Badilag Tuntaskan Penyusunan Sasaran Kinerja Individu (12/5) - Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama
  1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer
Dirjen Badilag Purwosusilo (berjaket hijau) memantau para pejabat dan pegawai Badilag menyusun PKP dan SKI.

“Terima kasih kepada seluruh peserta kegiatan ini. Saya lihat diskusinya sampai berdarah-darah,” ujar Dirjen Badilag Purwosusilo, ketika menutup kegiatan ini, Sabtu malam (11/5).

Lain dari biasanya, kali ini Dirjen Badilag tak sekadar membuka dan menutup acara. Orang nomor satu di Badilag itu mengikuti kegiatan ini hingga tuntas. Ia turut menyimak paparan narasumber dan memantau para pejabat dan pegawai Badilag berdiskusi dan membuat PKP dan SKI.

“Bukan ingin mengontrol, tapi saya hanya ingin mendapatkan ilmunya,” kata Purwosusilo. Ia berharap dokumen-dokumen yang telah tersusun itu dikoreksi oleh Bagian Organisasi dan Tatalaksana Badilag dan Selasa depan (13/5) diserahkan ke Dirjen Badilag.

Nandang Haris, Kepala Bagian Tata Laksana pada Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kementerian Sekretariat Negara, menjadi narasumber utama sekaligus membimbing para pejabat dan pegawai Badilag menyusun PKP dan SKI.

Nandang mengungkapkan bahwa penyusunan PKP dan SKI ini merupakan amanat Peraturan Sekretaris MA Nomor 036/SK/PER/VI/2012. Peraturan tersebut mengatur tentang Sasaran Kinerja Individu  pejabat struktural eselon III hingga eselon V atau staf, serta pejabat fungsional di MA dan badan peradilan di bawahnya.

SK Sekma 036/2012 mencakup perencanaan kinerja, pelaksanaan kinerja, pengukuran dan pelaporan kinerja, hingga penilaian dan evaluasi kinerja.

Perencanaan kinerja dilakukan dengan menggunakan PKP. PKP merupakan penjabaran dari Penetapan Kinerja unit kerja eselon II. PKP terdiri dari PKP-1 (untuk pejabat eselon III), PKP-2 (untuk pejabat eselon IV), PKP-3 (untuk pejabat eselon V atau staf).

“Dengan demikian, referensi PKP-3 adalah PKP-2, referensi PKP-2 adalah PKP-1 dan referensi PKP-1 adalah Penetapan Kinerja eselon II,” kata Nandang.

Sekretaris Ditjen Badilag Farid Ismail (berdiri di kiri) ikut menyimak paparan narasumber dari Setneg, Nandang Haris.

Periode perencanaan kinerja terhitung mulai tanggal 1 Januari hingga 31 Desember yang terbagi dalam dua semester. PKP dapat direvisi apabila terjadi revisi perencanaan kinerja unit kerja eselon II atau apabila terdapat sebab-sebab revisi lainnya yang bersifat kedinasan.

Pengisian PKP harus disesuaikan dengan form yang ada. Di sana ada kolom uraian kegiatan dan target. Contoh: uraian kegiatannya adalah penyusunan standar pelayanan, maka targetnya adalah satu dokumen.

Sementara itu, SK Sekma 036/2012 membagi SKI menjadi enam. SKI-1 adalah Perencanaan Kinerja Individu. SKI-2 adalah Jadwal Kegiatan Rinci Individu. SKI-3 adalah Review Kinerja Individu per Triwulan. SKI-4 adalah Pengukuran Kinerja Individu. SKI-5 adalah Penilaian Kinerja Individu. Dan SKI-6 adalah Rekapitulasi Penilaian Kinerja Individu.

Pengisian SKI juga harus disesuaikan dengan form yang ada. SKI dapat direvisi apabila terjadi revisi perencanaan kinerja unit kerja eselon II atau apabila terdapat sebab-sebab revisi lainnya yang bersifat kedinasan.

Antara SKI dan SKP

Dalam kesempatan ini Nandang Haris juga menyinggung SKP alias Sasaran Kinerja Pegawai. SKP, berdasarkan PP Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kinerja PNS, wajib disusun oleh seluruh PNS.

Selain SKP, berdasarkan PP yang ditetapkan Presiden RI pada 30 November 2011 dan harus mulai dilaksanakan pada 1 Januari 2014 itu, tolok ukur penilaian prestasi PNS adalah perilaku kerja sebagai pengganti DP3.

Nandang mengungkapkan, PP 46/2011 harus diberlakukan, tak terkecuali di MA. Tidak menyusun SKP berdasarkan PP tersebut akan dikenai sanksi.

“Masalahnya, SK Sekma 036/2012 masih berlaku, sehingga kalau mau menyusun SKP, maka MA harus membuat payung hukumnya lebih dulu,” ujar Nandang.

Direktur Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata Agama Badilag Hidayatullah MS (berbatik biru) ikut aktif memberi arahan.

Ia mencontohkan BKN. Awal tahun ini BKN memiliki Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2013 sebagai aturan turunan PP 46/2011. Jika hendak memberlakukan PP tersebut, tandas Nandang, MA harus lebih dulu membuat aturan turunannya sebagai payung hukum.

