 
# it pa malang 2012-04-05 11:11
Alhamdulillah 'kami' disebutkan oleh PTA Semarang :P
Salut untuk Pak Dirjen yang terus menerus memberikan wacana bagi kita semua. Dimana peningkatan kesejahteraan harus selalu diiringi oleh peningkatan kualitas kinerja dan perubahan pola pikir menyongsong kemajuan lembaga peradilan. BRAVO BADILAG
Reply
 
 
# abu syamuel 2012-04-05 11:16
kita mgharapkan terus, keinginan kita selalu berakibat baik pula...semoga kita tidak selalu mngeksploitasi ayat di atas, karena kalau demikian pemahaman kita terhadap ayat, maka telah nyata di peradilan agama kita memang selalu dibuat tidak senang (disikas/didzolimi) dulu, baru disampaikan ayat di atas, baru pada akhirnya dibikin senang...naudzu billah min zalik ..."Islam tidak mengajarkan demikian"..
Reply
 
 
# Ahmad Firdaus, Yogya 2012-04-09 09:10
Mohon maaf Pak Abu, Kalau saya memahami, terkadang keinginan tidak berarti kebutuhan, pada saat bersamaan: 'Baik'-nya menurut kita sudah pasti lebih baik menurut Allah. Belum diberi 100% sekarang juga pasti ada hikmahnya. Misalnya, ada peningkatan kinerja yg ruarrr biasa di MA semenjak beberapa tahun terakhir, disclaimer menjadi WDP, dll. Insya Allah, Pak. Islam mengajarkan: "ballighu 'anni walaw ayah"..
Reply
 
 
# Asni Falah PTA BDL 2012-04-05 11:19
Kami sangat terharu dan bangga dengan Bapak Drs. H. Wahyu Widiana, MA sebagai dirjen Badilag menguraikan kronologis perjuangan nasib kesejahteraan hakim dan aparat MARI secara runtut dan enak dibaca, tidak menggurui, tidak menghakimi, tidak memelas, tetapi pasti menuntut kepada semua pihak untuk bekerja secara proporsional pada bidangnya masing-masing.

Penghasilan dan kesejahteraan yang lebih baik merupakan buah perjuangan itu, apabila belum didapat merupakan kebahagiaan yang tertunda. Mari kita semua berdoa agar pimpinan MARI benar-benar diberikan kekuatan lahir batin agar dapat melaksanakan tugasnya sehingga kita aparat di bawahnya akan mendapatkan keberkahan dari hasil kerja keras itu. Insya Allah hari esok mentari bersinar lebih cerah dari hari sekarang. Juga para PEJABAT (PRESIDEN, MENKEU, MENPAN)Pemutus NASIB GAJI dan KESEJAHTERAAN HAKIM & APARAT MARI diberikan keluasan hati, mata dan telinga sehingga bisal melihat transparansi tulisan Dirjen Badilag ini. Amiin.
Reply
 
 
# Acep.. 2012-04-05 11:33
ikhtiar mesti berjalan bersama do'a, jd do'a saja tidak cukup... :-)
Reply
 
 
# Faizal. PA.Jambi 2012-04-05 11:19
yang penting kita telah berbuat dan bekerja sesuai TUPOKSI kita soal yang satu itu kita serahkan kepada yang maha kuasa, lebih cepat lebih bagus, amin....
Reply
 
 
# Abu Hazm Xanda 2012-04-05 11:20
"Kaada al-Fakru Ayyakuuna al-Kufra" "Kefakiran dapat menyebabkan Kekufuran". Bukankah kesejahteraan hakim yg minim itu kefakiran karena tdk berbanding lurus dg"living Cost" hari ini?. Dan Bukankah keterlenaan atau keterjerembaban hakim yang masih berani menerima "sogok" akibat kefakiran adalah bentuk "Kekufuran" ?. oleh karena itu, apa yg dilakukan pimpinan MA termasuk Ditjen Badilag (Pak Dirjen) harus qt apresiasi dan dukung penuh baik secara moril maupun do'a,krn gerak dan langkah bapak2 di MA dan Ditjen Badilag (pak Dirjen) adalah dalam rangka "mengkikis habis kefakiran untuk menghilangkan kekufuran" secara hirarki dan elegan. Terima Kasih pak Dirjen atas upaya dan usahanya untuk meningkatkan kesejahteraan kami, semoga membuahkan hasil yg mashlahat, dan semoga Allah SWT mencatat-Nya sebagai amal shaleh. Amiin. Tks. Salam Perjuangan.
Reply
 
 
# Drs.HAM HSB,MH PA Sidikalang 2012-04-05 11:23
MUDAH-MUDAHAN DOA KITA DIIJABAH OLEH ALLAH DAN DIKABULKAN OLEH PAK SBY, KITA HARUS YAKIN BAHWA KITA PUNYA RENCANA TETAPI ALLAH SWT YANG MENENTUKAN. 2 APRIL BAPAK SEKJEN MARI YANG BARU JUGA TELAH MENYAMPAIKAN UPAYANYA YANG KUAT MENDORONG TERCIPTANYA HARAPAN KITA ITU, SEMOGA DENGAN KERJA KERAS KITA MEMBENAHI OPERADILAN INI, DISUSUL PULA DENGAN KESEJAHTERAAN YANG MEMADAI, AMIN YRA.
Reply
 
 
# Yang Ariani,Padangsidimpuan 2012-04-05 11:23
Terima kasih Pak Dirjen, kata-kata Bapak sangat menyejukkan hati, terutama bagi kami yg berjauhan yg harus mengisi dua dapur spy tetap berasap, smg keprihatinan ini cepat berlalu...aamiin
Reply
 
 
# Faizal. PA.Jambi 2012-04-05 11:27
yang penting kita telah berbuat dan bekerja soal yang satu itu kita serahkan kepada Allah Swt, lebih cepat lebih bagus
Reply
 
 
# Eshmaal Fakhirah 2012-04-05 11:30
Smoga kesejahteraan yang layak bagi para hakim sgera terwujud.
seiring usaha kami untuk benar2 bisa memberikan keadilan dan pelayanan yang prima.
Reply
 
 
# M. RIDWAN PTA BANTEN 2012-04-05 11:32
MUDAH-MUDAHAN PAK DIRJEN CEPAT TEREALISIR SESUI HARAPAN KITA SEMUA DAN SESUAIPULA DENGAN HARAPAN PARA ANGGOTA DPR RI KOMISI III
Reply
 
 
# Eshmaal Fakhirah 2012-04-05 11:33
Smoga kesejahteraan yang layak bagi para hakim segera terwujud, seiring usaha kami untuk benar2 bisa memberikan keadilan dan pelayanan prima.
Reply
 
 
# Hadi, Said. Mahsyar IDI 2012-04-05 11:34
trima kasih bnyak Pak Dirjen,, bravo pak wahyu widiana :D !!

mari kita bersatu empat peradilan memperjuangkan kesejahteraan hakim dan pegawai MA, :)
Reply
 
 
# Nadimah PA.Bkl 2012-04-05 11:34
Mudah-mudahan do'a kita selama ini di ijabah Allah SWT, sudah cukup lama kita berdo'a, mungkin sudah saatnya do'akita dikabulkan. amin
Reply
 
 
# Radika - PA Sumber 2012-04-05 11:41
Pimpinan MA disana berusaha untuk menyejahterakan hakim beserta aparat peradilan, mari kita yang didaerah mendoakan semoga dapat terealisasi. Maju terus Mahkamah Agung.
Reply
 
 
# Pelmizar PTA Pekanbaru 2012-04-05 11:43
Semoga harapan ini segera menjadi kenyataan.Kita tidak ingin menodai harapan ini dengan kegiatan yang macam-macam seperti demo, mogok sidang dll, yang nantinya akan memperburuk citra kita dimata orang-orang yang memang selalu mencari-cari kelemahan dan kekurangan lembaga yang kita cintai ini
Reply
 
 
# Diana Evrina PA Pematangsiantar 2012-04-05 11:45
Harapan semakin nyata.. Kalau sudah pak Dirjen angkat suara dan ikut menyuarakan aspirasi bersama, rasanya ada titik terang yang semakin besar bagi warga peradilan demi terwujudnya peningkatan kesejahteraan hakim dan aparat peradilan lainnya. Mudah2an pemerintah segera merealisasikan harapan baik itu. Semoga.. Barakallah, Pak Dirjen..
Reply
 
 
# SARU PA SBY 2012-04-05 11:50
SEMOGA APA YAG DIINGINKAN OLEH PARA HAKIM CEPAT TEREALISIR DAN HATI ORG-ORG YANG MEMBUAT KEBIJAKAN AGAR SEGERA TERBUKA.. MAKA WUJUDNYA AKAN ADA SESUAI DEGN KEHENDAK ILAHI.. AMIEN
Reply
 
 
# chazimmaksalina@rocketmail.com 2012-04-05 11:53
amiiin, Pak Dirjen
Reply
 
 
# moehammad mujib 2012-04-05 11:55
Terimaksih Pak..semoga sukses.fr.Kediricity
Reply
 
 
# eni.pa bdg 2012-04-05 11:58
wah tulisan di pojok pak Dirjen pelipur lara bagi kami trimasih atas usaha dan perjuangan Pak Dirjen dan pimpinan ma lain serta apresiasi terhadap teman2 yang yg telah memperjuangkan peningkatkan kesejahteraan hakim, semoga berhasil. amin...
Reply
 
 
# Arifin Muhammad Al Alaby, PA Mempawah 2012-04-05 12:03
Alhamdulillah, oprang seperti Dirjen inilah sangat ditunggu-tunggu oleh kami-kami yang sedang berada di daerah, yang mengerti betapa kesulitan yang dialami oleh orang yang di bawahnya.