“Karena itu, sesuai instruksi Sekretaris MA, sementara ini kita susun SKI,” ujar Nandang, kepada para pejabat dan pegawai Badilag.

Menurut Nandang, SKI dan SKP memiliki sejumlah perbedaan, selain memiliki beberapa kemiripan. Acuan penyusunan SKI adalah Penetapan Kinerja satker. Sementara itu, acuan penyusunan SKP adalah Perencanaan Strategis dan Rencana Kinerja Tahunan satker.

“Yang wajib menyusun SKP mulai eselon I ke bawah, sedangkan SKI mulai eselon III ke bawah,” ungkap Nandang.

Bedanya lagi, untuk pengukuran kinerja, pada SKI bisa menggunakan prosentase, sedangkan pada SKP harus menggunakan jumlah atau kuantitas yang jelas.

“Intinya adalah kontrak kerja antara bawahan dan atasan mengenai apa yang akan dikerjakan selama setahun ke depan. Seluruh catatan kinerja pegawai ada rapornya,” tandas Nanang.

(hermansyah l ridwan anwar)

Comments   

 
# H. Makka A. PA Polewali 2013-05-12 08:07
dengan Perencanaan Kinerja Pegawai (PKP) dan Sasaran Kinerja Individu (SKI) yang baik, maka kerja pegawai akan terukur, .....sebagai bahan promosi. Selamat untuk Badilag yang telah menuntaskan penyusunan PKP dan SKI.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# h. masruri, ptk 2013-05-13 06:20
Kita berharap, dengan PKP dan SKI kinerja aparatur Badilag akan lebih baik, terukur dan mencapai sasaran PKP dan SKI utk peningkatan kinerja guna mencapai tujuan kedinasan, mencakup peningkatan kinerja setiap personil secara sistematis, jadi setiap pegawai diharapkan tidak hanya masuk kantor jam 08.00. dan pulang jam 16.30. tanpa ada kerja, namun dituntut untuk melaksanakan sesuai perencanaan kinerjanya sampai kepada sasaran yang diinginkan dalam kinerja. terima kasih
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# AHP - MS Aceh 2013-05-12 14:46
Mantap. Kita berharap, dengan PKP dan SKI kinerja aparatur Badilag akan lebih baik, terukur dan mencapai sasaran. Selama ini DP3 hanya sekedar memenuhi target akhir tahun dan untuk persyaratan naik pangkat. Tetapi dengan PKP dan SKI akan terlihat secara jelas capaian seorang pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Selamat buat Badilag yang telah berhasil menyusun PKP dan SKI.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Syamsulbahri PA Mks 2013-05-13 00:10
Perencanaan Kinerja Pegawai (PKP) dan Sasaran Kinerja Individu (SKI) adalah mencakup peningkatan kinerja setiap personil secara sistematis, jadi setiap pegawai diharapkan tidak hanya masuk kantor jam 08.00. dan pulang jam 16.30. tanpa ada kerja, namun dituntut untuk melaksanakan sesuai perencanaan kinerjanya sampai kepada sasaran yang diinginkan dalam kinerja yang dimaksud. Dengan demikian itu, mari bergotong royong untuk meningkatkan prestasi kerja kita, semoga sukses....Amien ...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# RS.MS.Aceh 2013-05-13 00:33
Dengan diberlakukannya SK.Sekma no. 36/2012 ini akan memacu kinerja aparat di MA. semoga sukses.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Razak 2013-05-10.-15 2013-05-13 02:46
selamat menyusun perencanaan kinerja peagawai ( PKP ) dan sasaran kinerja individu ( SKI) semoga berhasil dan sukses
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Razak 2013-05-10.-15 2013-05-13 02:49
Selamatpenyusun ( PKP ) perencanaan kinerja -pegawai da ( SKI ) sasaran kinerja individu, semoga sukses dan lancar sesuai dengan sasaran dan target yang 8ingin di capai
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# gali 2013-05-13 04:56
jangan cuma kerjanya pegawai diurus, tapi tolong kerjanya hakim...juga diurus
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2013-05-13 05:09
Alhamdulillahir abbil'alamin. :-)
Walaupun hari Sabtu adalah hari libur, namun bapak Dirjen Badilag beserta 40 pegawai Badilag bersedia untuk menyusun PKP dan SKI sampai tuntas.
Kita do'akan semoga PKP dan SKI itu rampung dan sangat bermanfaat buat warga Badilag. Aamiin !
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# abdullah berahim, pta palu 2013-05-13 05:22
sukses buat badilag yg telah menyelesaikan pembuatan PKP dan SKI, berarti tinggi nunggu realisasinya awal th depan. yg penting dlm penyusunan PKP dan SKI adalah jangan sampai PNS itu dibuat seperti ROBOT yg bekerja tanpa mengenal lelah dan waktu. faktor-2 manusiawi perlu menjadi pertimbangan pembuat kebijakan. PKP dan SKI utk peningkatan kinerja guna mencapai tujuan kedinasan, buat utk kepentingan pembuat kebijakan. terima kasih
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Rusliansyah - PA Nunukan 2013-05-13 05:49
Syukron atas kerja keras tim penyusun RKP dan SKI buat kepentingan organisasi.
Semoga dapat selesai tepat pada waktunya dan segera diberlakukan di seluruh satker!
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Al Fitri - PA Manna 2013-05-13 08:34
semoga dengan akan terapkannya PKP dan SKI per 1 Januari 2014 memacu PNS untuk segera belajar
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# MAME SADAFAL PA KAB. KEDIRI 2013-05-13 08:37
Selamat dan sukses Badilag telah menyelesaikan penyusunan PKP dan SKI yang akan menjadi rel dan koridor aparatur Badilag dan PA dalam melaksanakan tupoksinya masing-masing.K ita berharap ke depan peningkatan kinerja aparatur MA umumnya, jajaran PA khususnya dari pusat sampai daerah semakin terarah dan terukur sehingga pelayanan pencari keadilan benar-benar serba prima,amien.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ujang Jamaludin PA Kuningan 2013-05-13 14:06
Semoga dengan adanya PKP (Perencanaan Kinerja Pegawai) dan SKI (Sasaran Kinerja Individu) akan meningkatkan produktivitas dan capaian kinerja.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Syamsulbahri PA Mks 2013-05-14 01:22
PKP dan SKI ini dapat menjadi barometer sebagai bahan (kredit point) untuk promosi setiap pegawai...
Namun masih tidak sedikit mempertanyakan bahwa kenapa pegawai selalu dituntut untuk bekerja keras, sementara tunjangan kinerja masih 70 % aja...???
Semoga sukses...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Said Nurul Hadi 2013-05-14 04:54
saya tidak melihat pak Dirjen memakai Jaket warna hijau, kayaknya warna BIRU :lol:
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# prihatin 2013-05-14 06:10
slmt n sukses Badilag,,,,maju terus dan maju terussss
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Asri Damsy HT MS Aceh 2013-05-14 06:19
SAya mendukung SKP dan SKI, dengan adanya SKP dan SKI mudah-mudahan Pegawai yang malas menjadi jerah.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M.Yusuf PA Kendari 2013-05-14 06:19
Sukses Badilag menjadi pelopor dalam penyusunan PKP dan SKI dan semoga menjadi inspirasi bagi yang lainnya untuk segera menyusun PKP dan SKI di satker masing-masing.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# si galau 2013-05-14 08:12
kapan hasil TPM diupload di badilag.net, ditunggu beritanya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Yis Andispa-PA Nunukan 2013-05-15 03:02
Sebuah terobosan handal dalam memerangi kemalasan PNS dalam menjalankan TUPOKSI, semoga dengan adanya RKP dan SKI dapat memberikan efek positif, yakni memajukan satker dengan kinerja yang baik didukung dengan etos dan semangat kerja, semoga apa yang kita harapkan dapat segera terealisasi dan dapat bermanfaat bagi pegawai MA pada khususnya dan PNS pada umumnya.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# A Rahim Upuolat PA Masohi 2013-05-16 00:49
dukungan terhadap adanya RKP dan SKI oleh Badilag namun mestinya ada balancing antara hak dan kewajiban PNS, kalau kewajibannya yang dipacu maka haknya juga harus diperhatikan. Wallahalam.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# ayep sm PA Tasikmalaya / Singaparna 2013-05-16 05:38
Semoga cepat digulirkan, sehingga PA semakin didepan
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Rosdiana PA. Mamuju 2013-05-20 03:56
RKP dan SKI seyogyannya menjadi spirit bagi abdi negara dilingkungan lembaga peradilan untuk berkarya nyata sebagai wujud pertanggungjawa ban kita kepada masyarakat.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# is hm 2013-05-23 00:12
DENGAN ADANYA SKP DAN SKI MAKA SECARA MANAGEMEN PEKERJAAN SEBUAH SATKER AKAN TERBAGI HABIS..DENGAN TERBAGI HABISNYA PEKERJAAN YANG TELAH TERMUAT DALAM PERENCAAN SUATU SATKER MAKA ITU MENJADI INDIKATOR BAHWA MANAGEMEN BERJALAN DENGAN BAIK. PERSOALANNYA ADALAH APAKAH SKP DAN SKI YANG DIBUAT BENAR BENAR SEBAGAI PENJABARAN DARI PENETAPAN KINERJA DAN SASARAN SERTA PERENCAANAAN UNIT KERJA TERSEBUT SEHINGGA SKP DAN SKI BENAR BENAR MENINGKATKAN KINERJA DAN MENDUKUNG TEREALISIRNYA SEMUA PROGRAM DAN SASARAN KERJA SATKER TERSEBUT. SEMOGA.....
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Security code
Refresh

Login Pengguna

Statistik Pengunjung

4825228
Hari ini
Kemarin
Bulan ini
Bulan lalu
Semua waktu
29134
46159
1141601
2310520
4825228

IP Anda: 54.198.120.209
Server Time: 2014-11-23 13:09:18

 

 

Pembaruan MA