Terimakasih Pak Dirjen, semoga Allah memberikan terbaik untuk kita semua. Amiiin
Reply
 
 
# Al Fitri - PA Tanjungpandan 2012-04-05 12:03
Saya sangat respek dengan kegigihan pak Dirjen juga ikut prihatin dan berjuang demi kesejahteraan hakim, sesungguhnya apa yg dipkiran pak dirjen itulah sesungguhnya bagaimana tidak terhormat orang yang mulia di depan sidang jika dipanggil,namun kenyataanya jauh panggang dari api, apalagi kami-kami yang ditempatkan di daerah kepulaun kebutuhan pokok serba mahal, jauh dari anak dan istri, dan jika pulang kampung menengok anak istri harus naik pesawat sehingga gaji dan remon hanya habis dijalan.Oleh karena saatnya petingi2 di MA lbih giat untuk memperjuangan nasib2 hakim tingkat pertama, semoga perjuangan pak dirjen diridhai Allah SWT. :D
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Waka PA Kangean 2012-04-05 12:07
SENADA DENGAN HIMBAUAN PAK DIRJEN, KATA ORANG BIJAK DALAM BAHASA ARAB MENGATAKAN" :" QIWAAMUDUNYA BIARBA'ATI(WAFI RIWAAYATIN BIKHOMSATI ) ASYA A 1)BIILMIL 'ULAMA ,2)BI'ADLIL HUKAMA WAL UMARA,3) BI SYAKOWATIL AGHNIYAA ,4)BIAMANATI ATTUJJAR DAN 5) BIDA'WATIL FUQOROO, LALU KENAPA HAKIM BELUM SEJAHTERA ? JAWABNYA BELUM ADA "KEADILAN" ANGGARAN YANG BERLAKU DI INDONESIA, ANTARA KEKUASAAN EKSEKUTIF, LEGISLATIF DAN YUDIKATIF; KEKUASAAN YUDIDATIF MASIH BELUM INDEPENDEN ? YA , TERUTAMA DALAM BIDANG PENENTUAN ANGGARAN, FINANSIAL, DAN BAHKAN PERSONAL. INIKAH SUMBER BENCANANYA ? HEMAT SAYA YA , KITA MASIH BELUM INEPENDENT DAN TERJAJAH OLEH KEKUASAAN LAINNYA. JIKA HAL INI TERUS BERLANJUT ! KATA SHOHIBUL MAQOL " SAYA'TI ZAMANUN 'ALA UMMATI WAHUM YAFIFIRRUNA MINAL HUKAMAA WAL ULAMAA, FAYABTALIYAHUMU ALLOHU BI TSALASATI BALIYYAT DIANTARANYA YURFA'U MIN KASBIHIM BAROKATAHUM ......., HAKADZA , SEMOGA PERJUANGAN MENSEJAHTERAKAN " WAKIL TUHAN " SEMAKIN NYARING DAN DI DENGAR TUHAN, ALLOH YME 'AZZA WAJALLA AMIN
Reply
 
 
# Korik A. PA Kuala Tungkal 2012-04-05 12:10
Tulisan ini sdh lama kami tunggu2, terimakasih banyak Pak Dirjen d Petinggi MA atas apresiasi d usahanya utk mensejahterakan hakim d aparat peradilan,namun hrs lebih gigih upaya tsb, kami doakan spya cepat terealisasi d menjadi amal jariyah utk pak dirjen d semua yg memperjuangkan kesejahteraan ini. amiin.
Reply
 
 
# kimansania@yahoo.com 2012-04-05 12:31
a very entertaining nice writing...
Reply
 
 
# Syaifuddin PA Stabat 2012-04-05 12:36
Kita sangat berterima kasih atas upaya Pimpinan kita untuk memmikirkan kesejahteraan kita dan kita juga harus menjaga harapan pimpinan kita untuk tetap melaksanakan yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Reply
 
 
# Tarsi PA.Pelaihari. 2012-04-05 12:51
Kenaikan gaji hakim sudah lama ditunggu, tinggal kemauan pemerintah, sepertinya pemerintah ragu dan takut dikritisi oleh LSM dan pihak-pihak yang tidak bersimpati pada lembaga peradilan. Karena itu perjuangan tidak boleh berhenti dan jalan terus. Kita juga tidak boleh merendahkan martabat hakim yang terhormat, manakala pihak pemerintah belum juga mau mendengar suara Tuhan dimuka bumi.
Reply
 
 
# Alamsyah PA Sengeti 2012-04-05 12:55
Jika konstitusi telah menyebut indonesia adalah negara hukum, maka seluruh elemen bangsa harusnya mendukung penegakaan hukum dan menjunjung wibawa aparat penegak hukum.

Ironis rasanya, nasib hakim di samping menjaga kehormatannya sebagai hakim, ia juga harus hidup dalam himpitan ekonomi. Di samping memberi keadilan, hakim masih harus berfikir keras apakah gaji yang terima cukup untuk makan isteri dan anak, belum lagi gimana sekolah anak nanti. Maka tidak ayal, banyak hakim yang mencari pekerjaan halal lain semata demi mempertahankan kelangsungan hidup dan tanggung jawab keluarga, meskipun itu terkadang dinilai tidak etis.
Reply
 
 
# Tahrir-PA.Kebumen 2012-04-05 12:56
Kadang keberhasilan kita dalam menggapai sesuatu, berkat doa orang lain----bukan atas berkat doa kita sendiri----, mudah2an dengan semakin banyaknya orang "pihak" yang ikut mendoakan perbaikan penghasilan Hakim, hal itu akan semakin sepat terealisir. Apalagi Bapak kita---Dirjen---telah memaparkan di hadapan beliau2 yang terhormat di Dewan. Syukron Pak Dirjen.
Reply
 
 
# umi-pajb 2012-04-05 12:59
Terima Kasih Pak Dirjen
Reply
 
 
# azuardi paplg 2012-04-05 13:02
Andai kesejahteraan yang diharapkan oleh 7000 hakim dan keluarganya itu terwujud. Sungguh besar pahala yang bapak dapatkan. Dimata kita semua bapak adalah pimpinan yang amanah dan sekaligus pejuang di instansi yang kita cintai ini. Nama mu akan mengukir sejarah dunia peradilan. Terimakasih untuk Pak Dirjen
Reply
 
 
# Hakim PA Sengeti 2012-04-05 13:05
Aamiin, semoga doa kita bersama didengar dan diijabah oleh Allah SWT. Allahumma baarik fi 'umrina wa rizkqina.
Reply
 
 
# Zulkifli 2012-04-05 13:07
aaaaaaaaaaamiiin
Reply
 
 
# Zulkifli 2012-04-05 13:08
aaaaaaaaamiiin
Reply
 
 
# D.ABDULLAH/KPA CIREBON 2012-04-05 13:13
Mudah-mudahan para hakim di Indonesia telah menterapkan IYYAKA NA'BUDU WA IYYAKA NASTA'IN-
Reply
 
 
# MAME SADAFAL - PA SIDOARJO 2012-04-05 13:13
Apresiasi Pak Dirjen terhadap kesejahteraan para hakim dan aparat pengadilan sangat berarti bagi seluruh warga pengadilan. Kesejahteraaan tersebut merupakan stimulan untuk meningkatkan integritas dan professionalisme pekerjaan dalam rangka pelayanan publik dan reformasi peradilan untuk meraih peradilan yang agung. Pojok pak dirjen yang optimis tentang suasana kondusif adanya kenaikan penghasilan ini dari Komisi III DPR, pers, dan MA, semoga upaya ini segera berhasil.
Reply
 
 
# M Abduh AR. 2012-04-05 13:13
Alhamdulillah, Pak Dirjen telah ikut bicara tentang gaji sudah 4 tahun tdk naik dan tunjangan hakim yg selama 11 tahun tidak naik. Saya kira imi juga karena ada aksi para hakim daerah yang menyuarakannya melalui media. Semoga realisasinya dalam waktu yang dekat ini, sebelum anak-anak para hakim memasuki tahun ajaran baru,karena akan membantu biaya hidup dan biaya sekolah/kuliah anak-anaknya. Salut kepada Pak Dirjen dan salut kepada kawan-kawan hakim yang menyuarakan tuntutan kesejahteraan hakim melalui media. Insya Allah hal ini menjadi amal sholeh, Amin..!
Reply
 
 
# itna- PA.Gng Sugih 2012-04-05 13:16
Semoga apa yang menjadi harapan bagi semua pegawai di lingkungan MA, tidak hanya Hakim, dapat ditingkatkan kesejahteraannya, insyaallah akan dibarengi dg Kinerja yg baik, prilaku yg mampu menjadi tauladan dan intelektualitas yg membanggakan....Trimakasih pak Dirjen :-) :-)
Reply
 
 
# Rusliansyah - Nunukan 2012-04-05 13:23
JIKA SAJA IMAN SUDAH BERPALING DARI HATI SANUBARI PARA WAKIL TUHAN, MAKA NERAKA PUN SUDAH KEPENUHAN MENERIMA KEHADIRANNYA KELAK.
Semoga kesejahteraan hakim dan seluruh pegawai pengadilan dapat segera terwujud agar sejarah peradilan di Indonesia tidak tercoreng. Aaaaamiiiinnnnn!!!!!!!!!!!!
Reply
 
 
# Syekh Sanusi PA-Jakbar 2012-04-05 13:33
Aamiin ...Pak Dirjen. Wah kayanya klu meminta apa saja di Negri ini hars demo dulu. Alhmdulilah baru gemanya saja hkim mo demo langit sdh mulai bergetar....Artinya Klu Sby sampai tdk peduli rencana hakim mo demo, berati "Sumun bukmun umyun fahum la yarjiun...(LA YA'QILUN), sawaun alaihim aanzartahum am lam tunzirhum fahum la yubsirun"..(la ya fqohun).
Reply
 
 
# Paskinar Said PTA Jypr 2012-04-05 13:45
:lol: Waktu saya membuka Internet biasanya yang saya buka telebih dahulu web. badilag.net, mencari informasi baru apa yang disajikan oleh badilag.net. Masya Allah air mata saya berlinang, terharu apa yang ditulis oleh Pak Dirjen yang menyajikan tentang pertemuan beliau dengan Komisi III DPR RI dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) mewakili Sekretaris Mahkamah Agung RI. Al hamdulillah ada perhatian bersar rupanya dari Anggota DPR terhadap nasib para Hakim Indonesia yang berjumlah lebih kurang 7000 orang. Dan banyak lagi pihak lain yang peduli dengan nasib Hakim seperti yang disiarkan MetroTV. Kawan-kawan Hakim semua jelas sekarang bahwa kita tidak sendirian berjuang dalam memperbaiki nasib kita, mudah-mudahan perjuangan dari Bapak-bapak kita dipusat berhasil dengan baik dan kesejahteraan Hakim Indonesia kedepan lebih baik lagi. Terima kasih banyak Pak Dirjen atas perjuangan bapak diKomisi III DPR RI, 28 Maret lalu
Reply
 
 
# syafruddin PA P. Kerinci 2012-04-05 13:47
Salut atas dukungan pak Dirjen badilag bagi kenaikan kesejahteraan hakim. bapak telah memulai,,,kita menunggu para petinggi mahkamah agung memberikan dukungan serupa,,,semoga segala ihktiar mengantarkan kita kepada cita-cita mulia.amin
Reply
 
 
# Harmen-Pa.Kab. Limapuluh Kota di Tanjung Pati 2012-04-05 13:55
Kita pikir selama ini Hakim/aparat peradilan dilaparkan, padahal dalam ajaran agama kita hakim tidak boleh memutus perkara dalam keadaan lapar sehingga ketukan palu kurang terdengar,kalau Hakim dibuat dalam keadaan lapar, maka pikirannya macam-macam, agar pikiran Hakim/aparat peradilan jangan macam-macam, maka Hakim/aparat peradilan harus dikenyangkan, mudah-mudahan dalam keadaan heboh seperti ini, ada rasa kesetiakawanan sosial dari pihak yang terkait. amiin yaa Allah Amiin.
Reply
 
 
# Alimuddin M.Mataram 2012-04-05 13:58
Sambil berdoa, pegangan kami selama 5 s/d 11 tahun ini sehingga kami bisa tetap bekerja dengan baik adalah ... WA 'ASAA AN TUHIBBUU SYAIAN WA HUWA SYARRUN LAKUM'dan 'DI BALIK SEMUA KEJADIAN ADA HIKMAH YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA'. Karena adalah di luar logika sehat jika semua PNS gajinya dinaikkan tiap tahun, sementara hakim yang katanya PEJABAT NEGARA diterlantarkan...
Reply
 
 
# suhartono 2012-04-05 13:58
it's very kind of you Sir...thanks for your trouble, i'll remember it forever :-)
Reply
 
 
# Mawardi Lingga Wk PA Sidikalang 2012-04-05 13:58
Terima kasih atas nasehat pak Dirjen, tapi kalau dipikir-pikir sungguh ironi di negara kita ini pilarnya ada 3 Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif, nasib Eksekutif dan Legislatif berhasil diberikan tetapi yudikatif ditelantarkan karena tidak ada wakilnya di DPR, mungkin untuk yg akan datang perlu juga dilakukan sebangsa terapi kejut agar pemerintah sadar.
Reply
 
 
# Paskinar Said PTA Jypr 2012-04-05 14:02
:lol: Sekiranya terujud apa yang diceritakan Pak Dirjen, kesejahteraan Hakim meningkat kita semua patut bersyukur kepada Sang Khaliq Pencipta Alam Semesta (Allah SWT) yaitu dengan jalan lebih mendekatkan diri kita kepada-NYA. Mentaati apa yang diperintahkan-NYA dan menjauhkan diri kita dari segala apa yang dilarang-NYA. Menjaga kebersihan diri kita dari kekotoran tipudaya dunia. Semoga dengan kesucian diri kita nikamat yang kita terima mendapat berkah dari-NYA. AMIN
Reply
 
 
# hendriansyah PA Bengkulu 2012-04-05 14:08
Amiin 3x terimakasih pak Dirjen, mudah-mudahan apa yang kita harapkan akan segera terwujud, sehingga para hakim dan seluruh aparat peradilan akan semakin profesioanal
Reply
 
 
# Away 2012-04-05 14:10
Semoga segala perjuangan Pimpinan MA dan Semua Pihak Terkait dalam menaikkan kesejahteraan Hakim dan Aparatur Pengadilan diberi jalan kemudahan dan berhasil, Amin Ya Rabbal Alamin. Syukran Kasira Bpk Dirjen Yang kami banggakan.
Reply
 
 
# M.Iqbal PTA B.Lampuung 2012-04-05 14:14
Sangt tepat bila Pemerintah beriktikad baik meningktkan Kesejhteraan HAKIM dan Pegawai Peradilan. Keprihatinan atas kesejahteraan yg minim bahkan dihadapkn dg medan tugas yg sangat jauh dan sulit transportasi/daerah terpencil, kiranya ada tunjangan tersendiri HAKIM Pejabat Teknis Peradilan didaerah terpencil tsb. Sehingga ada Keadilan Administratif, sbg bagian yg tak terpisahkan dari Keadilan Distributif terhadap Aparatur Yudikatif.
Reply
 
 
# Muh. Irfan Husaeni/PA Painan 2012-04-05 14:17
Tulisan Pak Dirjen sangat mencerahkan dan mendamaikan, I love You Pak Dirjen
Reply
 
 
# Lazuarman PA Mannam 2012-04-05 14:19
Kalimat pak Dijen yang sangat menyentuh nurani saya adalah "Saya yakin upaya kita semua akan berhasil. Namun tetap, kita perlu selalu tawakkal kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita diberi yang terbaik di mata Allah dan diberi keberkahan oleh Allah. Kalaupun upaya kita belum berhasil, mudah-mudahan ada hal yang lebih baik yang tersembunyi, yang hanya Allah-lah yang mengetahuinya."
Terima kasih ya Allah atas bimbinganMU kepada kami, semoga Engkau berikan yang terbaik buat kami..amin..
Reply
 
 
# Zulkiram, MS.Kota Banda Aceh 2012-04-05 14:20
Assalamu`alaikum. Firman Allah SWT ' Siapa yang bersyukur nikmat Allah akan ditambah, siapa yang kufur azab Allah sangat pedih (Al-Qur`an)'. Gaji pokok PNS benar telah beberapa kali naik, akan tetapi alangkah arif juga apabila kita sebentar saja melihat daftar gaji manual yang kita tandatangani setiap bulan, setelah itu bandingkan berapa gaji pokok seorang PNS Jabatan non hakim golongan ruang IV.a (misalnya) dengan seorang PNS Jabatan Hakim dengan golongan ruang yang sama plus masa kerja yang sama, bandingkan juga berapa jumlah tunjangan jabatannya, terus tidak salah juga dengan membanding-bandingkan beban pekerjaannya, maka menurut saya jalur aman adalah terus mensyukuri atas rezki yang Allah berikan dan dengan niat kerja adalah ibadah. Memang bagi saya (kami) yang PNS jabatan non hakim memperlakukan adagium " al-ikhtiaru wajibon = setelah capek berikhitiar tetapi tidak ada hasil ..ya .. buka .. BON .. di kasir atau bendahara atau ditoko, dsb. Wassalam.
Reply
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya 2012-04-05 14:25
Terima kasih Pak Dirjen, terima kasih .... jawaban ini yang kami perlukan, cerita perjuangan ini yang perlu kami dengar, dan baru kita sadar, bahwa memang dinegeri ini masih ada yang dianak tirikan, karena itu, kita berdo'a, kalau bisa kita serukan berdo'a secara berjama'ah dalam satu wilayah PTA, atau apalah di hari jum'at atau hari libur, supaya pemerintah terketuk hatinya untuk melihat nasib wakil tuhan di muka bumi ini yang telah terdzolimi, semoga Allah mengampuni pemerintah, dan membukakan mata hatiaanya. Amiin. Nuhun Pak Dirjen, ngartos-ngartos ayeuna mah. Semoga pak dirjen jadi hakim agung, dan nanti pasti milih pak direjen jadi KMA. karena perjuangannya. Amiin.
Reply
 
 
# Afkar, PA. Sawahlunto 2012-04-05 14:39
semoga menjadi nyata tidak hanya gaji hakim yang jadi perhatian tapi jajaran kepaniteraan dan aparat peradilan lainnya perlu ditingkatkan kearah yang lebih baik guna menjaga keseimbangan dan kelancaran dalam menjalankan tugas-tugas peradilan......!!!!!!!??????????
Reply
 
 
# Jaris-PA Labuha 2012-04-05 14:48
Terimakasih atas support yg diberikan oleh Pak Dirjen, Semoga setelah semua ikhtiar yg kita lakukan, Allah SWT akan menunjukan mana yang terbaik untuk kita semua., amiinn..
Reply
 
 
# askonsri PA.Koto Baru 2012-04-05 14:52
Terima kasih pak Dirjen atas perhatianya terhadap nasib para hakim di daerah semoga apa yang telah pak Dirjen sampaikan di Komisi III DPR RI akan di jadikan perhatian oleh pihak pemerintah !! dengan dukungan oleh Komisi III DPR RI semoga akan cepat terwujud.. !
Reply
 
 
# ERESWE 2012-04-05 15:05
NYAMAN DAN SEJUK KISAH PAK DIRJEN YANG TELAH MEMAPARKAN GAJI HAKIM,KITA BERHARAP BAPAK PRESIDEN KITA MEMBACA TULISAN PAK DIRJEN TERSEBUT DAN TERKETUK HATINYA. TERIMA KASIH PAK DIRJEN.
Reply
 
 
# Idia PA Jambi 2012-04-05 15:12
Setuju sekali..! Selain usaha dan do'a dari diri kita sendiri, do'a dari berbagai pihak, sagatlah berperan..Oleh sebeb itu, mari kita laksanakan tugas kita dengan sebaik-baiknya dan jangan sekali-kali menzalimi masyarakat, agar mereka tidak mendoakan keburukan bagi kita ... Terimakasih Pak Dirjen, semoga Allah mengabulkan usaha dan pinta kita ....
Reply
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2012-04-05 15:15
Sambil menunggu boarding di Bandara Soeta di Cengkareng, saya coba membuka Badilag.net, rupanya ada berita yang sangat menarik. Namun untuk sementara saya "No Comment" tentang hal tsb, karena sekecil apapun harapan bila tidak terpenuhi tentu akan membuat kita kecewa. Sesungguhnya hanya tinggal menunggu 'NAWAITUNYA PEMERINTAH" saja, karena sudah nyata di depan mata. Semoga hidayah menyertai steakholder. Agaknya perlu didukung dengan mengirimkan shalawat atas Nabi minimal 32x supaya diberi syafaat. Amin!!!
Reply
 
 
# akangjajangs/PA.Tnk 2012-04-05 15:26
Terima kasih Yth Bpk Dirjen, paparan Bpk telah menyejukan hati kami. Meningkatkan kinerja dan integritas adalah upaya kita, sambil berdo'a semoga pemimpin negeri ini dibukakan hati dan pikirannya. Amiin.
Reply
 
 
# endang m, pta mataram 2012-04-05 15:34
aaamiiin, mudah2an akan terealisir dlm waktu dekat.....
Reply
 
 
# Sahril, PA Binjai 2012-04-05 15:47
Terimakasih pak Dirjen teruslah berjuang bersama petinggi MA, mudah-mudahan dengan adanya dukungan dari berbagai pihak mempercepat perjuangan tersebut, kami selalu berdo'a dan berharap ...
Reply
 
 
# riswan pa maninjau 2012-04-05 15:47
Terima kasih pak dirjen, inilah yang yg ditunggu -tunggu teman - teman hakim dan warga peradilan lainnya suara pimpinan yang merespon keinginan serta apa yang diperjuangkan teman2 hakim dg cara - cara yang bijak dan terhormat, cuma kita berharap semoga apa yg dikemukan anggota dewan tersebut ...mudah2an jangaan hanya sebagai wacana dan atau untuk meredam apa yg diperjuang tersebut, kita butuh bukti , kalau hanya sekedar wacana rasanya kita sudah sering kali diberi angin surga....namun kita td pernah merasakannya.....sekali ..lagi dg tulisan ...Bapak pintu harapan yg inplementatif ..benar ada didepan mata..amin...ya ..mujibussailin.!!
Reply
 
 
# Agusti/MS.Kutacane 2012-04-05 16:04
semoga saja janji2 manis anggota dewan yg trhormat tdk hanya sebatas "lip service" sj sbb selama ini mrk sdh sngat jelas mengetahuiny namun "pura2 tidak tahu"......
slam hormat dan terima kasih kami kpd segala perhatian, upaya, pengorbanan dan perjuangan para pimpinan MA terkhusus bpk Dirjend dlm memperjuangkan kesejahteraan aparat peradilan.....semoga para hakim2 yg dberi label mulia oleh masyarakat dapt menjalankn amanahnya semakin baik dan berkualitas tanpa dibayang2i lg oleh kondisi "perut yg lapar".....Aminn.....
Reply
 
 
# aha 2012-04-05 16:13
Amin.... semoga gaji hakim cepat naik, sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja lebih biak lagi....... Juga aparat lain yang membantu hakim, tingkatkan lagi tunjangannya......... supaya kompak gitu...
Reply
 
 
# tasyacamila 2012-04-05 16:15
selaras dengn munajt qt ktka hr brnjk siang... ktk prmhn diutrkn... jdkn kami org yg snntiasa brposisi tngn di atas/ tuk mmbri..bkn jd orng sll posisi tng di bawh/yg diberi...insya alloh itu adalh knytan...jk..yg bpk dn rkn2 kt prjuangkn.. dikblkn Alloh, SWT, smg
Reply
 
 
# Hermanto 2012-04-05 16:15
Mudah2an upaya meningkatkan kesejahteraan Hakim berhasil, namun dibarengi dengan peningkatan keprofesionalan hakim itu sendiri dalam berbagai hal. "wise" sekali kata2 yang dipetik Pak Dirjen dalam menyikapi dan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan para Hakim..
Reply
 
 
# Saefudin T - Arga Makmur 2012-04-05 16:25
Amin Pak Dirjen sembari kami berdoa : Allahummakfini bikhalalika 'an haramik wa aghnini bifadlika 'an man siwaka, Ya Allah cukupilah aku dengan rizkiMU yang halal, hindarkanlah aku dari harta yang Engkau haramkan, serta cukupkanlah aku hanya meminta kepadaMU dari meminta yang selainMU.
Reply
 
 
# mumun banjarbaru 2012-04-05 17:07
masih ada secerca harapan setelah membaca pojok pak Dirjen, mudahan harapan itu akan tiba........... sehingga ketenangan dan keberkahan itu bisa dinikmati oleh para hakim.
Reply
 
 
# bnana abdul mannan.mtp 2012-04-05 18:24
Sudah sepantasnya qt berterima kasih kpd Komisi III DPR yg "getol" menyuarakan peningkatan kesejahteraan hakim. Pemerintah seolah-olah lupa bhw penegakan hukum itu cuma pemberantasan korupsi, sehingga hanya hakim 'tipikor' yg disejahterakan. Padahal, tentu tdk demikian, masih lebih luas bidang2 lainnya dalam upaya penegakan hukum tsb. Semoga dg terus-menerus didesak dan dibantu media2 nasional, tidak banyak lagi hal2 yg perlu dipertimbangkan oleh Pak Presiden dalam memutuskan peningkatan kesejahteraan hakim. Ingat, bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai para wakil Tuhan di muka bumi. That's so.
Wassalam
Reply
 
 
# daswir tanju ng 2012-04-05 18:33
coba Pemerintah dan DPR berfikir dengan hati nurani, kepada Hakim dituntut untuk bekerja maksimal, menyelesaikan perkara besar di Republik ini, diberi rambu- rambu yang sangat ketat, sedikit saja menyimpan langsung pecat, dibalik itu sudah hampir lima tahun tidak pernah diperhatikan kesejahteraannya, bahkan gaji yang diteriama sudah dimakan oleh inflasi, disamping itu apabila sedikit perbaikan Hakim diminta sumbangan bermacam - macam, apakah ikahi atau PTWP, sumbaangan dari Hakim tetap yang paling tinggi, sekarang dalam Undang undang adalah Pejabat negara, tapi belum pernah menerima tunjangan selaku Pejabat Negara, dimasukkan selaku PNS, gaji PNS naik, Hakim tidak pernah ikutt naik.pada hal kebaikan Negara tergantung kepada penegakan hukum, kalau masalah hukum tidak lagi prioritas di Negara ini. apa yang akan terjadi Allah yang tahu, melalui tulisan kami mohon kepada Pemerintah dengan keluhan hati nurani hakim.
Reply
 
 
# iing sihabudin PA SBR 2012-04-05 19:30
Terima kasih pak Dirjen atas suportnya. semoga yang kita harapkan dapat terkabul, amien.
Reply
 
 
# Mohammad H.Daud PA.Negara Kalsel 2012-04-05 20:11
Semoga perjuangan ini berhasil, amiin.
Reply
 
 
# muslim-PA Kotobaru 2012-04-05 21:39
Hendaknya kita menoleh ke negara tetangga Malaysia, bagaimana kerajaan memberi gaji yang pantas bagi hakimnya. Di Malaysia, gaji hakim mahkamah syariah untuk nol tahun sebesar RM. 2.986, atau Rp. 9.853.800,-. Gaji hakim 12 tahun mencapai RM 6.800 atau 20.400.000,-. Ketua Mahkamah Syariah mencapai RM. 15.000,- atau Rp. 49.500.000,-. Itupun masih sedikit bila dibanding dengan hakim negeri mencapai RP. 30.000, atau Rp. 99.000.000,-. semoga harapan kita dan harapan pak dirjen kiranya terkabul.
Reply
 
 
# Awam 2012-04-10 08:28
Angka-angka yang menarik. Hanya lebih relevan kalau diperbandingkan dengan tingkat gaji PNS atau UMR pekerja di sana, biaya hidup, dll. Biar pemerintah tidak tambah bingung.
Reply
 
 
# Tamim PA Linggau 2012-04-05 22:02
Alhamdulillah sekarang penghasilan kami sudah diketahui/dibicarakan banyak orang, mudah2an PENGUSA DINEGERI INI tidak hanya mendengar keluhan dan jeritan para hakim tetapi segera meujudkannya, Amim
Reply
 
 
# Pahruddin Ritonga-PA. Gunungsitoli-Pulau Nias 2012-04-05 22:58
Diplomasi, lobi, dan negosiasi sangat diperlukan untuk keberhasilan cita-cita mulia meningkatkan kesejahteraan Hakim dan aparat pengadilan,Ketua MARI Bapak DR.H.M HATTA ALI SH., MH pada saat pelantikan juga berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan aparat pengadilan, KY juga sangat meresfon dengan positif, DPR RI pun dapat memahami rendahnya kesejahteraan Hakim dan aparat Pengadilan, klimaksnya kini para Hakim akan berenca mogok sidang secara nasional, untuk memecah kebuntuan birokrasi yang selama ini tidak pernah terpecahkan untuk menembus batas birokrasi yang rumit dan sulit. Mahkamah Agung RI harus bergerak cepat meresfons permasalahan ini, mudah2an dapat dikabulkan sebelum Hakim dan aparat pengadilan berdemo mogok sidang, dapat dibayangkan jika Hakim mogok sidang, maka sidang tidak jalan, sehingga penegakan hukum menjadi macet, akhirnya kepentingan para pihak pencari keadilan terganggu, saatnya memberikan bukti bukan janji. Terima kasih atas dukungannya Pak. Dirjen Badilag MARI, Selamat berjuang, semoga berhasil. Amin.
Reply
 
 
# daswir tanju ng pta bdg 2012-04-06 08:01
sudah sepantasnya Hakim itu diperhatikan kesejahteraannya, sudah hampir lima tahun tidak pernah lagi ada perbaikan gaji, miskipun PNS tetap ada kenaikan, sekarang gaji yang diterima sudah ditelan oleh inflasi, kalau dihitung selama 5 tahun sudah kehilangan dari 30 % gaji, setiap ada sumbangan dari oraganisasi, apakah itu IKAHI, PTWP dan sumbangan lainnya, Hakim pasti selalu potongan yang terbesar, organisasi sendiri selama 5 tahun ini tidak pernah memperjuangkan nasib Hakim, sekarang kepada pundak Hakim dibebankan tugas yang sangat berat terutama memberantas korupsi yang sudah mewabah di negara ini, hampir setiap aspek kehidupan, uang negara itu dikorup, apabila masalahnya sudah sampai sama Hakim, Hakim sering dihadapkan kepada memakan buah simalakama, apabila Hakim memandang kasus itu tidak cukup bukti dan tidak mempunyai keyakinan yang kuat, oleh Hakim terdakwa tidak pantas untuk dihukum, oleh Hakim dibebas, bagi Hakim tersebut langsung dipojokkan, dituduh macam- macam, tidak jarang diperiksa oleh Komisi Yudisial bahkan oleh MA, sebaliknya kalau Hakim menghukum berat, Hakim itu sendiri itu tidak pernah diberikan penghargaan. sekarang mari kita berfikir objektif, apabila kita menghendaki para Hakim bekerja maksimal, coba diperhatikan kesejahteraan,diberikan gaji yang memadai, dan diberikan pasilitas memadai, berupa rumah dinas, kendaraan, keamanan dan keselamatan diri dan keluarganya, apabila hal ini sudah terpenuhi , berapapun berat tugas, ketatnya aturan yang harus dipatuhi oleh Hakim, tidak masalah, jangan seperti sekarang, Hakim dihendaki seperti seorang Malaikat, tidak boleh berbuat ini dan itunya, tapi dibiarkan dia dan keluarganya dalam kesengsaraan, alangkah teganya nian berbuat demikian, demikian rintihan hati seorang Hakim.
Reply
 
 
# M.Yamin/PA. GTLO 2012-04-06 09:19
Simpati dan empati selalu menjadi substansi/materi inti pada setiap tulisan pak Dirjen (termasuk pada "Pojok Pak Dirjen"), Semoga tulisan "sang motivator yang inovatif" ini menjadi nafas baru untuk menghasilkan kekuatan baru dalam mengangkat kembali kepala para wakil Tuhan yang lama tertunduk lemas. Syukron Pak Dirjen-ku.
Reply
 
 
# hulaesi_pta_banten 2012-04-06 09:42
Terima kasih pak dirjen, semoga perjuangan bapak dan petinggi MA lainnya berhasil, amiiin....!
Reply
 
 
# KAMALI Singarajapa 2012-04-06 13:41
Hidup ini adalah perjuangan, barang siapa berjuang (MENOLONG AGAMA ALLAH) niscaya Allah akan menolongnya dan barang siapa (termasuk kita semua) berjuang menegakkan kebenaran, insya Allah balasan (kesejahteraan) kita semua akan Allah berikan kepada kita juga.
"DAN YANG HARUS KITA INGAT, BAHWA ALLAH SWT. ITU memberi sesuai dengan KEBUTUHAN HAMBANYA dan tidak sekali-kali Allah memberikan sesuai permintaan kita.
Syukron wal'afwu minnaa.
Reply
 
 
# Asmidar PA Muara ungo 2012-04-06 19:02
Syukron Pak Dirjen, semoga tahun 2012 ini membawa keberkahan bagi Para Hakim bi iznillah, Amiin.
Reply
 
 
# ahid Lampung 2012-04-06 21:01
Hampir semuanya pemberi komentar setuju dengan kenaikan penghasilan YM para hakim bahkan masih ada yang setuju untuk mogok. Menurut saya walaupun saya bukan hakim, upaya memperjuangkan kenaikan penghasilan hakim dengan demo bukan jalan keluar yang baik, kasihan masyarakat jika hal itu dilakukan, masih ada cara-cara elegan dan bijak yang lain yang apat dilakukan misalnya dalam forum yang dilakukan oleh pak Dirjen kita. Mari bekerja dengan baik sambil berdo'a kepada Allah.
Reply
 
 
# Yulia Asih-Spt 2012-04-07 09:05
Perjuangan dalam menuntut hak, terkadang banyak aral melintang. Apa yang terjadi hari ini itulah yang Alloh ridloi.
Reply
 
 
# Toyeb, PA Poso 2012-04-07 09:28
Tunggu apa lagi pak sudah waktunya, kami doakan semoga di masa kepemimpinan bapak, nama bapak dikenang oleh khususnya hakim PA seindonesia. amin
Reply
 
 
# YULISURYAD. PA.ME 2012-04-07 10:59
Gaji hakim sudah saatnya naik, dan tunjangan Panitera Pengganti yang mendapingi hakim bersidang seyogyanya juga naik. Insya Allah semoga Tuhan mengabulkanya.
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MSy.Aceh 2012-04-07 17:35
Berita pada Pojok Pak Dirjen, sangat menerik hati dan dapat menggembirakan hati yang lagi harap-harap cemas. Kami harapkan kepada Pengurus IKAHI pusat tetap berjuang untuk meningkatkan kesejahtraan Hakim dan Anggota Ipaspi, agar kesejahtraan dapat merata di dunia peradilan, amin.
Reply
 
 
# Ridhuan Santoso MS.Aceh 2012-04-07 20:45
Semoga apa yang diharapkan oleh anggota IKAHI dapat segera terwujud, amin.
Reply
 
 
# Syamsulbahri PA Mks 2012-04-07 21:34
Amien... Allahumma barik lana fi marazaqtana waqina azaban naar... Amien....Amien...Amien...
Reply
 
 
# #muhammad jam, pa.tmk 2012-04-07 21:50
..Pertama-tama Terima kasih Pa'Dirjen juga Mahkamah Agung beserta jajarannya dan Khusus Komisisi III DPR RI. Inilah Pojok Pa'Dirjen yang paling Menarik, saya baca sampai 5X,dan semoga Bapak Presiden kita bersedia meluangkan waktu untuk membaca walau hanya sepintas saja, saya yakin Beliau akan meneteskan air mata, dikarena betapa hina dan sengsara manusia (baca HAKIM)yang disapa YANG MULIA.Orang bijak berkata Lebih baik tiada RAJA dari pada HAKIM BINASA, jangan2 Singapur maju karena GAJI HAKIM ratusan juta dan Negeri ini SONTOLOYO karena YANG MULIA ada yang keringatnya perbulan hanya dibandrol 1,9 juta.Saya yakin Pemimpin Negeri pasti takkan bisa menjawab kalau ditanyakan " Kenapa Tangan2 Tuhan Dibumi Negerimu begitu HINA..?" dan semoga semua keinginan PARA HAKIM & WARGA PERADILAN PADA UMUMNYA terlaksana, sebelum MOSINAS ( baca Mogok Sidang Nasional )bener2 dilakukan.
Reply
 
 
# kang ujang ti kawali 2012-04-07 22:59
Kita juga harus percaya: "Tilka al-ayyam nudawiluha baina al-naas". Sekarang dan entah berapa lama ke depan, kesejahteraan hakim berada pada titik nadzir. Semoga dalam waktu yang tiada lama, bergerak ke titik kulminasi. Kami berharap semua komponen anak bangsa berpatokan pada kaidah: AL-UJROTU BI QADRIL MASYAQOH. Jika hakim itu secara juridis berada pada posisi sebagai PEJABAT NEGARA maka sejahterakanlah hakim itu sesuai dengan MAQOMNYA. SEMOGA, I hope its reality.
Reply
 
 
# Sisva Yetti / PTA mtr . 2012-04-08 05:21
Kami di daerah sll berdoa smg upaya n langkah2 yang ditempuh oleh Pak Dirjen bersama para Pimpinan MA utk kejahteraan hakim n aparat peradilan lainnya yg telah direspon oleh bpk2 di Komisi III DPR , sgra mndapat respon positif dr pihak eksekutif ,selanjutnya cepat realisasinya , kami para hakim sngat2 mengharapkan n sll menunggu .trims.
Reply
 
 
# Azizah Ali, PA TALU 2012-04-08 07:57
perjuangan kita terus berlanjut..
berkah Pak Dirjen, kami selalu mendukungmu..
garda depan kami berjuang di daerah ataupun ibukota..
Reply
 
 
# Firdaus, Ms-Meulaboh 2012-04-08 11:51
Alhamdulillah,,,terima kasih Pak Dirjen, smoga pihak terkait memahami akan semua itu...
Reply
 
 
# basirun PA. Paniai-PAPUA 2012-04-09 07:29
coment paling ramai
Reply
 
 
# sutikno-PA donggala 2012-04-09 07:34
mdh2n segera cair, mari kita tunjukkan kinerja kita,bhw kita layak mendapat penghasilan sesuai proporsi kita, semangaaaaaaaat....
Reply
 
 
# mudzakkir - tebuireng - jombang 2012-04-09 07:44
sering kita merasa jadi hamba yang madhlum (terdhalimi), sehingga pada posisi yang demikian merasa do'a kita mudah dikabulkan Allah, sebagai orang beragama semestinya kita lebih dahulu tawakkal dan sabar dengan senantiasa berdo'a agar kehidupan akan lebih baik, insya Allah jika kita telah melakukan upaya ini, kita tidak akan larut dengan uforia sesaat yang bisa jadi menyesatkan, biarlah Allah yang akan menghakimi pemimpin-pemimpin yang dhalim, kita songsong perbaikan kesejahteraan kita dengan senantiasa bersyukur kepada Allah sehingga apa yang kita peroleh mabruk bagi diri sendiri dan orang banyak, wallahu a'lam
Reply
 
 
# Tatang Std PA Smrda 2012-04-09 07:49
Perjuangan utk meningkatkan kesejahteraan adalah suatu yg mulia dan agung dan tentunya tidak mengorbankan kepentingan publik. InsyaAllah Allah swt. memberikan jalan kemudahan utk merealisasikannya semua harapan dan impian kita utk hidup layak dan sejahtera. Amin
Reply
 
 
# dannyboyz_bdlg 2012-04-09 08:22
Amin.....Anggaran bagi peningkatan kesejahteraan hakim dan pegawai peradilan MA yang disetujui DPR sebesar Rp 405,1 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2012 yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, baru-baru ini. Mudah2an dapat digunakan secara tepat guna dan sasaran, krn sekalipun anggaran tersebut bertujuan baik untuk kesejahteraan kita bersama. Pengawasan penggunaan anggaran secara internal itu sangat perlu dilakukan, krn untuk mengantisipasi terjadinya pemborosan/ kesalahan2 dalam perhitungan oleh pejabat2 yang berwenang.. ;-)
Reply
 
 
# Usman S PA Watansoppeng 2012-04-09 08:22
terima kasih atas kunjungan Pak Dirjen ke PTA Makassar untuk memberikan arahan dan menyemangati aparat Peradilan Agama agar semakin bergairah dalam melaksanakan tugas-tugasnya, dengan demikian berkah dari Allah akan turun untuk kesejahteraan kita semua amin.
Reply
 
 
# m.kahfi PA Klaten 2012-04-09 08:35
memang hanya mereka yg sungguh-sungguyh sajalah yang akhirnya mendapatkan apa-apa yang dimimpikannya
Reply
 
 
# Muissalam Pagia 2012-04-09 08:47
Semoga Allah meredhoi dan mengabulkan hara-
pan dan do'a kita Amin Yaa Rabbal 'Alamiin.
Reply
 
 
# Jasman, PA. Kabanjahe 2012-04-09 08:48
Mudah-mudahan masalah ini dapat ditanggapi oleh Pemerintah dan dapat mencarikan solusinya, agar para Hakim dan Aparat Pengadilan fokus dalam melaksanakan tugas-tugas yang telah diamanahkan oleh Undang-Undang kepadanya. Amin.
Reply
 
 
# Marzuqi. PTA.Bjm 2012-04-09 09:00
Salut buaat Pak Dirjen, Hakim/hakim tinggi masih banyak yang pakai motor kekantor, ngontrak rumah yang kurang layak,bahkan ada garasi dibuat untuk tempat tidur, meskipun UU menyebut hakim sebagai pejabat negara. ironis memang, Tapi Insya Alloh tetap melaksanakan tugas dengan baik dan benar. Wassalam, perjuangan belum berakhir.
Reply
 
 
# M. Agus Sofwan Hadi 2012-04-09 09:06
Kepada Pak Dirjen, sadar apa tidak, kita berdoa mohon rizki sudah ada dalam solat, ketika duduk antara dua sujud, kita sudah mohon kepada Allah ampunan, kecukupan, rizki, sehat, pangkat/jabatan. Apa yang kurang?
Reply
 
 
# KAMALI mBlitar 2012-04-09 20:59
:lol: Iya juga ya pak Agus...... apalagi ketika kita-kita rajin berdo'a seusai Sholat Dhuha.
Sykron wal'afwu Minnaa.
Reply
 
 
# Ahmad, PA MTR 2012-04-09 09:14
semoga tahun 2012 ini apa yang kita harapkan bersama tersebut menjadi kenyataan,aminnnn, yang tentu saja untuk seluruh aparatur Peradilan...
Reply
 
 
# sugiri-sukabumi 2012-04-09 09:22
mari berhitung matematik,,,, KMA menyatakan bahwa penambahan 405,, M bukan untuk kesejahteraan hakim,,, lalu kalau ada perbaikan kesejahteraan hakim tahun ini dari mana dananya,, sebaiknya kita tidak berfikir ke sana, yang penting inilah saatnya yang tepat untuk memperbaiki keadaan...
Reply
 
 
# s.yanto.tn.PTA-Kendari 2012-04-09 09:25
Angin puting beliung menyambar dimana-mana membawa berita ttg kenaikan remunerasi 70% menjadi 100%, hakim menjadi pejabat negara dg mendpt TPN-nya, sms setiap saat memenuhi layar HP dimana insan peradilan berada. Namun kesemua itu hanya berita angin dan sms yg tdk ada wujudnya. Pertemuan P.Dirjen dg Komisi III DPR RI suatu berita yg sangat dan sangat menggembirakan, bagaikan mendung yg sudah bergelanyut di atas sana tinggal menunggu kapan hujan akan turun. Mudah-mu dahan tdk ada angin yg membawa mendung hingga hujan tdk jadi turun. Alhamdulillah wa syukrulillah mdh2an Allah meredloi apa yg diusulkan DPR unt peningkatan dan kesejahteraan hakim dpt terwujud. Amin.
Reply
 
 
# umi-pajb 2012-04-09 09:32
Rencana ALLAH SWT pasti indah pada waktunya. Bekerja saja dgn baik serahkan semua kepada yang empunya Rizki, ALLAH SWT
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-04-09 09:38
semoga menjadi kenyataan.
Reply
 
 
# umi-pajb 2012-04-09 09:38
Kami di Kepaniteraan sangat sedih kami dan teman-teman adalah fungsional, namun kenaikan pangkat kami banyak terhenti di gol. III/d dan IV/a kalau kami berijazah S 2. Rezki itu tdk hanya berupa penambahan gaji, namun melingkupi kenaikan pangkat yg tdk terhalang seperti teman fungsional kita lainnya, yakni para guru
Reply
 
 
# shonhaji-jakbar 2012-04-09 09:43
makasih pak Dirjen atas perjuangannya, akhirnya didengar juga gerakan hakim mengggugat pemerintah melalui fb, memang kadang2 perjuanagn itu harus dilakukan secara teranga-terangan (sohoroohah)
Reply
 
 
# bs. PA.Maninjau 2012-04-09 09:44
Perjuangan utk meningkatkan kesejahteraan adalah suatu yg mulia dan agung dan tentunya tidak mengorbankan kepentingan publik. InsyaAllah Allah swt. memberikan jalan kemudahan utk merealisasikannya semua harapan dan impian kita utk hidup layak dan sejahtera. Amin
Reply
Reply
 
 
# thompul BDLG 2012-04-09 09:59
rencana Allah indah.....? tanpa usaha dan upaya apa sdh cukup...........? :zzz :zzz :zzz :zzz
Reply
 
 
# M.Ghofar Rasmin- PA.SGU 2012-04-09 10:27
Hidup di dunia fana ini, mesti dibarengi ikhtiar riil yang maksimal dan tidak cukup hanya dengan do'a. Trimks Pak Dirjen supportnya, semoga usaha-usaha Pak Dirjen, Pimpinan MA dan usaha kita semua dalam meperbaiki nasib hakim segera terwujud, amin.
Reply
 
 
# muhadi- PA. Maumere 2012-04-09 10:29
kami sangat mendukung smg dpt terealisasi dengan cepat....
Reply
 
 
# PA Tabanan 2012-04-09 10:56
saya jadi rundu sama gus Dur. terbukti memang jangkauan pemikiran beliau selalu beberapa langkah melebihi yang lain. (contoh: ide tunjangan pejabat yang ditolak rame rame waktu itu)
Reply
 
 
# Mansur Muda Nst PTA Bkl 2012-04-09 11:06
Betul pak sudah sangat mendesak, karena tunjangan hakim terakhir naik dimasa Presi den GUSDUR tahun 2001 begitujuga gaji hakim sdh 4 thn tdk naik padahal gaji PNS setiap thn naik,gelar sbg Pejabat Negara tapi penggajian dan fasilitas tdk sgb pe jabat negara, memang kita tdk boleh putus asa fdan harus selalu berdo'a,semoga.
Reply
 
 
# fadli x-ANDA 2012-04-09 11:15
:lol: kenapa gak sejak dulu, baru sekarang...iya deh matur suwun.. :-)
Reply
 
 
# Hamba Allah 2012-04-09 11:19
Kerja itu harus ikhlas.. Semuanya jika dikerjakan dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah semata pasti akan diberikan balasan yang lebih baik oleh Allah SWT...
Reply
 
 
# shalahuddin X-ANDA 2012-04-09 11:20
:lol: akhirnya terbuka juga segalanya.. brafo, buat teman-teman hakim yang sedang memperjuangkan kesejahteraan hakim, semoga Alloh memudahkan para wakil NYa....memang klo bukan kita yang memperjuangkan, siapa lagi..?
Reply
 
 
# Iskandar Raja BADILAG 2012-04-09 11:23
Kami setuju Hakim harus ditinggkatkan kesejahteraannya sebagai wakil Tuhan dimuka bumi Indonesia dan pemutus atau menetapkan keadilan bagi perncari keadilan serta tanggung jawab dunia akhirat,dibandingkan dengan bagian administrasi (struktural)
Reply
 
 
# Dadang Karim, PA Sumber 2012-04-09 11:36
Amin ya robbal alamin......Terima kasih Pak Dirjen an Pimpinan Mahkamah Agung yang telah RDP dengan Komisi III. Semoga pemerintah bisa mendengar dan dapat merealisasikannya dalam waku yang tidak terlalu lama...... Kita dukung kawan-kawan yang berjuang dalam agenda ini.
Reply
 
 
# ike wh_PA Smi 2012-04-09 11:56
Alhamdulillah akhirnya pak Dirjen angkat bicara juga tentang gaji dan kesejahteraan para hakim dan selama ini, pak dirjen terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para hakim semua itu harus dibarengin juga usaha para Hakim untuk benar2 bisa memberikan keadilan dan pelayanan prima kepada para pencari keadilan ... Semoga do'a kita selama ini diijabahi Allah SWT...Amiin
Reply
 
 
# LAHATI-PTA MALUT 2012-04-09 12:11
SAYA JUGA SANGAT SETUJU KALAU GAJI DAN TUNJANGAN HAKIM DINAIKKAN DAN JUGA PASILTAS LAINNYA DAN JIKA MASIH MEMUNGKINKAN YA PEJABAT LAIN POKOKNYA JAJARAN MAHKAMAH AGUNG RI, KAMI CUMAN BERDOA SAJA SEMOGA SECEPATNYA SEMUANYA DIREALISASIKAN OLEH PEMERINTAH.
Reply
 
 
# Mulawarman, Yogyakarta 2012-04-09 13:42
Kuncinya sama Presiden
Reply
 
 
# asep saefudin pa kab kediri 2012-04-09 13:43
ALLOHUMMA INNAA NAS-ALUKA MUUJIBAATI ROMATIKA WA 'AZAA-IMA MAGFIROTIKA WALGIIMATA MING KULLI BIRRIN WASSALAAMATA MINGKULLI ITSMIN,ALLOHUMMA LAA TADA'LANAA DZAMBAN ILLAA GOFARTAH WALAA HAMMAN ILLAA FARROJTAH WALAA 'AIBAN ILLAA SATARTAH WALAA HAAJATAN HIYA LAKA RIHLON ILLAA QODHOITAH, YAA ALLOH, HAADZAA DU'AA-UNA WANIDAA-UNAA FASTAJIB LANAA DU'AA-ANAA WASMA' FIIHI NIDAA-ANAA DA'WAAHUM FIIHAA SUBHAANAKALLOHUMMA WATAHIYYATUHUM FIIHAA SALAAM WA AAKHIRU DA'WAAHUN ANILHAMDU LILLAAHI ROBBIL'AALAMIIN, AAMIIN 3X YAA MUJIIBADDA'AWAATI WAYAA QOODHIYALHAAJAATI.
Reply
 
 
# A. Rajab Kamea PTA Mtr 2012-04-09 13:52
Dg dukungan doa kami di akar rumput Smoga perjuangan para pitinggi kita semuax sgr terwujud,sebab tdk ada lagi alasan bagi pmerintah(eksekutif)utk tdk merealisir,DPR khan sdh lama menyetujuix, tunggu apalagi? mosok hrs ganti rezim dulu baru ada realisasix??? kalo gitu apa kata dunia
Reply
 
 
# Mawardi Lingga/PA Sidikalang 2012-04-09 14:07
Mudah-mudahan usaha keras dari para petinggi MA-RI segera dikabulkan hendaknya karena yang kita minta adalah untuk memenuhi isi UU saja, Undang-undang sudah mengamanatkan demikian tetapi kenapa pihak pemerintah masih enggan melakukannya, janganlah karena nila setitik menjadi rusak susu sebelanga, gara-gara ada segelintir oknum hakim/panitera/jurusita yg nakal akhirnya orang yg baik2 menjadi korban. Semogalah ....
Reply
 
 
# Rafiuddin Badilag 2012-04-09 16:17
semangat dan perjuangan pak Dirjen perlu kita teladani dan menjadi motivasi bagi kemajuan peradilan agama dimasa-masa mendatang amien .....
Reply
 
 
# Syafri Amrul PA Bengkulu 2012-04-09 16:37
Allah maha tahu kapan waktu yang tepat memmberikan nikamat/karunia kepada hambanya, dengan perjuangan sekian lama oleh pimpinan MA dan dukungan semua jajarannya, termasuk pihak luar dari legislatif dan masyarakat, mudah-mudahan waktu yang tepat itu sudah saatnya, tentu sangat mudah bagi Allah membukakan pintu hati penentu kebijakan untuk mensejahterakan hakim dan aparat peradilan, Amin !
Reply
 
 
# Mukhidin-PA Batang 2012-04-09 17:42
Semoga Kesejahteraan Hakim dan Aparat Pengadilan segera terealisasi dan yang tidak kalah pentingnya adalah penambahan pegawai pengadilan untuk menunjang kinerja yang lebih baik.
Reply
 
 
# @amir MS Meureudu 2012-04-09 20:31
Amiin, semoga bukan penghibur dikala dahaga
Reply
 
 
# @amir MS Meureudu 2012-04-09 20:33
Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin, semoga bukan sekedar penghibur dikala dahaga.
Reply
 
 
# Muh. Zainuri, Wamena 2012-04-10 06:05
Mari kita berdoa bersama-sama kalau perlu dengan istigotsah warga PA, Wallahu ya'lamu maa tasnanguun
Reply
 
 
# Mulyadi Pamili, Gorontalo 2012-04-10 06:15
Kalau Hakim saja yang sudah mendapat penghasilan setiap bulan masih "MENJERIT" karena kebutuhan hidupnya, bagaimana dengan nasib para Pegawai yang Gajinya memang sudah kecil. Ukuran tangungjawab,bukan hanya Hakim yang memiliki tanggungjawab dalam penyelesaian suatu perkara, walaupun Hakim yg memutus, tapi kalau tidak ada bahan data BAP dari Pegawai lain (Panitera), apa yg akan diputus Hakim?.. lalu bagaimana pula Nasib "ORang Miskin" yang selama ini hidupnya lebih kekurangan dari Hakim..? bukankah mereka itu juga anak bangsa?
Reply
 
 
# Drs. H. Zein Ahsan MH 2012-04-10 07:05
Mdh2an yang terbaik menurut Allah yang akan terjadi terhadp yang Mulia para hakim. Sebab Allah akan memberikan sesuatu sesuai dengan kebutuhan makhluknya. bukan yangh sesuai dengan keinginan-Nya. Smg demikian, Amiin yna Allah Ya Rabbal'alamiin.
Reply
 
 
# turimanabdghofur@yahoo.co.id 2012-04-10 07:39
berita yang menggembirakan ini mudah -mudahan bukan hanya angin sorga yang sudah sering kita terima/dengar namun hendaknya jadi kenyataan sehingga perjuangan kita tidak sia-sia amin.
Reply
 
 
# asep saefudin pa kab kediri 2012-04-10 08:18
HAADZAA DU'AA-UNAA FASTAJIB LANA DU'AA-ANAA WASMA' FIIHI NIDAA-ANAA YAA MUJIIBADDA'AWAT WAQOODHIYALHAAJAAT, AAMIIN YAA ROBBAL'AALAMIIN.
Reply
 
 
# R. A. Said 2012-04-10 08:25
Mari kita berdoa semoga pak SBY terbuka mata hatinya untuk mendengar jeritan para hakim tentang kesejahteraannya
Reply
 
 
# rohimah pagrt 2012-04-10 08:27
penjelasan yang menyenangkan selamat berjuang pr pejuang semoga succes dan berkah .trim kasih pk dirjen.
Reply
 
 
# Adli Minfadli Robby 2012-04-10 09:42
Tadi malam saya nonton Talkshow TV One dg para hakim kita dari 3 lingkungan. Danil Sparingga(?)salah satu orang dekat Presiden menyatakan bahwa Presiden sudah mengetahui masalah ini sejak masalah ini mencuat ke publik. Presiden akan mengusahakan yang terbaik untuk menjadikan hakim ini betul-betul terhormat. Kita senanglah. Kita tinggal berdo'a saja mudah2an dalam waktu dekat ada perubahan yang terbaik bagi hakim, aparat lainnya dan bangsa pada umumnya. Amin. Salam Reformasi!.
Reply
 
 
# Supardi PTA Jambi 2012-04-10 09:59
Segala daya dan upaya sudah banyak dilakukan pimpinan MA dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan hakim dan aparat peradilan, namun jangan lupa perjuangan harus disertai doa (kata bang haji), selama Matahari masih terbit disebelah timur dan terbenam disebelah barat kita tidak boleh berputus asa, saya yakin harapan Hari Esok yang lebih baik sudah semakin dekat, orang Wamena bilang "YOGOTAK HUBULUK MOTOK HANOROGO" amin.
Reply
 
 
# Samparaja Nompo PTA.Mksr 2012-04-10 11:07
Saya mendukung dengan do'a semua daya upaya Pak DirJen. semoga berhasil , amin.
Reply
 
 
# saleh T PTA Malut 2012-04-10 12:56
Subhanallah...Insyaallah semoga Allah mengabulkan membalas usaha kita dibalas dengan kesejahteraan yang memadai. Amin...
Reply
 
 
# jeje PA.Tgrs 2012-04-10 13:31
Semoga apa yg kita perjuangkan membuahkan hasil, dengan syarat pimpinan ekeskutif tertinggi menindaklanjuti dan merealisirnya dg segera, lebih cepat lebih baik.
Reply
 
 
# Amirudin Hinelo, PA Tondano 2012-04-10 13:37
Alhamdulillah wasyukrillah, semoga perjuangan Pak Dirjen serta Para Petinggi di MA dan teristimewa para hakim pioner yg berani pasang badan berjuang di Jakarta sudah tentu sangat dihargai dan didukung sepenuhnya, dan nantinya perjuangan ini hasilnya :-) akan berimplikasi pada kesejahteraan seluruh warga peradilan, bukan hanya hakim ansich, Insya Allah, namun pesan Pak Dirjen patut menjadi pegangan, yaitu semoga Rizki kita selalu berkah dan bertambah;
Reply
 
 
# s.abbas 2012-04-10 14:59
semoga ini akan berhasil, orang di lapisan akar rumput sdh. berdo'a berharap, smg.sukses upaya bpk-bpk :. karena kadang gemas mendengar komentar yg tdk sesuai dengan kenyataan dan smg ini tdk hnya gula-gula aspirin yg menenangkan sejenak.
Reply
 
 
# A. Mahfudin PA Rengat 2012-04-10 15:05
Do'a dan terus berdo'a semoga apa yang kita harapkan segera Allah kabulkan amin tapi jangan lupa ibadah ditingkatkan, Shalat berjama'ah didawamkan insya Allah Allah tidak akan pernah tidur dan tidak akan menyia-nyiakan pengabdian kita.
Reply
 
 
# Drs. CECE RUKMANA IBR, SH, MH. WK.PA. Tigaraksa 2012-04-10 15:12
Mudah-mudah Allah swt. mengijabah do'a kita, sehingga para pemangku kebijakan tergerak hatinya untuk meningkatkan kesejahteraan hakim, agar sebutan yang mulia sebanding dengan kemampuan ekonominya, karena ironi sekali padahal sebutan yang mulia, tapi kemampuan tidak ada.
Reply
 
 
# Mawardi Lingga/PA Sidikalang 2012-04-10 15:16
Kami juga mendoakan semoga keluhan para hakim yg mulia segera di acc bapak Presiden menjadi kenyataan karena kata Nabi "Orang yg memudahkan kesulitan saudaranya di dunia niscaya akan dimudahkaan oleh Allah baginya mengatasi kesulitan di akhirat kelak, Allah akan membantu orang yg sudi membantu saudaranya" jadi mudah-mudahan terkabul.
Reply
 
 
# asep dadang pa depok 2012-04-10 18:25
mdh2n upaya mulya ini dpt dengan segera terwujud bukan merupakan dagelan politik...smg
Reply
 
 
# komarudin bgi 2012-04-10 20:42
saya sangat mendukung perjuangan kawan2 hakim di semua lingkungan di bawah MA. Kita boleh gembira tp jangan lupa tugas pokok dan fungsi kita sebagai pelayan masyarakat. maju terus kawan kami dukung. sukses selalu.
Reply
 
 
# LISMAN LUBIS 2012-04-10 22:05
asskum pak, selama ini kok ga' ada ide sabikunalawwalun hakim, apa takut jabatan ya Pak, atau terlalu tinggi tawakkalnya tetapi setelah hakim muda bergerak rupanya semangat orang tua kumat kembali, yg penting mari kita sama2 berdoa tidak bisa menyumbang dana yah kita dukung dengan doa dan jangan mencerca perjuangan hak-hak konstitusi hakim, dan tidak sedikit orang berjuang tak mau mencemooh mau, tapi kalu hasil seolah2olah dia yg paling berjasa amin terima ksih pak dirjen dukungannya
Reply
 
 
# Musmarlin Muslim 2012-04-10 22:53
wahai bapak presiden, hakim juga manusia, olehnya itu manusiakanlah hakim hakim kita sebagaimana layaknya pejabat negara lainnya.. :sad:
Reply
 
 
# kusnadi pasuruan 2012-04-11 07:52
Saya setuju kesejahtraan warga peradilan ditingkatkan semoga berokah, oleh krn itu mari kita bersama bekerja sungguh-sungguh utk pelayanan yang prima dan ikhlas, sehingga rizki kita ditambah oleh Allah SWT
Reply
 
 
# helmy thohir/ pta banten 2012-04-11 09:49
Alhamdulillah...., pas pak wahyu, kami sangat setuju. Makanya kami selain doa yang biasa bapak baca, kami juga mohon diberikan rezeki yang pas-pasan, pas lagi ingin naik gaji, ada bapak yang mau mendukung, semoga dukungannya betul-betul dari hati yang paling dalam, hingga menjadi suatu doa yang mustajabah. sekali lagi terimakasih buat pak wahyu, yang juga dirjen kami.
Reply
 
 
# aan 2012-04-11 14:30
Semoga ...
Reply
 
 
# komarudin bgi 2012-04-11 21:13
doa dan harapan terbaik akan senantiasa menyemangati kwan-kawan dalam setiap usaha dan perjuangan.dan untuk mewujudkannya perlu kesabaran. dan agar tidak kecewa dalam setiap perjuangan pasanglah niat karena allah, karena ibadah semata.usaha yang baik pasti akan menghsilkan yang baik pula.
Reply
 
 
# komarudin bgi 2012-04-11 21:16
doa dan harapan yang terbaik untuk kawan-kawan semua, semoga menghislkan yang terbaik.
Reply
 
 
# Nadiya, PA tabanan 2012-04-12 11:01
:-) Tetap semangat untuk bekerja, berusaha dan berdo'a, Semoga Allah SWT mengabulkanNya. Amin YRA.
Reply
 
 
# Suhadak PA Mataram 2012-04-12 14:38
Itulah kelebihan pak Dirjen Badilag yg belum tentu dimiliki dari sedikit org, Beliau bukan berlatar belakang hakim dan menjelang paripurna, tapi dg getolnya memperjuangkan kenaikan gaji hakim atau bahkan remunerasi yg masih 70%, apa untungnya untuk pribadi beliau, beliau jg pasti tidak berharap jasanya dikenang, beliau biasa2 saja. Tapi amanah sebagai Dirjen sangat dijaga untuk memperjuangkan kesejahteraan umat. Hanya Ridho ilahi itulah tujuan terakhir. Sebagai warga PA,sahabat, kawan,bawahan dst sudah seharusnya kita mendoakan beliau sklg tetap sehat panjang umur, dan diberikan kemudahan dalam sgl urusan dan selalu dimuliakan oleh Alloh swt. saya selalu terharu pak!! kami masih jauh dan belum ada apapanya, tapi ingin meneruskan perjuangan ini semoga---------------
Reply
 
 
# Irwandi, KPA. Ruteng 2012-04-12 15:00
Naif rasanya gaji Hakim lebih rendah dari gaji PNS,untuk itulah sudah sangat mendesak, supaya pemerintah dalam hal ini SBY, betul-betul segara menaikkan gaji dan tunjangan hakim, apalagi saya yang bertugas di daerah pelosok NTT, tidak ada fasilitas rumah dinas,tentunya sangat kekurangan untuk biaya hidup,karena masih menanggung biaya kontrak rumah dll, dimana hati nuranimu Pemerintah dan DPR.
Reply
 
 
# U. Kamil-PA Tangerang 2012-04-12 17:56
MA. dilustrasikan sebagai bapaknya para hakim dan KY sebagai ibunya, semaksimal apapun upaya dilakukan anak/para hakim tanpa restu orangtua/MA,upaya itu kecil kemungkinan membuahkan hasil. Semoga Para penentu kebijakan di MA memiliki kemauan politik yang sama seperti Pa Dirjen kita, pada saat para tokoh nasional dan lembaga terkait sama2 mendukung terhadap perjuangan atas hak2 konstitusioanl hakim yang digerakan oleh hakim2 muda progresif.
Reply
 
 
# Aunur Rofiq, PA-Mimika 2012-04-13 14:44
Semoga segera terwujud, setidaknya kenaikan kesejahteraan tersebut bisa meringankan beban kredit dan pinjaman saya di Bank.
Reply
 
 
# Kosmara 2012-04-14 14:15
mudah-mudahan doa kita semua diijabah oleh Allah Swt dan membawa berkah..Amiennn
Reply
 
 
# maharnis pta jayapura 2012-04-16 06:48
Mudah-mudahan perjuangan untuk menaikkan gaji hakim di ijabah oleh Allah SWT dengancara mengetuk pintu hati pejabat terkait agar segera merealisasikannya amin.
Reply
 
 
# R. A. Said 2012-04-16 08:47
Mari kita doakan agar pak Dirjen tetap sehat wal afiat, agar tidak kekurangan energi untuk terus berjuang. amien
Reply
 
 
# amam PA Kota Madiun 2012-04-16 11:53
langkah kongkrit adalah penentu keberhasilan
Reply
 
 
# siddiki, pa.sby 2012-04-16 14:33
tunjukkan dulu kualitas yg luar biasa, baru minta gaji besar... biar tidak malu-maluin,,,
Reply
 
 
# Drs. H. Muhaimin M.HI ketua PA Metro Lampung 2012-04-17 13:07
amin pak DIRJEN. Mudah-mudahan perjuangan kita berhasil dan do'a kita dikabulkan oleh Allah swt. :lol:
Reply
 
 
# Jamhur MS Sigli 2012-04-17 13:48
Luar biasa banyaknya komentar terhadap pojok Pak Dirjen kali ini, karena pojok kali menyentuh persoalan yang sangat krusial, mudah2an kali ini ada political action dari eksekutif, karena selama ini hanya political will. Amin YRA
Reply
 
 
# maharnis pta jayapura 2012-04-18 06:46
Semoga Allah swt akan men - Ijabah niat dan program yang baik dalam upaya meningkatkan penghasilan para hakim sebagai wakil Tuhan di Dunia dalam waktu tidak terlalu lama. Amin
Reply
 
 
# Izzami PA.Ma-Bulian 2012-04-18 08:38
Pak Dirjen adalah sosok pemimpin yang diharapkan Rosulullah, masih adakah pemimpin yang lainnya mengikuti jejak pak Dirjen......... ? , terimakasih Pak Dirjen atas perjuangannya, semoga semua do'a kita di Ijabah oleh Allah SWT, amin.......
Reply
 
 
# Urip - PA. Probolinggo 2012-04-19 07:45
Terima kasih pak Dirjen atas segala usahanya dan hanya Allah yang akan membalas ketulusan hati bapak Dirjen. Dari paparan bapak Dirjen. point terakhir yang kita sepakat, kita akan lebih senang jika diberi rizki yang banyak dan berkah. Amin
Reply
 
 
# Mr. Life - Probolinggo 2012-04-19 07:55
Tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa Bapak Dirjen adalah figur pemimpin yang ideal yang menjadi harapan orang banyak, low profil, sederhana, tidak sombong, mudah bergaul, dilihat menyenangkan, lebih mementingkan orang banyak dll. Kami hanya berdoa semoga bapak Dirjen selalu dalam bimbingan Allah SWT dan terima kasih atas segala perjuangannya dan semoga akan lahir pempimpin dimasa mendatang seperti bapak Dirjen. Amin
Reply
 
 
# alpian. pa Sorong 2012-04-20 12:30
semua manusia mengharapkan rezki yg banyak, halal dan berkah tidak kecuali seorang hakim sebagai manusia yang seharusnya kita muliakan karena dianggap wakil tuhan, tapi bagaimana kalau tidak diperhatikan kita lihat di zaman ke emasan Islam para pemimpin selalu memuliakan Qadhi atau yang sebut sekarang ini Hakim
Reply
 
 
# hans pa 2012-04-21 18:14
itulah nasib hakim indonesia, bagaikan krakap tumbuh di atas batu,, ke sejahtraannya bos, tambah lagi motasi yang kurang berpihak pada kesejahtraan hakim yang bersangkutan,, dengan pengeluaran yg tidak sesuai pemasukan, biaya tinggi, ada kah yang perduli dengan mulia,,,,
Reply
 
 
# hans pa 2012-04-21 18:18
:lol:
Reply
 
 
# Abdullah PA Merauke 2012-04-22 12:53
Amin, jangan hanya hakimnya aja ya pak Dirjen aparat peradilannya di kepaniteraan dan kesekretariatan jg dinaikkan, kenapa krn jgn justru dlm internal kita sendiri timbul kesenjangan atau diskriminasi kan tidak adil jadinya, penagdilan koqntdk adil, pasti adillah, Amin
Reply
 
 
# Abdullah PA Merauke 2012-04-22 12:59
Aminn tapi jgn hanya hakimnya aja, yg lainnya jg kenapa krn jgn sampai dlm internal kita sendiri terdapat kesenjangan at diskriminasi kan lucu..........., sama rasalah meski tdk sama rata, thks
Reply
 
 
# R.Jannah/PA.Mtp 2012-04-23 08:01
Amien... semoga apa yang kita harapkan menjadi kenyataan
Reply
 
 
# Nama Nur Fajrina 2012-04-23 10:33
Amien, betul itu pak Dirjen, angan hanya gaji hakim yang naik, PP/JSP dan aparat yg yang lainnya juga perlu dinaikkan tunjangannya..
Reply
 
 
# RIDUAN RONIECOPRIN/PA GUNUNG SUGIH 2012-04-23 11:04
Ass.w.w
Terima kasih pak Derjen Badilag, kami didaerah setulusnya apresiasi kebijakan Bapak dlm merubah dan perubahan paradigma lama ttg Peradilan Agama, kini saatnya publik bisa berkata serentak setu :lol:
:lol: ju dengan perubahan penghasilan atau kesejahteraan Hakim SEBAGAI PEJABAT NEGARA,Amien Ya Rabb
Reply
 
 
# Mamat S wkpa pandeglang 2012-04-23 11:08
Memang betul Pak Dirjen, tunjangan dan gaji kita sudah lama sekali tidak naik-naik, lain dengan pegawai yang setiap tahun naik. Bukannya kita mengeluh tapi hanya berharap agar kita juga diperhatikan. Termina kasih atas perjuangannya semoga berhasil.
Reply
 
 
# Rosyid, PA.Nganjuk 2012-04-24 09:23
Selain Tunjangan Hakim dan PNS terus diperjuangkn,,tp jgn lupa dengan kami yg masih Tenaga Honorer yg jg mempunyai beban kerja tidak ringan Tolong jg di perhatikan dan diperjuangkan...
Reply
 
 
# samsul bahri 2012-04-24 11:03
memang gaji cukup sangat penting, tetapi siapkah mental kita, mental menjadi kaya yang selalu bersyukur, mental menjadi pejabat negara yang selalu jujur ?? kalau belum siap, malu... ah !!! gaji banyak .. tapi kerja masih nabrak-nabrak..
Reply
 
 
# Sunardi PA. Jambi 2012-04-24 15:49
Pak Dirjen adalah sosok pimpinan yg sangat diidolakan dimasa sekarang dan yad. Beliau adalah salah satu steakholder yg berorientasi ke STAF (Siddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah), sepeninggal beliau nanti akan munculkah pemimpin demikian..... Terima kasih Pak Dirjen atas semua perjuangannya dalam rangka tuk mewujudkan gaji dan tunjangan Hakim....
Reply
 
 
# maruta 2012-04-25 07:55
semoga sesuai dengan kinerja nya
Reply
 
 
# maruta 2012-04-25 08:25
syukuri apa ayang ada
Reply
 
 
# Abd. Salam, PA. Watansoppeng 2012-04-25 13:39
Khalifah Umar bin Khathab adalah khalifah yang sangat hemat dan hati-hati dalam mengendalikan baitul mal/Kas Negara, tetapi beliau memberi gaji 12 dinar bagi hakim, padahal saat itu perut/kebutuhan keluarga udah kenyang/cukup dengan 1/4 dirham (1 dinar senilai 200 dirham), Hakim layak di gaji tinggi sesuai dengan tanggung jawabnya dunia dan akhirat.
Reply
 
 
# A. Muin MS Aceh 2012-04-25 14:18
Terima kasih kepada pak Dirjen dan kepada semua pihak yang simpati kepada hakim. Allah swt akan membalas kabaikan tersebut. Saya sebagai hakim sering menyembunyikan diri bahwa saya hakim. Sebab jika masyarakat mengetahui bahwa saya hakim, mereka sedih, masa hakim seperti itu nasibnya ko pemerintah tidak memperhatikan (demikian guman mereka) ,sebab rumah ngontrak dengan uang sendiri dan rumah yang di kontrak di bawah standar sederhana bahkan hanya satu kamar dan ke kantor pakai beca bulak balik. Atau nyewa taksi;
Reply
 
 
# Abdul Malik - PA. SoE 2012-04-30 06:39
Sesibuk apapun dalam berikhtiar, ingat jangan tinggalkan Allah, karena DIA-lah pengambil keputusan.
Reply
 
 
# Umar PA Kfn 2012-04-30 07:43
:-) amiennnnn ..... ya ..rabball..allamin.
Reply
 
 
# Mhd Lukman Hakim PA.Mpw 2012-05-04 16:35
kesejahteraan hakim sangat ditunggu realisasinya setelah rekan rekan hakim beraudiensi kepihak terkait sebelum hakim yang lain jatuh Gua korupsi seperti hakim hakim sebelumnya. seprti dalam alqur'an jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. yang wajib menjaga hakim hakim berjatuhan kenerakanya hotel prodeo adalah pemerintah dan pemegang kebijakan untuk mensejahterakan hakim. begitu juga tidak boleh menahan hak hakim yang telah ditetapkan. smoga menjadi orang yang mencegah kemungkaran bukan membiarkan orang berbuat kemungkaran.
Reply
 
 
# ikhwan 2012-05-05 09:28
:eek: ya, menurut saya yang sering beracara dipengadilan yang dinaikkan pendapatan/gaji/tunjangan harus semua warga peradilan dan jika di analisa sebenarnya yang berat tugas dalam proses persidangan adalah panitera oleh karenanya harus lebih adil dan memperhatikan beban kerja. selanjutnya mungkin saya harus bertanya dari sisi mana hakim disebut sebagai pejabat negara seleksinya mudah sekali (gampang)kok rubah dulu seleksinya pak dirjen ikuti proses seleksinya KPK atau komisi yudisial baru cocok disebut pejabat negara....
Reply
 
 
# amin....... 2012-05-07 11:22
amin.....
Reply
 
 
# soleman.soleh 2012-05-07 11:24
mudah2an terkabul. amin..
Reply
 
 
# lily 2012-05-08 11:01
rizki yg banyak dan berkah...setujuuu.... :lol:
Reply
 
 
# Bang mandor 2012-05-08 12:44
saya rasa saat ini gaji hakim saat ini sudah termasuk cukup cuman perlu rasa bersyukurnya ditingkatkan lagi.soalnya.uang itu tidak pernah ada kata cukup.
Reply
 
 
# Bang mandor manokwari 2012-05-08 12:48
jangan cuma hakim nya yang diperhatikan tenaga honorernya juga donk emang hakim bisa kerja klo ngak ada tenaga pendukung
Reply
 
 
# Abdul Muis Tang PA Sengkang 2012-05-14 14:30
Mudah-mudahan dukungan DPR tidak tinggal dukungan, karena DPR kalau membahas masaalah gaji instansi lain terlalu banyak alasannya, tiba gilran membahas kenaikan gaji DPR tinggal ketuk palu saja.
Reply
 
 
# hamsin wamena 2012-05-16 09:35
Banyak org hawatir kalau hakim sejahtera mereka tdk akan ada ladang yang subur, kami diwamena untuk kebutuhan sehari2 minimal 3 juta Rp. sementara gaji bersih 4 juta 2 ratusan, dikurangi dengan ptgan2x sisa 3 juta 8 ratus + remon 2,9 cukup utk hidup diwamena. blm termasuk kebthan keluarga kalau cuti ! dan kalau untuk itu menghabiskan segala2 bgtu masuk kantor lagi mulai lagi dari O padahal cuti itu adlah hak pegawai, silatrhmi adlah sunnah nabi ttp sengsaranya bukan main. dimana kami hrs mengadu, dan siapa yg akn mendegarkan kami....
Reply
 
 
# KAPTEN kediri kab. 2012-05-20 09:24
LEMAH TELES ...............mANUT gUSTI Alloh
Reply
 
 
# dodi somawijaya PA PUTUSSIBAU 2012-05-21 08:25
tinggal ketuk palu aja koq repot !!!!!
apalagi yang harus dipertimbangan wahai anggota dewan yang terhormat
Reply
 
 
# marisa 2013-11-20 01:30
Saya basis Singapura di Amerika Serikat , saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada scammed everywhere.Few bulan yang lalu saya secara finansial tegang , dan karena putus asa saya saya scammed oleh beberapa lender online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut mr robinson yang meminjamkan jumlah pinjaman usaha tanpa jaminan sebesar US $ 200 , 000 di bawah 24 jam tanpa stres , tapi aku mempercayai mereka dan melakukan apa mereka membutuhkan dariku .

Jika Anda membutuhkan jenis pinjaman hanya menghubungi dia sekarang melalui e -mail : . Janesmithrobinson @ gmail com Saya menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman karena neraka aku melewati di tangan orang-orang pemberi pinjaman penipuan . Dan aku tidak ingin bahkan musuh saya melewati neraka seperti yang saya melewati di tangan mereka peminjaman online penipuan .

Saya juga akan ingin Anda untuk membantu saya meneruskan informasi ini kepada orang lain yang juga membutuhkan pinjaman setelah Anda juga menerima pinjaman Anda dari mr robinson , saya berdoa agar Tuhan harus memberinya umur panjang untuk membantu orang yang dapat diandalkan
dalam kebutuhan , kontak nya janesmithrobinson@gmail.com
Reply
 
 
# rajendra kumar 2014-07-23 20:18
kontak untuk aman dan tidak aman pinjaman.
Pinjam jumlah pinjaman dari $ 2000 sampai jumlah maksimum $ 5.000,000.
Hubungi melalui email.
rajendrakumar@qq.com
Reply
 
 
# Rodrigo Luli 2014-07-24 02:04
Apakah Anda membutuhkan pinjaman? Apakah Anda sedang mencari tempat untuk mendapatkan pinjaman? Pernahkah Anda mencoba untuk mendapatkan jenis pinjaman? kemudian menerapkan sekarang di? (rodrigoluliloanfirm@yahoo.com) jika Anda ingin mendapatkan pinjaman terjangkau. Pinjaman yang ditawarkan di sini pada tingkat bunga yang sangat rendah dari 3%. Hubungi kami jika anda tertarik.
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 







Pembaruan MA





Pengunjung
Terdapat 1401 Tamu online
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS